Kamis, 20 September 2018 | 14:18:02
Politik

Fadli Zon Serang Mendag: Menteri Tukang Impor Harus Dicopot!

Sebarkan:
Detik.com
Jakarta -Wakil Ketua DPR Fadli Zon melontarkan pernyataan keras ke Mendag Enggartiasto Lukita. Fadli menyebut Mendag sebagai menteri tukang impor dan menilainya layak direshuffle.

"Menteri tukang impor @EnggarMendag harus dicopot, mengkhianati petani, ikut melemahkan rupiah, merugikan negara. #copotMendag," demikian cuit Fadli Zon lewat twitter, Kamis (20/9/2018).

Fadli Zon mencuit sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi dan memention akun twitter Mendag Enggartiasto. Namun Enggar yang mencuit sekitar pukul 12.00 WIB tak menggubris cuitan Fadli Zon itu. Ia malah bicara terkait hal lain.

"Ekspor kendaraan bermotor mesti dipacu, pasarnya pun mesti diperluas. Kemarin, direksi Yamaha Motor Indonesia berkunjung ke Kantor Kemendag untuk membahas hal tersebut. Pemerintah tentu sangat mendukung kendaraan bermotor yang diproduksi di Indonesia, merambah pasar global," demikian cuitan Enggar.


Saat dikonfirmasi detikcom melalui pesan WA tidak memberikan keterangan apapun. Nah soal isu impor ini memang belakangan ini lagi jadi isu panas. Pernyataan Enggar soal impor, terutama impor beras, belakangan jadi kontroversi. Bahkan sempat membuat Kepala Bulog Budi Waseso melontarkan pernyataan 'matamu'.

Enggartiasto Lukita dalam wawancara khusus dengan detikFinance menuturkan ia memutuskan bersama jajaran menteri lainnya untuk mengizinkan kuota impor beras dari beberapa negara tetangga. Dari keputusan tersebut banyak terjadi penolakan dan kritikan. Namun, dari kondisi tersebut Enggar mengaku tidak bisa mengambil resiko bila kuota bahan pangan utama yaitu beras stoknya tidak aman.

"Urusan perut nomor satu, jangan sampai kita ambil risiko pada saat rakyat kelaparan. Ini hanya bagaimana kita mengamankan konsumsi utama dari rakyat. Ya kita harus impor," kata dia kepada detikFinance dalam wawancara khusus di, Lantai 24 Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2018).

Ia mengatakan jika stok tersedia maka Indonesia tidak perlu impor beras. Namun kenyataannya, stok beras di gudang Bulog tidak aman atau di bawah 1 juta ton maka ia bersama beberapa menteri lainnya sepakat untuk menurunkan izin kuota impor beras dalam tiga kali rapat.

Yaitu rapat pertama memutuskan kuota impor 500.000 ton. Kemudian rapat kedua memutuskan 500.000 ton kemudian baru dalam rapat ketiga meminta izin 1 juta ton. Sehingga total beras impor yang diizinkan masuk ke Indonesia mencapai 2 juta ton dalam tiga kali rapat koordinasi antar menteri.

"Kalau kita tersedia kita juga nggak harus impor. Seperti yang saya sampaikan, yang paling sederhana adalah berapa stok bulog. Berapa yang ada di Cipinang, sementara yang di Cipinang terus menurun Bulog terus menurun, harga terus naik apa itu yang sebagai indikatornya, maka kita harus impor," jelas dia.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:27:31

Sebelum Ditemukan Tewas Tergantung, Keluarga Beberkan Ada 6 Polisi Mencari Korban ke Rumah

GAS ? Keluarga korban Erizun alias Al Gunggut, membeberkan adanya ancaman terhadap korban oleh pihak kepolisian dari Polsek Gaung Anak Serka (GAS).Yanto, abang kandung korban menuturkan, 6 orang polisi sempat d
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:22:51

Polres Inhil Segera Selidiki Kejanggalan Kematian Ayi Pemuda Parit 6 Teluk Pinang

GAS ? Wakapolres Inhil Kompol Afrizal Asri, S.IK langsung mendatangi Polsek Gaung Anak Serka (GAS) untuk menenangkan masyarakat yang telah berkumpul di depan Polsek GAS, Minggu (21/10/2018) petang.Sebelumnya, s
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:58:12

Indonesia Minta Arab Saudi Transparan Usut Kematian Jamal Khashoggi

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyoroti kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Ia meminta agar investigasi kasus pembunuhan tersebut dilakukan secara transparan karena perkaranya m
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:55:17

Ketika Anak Betawi Bicara Bahasa Indonesia di Parlemen Inggris

Jakarta -Seorang politikus Inggris, Richard Graham menyelipkan kalimat dalam bahasa Indonesia saat berbicara di depan sidang parlemen Inggris, 10 Oktober 2018 lalu. Dalam pidatonya, Graham meminta kepada
 
Berita Lainnya
Senin, 22 Oktober 2018 | 14:18:00

4 Tahun Jokowi-JK, Fadli: Pemerintahan Amburadul

Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyebut masih banyak kekurangan di empat tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla (JK). Dia juga menyebut pemerintahan saat ini amburadul.
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 11:49:32

Jokowi Bicara Politik Kebohongan, Fadli: Menyindir Diri Sendiri

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak elite politik agar tidak larut dalam politik kebohongan dan digantikan dengan politik pembangunan. Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menilai Jokowi menyindir
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 11:34:31

HNW Sindir Jokowi soal Turun ke Rakyat Saat Pemilu

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar tokoh politik jangan mendekati rakyat hanya di saat mendekati pesta politik. Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid balik mengkritik Joko
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 16:20:34

Pena 45 deklarasi dukung Prabowo-Sandiaga di rumah Joko Santoso

Sejumlah orang yang tergabung dalam Pendopo Nusantara (Pena 45) mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Acara ini digelar di kediam
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 15:42:07

PKS Sebut Ekonomi Sulit Pasutri Cemberut, PSI: Mana Buktinya?

