Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:37:07
Politik

Timses: Prabowo Copas, Kalau Jokowi Hiduplah Indonesia Raya

Sebarkan:
Detik.com
Jakarta - Prabowo Subianto menyinggung slogan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sambil bicara 'Make Indonesia Great Again'. Kubu Joko Widodo pun menyindir capres nomor urut 02 itu.

"Apa yang disampaikan oleh Pak Prabowo menurut saya ikut-ikutan, latah. Sungguh kurang kreatif, dan copy paste. Sesungguhnya pemimpin-pemimpin kita di era sekarang ini didorong untuk belajar. Tetapi punya karakter, punya prinsip sendiri, itu yang dibutuhkan," ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding kepada detikcom, Kamis (11/10/2018).

Karding lalu mengingatkan Prabowo dan timnya mengenai gaya kepemimpinan Trump. Ia khawatir bila Prabowo yang kini berpasangan dengan Sandiaga Uno itu berkiblat pada gaya kepemimpinan Trump yang kerap menuai kontroversi.

"Kalau gaya kampanye Trump dipakai, slogannya dipakai, jauh dari pemimpin ideal yang kita harapkan karena mencontoh. Nanti kalau mencontoh slogannya, nanti perilakunya juga dicontoh, ini yang bahaya. Kebijakan-kebijakannya juga dicontoh, itu bahaya," ucap Karding.

Politikus PKB ini pun lalu membandingkan gaya Trump dengan Presiden Joko Widodo, yang kembali menjadi rival Prabowo di Pilpres. Karding merinci sejumlah substansi visi misi Jokowi-Ma'ruf yang tertuang dalam Nawacita Jilid II.

"Kita membangun berdasarkan prinsip satu politik kita yang berdaulat, ekonomi berdikari, lalu kebudayaan kita yang berkepribadian. Dengan asas kebersamaan dan gotong royong. Itu semua substansi sesungguhnya menunjukkan sikap khas kita," sebutnya.

"Soal bagaimana kita harus memiliki identitas sendiri, kemandirian sendiri, kita harus kuat, kita harus hebat, harus bisa bersaing dengan negara lain," imbuh Karding.

Ia menyayangkan bila ada tokoh bangsa yang lebih membanggakan bangsa lain ketimbang bangsanya sendiri. Berbeda dengan Prabowo, kata Karding, Jokowi lebih mengedepankan slogan nasionalis ketimbang mengikuti slogan negara lain.

"Kita punya kebudayaan tradisi yang luar biasa. Oleh karena itu kalau bagi Pak Jokowi dan kami TKN, yang paling tepat bagi slogan kita itu dua, yaitu bagaimana Indonesia maju, kedua hiduplah Indonesia Raya," tegas anggota Komisi III DPR tersebut.

"Jadi Indonesia Raya ini harus kita hidupkan, kita beri energi, kita topang bersama, kita kuatkan, kita jadikan dia tidak mudah intervensi, kita jadikan dia berdiri sendiri, berdikari. Hidup dengan cara ekonominya sendiri, dengan pasarnya sendiri, dengan kekuatan sendiri, kita harus berbunyi Hiduplah Indonesia Raya menuju Indonesia maju," sambung Karding.

Prabowo Subianto membahas slogan kampanye Presiden AS Donald Trump saat berbicara di Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Ia bicara slogan khas Trump yang menurutnya bisa diadopsi bangsa Indonesia.

"Begitu AS merasa kalah bersaing dengan Tiongkok, mereka menyatakan perang dagang, tidak ada free trade (perdagangan bebas). Kenapa mereka mengatakan America First, Make America Great Again, dia mengatakan the important sign is American job," kata Prabowo di Rakernas LDII di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Pondok Gede, Jakarta Timur, siang tadi.

"Kok bangsa ini tidak berani mengatakan, bagi bangsa Indonesia, 'Indonesia First, Make Indonesia Great Again'. Mengapa pemimpin Indonesia tak ada yang berani mengatakan yang penting adalah 'pekerjaan bagi rakyat Indonesia'," tambahnya.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 21 Oktober 2018 | 01:23:09

Persiapan Rampung, Besok Konferkab PWI Bengkalis Akan dibuka

BENGKALIS - Persiapan Konfrennsi Kabupaten (Konferkab) PWI Bengkalis rampung seratus persen sehari menjelang hari Pelaksanaaan besok, Minggu (21/10/2018) malam. Seluruh persiapan non teknis dan teknis sudah mat
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 21:16:07

Kematian Pemuda Parit 6 Teluk Pinang, Keterangan Keluarga Berbeda dengan Pihak Kepolisian

TELUKPINANG - Terkait dengan pemberitaan sebelumnya yang dilakukan oleh spiritriau.com tentang ditemukannya seorang pemuda yang gantung diri di pohon kelapa, Sabtu (15/10/18). Sekira pukul 14:30 wib di Parit 6
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 20:35:51

Goro Bersihkan Kota, Camat Bagan Sinembah Ajak Warga Jaga Kebersihan

ROKANHILIR-Camat Bagan Sinembah Sakinah SSTP MSI bersama jajaran dan Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Bagan Sinembah menggelar gotong royong membersihkan trotoar dan median jalan.Dalam kegiatan itu, camat bersa
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 17:33:18

Geger...! Pemuda Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kelapa

TELUKPINANG - Masyarakat Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) digegerkan dengan salah seorang pemuda yang gantung diri di pohon kelapa, Sabtu (15/1
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 16:20:34

Pena 45 deklarasi dukung Prabowo-Sandiaga di rumah Joko Santoso

Sejumlah orang yang tergabung dalam Pendopo Nusantara (Pena 45) mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Acara ini digelar di kediam
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 15:42:07

PKS Sebut Ekonomi Sulit Pasutri Cemberut, PSI: Mana Buktinya?

