Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 8 November 2018 | 14:16:27
Politik

Yusril Ungkit Draf Aliansi, PKS: Bagus Jika Mau Dibahas Kembali

Sebarkan:
Detik.com
Direktur Pencapresan PKS, Suhud Alynudin.
Jakarta - PKS mengaku belum pernah mendengar soal draf aliansi dari ulama yang diklaim Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra tak pernah direspons Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Namun, PKS menyambut positif jika draf itu mau dibahas lagi.

"Kami tidak tahu soal draf aliansi yang dimaksud Pak Yusril. Karena sejauh yang saya tahu dan selama proses komunikasi yang lakukan baik dengan Pak Prabowo maupun dengan Habib Rizieq, belum pernah disebut soal draf aliansi itu," kata Direktur Pencapresan PKS Suhud Alynudin kepada wartawan, Kamis (8/11/2018).

Andai draf aliansi itu benar dibahas bersama ulama, Suhud mengatakan belum pernah ada yang menyampaikan hal tersebut. Ia menyinggung nama Habib Rizieq Syihab dan juru bicara FPI Munarman yang disebut ikut dalam pembuatan draf aliansi.

"Pak Munarman itu juga kan terlibat di GNPF Ulama. Jika itu ada pasti disampaikan di forum Ijtimak Ulama yang lalu," tuturnya.

Namun, Suhud mengatakan Presiden PKS Sohibul Iman pernah memunyai gagasan soal 'aliansi'. Karena itu, lanjut dia, pihaknya terbuka jika draf aliansi itu mau kembali dibahas.

"Soal pembentukan 'aliansi', Presiden PKS Pak Sohibul Iman secara pribadi pernah juga mengusulkan ke Pak Prabowo. Bagaimana partai-partai bekerja sama untuk kepentingan bangsa tanpa mengganggu kepentingan dan jatidiri partai," ucapnya.

"Sebetulnya bagus-bagus saja jika draf aliansi itu mau dibahas kembali," sambung Suhud.

Yusril menyebut koalisi yang dibangun kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak jelas formatnya. Dia lalu bicara soal 'draf aliansi' dari ulama yang tak direspons Prabowo.

Yusril mengungkit 'draf aliansi' itu guna menanggapi pernyataan Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman yang mempertanyakan pernyataannya soal pemilu di Indonesia dan di Malaysia. Menurutnya, wajar saja dirinya berbicara tentang koalisi Prabowo dan membandingkannya dengan pemilu di Malaysia.

"Tidak pernah saya menyamakannya, tetapi dalam hal membentuk 'koalisi' (yang sebenarnya tidak ada dalam sistem presidensial) perbandingan dengan Malaysia itu akan banyak membantu dalam menyusun 'koalisi' dalam pemilu serentak di Indonesia," kata Yusril.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 25 Maret 2019 | 14:55:12

Mengapa Telinga Tak Perlu Terlalu Bersih? Ini Penjelasan Ahli!

PERNAHKAH Anda gatal atau merasa tidak nyaman pada telinga? Biasanya jika hal ini terjadi, maka Anda akan mencari benda kecil untuk mengorek kotoran yang menyangkut di dalam telinga. Ya, cotton bud menjad
Senin, 25 Maret 2019 | 14:52:14

Nyanyi Lagu Galau, Billy Syahputra Benar Putus dari Hilda?

JAKARTA - Kabarnya Billy Syahputra tengah galau dan bernyanyi melow lantaran diputusin Hilda Fitria. Tapi kata Billy nyanyian itu cuma untuk seru-seruan saja. "Nggak, itu seru-seruan doang, lagi ngumpul sama
Senin, 25 Maret 2019 | 14:49:10

Deretan Zodiak yang Bermulut Manis, Pacarmu Termasuk Gak?

BEBERAPA orang mungkin memang memiliki kemampuan untuk menjadi pembicara yang baik. Ada pula orang-orang yang bahkan tidak bisa mengatakan "tidak" kepada orang lain, sehingga tak jarang dibilang sebagai o
Senin, 25 Maret 2019 | 14:40:50

Ridho Rhoma Harus Balik ke Penjara

JAKARTA - Udara bebas yang dinikmati Ridho Rhoma harus kembali terenggut. Sebab, Mahkamah Agung (MA) memperberat hukuman pemakai narkoba itu sehingga anak Rhoma Irama itu harus kembali meringkuk penjara.R
 
Berita Lainnya
Senin, 25 Maret 2019 | 13:41:32

Bawaslu Ingatkan Jokowi dan Prabowo Kampanye Sesuai Aturan

JAKARTA - Bawaslu menemukan pelanggaran dalam kampanye akbar hari pertama Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Bawaslu meminta kedua paslon menaati peraturan. "Kami minta kepada semua peserta pemilu
 