Jakarta - Kondisi ekonomi saat ini dinilai Presiden PKS Sohibul Iman sedang sulit dan membuat pasangan suami istri cemberut. Penilaian ini kemudian dipertanyakan oleh Ketua DPP PSI Tsamara Amany."Kenyat
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 15:08:25

Diskusi MPR: Waspadai Kecurangan-Kecurangan dalam Pemilu

Yogyakarta - Indonesia baru melakukan pemilu legislatif dan pemilu presiden secara serentak pada 17 April 2019. Pemilu serentak membawa dinamika dan potensi tersendiri. Salah satunya potensi kecuran
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 11:39:54

Ada bukti tanda tangan, Bupati Rokan Hulu tetap bantah dukung Jokowi

ROKANHULU - Bupati Rokan Hulu Sukiman membantah mendukung calon presiden nomor urut 01 Joko widodo-Ma'aruf Amin, dalam deklarasi Rabu (10/10) di Hotel Arya Duta. Dia mengaku tidak datang saat deklarasi
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 11:18:56

Bareskrim Selidiki Laporan Ahmad Dhani soal Persekusi Caleg NasDem

Jakarta - Ahmad Dhani melaporkan Caleg NasDem bernama Edi Firmanto (EF) ke Bareskrim terkait tuduhan persekusi. Polri mengatakan laporan itu sedang dipelajari."Di dalam negara hukum (rechtsstaat) dan di
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:37:20

NasDem ke Anies: APBD DKI Gede Banget, Masa Urusan Sampah Aja Susah?

Jakarta - Wakil Wali Kota Bekasi menyebut koordinasi soal dana kemitraan dan dana kompensasi bau terkait sampah lebih baik di era Basuki T Purnama (Ahok) dibanding Anies Baswedan. NasDem DKI berharap Anies
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:32:16

PKS Nilai Djarot Salah Alamat Singgung Anies Jangan Lama Jomblo

Jakarta - PKS DKI menilai saran Mantan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat ke Gubernur DKI Anies Baswedan agar segera mencari pengisi posisi Wakil Gubernur DKI salah alamat. PKS mengatakan harusnya saran i
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:23:03

Bupati Rohul Ngaku Tak Hadiri Deklarasi Dukungan Jokowi

Jakarta - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Sukiman memenuhi undangan Bawaslu Riau. Usai diperiksa, Sukiman menyatakan dirinya tak hadir di deklarasi dukungan Jokowi di Pekanbaru, beberapa minggu lalu."Deklarasikan
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 15:44:30

PPP soal Dana Saksi Rp 3,9 T: Tujuannya untuk Pemilu yang Fair

Jakarta - Badan Anggaran (Banggar) DPR telah membahas usulan dana saksi parpol sebesar Rp 3,9 triliun untuk Pileg 2019. PPP menyatakan dana saksi itu diperlukan demi terwujudnya pemilu yang berkeadilan."J
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:43:12

Kerap Ikut Kampanye Sandi, Zulkifli Hasan: Logistik PAN Kurang

Jakarta - Ketum PAN Zulkifli Hasan kerap ikut cawapres Sandiaga Uno berkampanye ke daerah-daerah. Alasan Zul ikut Sandi kampanye ke daerah lain karena logistik PAN kurang.Zul awalnya menjawab pertanyaan m
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:11:53

NasDem Tolak Dana Saksi Rp 3,9 T dari APBN: Masa Porsi Rakyat Direbut

Jakarta - Komisi II DPR mengusulkan dana saksi Pileg 2019 diambil dari APBN. NasDem menolak keras usulan itu yang angkanya mencapai Rp 3,9 triliun merujuk pernyataan Badan Anggaran DPR. "Jika akhirnya pemer
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:43:44

Prabowo The Winter Soldier, TKN: Jokowi Dekat dengan Rakyat

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma-ruf Amin mengomentari sebutan The Winter Soldier untuk capres nomor urut 01 Prabowo Subianto. TKN menyebut saat ini Indonesia membutuhkan pemimpin yang
 
 
 
Terpopuler

1

16 Okt 2018 17:56 | 315 views
Cutra : Partai Hanura Akan Membawa Perubahan

2

16 Okt 2018 10:29 | 278 views
Pemilu 2019
Cutra Andika Kampanyekan 10 Caleg Hanura, Ini Profilnya

3

18 Okt 2018 11:20 | 162 views
Politik
Menuju Senayan, Joto Bangun Hadir Sebagai Jurkam

5

17 Okt 2018 13:19 | 145 views
Politik
Ketua Muhammadiyah Amiruddin Jadi Jurkam Kampanye Caleg
 
 
 
 
 
 
Top