Iklan Sosial
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:42:04
Politik

Mahfud MD: Saya tersinggung pernyataan Rommy

Sebarkan:
Liputan6.com
Mahfud MD.

JAKARTA - Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menegaskan sudah tak mempersoalkan terkait namanya batal menjadi pendamping Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang. Namun, Mahfud mengaku tersinggung dengan ucapan ketum PPP Romahurmuziy perihal batalnya ia menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi.

"Saya sedikit tersinggung justru pernyataan ketua PPP Rommy begitu keluar dari ruangan (deklarasi) itu dia bilang Pak Mahfud tuh kan maunya sendiri katanya bikin baju sendiri siapa yang nyuruh itu saya agak tersinggung," kata Mahfud, dalam acara Indonesia Lawyers Club tvOne, Selasa (14/8) malam.

Padahal, kata Mahfud, sehari sebelum pengumuman nama pendamping Jokowi, Rommy mengatakan bahwa namanya sudah final dipilih jadi cawapres. Hal itu dikatakan Rommy saat bertemu di kediamannya setelah meminta melakukan pertemuan melalui Sekjen PPP Arsul Sani.

"Jadi dia ke rumah saya hari Jumat dua minggu lalu. Dia memberitahu menyebut penyebutan nama 10 itu memang betul Rommy dapat dari pak Jokowi dan itu betul dari pak Jokowi. Kenapa dia sebut di situ, disebut ada Ma'ruf Amin ada Din Syamsyudin, kenapa ada nama Din Syamsudin karena titipan dari halal bihal di Muhammadiyah kata Rommy agar disebut satu nama. Masa NU semua lalu ada pak Mahfud ini ini gitu," beber Mahfud.

Dia pun bingung dengan pernyataan Rommy yang menyebutnya menginisiasi sendiri agar dipilih menjadi cawapres Jokowi. Padahal sejak awal Rommy terang-terangan menyatakan mendukungnya.

"Nah jadi Rommy sejak awal sudah ke saya bahkan sehari sebelumnya itu saya sudah komunikasi dengan Monoarfa, pak Mahfud saya bersama Rommy sudah menghadap presiden dan Rommy mengatakan kalau lawan pasangannya Prabowo itu Salim Segaf nanti lawannya pak Mahfud. Kalo pasangannya Prabowo itu AHY sama-sama millenial cawapresnya Rommy, gitu. Tapi sudah tahu dia kalo pak Jokowi memilih saya," kata Mahfud.

Dia pun heran dengan pernyataan Rommy tersebut. Kendati begitu, Mahfud mengaku tak dendam kepada Rommy.

"Saya ingatkan saja, mas Anda ini kok ngomongnya beda dengan yang waktu ketemu saya. Jangan main-mainlah," kata Mahfud kepada Rommy.



(merdeka.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 19 September 2018 | 10:09:37

Presiden Barcelona Sesalkan Kepergian Ronaldo dari Madrid

BARCELONA ? Hengkangnya megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, ke Juventus pada bursa transfer musim panas 2018 nyatanya menjadi sesuatu yang disesalkan oleh Presiden Barcelona, Josep Bartomeu. Pasal
Rabu, 19 September 2018 | 10:05:56

Buruan Simak! Ini Tata Cara Pendaftaran CPNS 2018

Jakarta - Pemerintah akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 pada Rabu, (19/9/2018). Salah satu Kementerian yang dipastikan akan membuka pendaftaran CPNS 2018 ialah Kementerian Badan
Rabu, 19 September 2018 | 10:02:37

Klopp Akui Liverpool Kerepotan Hadapi Neymar dan Di Maria

LIVERPOOL ? Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengaku tidak mudah menaklukkan Paris Saint-Germain (PSG) di laga perdana Grup C Liga Champions 2018-2019 yang berlangsung di Stadion Anfield, Rabu (19/9/2018)
Rabu, 19 September 2018 | 09:58:03

Kemendagri Sudah Serahkan Kepada Pemkab Rohul Permendagri Tapal Batas Riau-Sumatera Utara

ROKANHULU - Setelah sekitar 20 tahun permasalahan tapal batas antara Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau dengan Kabupaten Padang Lawas (Palas), Padang Lawas Utara (Paluta) Provinsi Sumatera Utara (
 
Berita Lainnya
Selasa, 18 September 2018 | 16:05:57

Permabudhi Doakan Jokowi 2 Periode

Jakarta - Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) mendoakan Joko Widodo (Jokowi) kembali terpilih di Pilpres 2019. Jokowi dinilai layak memimpin 2 periode karena kinerjanya terbukti."Kami menyaksikan i
 
Selasa, 18 September 2018 | 14:59:38

PD Tanggapi Hanura: SBY Tak Sembunyi tapi Tepuk Dada di Hadapan Lawan

Jakarta - Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menyebut Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memilih bersembunyi di balik foto Kepala KSP Moeldoko dibanding menuntaskan tudingan A
 
