Jumat, 12 Oktober 2018 | 14:58:42
Politik

PKS bilang Prabowo belum rajin kampanye karena RI sedang berduka

Sebarkan:
Merdeka.com
JAKARTA - Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengkritik Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang terlihat kurang serius mengikuti perhelatan Pilpres 2019. Dasarnya, selama kampanye Prabowo tampak lebih sering di Jakarta ketimbang menyapa rakyat di daerah.

Menanggapi itu, Direktur Pencapresan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Alyuddin tak setuju dengan pandangan Arief. Menurutnya, Prabowo belum aktif berkampanye disebabkan keadaan Indonesia yang sedang berduka mengalami bencana.

"Kami kira tidak. Pak Prabowo sangat serius menghadapi Pilpres tahun 2019 mendatang. Namun, sebagaimana pernah disampaikan Pak Prabowo sendiri, karena saat ini kondisi bangsa sedang berduka karena banyak bencana, beliau sengaja membatasi dalam kegiatan kampanye dan juga statement politik," jelas Suhud saat dihubungi wartawan, Jumat (12/10).

Menurut Suhud, masa kampanye masih cukup lama. Agenda kampanye Prabowo juga sudah disiapkan dengan matang.

"Sehingga tidak perlu mengatur ritme kampanye. Kami sudah siap dengan agenda kampanye Pak Prabowo hingga 17 April 2019 mendatang," ucapnya.

Kritikan Andi tersebut juga tidak dianggap sebagai duri dalam daging di Koalisi Adil dan Makmur. Dia berharap Demokrat tetap solid bersama koalisi memenangkan Prabowo-Sandiaga.

"Saya kira tidak. Yang terpenting Partai Demokrat sebagai institusi tetap solid dalam koalisi," imbuh Suhud.

Wasekjen Demokrat Andi Arief mengkritik cara kerja Capresnya, Prabowo Subianto dalam menghadapi Pilpres 2019. Menurut dia, Prabowo tampak malas menyapa rakyat, tak seperti Cawapres Sandiaga Uno.

Andi ingin menyampaikan otokritik, dilihat cara berkampanyenya, dia mempertanyakan, sebetulnya yang mau jadi Presiden itu Sandiaga atau Prabowo. Dia menangkap kesan Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden.

"Pilpres itu memilih Presiden, jadi kalau Pak Prabowo tidak mau keliling Indonesia aktif, enggak ada rumus ajaib untuk menang. Kalau Pak Prabowo agak males-malesan, kan gak mungkin partai pendukungnya super aktif," kata Andi dalam Twitter-nya, yang telah mengizinkan merdeka.com mengutipnya, Jumat (12/10).

Sejak 23 September kampanye capres dimulai, memang terlihat Sandiaga Uno yang rajin keliling Indonesia. Mulai dari Riau, Lampung, Bandung, Cirebon, Indramayu, Yogya, Jatim, NTB, telah dikunjungi Sandi dari hari ke hari.

Sementara Prabowo, hanya sekali-sekali tertangkap kamera menyapa masyarakat. Misalnya menyapa pengrajin batik di Pekalongan. Prabowo lebih sering berada di Jakarta.

Terakhir, hadir dalam Rakernas LDII di Taman Mini. Pada Jumat (12/10) malam nanti, Prabowo dijadwalkan hadiri silaturahmi kebangsaan & sambutan kepada 500 tokoh di Hotel Sahid, Jakarta. 


(merdeka.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:27:31

Sebelum Ditemukan Tewas Tergantung, Keluarga Beberkan Ada 6 Polisi Mencari Korban ke Rumah

GAS ? Keluarga korban Erizun alias Al Gunggut, membeberkan adanya ancaman terhadap korban oleh pihak kepolisian dari Polsek Gaung Anak Serka (GAS).Yanto, abang kandung korban menuturkan, 6 orang polisi sempat d
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:22:51

Polres Inhil Segera Selidiki Kejanggalan Kematian Ayi Pemuda Parit 6 Teluk Pinang

GAS ? Wakapolres Inhil Kompol Afrizal Asri, S.IK langsung mendatangi Polsek Gaung Anak Serka (GAS) untuk menenangkan masyarakat yang telah berkumpul di depan Polsek GAS, Minggu (21/10/2018) petang.Sebelumnya, s
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:58:12

Indonesia Minta Arab Saudi Transparan Usut Kematian Jamal Khashoggi

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyoroti kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Ia meminta agar investigasi kasus pembunuhan tersebut dilakukan secara transparan karena perkaranya m
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:55:17

Ketika Anak Betawi Bicara Bahasa Indonesia di Parlemen Inggris

Jakarta -Seorang politikus Inggris, Richard Graham menyelipkan kalimat dalam bahasa Indonesia saat berbicara di depan sidang parlemen Inggris, 10 Oktober 2018 lalu. Dalam pidatonya, Graham meminta kepada
 
Berita Lainnya
Senin, 22 Oktober 2018 | 14:18:00

4 Tahun Jokowi-JK, Fadli: Pemerintahan Amburadul

Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyebut masih banyak kekurangan di empat tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla (JK). Dia juga menyebut pemerintahan saat ini amburadul.
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 11:49:32

Jokowi Bicara Politik Kebohongan, Fadli: Menyindir Diri Sendiri

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak elite politik agar tidak larut dalam politik kebohongan dan digantikan dengan politik pembangunan. Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menilai Jokowi menyindir
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 11:34:31

HNW Sindir Jokowi soal Turun ke Rakyat Saat Pemilu

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar tokoh politik jangan mendekati rakyat hanya di saat mendekati pesta politik. Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid balik mengkritik Joko
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 16:20:34

Pena 45 deklarasi dukung Prabowo-Sandiaga di rumah Joko Santoso

Sejumlah orang yang tergabung dalam Pendopo Nusantara (Pena 45) mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Acara ini digelar di kediam
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 15:42:07

PKS Sebut Ekonomi Sulit Pasutri Cemberut, PSI: Mana Buktinya?

