Jumat, 12 Oktober 2018 | 11:02:04
Politik

Prabowo Sebut Indonesia Tekor, PSI: Ngawur dan Bohong

Sebarkan:
Detik.com
Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut Indonesia Tekor di acara Rakernas LDII.
Jakarta - Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut Indonesia saat ini dalam kondisi tekor atau rugi karena hidup dalam utang. PSI mengaku heran dengan tudingan Prabowo tersebut.

"Kami tak paham, ini adalah konsistensi dalam kengawuran atau kebohongan secara terus-menerus," ujar Juru Bicara PSI Dedek Prayudi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/10/2018).

PSI meluruskan tudingan yang dinilai ngawur itu. Dedek membeberkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Dunia soal angka kemiskinan.

"Data BPS maupun Bank Dunia tidak menunjukkan demikian. Angka kemiskinan terus turun sejak era reformasi bergulir, hingga hari ini. Pada Februari 2018, angka kemiskinan bahkan sudah menyentuh level terendah sepanjang sejarah bangsa, yakni di bawah 10%," papar Dedek.

PSI menyebut Prabowo memakai ilmu 'cocokologi' dalam membandingkan data. Selain angka kemiskinan yang terus menurun, Dedek juga mengutip data pendapatan per kapita yang disebut terus naik.

"Dalam menyebut Indonesia semakin miskin, beliau mengatakan pendapatan rakyat tetap sama, nilai Dolar naik. Ini adalah definisi operasional kemiskinan yang ia karang sendiri, cocokologi yang mengkhianati kaidah ilmu ekonomi," ujarnya.

"Di samping, pendapatan perkapita, menurut BPS, Bank Dunia, maupun CIA Factbook, tumbuh terus. Contoh, dari BPS, kenaikan terjadi dari Rp 41 juta/tahun pada 2014, menjadi Rp 51 juta/tahun pada 2017," imbuh Dedek.

Masih menurut data BPS dan Bank Dunia, menurut Dedek, daya beli masyarakat meningkat 5% tiap triwulan. Angka ketimpangan juga tercatat menurun sejak 2014.

"Perlu dicatat, pada 2014, ketimpangan untuk pertama kali turun sejak Indonesia keluar dari krisis ekonomi, menurut data Bank Dunia dan BPS. Daya beli juga dilaporkan meningkat setiap triwulannya sekitar 5%," jelas Dedek.

Sebelumnya diberitakan, Prabowo berbicara soal kondisi ekonomi bangsa. Prabowo mengatakan Indonesia merupakan negara kaya, nomor enam di dunia. Menurut Prabowo, saat ini Indonesia menjadi negara yang tekor atau rugi karena hidup dalam utang.

"Tapi kita sebagai bangsa, kita ini tekor sebagai bangsa, kita bangsa yang rugi. Kita bangsa yang hidup dari utang," ujar Prabowo di acara Rakernas LDII di Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (11/10).


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:27:31

Sebelum Ditemukan Tewas Tergantung, Keluarga Beberkan Ada 6 Polisi Mencari Korban ke Rumah

GAS ? Keluarga korban Erizun alias Al Gunggut, membeberkan adanya ancaman terhadap korban oleh pihak kepolisian dari Polsek Gaung Anak Serka (GAS).Yanto, abang kandung korban menuturkan, 6 orang polisi sempat d
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:22:51

Polres Inhil Segera Selidiki Kejanggalan Kematian Ayi Pemuda Parit 6 Teluk Pinang

GAS ? Wakapolres Inhil Kompol Afrizal Asri, S.IK langsung mendatangi Polsek Gaung Anak Serka (GAS) untuk menenangkan masyarakat yang telah berkumpul di depan Polsek GAS, Minggu (21/10/2018) petang.Sebelumnya, s
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:58:12

Indonesia Minta Arab Saudi Transparan Usut Kematian Jamal Khashoggi

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyoroti kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Ia meminta agar investigasi kasus pembunuhan tersebut dilakukan secara transparan karena perkaranya m
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:55:17

Ketika Anak Betawi Bicara Bahasa Indonesia di Parlemen Inggris

Jakarta -Seorang politikus Inggris, Richard Graham menyelipkan kalimat dalam bahasa Indonesia saat berbicara di depan sidang parlemen Inggris, 10 Oktober 2018 lalu. Dalam pidatonya, Graham meminta kepada
 
Berita Lainnya
Senin, 22 Oktober 2018 | 14:18:00

4 Tahun Jokowi-JK, Fadli: Pemerintahan Amburadul

Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyebut masih banyak kekurangan di empat tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla (JK). Dia juga menyebut pemerintahan saat ini amburadul.
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 11:49:32

Jokowi Bicara Politik Kebohongan, Fadli: Menyindir Diri Sendiri

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak elite politik agar tidak larut dalam politik kebohongan dan digantikan dengan politik pembangunan. Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menilai Jokowi menyindir
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 11:34:31

HNW Sindir Jokowi soal Turun ke Rakyat Saat Pemilu

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar tokoh politik jangan mendekati rakyat hanya di saat mendekati pesta politik. Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid balik mengkritik Joko
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 16:20:34

Pena 45 deklarasi dukung Prabowo-Sandiaga di rumah Joko Santoso

Sejumlah orang yang tergabung dalam Pendopo Nusantara (Pena 45) mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Acara ini digelar di kediam
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 15:42:07

PKS Sebut Ekonomi Sulit Pasutri Cemberut, PSI: Mana Buktinya?

