Iklan Sosial
 
Minggu, 16 September 2018 | 17:43:11

Bawaslu Temukan 746 DPT Ganda Pileg dan Pilpres Tahun 2019, KPU Rohul Langsung Bersihkan

Laporan : Fahrin Waruwu

Sebarkan:
Fahrin Waruwu
Ketua KPU Rohul Fahrizal ST, MT.
ROKANHULU - Hiruk Pikuk elit politik nasional, soal tidak akuratnya data pemilih Pemilu 2019, serta kecurigaan masih banyaknya pemilih ganda yang masuk dalam pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) di seluruh Indonesia terbukti benar. Di Kabupaten Rokan Hulu misalnya, KPU setempat telah menghapus sebanyak 746 data ganda dalam DPT yang sudah mereka tetapkan sebelumnya.

Kepastian telah dihapusnya data ganda dalam DPT Pemilu 2019 di Kabupaten Rokan Hulu, disampaikan langsug ketua KPU Rohul Fahrizal, saat sosiliasi kampanye dan bimtek aplikasi laporan dana kampanye pemilu tahun 2019, Sabtu (15/9/2018) di Pasirpengaraian.

Fahrizal menjelaskan kronologis pembersihan data ganda pada DPT Pemilu 2019 tersebut setelah adanya rekomendasi dari Bawaslu RI  kepada KPU RI terkait masih banyaknya ditemui data ganda pada Pemilu 2019 di seluruh Indonesia.

Atas dasar rekomendasi tersebut, jelas Fahrizal, KPU RI kemudian memerintahkan KPU provinsi dan kabupaten kota, untuk menelisik kembali adanya data ganda dalam DPT di darah masing-masing dengan bekerjasama dengan Bawaslu setempat.

Dari rekoemdasi Bawaslu tersebut, di Rokan Hulu terdapat 1.218 data ganda, yang harus dilakukan pencermatan dan verifikasi ulang.

"Kita sudah lakukan verifikasi faktual. Tidak hanya berdasarkan rekomendasi Bawaslu, kita juga lakukan self asesment, yaitu dengan melakukan pengecekan kembali melalui sidalih, dan memang dari sidalih kita juga temukan data ganda itu," kata Fahrizal.

Ditambahkan fahrizal, data ganda yang ditemukan Bawaslu umumnya data ganda berdasarkan data ganda antar TPS. sementara melalui self asesment, KPU malah menemukan data ganda itu terjadi antar desa,  antar kecamatan di dalam kabupaten.

"Kemungkinan data ganda itu disebabkan perpindahan penduduk, di mana penduduk tersebut terdata di dua lokasi, yakni lokasi lama dan lokasi baru. Kedua, disebabkan penduduk yang merekam e-ktp dua kali, namun masih masuk dalam Daftar penduduk potensial pemilih (DP4), yang diterbitkan Disdukcapil," kata Fahrizal.

Dengan telah dibersihkanya data ganda dalam DPT pemilu 2019 tersebut, maka jumlah Pemilih Pemilu 2019 di Rohul berkurang dari awalnya  311. 171 menjadi 310.425 pemilih.

"Kita sudah plenokan kembali dan tetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) serta sudah kami sampaikan ke KPU Provinsi," ucapnya.

Disinggung mengapa penetapan DPT Pemilu di Rohul tidak clear saat penetapan DPT, Fahrizal menyatakan, KPU Memiliki keterbatasan dalam memastikan identitas seseorang meski mengatahui terdapat data ganda dalam DPT, KPU tidak dapat langsung mencoret pemilih ganda tersebut karena bisa berakibat pidana.  

"KPU tidak boleh menghilangkan hak seseorang dalam pemilu karena itu akan berdampak pidana. Untuk itu kita meminta KPU RI juga harus ada ketegasan, jika alamat seseorang itu misalkan di A, ya hendaknya dia juga harus memilih di A ndak bisa dia memilih di daerah lain, " pungkas Fahrizal. (fah).
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 17 November 2018 | 10:10:29

Cara Mudah Berhenti Merokok sekaligus Hilangkan Jejak Racun di Dalam Tubuh

SECARA garis besar masyarakat Indonesia sendiri bisa dikatakan sudah menjadi perokok. Hal itu bisa dikategorikan dari jumlah perokok aktif yang kian menjamur. Bahkan di lingkunganmu pasti salah satunya pe
Sabtu, 17 November 2018 | 10:07:43

Pemuda Pengangguran di Samarinda Gasak 73 Tabung Gas Milik Tetangga

SAMARINDA - Fajrianur (23), pemuda pengangguran yang tinggal di Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, Kalimantan Timur, harus berurusan dengan Polisi lantaran mencuri 73 tabung gas elpiji 3 kg milik tetanggan
Sabtu, 17 November 2018 | 10:02:59

Kabel Telkom Seharga Rp 11 Juta Dijual Maling Cuma Rp 50.000

SAMARINDA - MRF (15), remaja yang tinggal di Jalan Jelawat, Samarinda, Kalimantan Timur, harus berurusan dengan polisi lantaran mencuri kabel Telkom. BUMN telekomunikasi itu melapor 440 meter kabelnya raib
Sabtu, 17 November 2018 | 09:58:10