Senin, 25 Maret 2019 | 11:46:35

Fahri Hamzah Anggap Jokowi Persempit Basis Pemilih

JAKARTA - Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) sempat bicara soal dirinya yang selama ini selalu difitnah, dihina, dan direndahkan habis-habisan saat menyapa para kiai dan pimpinan ponpes sala
 
Senin, 25 Maret 2019 | 09:38:07

Calegnya Dukung Prabowo karena Pribumi, PBB: Tak Masuk Akal Sehat

JAKARTA - Calon anggota legislatif dari Partai Bulan Bintang (PBB) di Parepare Sulawesi Selatan, Zainal Abidin Sahabuddin, mendukung Prabowo Subianto karena ingin presiden yang pribumi. PBB meni
 
Senin, 25 Maret 2019 | 09:30:43

Relawan Jokowi: Tak Mudah Menang di Banten, Bak Madrid vs Barcelona

JAKARTA - Kelompok relawan pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Rumah Kerja Banten, menilai memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Banten tidak mudah. Ini ibarat laga El Clasico di sepakbola Spanyol.Kelomp
 
Senin, 25 Maret 2019 | 09:08:23

Soroti Persaingan Politik, AHY: Lawan Debat adalah Kawan Berpikir

JAKARTA - Pemungutan suara Pemilu 2019 makin dekat, persaingan politik juga makin tajam. Begitulah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyorotinya. Namun masyarakat perlu memahami satu hal."Lawan dala
 
Senin, 25 Maret 2019 | 08:51:06

Profil Budiman Nomor Urut 5 Dapil II Rohul Caleg Partai Gerinda, Memberi Bukti Tampung Asipirasi

ROKANHULU - Melihat sosok Budiman  seorang pemuda yang biasa miliki kegiatan menjelajah hutan dan  lumpur dengan Motor trell dan Mobil Offroadnya dalam rangka melepas hobi sekaligus mengajak teman
 
Minggu, 24 Maret 2019 | 18:48:45

Ini Jadwal Kampanye Akbar Pemilu 2019 di Riau

PEKANBARU - Ketua KPU Riau, Ilham M Yasir, mengatakan bahwa metode kampanye akbar atau kampanye rapat umum Pilpres, Parpol dan calon DPD sudah dimulai pada hari ini, Ahad (24/3/2019), hingga 13 April mendatang.
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:18:48

Banten Jadi Lokasi Pertama Kampanye Terbuka TKN Jokowi-Maruf

JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir mengumumkan jadwal kampanye terbuka yang akan dilakukan jajarannya. Provinsi Banten sebagai lokasi pertama kampanye
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 14:28:10

Andi Arief: Kalau PSI Mau Berdebat, Kader PD Siap 7 Hari 7 Malam

JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta KPU mengadakan debat bagi partai politik peserta pemilu. Politikus Partai Demokrat (PD) Andi Arief merespons usulan tersebut."Kabarnya PSI me
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 11:00:12

Jelang Kampanye Terbuka, Maruf Safari Politik di DKI Jakarta-Banten

JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, safari politik ke beberapa titik DKI Jakarta dan Banten menjelang kampanye terbuka. Ma'ruf mengatakan kampanye terbuka akan d
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 16:15:32

Pelantikan Bupati Ciamis Ditunda, PKS Khawatir Timbul Gejolak

CIAMIS - Pelantikan bupati dan wakil bupati Ciamis terpilih, Herdiat Sunarya dan Yana D Putra, ditunda usai Pemilu 2018. PKS menilai penundaan itu bakal menimbulkan gejolak di Ciamis.Penundaan pelantikan
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 12:17:03

Bupati Rohil Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2019

UJUNGTANJUNG- Bupati Rokan Hilir, H. Suyatno  menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak yang digelar pada 17 April mendatang.Pernyataannya tersebut d
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 09:05:11

TKN Jokowi Pertanyakan Klaim Sandi soal OK OCE Sumbang Rp 359 M ke DKI

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin mempertanyakan klaim cawapres Sandiaga Uno soal OK OCE yang sudah menyumbang Rp 359 miliar ke DKI. Sebab, OK OCE dinilai belum terlihat
 
Kamis, 21 Maret 2019 | 14:45:48

Jadi Parnoko di Survei Kompas, PSI Tetap Optimistis Lolos ke Senayan

JAKARTA - Survei Litbang Kompas tentang Pileg 2019 menyatakan elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebesar 0,9 persen (parnoko/partai nol koma) sehingga terancam gagal lolos ke DPR.
 
Kamis, 21 Maret 2019 | 09:57:58

TKN Respons BPN soal Jenguk Rommy: Jokowi Presiden, Beda Sama Prabowo

JAKARTA - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, mempertanyakan kapan Joko Widodo menjenguk Romahurmuziy alias Rommy di tahanan. Andre membandingkan deng
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top