Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 8 November 2018 | 15:14:05
Politik

Prabowo Dituding Manfaatkan Ulama, Timses: Skenario Tim Jokowi

Sebarkan:
Detik.com
Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade.
Jakarta - Sejumlah partai pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyebut Prabowo Subianto memanfatkan ulama jika benar 'draf aliansi' yang diungkapkan Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra tidak pernah direspons. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno menuding balik timses Jokowi-Ma'ruf.

"Ini kan bagian dari strategi Bang Yusril buang badan kemudian TKN Jokowi-Ma'ruf menggoreng hal ini. Kan nampak skenarionya," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade kepada wartawan, Kamis (8/11/2018).

Andre mengatakan Prabowo sangat menghargai para ulama. Dia memandang saat ini timses Jokowi-Ma'ruf sedang panik lantaran survei elektabilitas stagnan.

"Gimana Pak Prabowo tidak menghargai ulama? Tim BPN kita lengkap para ulama terlibat di situ. Tidak ada Pak Prabowo cuma sekadar memanfaatkan para ulama, itu bagian dari penggorengan saja. Biasa mau memecah-belah karena mereka panik. Survei Pak Jokowi itu stuck. Ini publik harus tahu," tutur Andre yang juga merupakan politikus Gerindra.

Dia kembali menegaskan BPN sama sekali tak pernah menerima draf aliansi dari para ulama seperti yang disebutkan Yusril. Karena itu, Andre meminta tak melemparkan kesalahan kepada Prabowo.

"Jangan ada kesan Pak Yusril, mohon maaf, diprotes pendukungnya lalu mempersalahkan Pak Prabowo," tegasnya.

Yusril menyebut Prabowo tak pernah merespons 'draf aliansi' dari para ulama. Bila hal itu benar, PKB menilai Prabowo sekadar menjadikan ulama kendaraan politik.

"Kalau benar apa yang disampaikan Pak Yusril soal draf aliansi bareng ulama itu tidak direspons Pak Prabowo, berarti Pak Prabowo betul-betul sudah menjadikan ulama sebagai kendaraan politiknya. Memanfaatkan ulama untuk politiknya," ujar Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding.

Hal senada disampaikan Sekjen PSI Raja Juli Antoni. Toni menilai hal itu menambah rekam jejak Prabowo yang mengabaikan ulama.

"Bila pernyataan Pak Yusril benar bahwa Pak Prabowo tidak merespons draf aliansi dari ulama, maka menambah rekam jejak Pak Prabowo yang mengabaikan ulama," ucap Toni.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 24 April 2019 | 16:54:17

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Botox di Area Bawah Mata

JAKARTA - Bukan tidak mungkin jika perempuan mengalami kegalauan untuk melakukan prosedur botox atau tidak. Adanya efek samping menjadi pertimbangan perempuan untuk melakukan botox. Botox sendiri umum dilakuka
Rabu, 24 April 2019 | 16:52:25

Ketua KPU: Pemilu Serentak 2019 Melelahkan, Perlu Dievaluasi

JAKARTA - Ketua KPU Arief Budiman menyarankan agar pemerintah mengevaluasi Pemilu Serentak 2019. KPU meminta ada pembicaraan khusus soal pemilu ini.Awalnya, Arief menuturkan jumlah petugas KPPS ya
Rabu, 24 April 2019 | 16:47:56

Soroti Politik Uang, Gerindra Tantang Caleg Karawang Disumpah Pocong

KARAWANG - Caleg Gerindra Nace Permana menyoroti dugaan politik uang dalam Pileg 2019 di Karawang. Kader Gerindra tersebut menantang para caleg Karawang disumpah pocong."Saya yakin serangan fajar bukanlah
Rabu, 24 April 2019 | 16:41:58

Mulai 2019, Calon Jamaah Haji Kabupaten Siak Akan Berangkat Dari Pekanbaru

SIAK - Ditahun 2019 ini, Calon Jamaah Haji asal Provinsi Riau, khusus Kabupaten Siak, akan langsung diberangkatkan melalui Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru. Hal ini ditand
 
Berita Lainnya
Rabu, 24 April 2019 | 16:47:56

Soroti Politik Uang, Gerindra Tantang Caleg Karawang Disumpah Pocong

KARAWANG - Caleg Gerindra Nace Permana menyoroti dugaan politik uang dalam Pileg 2019 di Karawang. Kader Gerindra tersebut menantang para caleg Karawang disumpah pocong."Saya yakin serangan fajar bukanlah
 
Rabu, 24 April 2019 | 16:33:36

Hanura ke Fadli: Bikin Pansus Kecurangan Pemilu di Republik Kertanegara Aja

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengusulkan pembentukan pansus kecurangan pemilu. Fraksi Hanura DPR RI menilai usulan itu menunjukkan sikap kepanikan dan keputusasaan Waketum Gerindra itu."Perny
 
Rabu, 24 April 2019 | 16:05:36

F-PPP ke Fadli: Sudah Klaim Menang Ngapain Usul Pansus Kecurangan Pemilu?

