Iklan Sosial
 
Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:54:39
Politik

Prabowo: Kunjungan ke Ponpes Bukan Cari Dukungan, tapi Minta Doa

Sebarkan:
Detik.com
Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku tak pernah meminta dukungan ketika sedang berkunjung ke pondok pesantren. Dia hanya minta doa kepada para kiai.

"Saya ke pesantren-pesantren saya tidak pernah 'pak kiai dukung saya ya', jangan! (kalau) minta doa boleh," kata Prabowo.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (12/10/2018). Dia sekali lagi menegaskan tidak meminta dukungan kepada warga LDII.

"Dan saya menghormati LDII di Rakernas saudara, saya tidak datang untuk minta dukung dari saudara. Saya tidak mau," ujar Prabowo.

"Saya ingin itu hak. Saya ingin saudara merenungkan dengan tenang, saudara ambil keputusan sendiri," imbuhnya.

Prabowo menilai, meminta dukung di pondok pesantren adalah hal yang kasar. Ia mempersilakan masyarakat yang menilai sendiri apa yang dikatakannya itu benar atau hanya sekadar biar bombastis saja.

"Saya menyampaikan pandangan saya. Bapak yang menilai Prabowo masuk akal atau tidak atau hanya bombastis saja, itu silahkan. Demi yang terbaik untuk rakyat, yang menjadi keputusan rakyat kita harus hormati, kita patuhi," ucapnya.

Namun, Prabowo mengaku berharap LDII mendukungnya. Menurut dia, itu hanya sekadar harapan. Dia tak bisa memaksa warga LDII untuk mendukungnya.

"Nah kalau di dalam hati saya, saya berharap LDII mendukung saya ya, ya itu hak saya, benar nggak. Orang kan boleh berharap sambil cemas-cemas," ungkap Prabowo.

Sebelumnya diberitakan, Bawaslu RI melarang peserta pemilu 2019 untuk berkampanye di sekolah dan pesantren. Ini termasuk bagi dua pasangan calon peserta Pilpres 2019 yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Prabowo-Sandiaga Uno.

Tidak boleh lah, itu jelas. Yang berhak memperbolehkan atau tidak kan Undang-undang, baca saja UU nya, mungkin keselipet kali, tolong ditanya lagi sama Pak Tjahjo," kata Rahmat Bagja di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (10/10).

Prabowo beberapa kali mendatangi pesantren selama kampanye ini. Salah satunya adalah saat bertemu ulama kharismatik, KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) di Ponpes Al-Anwar Sarang, Rembang.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 13 Desember 2018 | 17:33:11

Bakti Religi, Polsek Simpang Kanan Bersihkan Masjid At-Taqwa

ROKANHILIR-Pererat hubungan baik dengan warga masyarakat di wilayah tugasnya, Kapolsek Simpang Kanan Iptu Boy Setiawan S.AP MSi Kamis 13/12 bersama personil melalukan bhakti religi dengan cara membersihkan area
Kamis, 13 Desember 2018 | 16:55:42

Mahasiswi Akper di Banjarmasin Ditemukan Tewas di Kosan

Banjarmasin - Mahasiswi Akper di Banjarmasin, Kalsel, ditemukan tewas di kamar kosnya. Belum diketahui penyebab kematian mahasiswi yang bernama Elsa Tri Yuliani (18) tersebut.Jasad Elsa ditemuka
Kamis, 13 Desember 2018 | 16:50:29

Panglima TNI Laksanakan Ramah Tamah Dengan Pangab Amerika Serikat di Washington DC

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. beserta Ibu Nanny Hadi Tjahjanto melaksanakan ramah tamah dengan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat General Joseph F. Dunford, Jr. beserta Mr
Kamis, 13 Desember 2018 | 16:46:34

Rahasia Jokowi Bangun Keluarga Harmonis Meski Jarang Ketemu Anak Cucu

Sudah kita ketahui, setiap hari Presiden RI Joko Widodo sibuk mengurus negara. Karena itu, membuatnya jarang berkumpul dengan anak-anak dan cucu untuk saling mendekatkan diri. Tapi Jokowi rupanya punya c
 
Berita Lainnya
Kamis, 13 Desember 2018 | 15:29:08

Gerindra: La Nyalla Hengkang, Aura Negatif di Kubu Prabowo Hilang

Jakarta - La Nyalla Mattalitti memilih bertobat dan mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Gerindra bersyukur mantan Ketum PSSI itu berpaling dari pihak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno."Bagi
 
