Iklan Sosial
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:33:47
Politik

Presiden Jokowi: Ada momentum anak bangsa menyingkirkan perbedaan politik

Sebarkan:
Merdeka.com
Jokowi pidato kenegaraan.
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI. Pada kesempatan itu, Jokowi, sapaannya, menegaskan ada momentum dimana perbedaan politik, perbedaan suku, agama maupun golongan harus disingkirkan.

"Esok hari, kita, bangsa Indonesia, merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-73. Sebuah momentum untuk mengingat kembali semangat persatuan Indonesia yang telah dibuktikan oleh para pendiri bangsa, para perintis, dan para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Saat itu, semua anak-anak bangsa menyingkirkan perbedaan politik, perbedaan suku, perbedaan agama ataupun golongan hanya untuk mewujudkan Indonesia merdeka," tegas Jokowi di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI Senayan, Jakarta, Kamis (16/8).

Perbedaan, lanjutnya, bukan menjadi penghalang para pejuang kemerdekaan untuk bersatu.

Dengan persatuan akan muncul energi yang maha-dahsyat untuk menggerakkan seluruh tenaga, pikiran, dan juga tetesan keringat untuk Indonesia merdeka. Dengan persatuan Indonesia itu, para pejuang kemerdekaan menemukan solidaritas, kepedulian, dan juga semangat berbagi antarsesama anak bangsa.

Selain itu juga solidaritas, peduli, dan berbagi antarsesama saudara, satu bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air.

"Kini, setelah 73 tahun merdeka, kita harus melanjutkan elan semangat para pejuang kemerdekaan itu untuk bekerja nyata mengisi kemerdekaan, untuk bekerja nyata memenuhi janji-janji kemerdekaan, dan untuk bekerja nyata mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Pada kesempatan itu, hadir Wapres JK dan Mufidah Kalla, Ketua, para Wakil Ketua dan para Anggota MPR RI, Ketua, para Wakil Ketua, dan para Anggota Lembaga-Lembaga Negara, para Menteri Kabinet Kerja dan Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian, BJ Habibie, Presiden Republik Indonesia Ketiga, dan Megawati Soekarnoputri, Presiden Republik Indonesia Kelima. Hadir pula Mantan Wapres Try Sutrisno serta Boediono.


(merdeka.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 15 November 2018 | 11:18:38

Samsung Akan Adopsi Pembagian Memori Eksternal Lewat Android Pie

Jakarta - Fungsi membagi memori eksternal untuk keperluan memperluas kapasitas memori internel sudah lama dihadirkan Google di Android, tepatnya di Android Marshmallow. Dengan cara ini, pengguna tidak
Kamis, 15 November 2018 | 11:12:01

Bakamla SPKKL Karangasem Ajak Warga Bersihkan Pantai Ujung

KARANGASEM - Bina Kreasi Maritim Bakamla di Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bali diwujudkan dengan mengajak masyarakat maritim di wilayah Perairan Pantai Ujung, Kecamatan Karangas
Kamis, 15 November 2018 | 10:57:42

Mahasiswa IPB Rebut Gelar Juara di Kompetisi Tingkat ASEAN

JAKARTA - Tiga tim mahasiswa dari Departemen Ilmu Teknologi Pangan (ITP) Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil merebut berbagai gelar juara dalam Food Product Development Competition (FPDC) di Jakarta I
Kamis, 15 November 2018 | 10:55:12

Jangan Instal Aplikasi Call Recorder Ini di Android, Mengapa?

Jakarta - Sebuah aplikasi call recorder atau perekaman panggilan yang terinfeksi malware trojan ditemukan oleh peneliti keamanan Lukas Stefanko di toko aplikasi Google Play Store. Aplikasi perekaman pang
 
Berita Lainnya
Kamis, 15 November 2018 | 10:27:29

Diminta Minta Maaf ke Keluarga Pendiri NU, Timses: Sandi Pasti Mau

Jakarta - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj menyarankan Sandiaga Uno meminta maaf kepada pihak keluarga karena melangkahi makam KH Bisri Syansuri. Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandiaga, Dahnil
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:30:12

Soal Dana Kampanye, Sandiaga: Dulu Pahe Kini Pahese

Bandung - Cawapres Sandiaga Uno mengaku kekurangan dana untuk kampanye di lima bulan tersisa jelang Pilpres 2019. Terutama soal memenuhi kebutuhan pembuatan dan distribusi alat peraga kampanye (
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:54:39

Gerindra Dukung Titiek: Aneh Presiden Banyak Bohong Minta Dua Kali

Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengulas sejumlah janji Presiden Joko Widodo dan berbicara soal orang bohong yang minta dipilih 2 kali. P
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:48:38

Kritik Jokowi, Titiek: Ibu-ibu Uang Rp 50 Ribu Dapat Apa di Pasar?

Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Titiek Soeharto mengulas janji swasembada pangan Jokowi-Jusuf Kalla dalam kampanyenya di Cilegon, Banten. Selain itu, Titiek mengulas soal angka pen
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:40:56

Timses: Prabowo-Sandi Selalu Tobat, Tidak Harus Diumbar-umbar

Jakarta - PSI meminta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bertobat dan hijrah. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyindir balik PSI."Senang adanya imbauan tobat dan hijrah, ajakannya sem
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:26:37

NasDem Jawab Titiek: Era Soeharto Berapa Tahun Baru Swasembada?

Jakarta - Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengulas sejumlah janji Presiden Joko Widodo dan berbicara soal orang bohong yang minta dipilih 2 kali. Partai NasDem menyebut Jokowi tak ber
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:19:04

Maruf Amin Dilaporkan ke Bawaslu Soal Pernyataan Budek-Buta

Jakarta - Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin dilaporkan ke Bawaslu RI terkait pernyataan 'budek-buta' bagi mereka yang tidak bisa melihat prestasi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:08:48

Kampanyekan Prabowo, Titiek: Kami akan Teruskan Program Pak Harto

Cilegon - Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Titiek Soherto mengungkit zaman Orde Baru yang pernah swasembada pangan saat mengampanyekan Prabowo di Cilegon. Keberhasilan swasembada itu sampai mendapat pe
 
Rabu, 14 November 2018 | 13:44:00

Melihat Lagi Janji Jokowi soal Swasembada yang Diulas Titiek

Jakarta - Putri Presiden ke-2 RI Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menganggap Jokowi berbohong soal janji swasembada. Menurut Titiek, Jokowi pernah berjanji akan swasembada padi,
 
Rabu, 14 November 2018 | 13:35:23

Titiek Singgung Jokowi Bohong, Inas: Jangan Cuma Mau Sang Mantan Menang

Jakarta - Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengulas sejumlah janji Presiden Joko Widodo dan berbicara soal orang bohong yang minta dipilih 2 kali. Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir
 
Rabu, 14 November 2018 | 11:39:39

Gerindra Masih Setengah Hati Serahkan Kursi Wagub DKI ke PKS

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan hingga saat ini masih bekerja sendirian. Pasalnya, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih berkutat dalam drama perebutan kursi Wakil
 
Rabu, 14 November 2018 | 11:05:04

Prabowo Dituduh Mobilisasi Anak di 211, Timses: Salah Alamat!

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin melaporkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Bawaslu atas tuduhan memobilisasi massa anak-anak di Aksi Bela Tauhid 211. Timses Prabo
 
Selasa, 13 November 2018 | 16:54:55

Ketua DPD Riau Dukung Jokowi, Sekjen PAN Tegaskan Kader Wajib Dukung Prabowo

JAKARTA - Ketua DPD PAN Provinsi Riau, Irwan Nasir dikabarkan mendukung pasangan capres cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf. Bahkan Irwan dikabarkan datang ke acara deklarasi du
 
Selasa, 13 November 2018 | 16:46:09

Dukung Jokowi-Maruf, Ketua DPD PAN Riau Diminta Bertaubat atau Mundur

RIAU - Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Riau, Irwan Nasir terang-terangan memberi dukungan politiknya untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf. Bahkan Irwan ikut hadir
 
Selasa, 13 November 2018 | 15:37:24

Sepakat dengan Gustika, Meutia Minta Bung Hatta Tak Dipolitisasi

Jakarta - Seruan agar sosok Mohammad Hatta tidak dipolitisasi bukan hanya datang dari cucunya, Gustika Jusuf Hatta namun juga dari anak Bung Hatta, Meutia Hatta. Meutia juga bicara soal sosok Bung H
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top