Iklan Sosial
 
Jumat, 14 September 2018 | 13:41:29
Politik

Golkar: Debat Capres Bukan Lomba Pidato Bahasa Inggris!

Sebarkan:
Detik.com
Ace Hasan Syadzily
Jakarta - Golkar menanggapi usulan debat bahasa Inggris untuk capres-cawapres dari koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menilai usulan tersebut tak masuk akal.

"Apakah kita mau memilih capres-cawapres Inggris atau Amerika Serikat atau Indonesia? Kita ini mau memilih Presiden Republik Indonesia, bukan memilih Presiden Amerika Serikat yang memang bahasa nasionalnya bahasa Inggris," ujar Ace kepada wartawan, Jumat (14/9/2018).

Menurut Ace, debat capres bukanlah unjuk gigi kemampuan berbahasa. Debat dimaksudkan untuk beradu gagasan, program, visi dan misi para kandidat.

"Bukan seperti lomba pidato bahasa Inggris untuk unjuk gigi kemampuan bahasa. Debat capres-cawapres itu untuk beradu gagasan, program, visi dan misi yang dapat dimengerti seluruh rakyat Indonesia," katanya.

"Tentu dengan bahasa yang mudah dimengerti, gampang dicerna rakyat, konsep yang ditawarkan dapat diterjemahkan ke dalam program yang dapat dilaksanakan," sambung Ace.

Selain itu, kata Ace, debat capres juga bukan sekadar pidato berapi-api yang penuh retorika belaka. Debat capres harus memiliki substansi.

"Bukan menebar pesimisme, tapi selalu melahirkan harapan-harapan bagi rakyat dengan program-program yang konkret dan nyata. Bukan janji-janji yang ternyata pelaksanaannya tidak dapat dilaksanakan," ujarnya.

Ace mengatakan, jika tujuan debat tersebut untuk menunjukkan kemampuan pergaulan internasional Jokowi, hal itu tak perlu dipertanyakan. Sebab, selama ini Jokowi disebut juga telah menunjukkan kepiawaiannya dalam forum internasional.

"Indonesia menjadi anggota Dewan Keamanan PBB, berperan aktif dalam penyelesaian Rohingya, paling depan dalam mendukung kemerdekaan Palestina serta diperhitungkan di antara negara di dunia. Bahkan media internasional mengakui itu," katanya.

"Soal debat bahasa Inggris, tidak perlulah kita menggunakan bahasa Inggris. Nanti kalau ada yang minta baca Alquran dan debat pakai bahasa Arab bagaimana?" imbuh Ace.

Sebelumnya, koalisi Prabowo-Sandiaga mengusulkan format debat capres dan cawapres Pilpres 2019 menggunakan bahasa Inggris. Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan, usulan itu bisa menjadi pertimbangan KPU.

"Boleh juga kali, ya. Ya, makanya hal-hal detail seperti ini perlu didiskusikan," kata Yandri seusai rapat sekjen di Posko Pemenangan PAN, Jl Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/9).


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 14 November 2018 | 17:47:20

Kenali Lebih Dekat Alat Pantau Kamla di SPKKL Aceh

ACEH-Sejumlah pelajar dan taruna dan taruni dari beberapa sekolah dan akademi berkunjung ke SPKKL Aceh untuk melihat dan mengenal lebih dekat tugas yang dijalankan Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan La
Rabu, 14 November 2018 | 16:54:32

Insiden Tembok SD Roboh Makan Korban Jiwa, Ini Komentar Sekolah

PEKANBARU - Peristiwa robohnya tembok SDN 141 Pekanbaru telah memakan korban jiwa dua orang, yakni Yanita Octavilozy dan William Maleaki. Menanggapi hal itu, Komite Sekolah SD Negeri 141 Pekanbaru Rostami
Rabu, 14 November 2018 | 16:44:58

38 Kg Sabu Jaringan Internasional Gagal Beredar, 4 Tersangka Ditangkap

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali berhasil mengagalkan upaya penyelundupan Narkotika narkotika jenis sabu sebanyak 38 kilogram dan 30.000 butir ekstasi di perairan Langsa Aceh. Adapun oper
Rabu, 14 November 2018 | 16:33:08

UAS Ulama Paling Berpengaruh Versi LSI, Habib Rizieq Nomor 5

Jakarta -Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei mengenai ulama yang mempunyai pengaruh elektoral dan imbauannya paling didengarkan masyarakat. LSI menyebut Ada 5 ulama yang paling berpengar
 
Berita Lainnya
Rabu, 14 November 2018 | 15:30:12

Soal Dana Kampanye, Sandiaga: Dulu Pahe Kini Pahese

Bandung - Cawapres Sandiaga Uno mengaku kekurangan dana untuk kampanye di lima bulan tersisa jelang Pilpres 2019. Terutama soal memenuhi kebutuhan pembuatan dan distribusi alat peraga kampanye (
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:54:39

Gerindra Dukung Titiek: Aneh Presiden Banyak Bohong Minta Dua Kali

Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengulas sejumlah janji Presiden Joko Widodo dan berbicara soal orang bohong yang minta dipilih 2 kali. P
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:48:38

Kritik Jokowi, Titiek: Ibu-ibu Uang Rp 50 Ribu Dapat Apa di Pasar?

Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Titiek Soeharto mengulas janji swasembada pangan Jokowi-Jusuf Kalla dalam kampanyenya di Cilegon, Banten. Selain itu, Titiek mengulas soal angka pen
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:40:56

Timses: Prabowo-Sandi Selalu Tobat, Tidak Harus Diumbar-umbar

Jakarta - PSI meminta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bertobat dan hijrah. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyindir balik PSI."Senang adanya imbauan tobat dan hijrah, ajakannya sem
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:26:37

NasDem Jawab Titiek: Era Soeharto Berapa Tahun Baru Swasembada?

Jakarta - Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengulas sejumlah janji Presiden Joko Widodo dan berbicara soal orang bohong yang minta dipilih 2 kali. Partai NasDem menyebut Jokowi tak ber
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:19:04

Maruf Amin Dilaporkan ke Bawaslu Soal Pernyataan Budek-Buta

Jakarta - Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin dilaporkan ke Bawaslu RI terkait pernyataan 'budek-buta' bagi mereka yang tidak bisa melihat prestasi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:08:48

Kampanyekan Prabowo, Titiek: Kami akan Teruskan Program Pak Harto

Cilegon - Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Titiek Soherto mengungkit zaman Orde Baru yang pernah swasembada pangan saat mengampanyekan Prabowo di Cilegon. Keberhasilan swasembada itu sampai mendapat pe
 
Rabu, 14 November 2018 | 13:44:00

Melihat Lagi Janji Jokowi soal Swasembada yang Diulas Titiek

Jakarta - Putri Presiden ke-2 RI Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menganggap Jokowi berbohong soal janji swasembada. Menurut Titiek, Jokowi pernah berjanji akan swasembada padi,
 
Rabu, 14 November 2018 | 13:35:23

Titiek Singgung Jokowi Bohong, Inas: Jangan Cuma Mau Sang Mantan Menang

Jakarta - Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengulas sejumlah janji Presiden Joko Widodo dan berbicara soal orang bohong yang minta dipilih 2 kali. Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir
 
Rabu, 14 November 2018 | 11:39:39

Gerindra Masih Setengah Hati Serahkan Kursi Wagub DKI ke PKS

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan hingga saat ini masih bekerja sendirian. Pasalnya, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih berkutat dalam drama perebutan kursi Wakil
 
Rabu, 14 November 2018 | 11:05:04

Prabowo Dituduh Mobilisasi Anak di 211, Timses: Salah Alamat!

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin melaporkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Bawaslu atas tuduhan memobilisasi massa anak-anak di Aksi Bela Tauhid 211. Timses Prabo
 
Selasa, 13 November 2018 | 16:54:55

Ketua DPD Riau Dukung Jokowi, Sekjen PAN Tegaskan Kader Wajib Dukung Prabowo

JAKARTA - Ketua DPD PAN Provinsi Riau, Irwan Nasir dikabarkan mendukung pasangan capres cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf. Bahkan Irwan dikabarkan datang ke acara deklarasi du
 
Selasa, 13 November 2018 | 16:46:09

Dukung Jokowi-Maruf, Ketua DPD PAN Riau Diminta Bertaubat atau Mundur

RIAU - Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Riau, Irwan Nasir terang-terangan memberi dukungan politiknya untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf. Bahkan Irwan ikut hadir
 
Selasa, 13 November 2018 | 15:37:24

Sepakat dengan Gustika, Meutia Minta Bung Hatta Tak Dipolitisasi

Jakarta - Seruan agar sosok Mohammad Hatta tidak dipolitisasi bukan hanya datang dari cucunya, Gustika Jusuf Hatta namun juga dari anak Bung Hatta, Meutia Hatta. Meutia juga bicara soal sosok Bung H
 
Selasa, 13 November 2018 | 13:50:50

KPU Dumai Pleno DPTHP-2, Pemilih Kota Dumai Bertambah 3.482 Pemilih

DUMAI - KPUD Kota Dumai melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPHTP-2) untuk Pemilu 2019 mendatang pada Senin (12/11/2018).Berdasarkan hasil rapat pleno
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top