Awas, Sering Haus Malam Hari Bisa Pertanda Penyakit

MEMANG rasa haus bisa datang kapan saja, termasuk di tengah malam. Ketika muncul rasa haus di malam hari, tentu saja Anda akan otomatis bangun dan mencari minum. Sekali atau dua kali mungkin hal yang normal
 
Berita Lainnya
Jumat, 16 November 2018 | 15:00:19

Polemik Janji Koalisi, PKS Sarankan Prabowo Temui SBY

Jakarta - PKS menyarankan Ketum Gerindra yang juga capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, bertemu dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Hal ini menyusul kritik SBY terhadap Sekjen
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:56:43

Kubu Humphrey Dukung Prabowo, PPP: Kelompok Ilegal

Jakarta - PPP versi Muktamar Jakarta menyatakan dukunganya kepada capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. PPP kubu Romahurmuziy (Rommy) menyebut PPP yang mendukung Prabow
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:19:38

Gerindra Tepis PAN soal Banyak yang Tak Positif di Kubu Prabowo

JAKARTA - Wasekjen PAN Faldo Maldini mengamini pernyataan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait banyak pihak yang tidak positif di lingkungan capres Prabowo Subianto. Gerindra menepis anggapan tersebut."J
 
Jumat, 16 November 2018 | 11:12:14

Selain SBY-Mega, Fahri Hamzah Juga Tantang Prabowo

JAKARTA - Presiden RI ke-5 dan ke-6, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono mengkritik capres Prabowo Subianto. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai kritik tersebut harus ditanggapi positif oleh
 
Jumat, 16 November 2018 | 11:03:22

Saling Jawab SBY-Sekjen Gerindra, Tim Jokowi: Kubu Prabowo Tak Solid

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya menjawab soal janji kampanye yang disinggung Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Am
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:59:00

Sepakat dengan Mega, PAN Akui Banyak yang Tak Positif di Kubu Prabowo

JAKARTA - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri merasa kasihan dengan capres Prabowo Subianto karena faktor orang-orang yang ada di sekeliling Ketum Partai Gerindra itu. PAN mendukung pernyataan Me
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:45:37

Twit SBY Dianggap Jawab Kegalauan Pendukung Prabowo

JAKARTA - Dua mantan Presiden RI, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyoroti visi misi Prabowo Subianto. Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satri
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:13:38

SBY Kritik Sekjen Gerindra, Fadli Zon: Beda Pendapat Biasa

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bereaksi usai disinggung oleh Sekjen Gerindra Ahmad Muzani terkait janji untuk membantu kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:03:14

SBY-Mega Soroti Visi Misi, PSI: Tamparan ke Prabowo

JAKARTA - Dua mantan Presiden RI, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyoroti visi misi capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. PSI menilai hal itu seolah tamparan untuk K
 
Kamis, 15 November 2018 | 22:41:49

Kampanye di Kubu, Dewi Juliani : Saya Nggak Pandai Berjanji, Amanahkan ke Saya Insya Allah Saya Emban

ROKANHILIR-Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) nomor urut 6 (enam) Dewi Juliani SH mengawali Kampanye Dialogisnya di wilayah Keca
 
Kamis, 15 November 2018 | 16:08:45

Demokrat Anggap Prabowo Punya Tanggung Jawab ke Partai Pengusung Agar Tak Almarhum

JAKARTA - Hubungan Demokrat dan Gerindra tengah tak harmonis. Kedua partai saling menagih janji di Pilpres 2019. Awalnya, Gerindra mengungkit komitmen Ketua Umum Partai Demokrat Susilo
 
Kamis, 15 November 2018 | 15:54:21

Sandiaga Kagumi UMKM Purwakarta, Dedi Mulyadi: Saya Bupati & Jokowi Presidennya

PURWAKARTA - Denyut perekonomian masyarakat di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat melalui sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menangah (UMKM) berkembang pesat sejak beberapa tahun terakhir. Calon Wakil Presiden RI
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:35:17

Panas-Dingin Gerindra-PD, PKS Tetap Yakin 2019 Ganti Presiden

Jakarta - PKS menepis anggapan ada kerenggangan di dalam tubuh koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait saling ungkit janji antara Partai Gerindra dan Partai Demokrat. PKS yakin koalisi tet
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:25:55

Golkar Nilai Dukungan Soetrisno Bachir Bisa Tambah Kekuatan Jokowi

Jakarta - Mantan Ketum PAN Soetrisno Bachir seolah menunjukkan dukungannya kepada petahana Joko Widodo dengan hadir pada peluncuran buku KH Ma'ruf Amin. Dukungan Soetrisno dianggap bisa menambah keku
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:16:36

Demokrat Tagih Janji, Gerindra Siapkan Kampanye Duo Sandi-AHY

Jakarta - Hubungan Partai Gerindra dan Partai Demokrat (PD) sedang panas-dingin gegara janji-janji politik yang kembali diungkit. Partai Gerindra menegaskan semua janji sedang dalam proses dan menyiapkan
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top