Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 13 Oktober 2018 | 16:44:34
Politik

Prabowo Diskor Minus 3, PAN: Penilaian Subjektif Kubu Jokowi

Sebarkan:
Detik.com
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin memberi skor bagi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno minus tiga. PAN membela pasangan yang diusungnya dan menyebut itu hanya pandangan subjektif kubu Jokowi-Ma'ruf.

"Itu hanya penilaian sepihak dan subjektif kubu Jokowi. Kalau penilaian seperti itu, skorsnya bisa suka-suka. Apalagi, yang disampaikan itu juga belum terukur secara faktual," ujar Wasekjen PAN Saleh Daulay kepada detikcom, Sabtu (13/10/2018).

Menurut Saleh, wajar bila penilaian terhadap diri sendiri mendapat poin baik. Dia menyebut skor yang dibuat oleh TKN Jokowi-Ma'ruf bukan representatif dari penilaian rakyat.

"Kalau yang dinilai sendiri ya bagus aja. Tapi kalau rakyat yang menilai kan beda. Mereka lebih menekankan penilaian atas apa yang mereka rasakan. Faktanya, rakyat merasakan kesusahan di mana-mana," tutur Saleh.

Saleh juga mengomentari soal pidato Presiden Jokowi dalam pertemuan IMF-World Bank yang memberikan analogi hubungan antarnegara maju ibarat dalam serial 'Game of Thrones'. Pidato Jokowi itu banyak dipuji. Meski begitu, Saleh menilai pujian tersebut juga bersifat subjektif.

"Terkait pidato yang katanya bagus, itu murni penilaian subjektif. Pasalnya, kalau masyarakat ditanya, mereka belum tentu tahu apa itu 'Game of Thrones' tersebut. Kalau 'Game of Thrones' itu saja tidak paham, lalu bagaimana mereka memahami arah pidato itu," ucap anggota DPR RI itu.

Saleh menilai pidato Jokowi tidak pada tempatnya apabila dimaksudkan untuk meraih dukungan pada Pilpres 2019. Ia lalu menyindir soal kenaikan harga BBM nonsubsidi.

"Yang penting bagi masyarakat bagaimana sekarang ini adalah agar persoalan hidup sehari-hari mudah. Listrik, BBM, gas, dan kebutuhan pokok lainnya tidak naik. Kalau pidato itu, biarlah konsumsi direktur IMF dan perwakilan negara-negara yang hadir. Sekali lagi, masyarakat belum tentu paham. Atau bahkan, mereka belum tentu peduli dengan retorika," beber Saleh.

Sebelumnya diberitakan, Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto, menyebut Jokowi punya skor 5 melawan Prabowo Subianto yang disebutnya minus 3. Ia merinci hal yang dianggap jadi unggulan Jokowi ketimbang Prabowo.

Lima poin keberhasilan Jokowi itu adalah pembukaan Asian Games 2018, pengambilan nomor urut peserta Pilpres 2019, momentum kampanye damai, sambutan pembukaan Asian Para Games, dan pidato dalam pertemuan IMF-World Bank yang memberikan analogi hubungan antarnegara maju ibarat serial 'Game of Thrones'.

Bahkan Hasto menyebut Prabowo telah kalah 3 langkah atas sikap dan pernyataan yang dianggap merugikan pihaknya dan Sandiaga. Salah satunya soal ikut menyuarakan kebohongan penganiayaan Ratna Sarumpaet.

"Bahkan seandainya pidato Pak Prabowo yang bersifat negatif dan bernada mengancam seperti ancaman 'Indonesia Bubar', pidato kebohongan terencana kasus oplas Ratna Sarumpaet, dan pidato 'ekonomi kebodohan' yang kesemuanya bernada negatif tanpa basis nilai kenegarawanan yang kuat, maka skor Pak Prabowo berkurang menjadi minus," ungkap Hasto.


(detik.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 26 Juni 2019 | 02:00:41

Grebek Kampung Narkoba di Bagansiapiapi, Bandar Sabu di Amankan

BAGANSIAPIAPI-Personil Satuan Narkoba (Satnarkoba ) Polres Rokan Hilir berhasil menggrebek kampung narkoba di  Kelurahan Bagan Hulu Bagansiapiapi  Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Selasa (25/06)
Rabu, 26 Juni 2019 | 01:15:17

Panipahan Membara, 20 Rumah Ludes Terbakar

ROKAN HILIR-Panipahan Membara, diperkirakan sekitar 20 rumah warga ludes terbakar dilalap sijago merah  Rabu (26/06) sekitar pukul 00 45. Wib. Sedikitnya 20 rumah warga  hagus terbakar tinggal puing-p
Selasa, 25 Juni 2019 | 21:32:25

Disparporabud Inhil Lakukan Pelatihan Manajemen Homestay

TEMBILAHAN - Dinas Pariwisata, Kepemudaan Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan pelatihan SDM Bidang Pariwisata tentang Manajemen Homestay Dana Alokasi Khus
Selasa, 25 Juni 2019 | 21:18:52

Beredar Kabar Ada Calon Bupati Dan Wakil Bupati Bengkalis Jalur Independen

BENGKALIS - Kabupaten Bengkalis sebentar lagi akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan bupati dan wakil bupati periode 2020-2025. Sejumlah nama- nama mulai bermunculan, karena hal itu  merupakan hak set
 