Jakarta - Kondisi ekonomi saat ini dinilai Presiden PKS Sohibul Iman sedang sulit dan membuat pasangan suami istri cemberut. Penilaian ini kemudian dipertanyakan oleh Ketua DPP PSI Tsamara Amany."Kenyat
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 15:08:25

Diskusi MPR: Waspadai Kecurangan-Kecurangan dalam Pemilu

Yogyakarta - Indonesia baru melakukan pemilu legislatif dan pemilu presiden secara serentak pada 17 April 2019. Pemilu serentak membawa dinamika dan potensi tersendiri. Salah satunya potensi kecuran
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 11:39:54

Ada bukti tanda tangan, Bupati Rokan Hulu tetap bantah dukung Jokowi

ROKANHULU - Bupati Rokan Hulu Sukiman membantah mendukung calon presiden nomor urut 01 Joko widodo-Ma'aruf Amin, dalam deklarasi Rabu (10/10) di Hotel Arya Duta. Dia mengaku tidak datang saat deklarasi
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 11:18:56

Bareskrim Selidiki Laporan Ahmad Dhani soal Persekusi Caleg NasDem

Jakarta - Ahmad Dhani melaporkan Caleg NasDem bernama Edi Firmanto (EF) ke Bareskrim terkait tuduhan persekusi. Polri mengatakan laporan itu sedang dipelajari."Di dalam negara hukum (rechtsstaat) dan di
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:37:20

NasDem ke Anies: APBD DKI Gede Banget, Masa Urusan Sampah Aja Susah?

Jakarta - Wakil Wali Kota Bekasi menyebut koordinasi soal dana kemitraan dan dana kompensasi bau terkait sampah lebih baik di era Basuki T Purnama (Ahok) dibanding Anies Baswedan. NasDem DKI berharap Anies
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:32:16

PKS Nilai Djarot Salah Alamat Singgung Anies Jangan Lama Jomblo

Jakarta - PKS DKI menilai saran Mantan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat ke Gubernur DKI Anies Baswedan agar segera mencari pengisi posisi Wakil Gubernur DKI salah alamat. PKS mengatakan harusnya saran i
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:23:03

Bupati Rohul Ngaku Tak Hadiri Deklarasi Dukungan Jokowi

Jakarta - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Sukiman memenuhi undangan Bawaslu Riau. Usai diperiksa, Sukiman menyatakan dirinya tak hadir di deklarasi dukungan Jokowi di Pekanbaru, beberapa minggu lalu."Deklarasikan
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 15:44:30

PPP soal Dana Saksi Rp 3,9 T: Tujuannya untuk Pemilu yang Fair

Jakarta - Badan Anggaran (Banggar) DPR telah membahas usulan dana saksi parpol sebesar Rp 3,9 triliun untuk Pileg 2019. PPP menyatakan dana saksi itu diperlukan demi terwujudnya pemilu yang berkeadilan."J
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:43:12

Kerap Ikut Kampanye Sandi, Zulkifli Hasan: Logistik PAN Kurang

Jakarta - Ketum PAN Zulkifli Hasan kerap ikut cawapres Sandiaga Uno berkampanye ke daerah-daerah. Alasan Zul ikut Sandi kampanye ke daerah lain karena logistik PAN kurang.Zul awalnya menjawab pertanyaan m
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:11:53

NasDem Tolak Dana Saksi Rp 3,9 T dari APBN: Masa Porsi Rakyat Direbut

Jakarta - Komisi II DPR mengusulkan dana saksi Pileg 2019 diambil dari APBN. NasDem menolak keras usulan itu yang angkanya mencapai Rp 3,9 triliun merujuk pernyataan Badan Anggaran DPR. "Jika akhirnya pemer
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:43:44

Prabowo The Winter Soldier, TKN: Jokowi Dekat dengan Rakyat

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma-ruf Amin mengomentari sebutan The Winter Soldier untuk capres nomor urut 01 Prabowo Subianto. TKN menyebut saat ini Indonesia membutuhkan pemimpin yang
 
 
 
Terpopuler

1

16 Okt 2018 17:56 | 315 views
Cutra : Partai Hanura Akan Membawa Perubahan

2

16 Okt 2018 10:29 | 278 views
Pemilu 2019
Cutra Andika Kampanyekan 10 Caleg Hanura, Ini Profilnya

3

18 Okt 2018 11:20 | 162 views
Politik
Menuju Senayan, Joto Bangun Hadir Sebagai Jurkam

5

17 Okt 2018 13:19 | 145 views
Politik
Ketua Muhammadiyah Amiruddin Jadi Jurkam Kampanye Caleg
 
 
 
 
 
 
Top