Jakarta - Kondisi ekonomi saat ini dinilai Presiden PKS Sohibul Iman sedang sulit dan membuat pasangan suami istri cemberut. Penilaian ini kemudian dipertanyakan oleh Ketua DPP PSI Tsamara Amany."Kenyat
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 15:08:25

Diskusi MPR: Waspadai Kecurangan-Kecurangan dalam Pemilu

Yogyakarta - Indonesia baru melakukan pemilu legislatif dan pemilu presiden secara serentak pada 17 April 2019. Pemilu serentak membawa dinamika dan potensi tersendiri. Salah satunya potensi kecuran
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 11:39:54

Ada bukti tanda tangan, Bupati Rokan Hulu tetap bantah dukung Jokowi

ROKANHULU - Bupati Rokan Hulu Sukiman membantah mendukung calon presiden nomor urut 01 Joko widodo-Ma'aruf Amin, dalam deklarasi Rabu (10/10) di Hotel Arya Duta. Dia mengaku tidak datang saat deklarasi
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 11:18:56

Bareskrim Selidiki Laporan Ahmad Dhani soal Persekusi Caleg NasDem

Jakarta - Ahmad Dhani melaporkan Caleg NasDem bernama Edi Firmanto (EF) ke Bareskrim terkait tuduhan persekusi. Polri mengatakan laporan itu sedang dipelajari."Di dalam negara hukum (rechtsstaat) dan di
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:37:20

NasDem ke Anies: APBD DKI Gede Banget, Masa Urusan Sampah Aja Susah?

Jakarta - Wakil Wali Kota Bekasi menyebut koordinasi soal dana kemitraan dan dana kompensasi bau terkait sampah lebih baik di era Basuki T Purnama (Ahok) dibanding Anies Baswedan. NasDem DKI berharap Anies
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:32:16

PKS Nilai Djarot Salah Alamat Singgung Anies Jangan Lama Jomblo

Jakarta - PKS DKI menilai saran Mantan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat ke Gubernur DKI Anies Baswedan agar segera mencari pengisi posisi Wakil Gubernur DKI salah alamat. PKS mengatakan harusnya saran i
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:23:03

Bupati Rohul Ngaku Tak Hadiri Deklarasi Dukungan Jokowi

Jakarta - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Sukiman memenuhi undangan Bawaslu Riau. Usai diperiksa, Sukiman menyatakan dirinya tak hadir di deklarasi dukungan Jokowi di Pekanbaru, beberapa minggu lalu."Deklarasikan
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 15:44:30

PPP soal Dana Saksi Rp 3,9 T: Tujuannya untuk Pemilu yang Fair

Jakarta - Badan Anggaran (Banggar) DPR telah membahas usulan dana saksi parpol sebesar Rp 3,9 triliun untuk Pileg 2019. PPP menyatakan dana saksi itu diperlukan demi terwujudnya pemilu yang berkeadilan."J
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:43:12

Kerap Ikut Kampanye Sandi, Zulkifli Hasan: Logistik PAN Kurang

Jakarta - Ketum PAN Zulkifli Hasan kerap ikut cawapres Sandiaga Uno berkampanye ke daerah-daerah. Alasan Zul ikut Sandi kampanye ke daerah lain karena logistik PAN kurang.Zul awalnya menjawab pertanyaan m
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:11:53

NasDem Tolak Dana Saksi Rp 3,9 T dari APBN: Masa Porsi Rakyat Direbut

Jakarta - Komisi II DPR mengusulkan dana saksi Pileg 2019 diambil dari APBN. NasDem menolak keras usulan itu yang angkanya mencapai Rp 3,9 triliun merujuk pernyataan Badan Anggaran DPR. "Jika akhirnya pemer
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:43:44

Prabowo The Winter Soldier, TKN: Jokowi Dekat dengan Rakyat

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma-ruf Amin mengomentari sebutan The Winter Soldier untuk capres nomor urut 01 Prabowo Subianto. TKN menyebut saat ini Indonesia membutuhkan pemimpin yang
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:22:43

Fadli Zon Bela Ahmad Dhani: Masak Ngomong Idiot Jadi Tersangka?

Jakarta - Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik oleh Polda Jatim. Fadli Zon mengkritik penetapan status tersangka kompatriotnya di Gerindra ini."Saya kira hukum jadi nggak netr
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:05:02

PAN Setuju 100 Persen Biaya Saksi Pemilu 2019 Dibiayai APBN

Jakarta - Komisi II DPR mengusulkan saksi partai Pileg 2019 dibiayai APBN. Ketua MPR Zulkifli Hasan sepakat dengan usulan itu."Saya setuju 100 persen," kata Zulkifli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Ka
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 13:53:13

Setuju Saksi Partai di Pileg Dibiayai APBN, Fahri: Agar TPS Aman

Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyetujui usul Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali agar saksi partai Pileg 2019 dibiayai APBN. Pembiayaan saksi dengan APBN dianggap bisa membuat persaingan an
 
 
 
Terpopuler

1

16 Okt 2018 17:56 | 289 views
Cutra : Partai Hanura Akan Membawa Perubahan

2

16 Okt 2018 10:29 | 263 views
Pemilu 2019
Cutra Andika Kampanyekan 10 Caleg Hanura, Ini Profilnya

4

15 Okt 2018 16:32 | 159 views
Politik
Dikunjungi PSI, PGI Tetap Netral di Pemilu 2019

5

18 Okt 2018 11:20 | 158 views
Politik
Menuju Senayan, Joto Bangun Hadir Sebagai Jurkam
 
 
 
 
 
 
Top