Selasa, 18 September 2018 | 11:46:52

PSI Desak Anies Tolak M Taufik Jadi Wagub DKI

Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengkritik keras Partai Gerindra karena mengusulkan nama M Taufik sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. Ketua DPP PSI Tsamara Amany mendes
 
Selasa, 18 September 2018 | 11:41:14

PKS: Pujian SBY ke Jokowi Tak Harus Diartikan Main Dua Kaki

Jakarta - Pujian Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kinerja Presiden Joko Widodo dinilai PKS sebagai hal wajar. PKS menyebut ungkapan itu tak harus dimaknai PD berma
 
Selasa, 18 September 2018 | 10:26:13

PKB Akan Polisikan Ustaz Yahya Waloni karena Menghina Megawati, Maruf dan TGB

JAKARTA - Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menegaskan, pihaknya bakal mempolisikan Ustaz Yahya Waloni lantaran telah menghina Ma'ruf Amin, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati
 
Selasa, 18 September 2018 | 10:07:58

SBY Terharu Masyarakat Masih Mengingatnya Ketika Jadi Presiden

Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, rakyat masih mengingatnya sebagai Presiden keenam RI. Ia pun merasa terharu ketika bertemu masyarakat dan masih mengingat ki
 
Senin, 17 September 2018 | 15:59:03

Timses Jokowi: Kami Takkan Hasilkan Kader-kader Kardus!

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyebut relawan dan unsur-unsur dalam timses akan bekerja secara militan. Timses Jokowi menjamin tidak akan mencetak kader-kader
 
Senin, 17 September 2018 | 15:55:48

Gerindra Masih Buka Peluang Eks Napi Korupsi Jadi Caleg

Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan partainya masih membuka peluang untuk mencalonkan kadernya yang menyandang status mantan narapidana korupsi menjadi calon legislatif (caleg)
 
Senin, 17 September 2018 | 15:49:21

Pemberitaan Asia Sentinel Menyudutkan SBY, Sekjen Demokrat Bilang Ada yang Menunggangi

JAKARTA - Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menyebut munculnya artikel Asia Sentinel lantaran ada yang menunggangi jelang perhelatan politik seperti Pileg dan Pilpres di 2019 mendatang. Sebab, pember
 
Senin, 17 September 2018 | 15:18:45

Demokrat: SBY Selalu Jadi Sasaran Empuk untuk Digebukkin

JAKARTA - Partai Demokrat merasa ada pihak yang tak senang dengan eksistensi Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di dalam dunia politik Tanah Air. Hal itu terlihat dari kemunculan artikel di Asia Se
 
Senin, 17 September 2018 | 15:09:05

Timses Jokowi: Urusan Pecah Belah Itu Keahlian yang di Sana

Jakarta - Tim sukses Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menanggapi pernyataan GNPF Ulama soal memilih cawapres ulama sama saja memecah belah umat. Timses Jokowi menegaskan tidak punya keahlian un
 
Senin, 17 September 2018 | 15:06:02

Ijtimak dukung Prabowo, PDIP klaim Jokowi sudah jalankan program keumatan

JAKARTA - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan Joko Widodo (Jokowi) telah menjalankan pakta integritas seperti yang diteken bersama pasangan Prabowo-Sandiaga tanpa d
 
Senin, 17 September 2018 | 11:00:06

Ijtimak Ulama II Dukung Prabowo, PKB: Representasinya Kecil

Jakarta - Ijtimak Ulama II menghasilkan keputusan mendukung bakal capres-cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. PKB menilai GNPF-U merupakan kelompok kecil yang tak mewakili ulama se-Indonesia."Sa
 
Minggu, 16 September 2018 | 17:43:11

Bawaslu Temukan 746 DPT Ganda Pileg dan Pilpres Tahun 2019, KPU Rohul Langsung Bersihkan

ROKANHULU - Hiruk Pikuk elit politik nasional, soal tidak akuratnya data pemilih Pemilu 2019, serta kecurigaan masih banyaknya pemilih ganda yang masuk dalam pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) di seluruh Indonesia
 
Sabtu, 15 September 2018 | 11:29:21

Loncatan Mengejutkan Ridwan Kamil

Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuat loncatan politik. Dari semula mendukung Prabowo Subianto, kini Ridwan Kamil mendukung Joko Widodo (Jokowi).Pria 46 tahun ini semula diusung Gerindra saat m
 
 
 
Terpopuler

2

15 Sep 2018 09:58 | 257 views
Politik
Bawaslu Rohil Berkunjung, Ini Sambutan Cutra Andika

3

15 Sep 2018 10:02 | 198 views
Politik
Jaka Abdillah Apresiasi Langkah Konkrit Partai Hanura

4

15 Sep 2018 11:29 | 131 views
Politik
Loncatan Mengejutkan Ridwan Kamil

5

17 Sep 2018 15:18 | 128 views
Politik
Demokrat: SBY Selalu Jadi Sasaran Empuk untuk Digebukkin
 
 
 
 
 
 
Top