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengusulkan pembentukan pansus kecurangan pemilu. Fraksi PPP DPR heran dengan usulan itu. "Lho untuk apa Fadli Zon usul bentuk Pansus Kecurangan Pemilu, bukanka
 
Rabu, 24 April 2019 | 14:36:46

PPP Minta Maaf ke Warga Solok, Caleg Diduga Cabuli Anak Kandung Dipecat

JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta maaf kepada warga Solok, Sumatera Barat, atas kelakuan oknum caleg mereka berinisial EE yang diduga mencabuli putri kandung. PPP segera mem
 
Rabu, 24 April 2019 | 13:35:05

BPN: Baiknya Jokowi dan Prabowo Bertemu Langsung, Mereka Bersahabat

JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno berharap capres petahana Joko Widodo (Jokowi) dan capres Prabowo Subianto dapat bertemu tanpa perantara. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno se
 
Rabu, 24 April 2019 | 09:00:49

Tanggapan Santai TKD Jatim Soal People Power: Nggak Usah Ditanggapi Serius

SURABAYA - People power yang didengungkan sejumlah tokoh pendukung Prabowo Subianto ditanggapi santai oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim. Pernyataan kontroversial seperti itu lebih baik tidak
 
Selasa, 23 April 2019 | 15:46:08

Sandiaga: Wagub DKI Diserahkan ke PKS, No More Discussion

JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno menegaskan kursi cawagub DKI Jakarta tetap untuk PKS. Sandiaga meminta DPRD DKI memproses pemilihan wagub dari nama yang diajukan."Ya ini untuk wagub ya, saya sampaikan s
 
Selasa, 23 April 2019 | 14:29:19

Datangi KPU, Sekjen Demokrat Cek Update Data Situng 2019

JAKARTA - Sekjen Partai Demokrat (PD) Hinca Pandjaitan mendatangi KPU RI. Hinca ke KPU untuk mengecek update Sistim Penghitungan Suara (Situng) Pemilu 2019. "Hari ini sebagai Sekjen Partai Dem
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:26:01

Analisis Pakar Politik Unand Soal Kekalahan Jokowi di Sumbar

PADANG - Pasangan Calon Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin kalah telak di Sumatera Barat versi hitung cepat. Kekalahan itu dinilai disebabkan dari sejumlah faktor.Pengamat politik Universitas Andala
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:11:31

TKN: BPN Prabowo Pura-pura Tak Tahu soal Pemilihan Komisioner KPU!

JAKARTA - BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjawab TKN Jokowi-Ma'ruf soal 5 komisioner KPU diusulkan fraksi pengusung 02 dengan menyatakan bahwa seluruh anggota KPU terpilih disepakati 10 fraksi
 
Selasa, 23 April 2019 | 09:56:16

TKN ke BPN soal Klaim Menang: Jokowi Minta Tunggu KPU, Prabowo Tak Pernah

JAKARTA - BPN menyebut Prabowo Subianto deklarasi kemenangan Pilpres 2019 sebagai respons atas klaim kemenangan yang sebelumnya dilakukan Joko Widodo (Jokowi). TKN Jokowi-Ma'ruf tak setuju pe
 
Selasa, 23 April 2019 | 08:34:00

KPU Dumai Akan Melaksanakan PSU di Dua TPS

Dumai - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dumai akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua TPS, yakni TPS 12 Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan dan TPS 27 Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai
 
Senin, 22 April 2019 | 15:35:54

Sandiaga: 3 Hari Ini Banyak Berita yang Lucu-lucu

JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno menggelar jumpa pers bersama para juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN). Sandiaga menyebut dalam beberapa hari ini banyak berita yang lucu-lucu."Saya juga ingin ter
 
Senin, 22 April 2019 | 09:46:40

BPN Sarankan Bupati Pro-Jokowi Ikuti Bupati Madina, TKN: Ngawur!

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyarankan agar para bupati yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin mengikuti langkah pengajuan undur diri Bupati Mandaili
 
Senin, 22 April 2019 | 09:30:02

Politikus DPRD DKI Tak Berandai-andai Sandiaga Jadi Wagub DKI Lagi

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengatakan tidak ada aturan yang melarang Sandiaga Uno dicalonkan kembali menjadi wakil gubernur. Politikus DPRD DKI Jakarta tak membayangkan Sand
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
Top