Kamis, 13 Desember 2018 | 13:31:14

La Nyalla: Prabowo Mualaf, Jokowi dari Lahir Islam

Jakarta - Ketua Kadin Jatim, La Nyalla Mattalitti belum berhenti menyerang Prabowo, orang yang didukungnya di Pilpres 2014. La Nyalla menyatakan Prabowo seorang mualaf.Hal tersebut mengemuka dalam
 
Kamis, 13 Desember 2018 | 10:28:03

Kader PAN Sumsel Dukung Jokowi, Tim Prabowo: Kami Tak Goyah

Palembang - Puluhan kader PAN Sumsel mendeklarasikan dukungan untuk Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Dukungan ramai-ramai ini pun disebut tak mempengaruhi kekuatan tim Prabowo-Sandi di Bumi Sriwi
 
Kamis, 13 Desember 2018 | 10:07:18

Kontroversi Tantangan Prabowo Jadi Imam Salat

Jakarta - Capres Prabowo Subianto ditantang jadi imam salat. Tantangan ini pun menjadi kontroversi karena ada pihak yang pro dan kontra.La Nyalla Mattalitti merupakan pemberi tantangan ini kepada
 
Kamis, 13 Desember 2018 | 09:37:02

La Nyalla Effect Diragukan, Nyalla: Tunggu Kejutannya

Jakarta - La Nyalla effect diragukan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. La Nyalla Mattalitti mengaku tidak ambil pusing, karena masyarakat yang menilai."Nggak apa-apa, itu o
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 16:58:55

PKS soal La Nyalla Effect: Jokowi Tak Akan Bisa Kalahkan Prabowo

Jakarta - PKS tidak khawatir dengan 'La Nyalla Effect' bagi Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Madura, Jawa Timur. PKS yakin La Nyalla Mattalitti tidak akan membantu memberikan suara yang sig
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 14:27:42

Waketum PAN Nilai Partai Rugi Jika Pecat Ketua DPW Kalsel Pendukung Jokowi

JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan menilai, sulit untuk memecat Ketua DPW PAN Kalimantan Selatan, Muhidin. Sebab, kata dia, Muhidin adalah tokoh Kalimantan Sel
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 13:37:59

Hanura Balas Habiburokhman: Prabowo Bilang Kenaikan Gaji PNS Bagus

Jakarta - Partai Hanura bingung dengan sikap Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo-Sandiaga yang menyoroti kenaikan gaji PNS sebesar 5% di 2019. Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir mengungkit
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 11:44:36

Siap Potong Leher, Seberapa Kuat La Nyalla Effect?

Jakarta - 'Pertobatan' La Nyalla berbalik mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin bikin geger politik nasional. Apakah La Nyalla effect yang pernah memotori Prabowo-Hatta di Pilpres 2014 membawa untung be
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 15:38:11

Gaji PNS Naik, Kubu Prabowo Kaji Potensi Pelanggaran UU Pemilu

Jakarta - Gaji PNS naik 5% pada tahun 2019. Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan melakukan kajian hukum. Mengapa?Sekretaris Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi,
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 15:27:10

La Nyalla Tantang Prabowo Pimpin Salat dan Baca Al-Fatihah

Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mattalitti membesuk sekaligus silaturahmi dengan cawapres KH Ma'ruf Amin. Usai pertemuan, La Nyalla diberi serban dan juga bola se
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 14:31:32

La Nyalla Besuk Maruf Amin, Bicara Lupakan Prabowo

Jakarta - La Nyalla Mahmud Mattalitti menyambangi Ma'ruf Amin. Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur itu memang telah memberikan dukungan untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf.La Nyalla tiba di k
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 13:32:38

PAN Copot Ketua DPW Kalsel, BPN: Bukti Keseriusan Menangkan Prabowo

Jakarta - DPP PAN mencopot Muhidin dari posisi Ketua DPW Kalimantan Selatan karena mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Sikap PAN mendapat apresiasi dari Badan Pemenangan Nasional (B
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:49:46

PSI Kritik Istilah Pos Pertempuran, PKS: Jangan Lebay dan Baper!

Jakarta - PSI menyebut istilah pos pertempuran sebagai posko pemenangan Prabowo-Sandi yang akan dibentuk di Solo, Jawa Tengah, penuh permusuhan. PKS meminta PSI tidak terlalu berlebihan dalam menang
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:26:32

PPP: Baiknya Pak SBY Imbau Kader untuk Tak Ikut Panasi Situasi

Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap dua kubu pada Pilpres 2019 tetap menjaga suasana kondusif dan tak melampaui batas. PPP menyambut baik saran itu sembari m
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top