Iklan Sosial
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 16:39:12
Politik

Tjahjo hingga Pramono Dilarang Jokowi Nyaleg, Ini Alasannya

Sebarkan:
Sekretaris Kabinet Pramono Anung
Jakarta - Tak semua menteri Kabinet Kerja yang mengajukan diri menjadi calon anggota legislatif mendapat restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ada juga beberapa menteri yang dilarang.

Menteri yang dilarang tersebut yakni Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Alasanya, pekerjaan menteri itu tidak mungkin untuk ditinggalkan, terlebih Menteri Dalam Negeri yang merupakan mitra dari KPU dan Bawaslu dan bersentuhan langsung dengan Pemilu 2019.

"Memang ada beberapa menteri yang memang tidak diizinkan, seperti Menteri Dalam Negeri, saya sendiri. Karena memang tugas sehari-hari memang tidak memungkinkan untuk ditinggalkan, karena kan Sesneg, Seskab itu kan melekat dengan Presiden. Kemudian juga Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, itu adalah portfolio yang susah untuk ditinggalkan," kata Pramono Anung saat ditemui di kantornya, Gedung Sekretariat Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018).

Sementara itu, bagi yang diizinkan nyaleg, kata Pramono, diyakini tidak akan mengganggu kinerja. Sebab mereka hanya diberi waktu untuk sosialisasi di dapil pada Sabtu dan Minggu saja.

"Kenapa menteri itu Sabtu-Minggu cukup? Misalnya Jumat sore, Sabtu dan Minggu, karena mereka kan kebanyakan sudah dikenal di dapilnya. Apalagi yang maju ini mereka sebelumnya sudah pernah maju di periode sebelumnya. Bahkan ada yang sudah tiga kali, dan minimum dua kali. Sehingga dengan demikian, kalau di internal PDIP seperti Mbak Puan, Pak Yasonna Laoly itu memang diizinkan," katanya.

Pramono menambahkan, Jokowi juga telah menegaskan kepada menteri yang nyaleg agar tidak melalaikan tanggung jawabnya sebagai menteri.

"Karena UU mengatur hanya dengan cuti, tidak akan mempengaruhi performance kinerja, tanggung jawab, apalagi sekarang sudah memasuki pekerjaan yang di akhir dari pemerintahan ini satu tahun ke depan, sehingga performance itu malah harus ditingkatkan lebih baik," jelasnya.

Beberapa menteri yang sudah diketahui akan menjadi caleg di antaranya, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Selain itu, ada juga tiga menteri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Untuk diketahui, saat ini di Kabinet Kerja ada tiga menteri dari PKB, yakni Menpora Imam Nahrawi, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo.

Sementara itu, Pramono mengatakan menteri yang berasal dari NasDem tidak ada yang mengajukan untuk menjadi caleg ke Jokowi.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 16 Agustus 2018 | 20:04:14

PD.BPR Gemilang Indragiri Hilir Mendapatkan penghargaan "BPR AWARDS 2018"dari Info Bank

YOGYAKARTA - Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Daerah (BPR) Gemilang mendapatkan penghargaan dengan predikat "sangat bagus" atas kinerja keuangan selama tahun 2017. Penghargaan yang diberikan bertempat
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:54:25

Camat Keritang Kukuhkan 25 Anggota Paskibra 2018

KERITANG - Camat Keritang Hady Rahman, S. Sos, M. Si didampingi oleh Kapolsek Keritang AKP. Lasarus Sinaga dan Danposramil Keritang Serda Busri mengukuhkan 25 orang pelajar SMA/sederajat menjadi anggota Pasukan
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:43:43

Tidak Terima Pemberitaan Di Salah Satu Media, Kamarudin Pilih Jalur Hukum

SIAK- Terkait salah satu Media di Riau yang diduga memberitakan hoax tentang Penghulu Kampung Sabak Permai, yang bermain anggaran. Tampaknya akan berbuntut panjang. Pasalnya,  Kamarudin Penghulu Sabak Perm
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:13:33

Bakar Lahan, Dua Pemuda Satu Kakek Tua Dibekuk Polres Rohil

ROKANHILIR-Jajaran Polres Rohil Kamis 16 Agustus 2018 sekitar pukul 10.00 Wib menggelar pers rilis dua perkara kasus kebakaran lahan dan hutan (karlahut) di wilayah hukum Kabupaten Rokan Hilir yang terjadi sela
 
