Terverifikasi Dewan Pers
 
Senin, 1 Oktober 2018 | 10:14:37

Maknai Arti Pancasila, Dewi Juliani SH : Generasi Muda Jangan Mudah Terprovokasi

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi

Sebarkan:
Istimewa
Dewi Juliani SH, Caleg DPR RI Dapil Riau 1 (Rokan Hilir, Rokan Hulu, Dumai, Siak, Bengkalis, Meranti dan Pekanbaru)
PEKANBARU-Hari ini 1 Oktober 2018 merupakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di mana hari ini adalah hari yang sangat bersejaraj bagi segenap rakyat Indonesia.

Sejarah kelam yang menjadi bagian yang tak terlupakan bagi bangsa Indonesia ini adalah gugurnya para pahlawan dalam mempertahankan ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia yakni Pancasila.

Saat diwawancarai SpiritRiau.com, Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dewi Juliani SH mengajak segenap warga masyarakat untuk memaknai Pancasila dengan mempererat Silaturahmi.

Menurut Caleg DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini, semua pihak harus terlibat dalam menumbuhkembangkan Pancasila kepada generasi muda untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan di antara sesama.

"Saat ini, isu pecah belah sangat mendominasi, khususnya di media sosial, tanpa kita sadari kita dipecah belah, semua itu akibat isu Hoax yang dibesar-besarkan, sehingga kita sesama kita saling benci," ungkapnya kepada SpiritRiau.com.

Caleg DPR RI Dapil Riau 1 (Rokan Hilir, Rokan Hulu, Dumai, Siak, Bengkalis, Meranti dan Pekanbaru) ini menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk memaknai Hari Kesaktian Pancasila saat ini dengan menjadikannya sebagai ideologi bangsa, dasar hukum, dan pandangan hidup bangsa Indonesia untuk ditanamkan dalam diri generasi penerus bangsa ini.

Sehingga, anak didik kelak menjadi generasi bangsa yang mempunyai wawasan kebangsaan dan nasionalisme supaya tidak terjebak pada tindakan menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan seperti PKI.

"Hari Kesaktian Pancasila mampu menggagalkan rencana PKI untuk menggantikannya dengan ideologi komunis. Makanya kita sebut sebagai pancasila sakti," katanya.

Sudah sepantasnya, lanjut Dewi Juliani menyerukan kepada seluruh masyarakat agar bisa memaknai kembali hari Kesaktian Pancasila sebagai wahana pendidikan bagi anak didik untuk melaksanakan nilai-nilai Pancasila.

"Sesuai dengan kondisi bangsa Indonesia yang sedang berjuang keluar dari krisis multidimensi dan perkembangan globalisasi, maka memaknai hari Kesaktian Pancasila haruslah dengan sungguh-sungguh dan tertanam kokoh dihati dan sanubari" tandas Dewi yang merupakan Caleg DPR RI Partai PDI-P Nomor urut 6 ini. (ded)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 26 Mei 2019 | 22:22:32

PT PJB UBJOM Luar Jawa PLTU Tembilahan dan Kodim 0314/Inhil Jalin Kesepakatan Kerjasama

TEMBILAHAN - PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Unit Bisnis Jasa Operation And Maintenance (UBJOM) Luar Jawa selaku anak perusahan PLN yang mengelola PLTU Tembilahan menandatangani kerja sama dengan Kodim 0314/Inh
Minggu, 26 Mei 2019 | 22:19:16

PT. CPI Gagas Program URP, Mahasiswa di Riau Magang Ke Korea Selatan

PEKANBARU- Program Kemitraan PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI) dengan Universitas di Riau, yaitu, University Relationship Program (URP) yang digagas  PT CPI, memberikan peluang bagi mahasiswa Riau untuk
Minggu, 26 Mei 2019 | 20:35:00

Drs H. Alfedri dan IPMKS Buka Puasa Bersama

SIAK - Mahasiswa dan pelajar sebagai calon-calon pemimpin masa depan bangsa,  diharapkan sumbangsihnya untuk kemajuan daerah sembari mematangkan kepemimpinan diri lewat berbagai saluran organisasi dan pagu
Minggu, 26 Mei 2019 | 20:09:50

Polsek Rimba Melintang Bagikan 100 Takjil

ROKANHILIR-Memanfaatkan bulan Ramadhan untuk memperbanyak alam ibadah adalah banyak dilakukan, baik perorangan maupun lembaga. Demikian juga dengan Jajaran Polsek Rimba Melintang. Minggu 26/5 petang.Pada kesemp
 