Jakarta - Kondisi ekonomi saat ini dinilai Presiden PKS Sohibul Iman sedang sulit dan membuat pasangan suami istri cemberut. Penilaian ini kemudian dipertanyakan oleh Ketua DPP PSI Tsamara Amany."Kenyat
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 15:08:25

Diskusi MPR: Waspadai Kecurangan-Kecurangan dalam Pemilu

Yogyakarta - Indonesia baru melakukan pemilu legislatif dan pemilu presiden secara serentak pada 17 April 2019. Pemilu serentak membawa dinamika dan potensi tersendiri. Salah satunya potensi kecuran
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 11:39:54

Ada bukti tanda tangan, Bupati Rokan Hulu tetap bantah dukung Jokowi

ROKANHULU - Bupati Rokan Hulu Sukiman membantah mendukung calon presiden nomor urut 01 Joko widodo-Ma'aruf Amin, dalam deklarasi Rabu (10/10) di Hotel Arya Duta. Dia mengaku tidak datang saat deklarasi
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 11:18:56

Bareskrim Selidiki Laporan Ahmad Dhani soal Persekusi Caleg NasDem

Jakarta - Ahmad Dhani melaporkan Caleg NasDem bernama Edi Firmanto (EF) ke Bareskrim terkait tuduhan persekusi. Polri mengatakan laporan itu sedang dipelajari."Di dalam negara hukum (rechtsstaat) dan di
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:37:20

NasDem ke Anies: APBD DKI Gede Banget, Masa Urusan Sampah Aja Susah?

Jakarta - Wakil Wali Kota Bekasi menyebut koordinasi soal dana kemitraan dan dana kompensasi bau terkait sampah lebih baik di era Basuki T Purnama (Ahok) dibanding Anies Baswedan. NasDem DKI berharap Anies
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:32:16

PKS Nilai Djarot Salah Alamat Singgung Anies Jangan Lama Jomblo

Jakarta - PKS DKI menilai saran Mantan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat ke Gubernur DKI Anies Baswedan agar segera mencari pengisi posisi Wakil Gubernur DKI salah alamat. PKS mengatakan harusnya saran i
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:23:03

Bupati Rohul Ngaku Tak Hadiri Deklarasi Dukungan Jokowi

Jakarta - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Sukiman memenuhi undangan Bawaslu Riau. Usai diperiksa, Sukiman menyatakan dirinya tak hadir di deklarasi dukungan Jokowi di Pekanbaru, beberapa minggu lalu."Deklarasikan
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 15:44:30

PPP soal Dana Saksi Rp 3,9 T: Tujuannya untuk Pemilu yang Fair

Jakarta - Badan Anggaran (Banggar) DPR telah membahas usulan dana saksi parpol sebesar Rp 3,9 triliun untuk Pileg 2019. PPP menyatakan dana saksi itu diperlukan demi terwujudnya pemilu yang berkeadilan."J
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:43:12

Kerap Ikut Kampanye Sandi, Zulkifli Hasan: Logistik PAN Kurang

Jakarta - Ketum PAN Zulkifli Hasan kerap ikut cawapres Sandiaga Uno berkampanye ke daerah-daerah. Alasan Zul ikut Sandi kampanye ke daerah lain karena logistik PAN kurang.Zul awalnya menjawab pertanyaan m
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:11:53

NasDem Tolak Dana Saksi Rp 3,9 T dari APBN: Masa Porsi Rakyat Direbut

Jakarta - Komisi II DPR mengusulkan dana saksi Pileg 2019 diambil dari APBN. NasDem menolak keras usulan itu yang angkanya mencapai Rp 3,9 triliun merujuk pernyataan Badan Anggaran DPR. "Jika akhirnya pemer
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:43:44

Prabowo The Winter Soldier, TKN: Jokowi Dekat dengan Rakyat

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma-ruf Amin mengomentari sebutan The Winter Soldier untuk capres nomor urut 01 Prabowo Subianto. TKN menyebut saat ini Indonesia membutuhkan pemimpin yang
 
 
 
Terpopuler

1

16 Okt 2018 17:56 | 315 views
Cutra : Partai Hanura Akan Membawa Perubahan

2

16 Okt 2018 10:29 | 278 views
Pemilu 2019
Cutra Andika Kampanyekan 10 Caleg Hanura, Ini Profilnya

3

18 Okt 2018 11:20 | 162 views
Politik
Menuju Senayan, Joto Bangun Hadir Sebagai Jurkam

5

17 Okt 2018 13:19 | 145 views
Politik
Ketua Muhammadiyah Amiruddin Jadi Jurkam Kampanye Caleg
 
 
 
 
 
 
Top