Berita Lainnya
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:37:58

Tifatul Puji Pidato Jokowi, Tapi Singgung Keluhan Emak-emak

Jakarta - Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Tifatul Sembiring memuji pidato yang disampaikan Presiden Jokowi. Terutama saat disampaikan soal infrastruktur."Saya menyoroti khususnya pembangunan infrastruktur ya. S
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:43:55

Jokowi: Pemerintah Berupaya Selesaikan Kasus HAM Masa Lalu

Jakarta - Presiden Jokowi menyinggung kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di masa lalu dalam pidato HUT ke-73 RI di DPR. Jokowi menegaskan, kasus HAM masa lalu akan diselesaikan."Pemerintah
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:33:47

Presiden Jokowi: Ada momentum anak bangsa menyingkirkan perbedaan politik

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI. Pada kesempatan itu, Jokowi, sapaannya, menegaskan ada momentum dimana perbedaan politik, perbedaan suku, agama mau
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:18:20

Bicara Pemilu, Ketua MPR: Pilihan Boleh Beda, Merah Putih Tetap Sama

Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan berbicara soal Pileg dan Pilpres 2019. Dia mengingatkan agar tetap mendahulukan persatuan bangsa dibanding pilihan capres-cawapres."Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Pr
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:01:09

Jokowi Ingin MPR dan BPIP Mereaktualisasi Pancasila

Jakarta - Presiden Jokowi menyinggung pentingnya Pancasila sebagai ideologi negara direvitalisasi. Dia pun memuji MPR yang konsisten mengawal ideologi Pancasila."MPR juga terus melanjutkan upaya revital
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:38:12

DPR Jamin Tak Ada Doa Politik di Sidang Paripurna Tahun Ini

Jakarta - Beberapa tahun belakangan, doa di sidang tahunan MPR-DPR diselipkan pesan-pesan politik. Tahun ini, DPR menjanjikan tak akan ada doa semacam itu. "Saya jamin nggak ada doa politik," ujar Sekjen PP
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:26:24

Cak Imin Bantah Ancam Jokowi Jika Pilih Mahfud MD

JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meluruskan soal pihaknya yang dinilai mengancam Joko Widodo (Jokowi) akan menarik dukungan jika tetap memilih Ma
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:40:53

Ketum PAN nilai secara etika Maruf Amin harus mundur dari ketua MUI

JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengomentari adanya desakan mundur pada Ketua Majelis Ulama Indonesia."Etikanya begitu (mundur). Ya kan," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, S
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:02:47

Asman Abnur Diganti, Ketum PAN Puji Syafruddin

Jakarta - Syafruddin resmi dilantik menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggantikan Asman Abnur. PAN, partai Asman berna
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 13:45:58

Mahfud Md Bongkar Manuver Maruf Amin, PPP: Itu Gimmick Politik

JAKARTA - Mahfud Md membongkar manuver Ma'ruf Amin memerintahkan PBNU untuk meninggalkan Jokowi di Pilpres 2019 jika Kader NU tak dipilih sebagai cawapres. PPP menilai hal itu hanya gimmick politik."Kami
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:42:04

Mahfud MD: Saya tersinggung pernyataan Rommy

JAKARTA - Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menegaskan sudah tak mempersoalkan terkait namanya batal menjadi pendamping Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang. Namun, Mahfud mengaku tersinggung
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:37:20

Mahfud Md Bongkar Manuver Maruf Amin di Balik Kegagalan Cawapres

JAKARTA - Mahfud Md buka-bukaan soal cerita di balik kegagalan dirinya menjadi cawapres untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi). Mahfud Md 'dijegal' lewat 'label' kader NU termasuk ad
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 16:01:42

Jokowi Minta Penerapan B20 dan Komponen Lokal Dipercepat

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh jajaran pejabat kabinet kerja untuk segera mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang mampu menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Am
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 15:44:26

JK Beri Sinyal Ada Perombakan Kabinet Usai PAN Dukung Prabowo-Sandi

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi sinyal akan ada perombakan kabinet usai Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Meski demik
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 14:24:11

Dipuji Istana, Asman Abnur: Saya Tak Mau Jadi Beban Jokowi

JAKARTA - MenPANRB Asman Abnur meminta diperkenankan mundur dari Kabinet Kerja. Ia tak mau menjadi beban bagi Presiden Joko Widodo karena partainya, PAN memutuskan mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di P
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top