Berita Lainnya
Sabtu, 25 Mei 2019 | 14:57:26

PAN Tepis Dewan Guru Besar UGM: Gelar Profesor Amien Rais Tak Hilang

JAKARTA - Ketua Dewan Guru Besar UGM, Koentjoro menyebut gelar guru besar dan profesor Amien Rais sudah hilang. PAN membantahnya."Pemberian gelar guru besar itu ada mekanismenya. Tidak mudah untuk
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 14:51:50

Ahmad Syaikhu Kritik Pansus Wagub di DPRD, Ketua DPW PKS Minta Maaf

JAKARTA - Cawagub DKI Jakarta Ahmad Syaikhu mengkritik lambannya Pansus DPRD DKI memulai pembahasan pemilihan wagub. Atas kritik Syaikhu, DPW PKS meminta maaf ke DPRD."Mewakili PKS, saya meminta maaf jika a
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 10:15:39

F-Gerindra DKI ke Ahmad Syaikhu: Belum Apa-apa Berani Nyerang Dewan!

JAKARTA - Ahmad Syaikhu mengkritik panitia khusus (pansus) Wagub DKI Jakarta karena dianggap sudah terlalu memakan banyak waktu. Fraksi Gerindra DPRD DKI geram dengan kritik tersebut."Cawagub belu
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 09:52:46

BPN Ajukan 51 Bukti Gugatan Pilpres ke MK, TKN: Menunjukkan Tidak Siap

JAKARTA - Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengajukan 51 bukti saat mendaftarkan gugatan hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mem
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 14:26:08

TKN Kritik Amien Rais soal Buku Jokowi People Power: Cari Perhatian!

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mengkritik politikus senior PAN Amien Rais yang sengaja membawa buku 'Jokowi People Power' saat menjalani pe
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 13:55:49

Partai Demokrat Ajukan 70 Gugatan Sengketa Pemilu ke MK

JAKARTA - Partai Demokrat mengajukan sekitar 70 gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Perkara itu berasal dari 23 provinsi terkait sengketa penghitungan suara caleg DPR RI serta D
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 10:09:21

Hanya Selisih 1 Suara, Caleg PAN Baubau Gugat ke MK

JAKARTA - Calon anggota legislatif DPRD Kota Baubau 2019-2024, Ratna, menggugat hasil Pileg 2019. Sebab, ia hanya selisih satu suara dengan teman satu partai di PAN.Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 10:00:44

Bupati Klungkung Mundur dari Partai, Gerindra: Gugur Satu Tumbuh Seribu!

JAKARTA - Bupati Klungkung, Bali, I Nyoman Suwirta mundur dari Partai Gerindra setelah dikeluarkan dari grup WhatsApp dan disebut pengkhianat karena sempat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 09:54:55

Sopir Ngaku Tak Tahu Asal Batu di Ambulans, Begini Respons Gerindra

JAKARTA - Sopir dan dua orang pengurus DPC Gerindra Tasikmalaya yang menumpangi ambulans berisi batu di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, mengaku tidak mengetahui asal benda yang dipakai dalam kerusuhan 22 Mei 201
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 09:39:09

TKN Jokowi: Dahnil Anzar Ganggu Komunikasi Gerindra-KIK

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyoroti gaya komunikasi Kordinator Jubir Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, te
 
Kamis, 23 Mei 2019 | 14:29:34

Koalisi Prabowo Persilakan PAN Bila Ingin Gabung ke Jokowi

JAKARTA - PAN berbicara soal kemungkinan mereka bergabung ke Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang mengusung Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menanggapi
 
Kamis, 23 Mei 2019 | 13:24:00

Kocak! BPN Prabowo Serah-Terimakan Ferdinand PD ke TKN Jokowi

JAKARTA - Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean balik badan dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dan Tim Kampanye Nasional (T
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 09:20:06

TKN Prediksi Ada Oposisi Merapat, PD Ngaku Siap Terlibat di Pemerintahan

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin memprediksi bakal ada manuver dari partai oposisi untuk bergabung dengan mereka. Partai Demokrat, alah satu partai pengusung Pr
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 09:07:39

TKN Jokowi Prediksi Ada Oposisi Merapat, PAN Rapat Evaluasi Pemilu 2019

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin memprediksi bakal ada manuver dari partai oposisi untuk bergabung ke 01. PAN, salah satu partai pengusung Prabowo Subianto-Sand
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 19:43:14

Golkar Incar Posisi Ketua MPR

JAKARTA-Meski berada di urutan kedua peroleh suara di Pemilu serentak 2019, Partai Golkar DPR akan membidik kursi pimpinan MPR."Kami optimistis Golkar akan mendapat jatah pimpinan MPR karena jatah Ketua DPR aka
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top