Berita Lainnya
Selasa, 25 Juni 2019 | 21:18:52

Beredar Kabar Ada Calon Bupati Dan Wakil Bupati Bengkalis Jalur Independen

BENGKALIS - Kabupaten Bengkalis sebentar lagi akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan bupati dan wakil bupati periode 2020-2025. Sejumlah nama- nama mulai bermunculan, karena hal itu  merupakan hak set
 
Selasa, 25 Juni 2019 | 09:13:21

Gerindra Belum Jawab soal Rekonsiliasi, TKN Jokowi: Sabar Saja

JAKARTA - Partai Gerindra mengaku belum bisa memberikan jawaban terkait tawaran rekonsiliasi dari Joko Widodo (Jokowi). Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin mengatakan rekonsiliasi me
 
Selasa, 25 Juni 2019 | 09:02:51

Disebut Pantas Ditawari Gabung Kabinet Jokowi, Gerindra: Potensi Kami Besar

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyebut Partai Gerindra pantas mendapatkan tawaran gabung ke kabinet di periode 2019-2024. Gerindra menilai pandangan
 
Senin, 24 Juni 2019 | 16:47:50

Mahkamah PAN Minta Zulkifli Jadi Mediator Rekonsiliasi Pilpres

JAKARTA - Ketua Mahkamah PAN Yasin Kara mendorong agar partai berlambang matahari putih itu menjadi mediator rekonsiliasi nasional. Dia meminta Ketum PAN Zulkifli Hasan berinisiatif memediasi pa
 
Senin, 24 Juni 2019 | 11:11:31

Pro Kontra PPDB Zonasi di Mata Ortu: Ribet hingga Kurangi Macet

JAKARTA - Kebijakan jalur zonasi di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masih menimbulkan pro dan kontra. Orangtua murid di Jakarta punya pendapat sendiri. Dianti, orang tua calon siswa yang mendaftar di SMA
 
Senin, 24 Juni 2019 | 09:55:03

Gerindra Singgung Kepentingan Bangsa soal Peluang Bergabung ke Jokowi

JAKARTA - Wasekjen PAN Faldo Maldini menyebut ada kemungkinan Partai Gerindra bergabung dalam kabinet Joko Widodo (Jokowi) di periode 2019-2024. Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mujahid mengatakan kebijaka
 
Senin, 24 Juni 2019 | 09:41:54

Faldo Sebut Gerinda Mungkin Gabung Jokowi, TKN: Di Politik Semua Bisa Terjadi

JAKARTA - Wasekjen PAN Faldo Maldini berbicara soal kemungkinan Gerindra bergabung dalam kabinet Jokowi di periode 2019-2024. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Abdul Kadir Karding mengatak
 
Senin, 24 Juni 2019 | 09:32:05

Gerindra DKI Setuju dengan Anies soal Reklamasi Bukan Pulau

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai reklamasi adalah pantai, bukan pulau. Anggota DPRD DKI fraksi Partai Gerindra, Syarif mengaku setuju dengan pernyataan Anies Baswedan itu."Ya pe
 
Senin, 24 Juni 2019 | 09:27:34

PDIP DKI ke Anies: Reklamasi Itu Pulau Bukan Pantai

JAKARTA - Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta mengaku tidak setuju dengan Gubernur DKI Anies Baswedan yang menyebut reklamasi adalah pantai, bukan pulau. Menurut PDIP, reklamasi merupakan pulau."Pulau la
 
Sabtu, 22 Juni 2019 | 16:38:40

PDIP Jateng: Kongres V di Bali Ajang Pengesahan Mega Kembali Ketum

SEMARANG - Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto, meyakinkan ada alasan kuat kader di daerah masih menginginkan Megawati Soekarnoputri memimpin PDI Perjuangan. Kongres V di Bali 8 Agustus
 
Jumat, 21 Juni 2019 | 10:17:02

Andi Arief Kritik KPU dan Saksi Ahli Prabowo: Edan!

JAKARTA - Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengkritik dua kubu yang telah bersaksi di sidang Mahkamah Konstitusi (MK). Andi Arief menyoroti kesaksian saksi kubu 02, Jaswar Koto, dan langkah
 
Jumat, 21 Juni 2019 | 10:12:58

Jokowi Ulang Tahun Ke-58, PDIP: Semoga Terus Berdedikasi bagi Rakyat

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) genap berusia 58 tahun hari ini. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengucapkan selamat ulang tahun serta berharap Jokowi bisa terus menjadi pemimpi
 
Jumat, 21 Juni 2019 | 09:39:03

BPN: Biarlah Proses Rekonsiliasi Mengalir, Moeldoko Jangan Mengganggu

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko berharap rekonsiliasi pasca-Pilpres 2019 terlaksana sebelum putusan sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). Badan Pemenangan Nasional (
 
Jumat, 21 Juni 2019 | 09:14:24

Sekjen Partai Demokrat Tepis Adanya KLB

JAKARTA - DPP Partai Demokrat (PD) Hinca Panjaitan memastikan tidak ada kongres luar biasa (KLB) seperti yang disuarakan sejumlah kader senior partainya. Hinca mengatakan kongres Partai Demokrat akan dila
 
Jumat, 21 Juni 2019 | 06:22:33

Keterangan Saksi Tak Bisa Buktikan Uang Bersumber dari M Apryandy

Tanjungpinang-Sidang Perkara Pidana Pemilu dengan Terdakwa M.Apryandy Kembali digelar di PN Tanjungpinang, Selasa.18.6.3.2019.Sidang kedua ini telah memasuki pemeriksaan pokok perkara,setelah Majelis Hakim yang
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top