Iklan Sosial
 
Rabu, 11 Juli 2018 | 16:08:09
Politik

Demokrat Tak Percaya TGB Ajukan Permintaan Bertemu SBY

Sebarkan:
Detik.com
Tuan Guru Bajang.
Jakarta - Gubernur NTB TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) mengaku sudah sejak akhir Mei meminta waktu bertemu dengan Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). PD setengah tak percaya dengan pernyataan TGB.

"Saya agak heran dan setengah tidak percaya dengan yang disampaikan tersebut. Makanya perlu dijelaskan minta ketemunya lewat siapa? Karena dari Mei kan Pak SBY sibuk keliling daerah konsolidasi partai dan kampanye pilkada," ujar Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean saat dihubungi, Rabu (11/7/2018).

Ferdinand mengaku selalu menemani kunjungan SBY ke daerah. Dia menyebut tak ada permintaan TGB itu.

"Kami selalu mendampingi Pak SBY selama ke daerah dan tidak pernah ada pembicaraan bahwa TGB minta waktu. Mungkin saja kami tidak tahu," ucapnya.

Ferdinand meminta TGB menjelaskan soal permintaan bertemu SBY sejak Mei itu. Dia meminta TGB menyebut nama perantara.

"Tapi mungkin perlu dijelaskan minta ketemunya lewat siapa. Secara partai, ada salurannya, lewat Sekjen Partai atau jika pribadi bisa langsung ke ajudan atau staf Pak SBY. Dan semua itu bisa diakses oleh TGB dengan mudah," katanya.

Menurut Ferdinand, SBY sosok yang sangat demokratis. Dia yakin SBY mau menerima TGB andai diminta.

"Pak SBY orang yang terbuka dengan diskusi dan menerima kadernya. Saya belum pernah dengan ada permintaan seperti ini berbulan-bulan tidak ada jawaban. Jadi agak aneh," sebut Ferdinand.

"Saya sendiri beberapa kali komunikasi langsung, dengan saya lewat WA. Tidak pernah menyinggung permintaan pertemuan TGB dengan SBY," imbuhnya.

Sebelumnya, TGB mengaku sudah meminta waktu bertemu Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Namun hingga saat ini keinginan anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat itu bertemu SBY belum terealisasi.

TGB--yang juga anggota Majelis Tinggi PD--berencana membahas sejumlah hal dengan SBY. Salah satunya terkait pernyataan dukungannya terhadap Joko Widodo (Jokowi) untuk menjabat 2 periode.

"Saya sudah minta waktu ketemu Beliau sejak akhir bulan Mei," ujar TGB kepada wartawan usai mengisi diskusi di aula pertemuan ICMI, Jl Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, hari ini.

(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 16 November 2018 | 10:28:56

Mencekamnya Mamasa Sulbar, 61 Kali Gempa dalam 10 Jam

Mamasa - Rentetan gempa bumi terus mengguncang Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Setidaknya, sepanjang hari ini, gempa bumi telah mengguncang Mamasa sebanyak 61 kali. BMKG dalam tabel Distribusi
Jumat, 16 November 2018 | 10:25:15

Mandi di Lokasi Banjir, Bocah 7 Tahun Tewas Diterkam Buaya

RokanHulu - Rahmad (7) warga Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau tewas diterkam buaya. Korban hanya mandi di depan teras rumahnya yang lagi banjir."Korban a
Jumat, 16 November 2018 | 10:23:17

Kalah dari Kroasia, Enrique: Sepakbola Tidak Adil bagi Spanyol

ZAGREB - Tim Nasional (Timnas) Spanyol kalah dramatis 2-3 dari Kroasia pada laga lanjutan Grup 4 UEFA Nations League (UNL) A, di Stadion Maksimir, Zagreb, Jumat (16/11/2018), dini hari WIB. Akibat kekalah
Jumat, 16 November 2018 | 10:13:38

SBY Kritik Sekjen Gerindra, Fadli Zon: Beda Pendapat Biasa

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bereaksi usai disinggung oleh Sekjen Gerindra Ahmad Muzani terkait janji untuk membantu kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
 
Berita Lainnya
Jumat, 16 November 2018 | 10:13:38

SBY Kritik Sekjen Gerindra, Fadli Zon: Beda Pendapat Biasa

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bereaksi usai disinggung oleh Sekjen Gerindra Ahmad Muzani terkait janji untuk membantu kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:03:14

SBY-Mega Soroti Visi Misi, PSI: Tamparan ke Prabowo

JAKARTA - Dua mantan Presiden RI, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyoroti visi misi capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. PSI menilai hal itu seolah tamparan untuk K
 
Kamis, 15 November 2018 | 22:41:49

Kampanye di Kubu, Dewi Juliani : Saya Nggak Pandai Berjanji, Amanahkan ke Saya Insya Allah Saya Emban

ROKANHILIR-Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) nomor urut 6 (enam) Dewi Juliani SH mengawali Kampanye Dialogisnya di wilayah Keca
 
Kamis, 15 November 2018 | 16:08:45

Demokrat Anggap Prabowo Punya Tanggung Jawab ke Partai Pengusung Agar Tak Almarhum

JAKARTA - Hubungan Demokrat dan Gerindra tengah tak harmonis. Kedua partai saling menagih janji di Pilpres 2019. Awalnya, Gerindra mengungkit komitmen Ketua Umum Partai Demokrat Susilo
 
Kamis, 15 November 2018 | 15:54:21

Sandiaga Kagumi UMKM Purwakarta, Dedi Mulyadi: Saya Bupati & Jokowi Presidennya

PURWAKARTA - Denyut perekonomian masyarakat di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat melalui sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menangah (UMKM) berkembang pesat sejak beberapa tahun terakhir. Calon Wakil Presiden RI
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:35:17

Panas-Dingin Gerindra-PD, PKS Tetap Yakin 2019 Ganti Presiden

Jakarta - PKS menepis anggapan ada kerenggangan di dalam tubuh koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait saling ungkit janji antara Partai Gerindra dan Partai Demokrat. PKS yakin koalisi tet
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:25:55

Golkar Nilai Dukungan Soetrisno Bachir Bisa Tambah Kekuatan Jokowi

Jakarta - Mantan Ketum PAN Soetrisno Bachir seolah menunjukkan dukungannya kepada petahana Joko Widodo dengan hadir pada peluncuran buku KH Ma'ruf Amin. Dukungan Soetrisno dianggap bisa menambah keku
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:16:36

Demokrat Tagih Janji, Gerindra Siapkan Kampanye Duo Sandi-AHY

Jakarta - Hubungan Partai Gerindra dan Partai Demokrat (PD) sedang panas-dingin gegara janji-janji politik yang kembali diungkit. Partai Gerindra menegaskan semua janji sedang dalam proses dan menyiapkan
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:03:24

Pengaruh Rizieq Turun versi LSI, Golkar: Bangsa Ingin Suasana Soft

Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menilai pengaruh imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab sudah berkurang lantaran masalah hukum. Partai Golkar menilai hal tersebut ka
 
Kamis, 15 November 2018 | 10:27:29

Diminta Minta Maaf ke Keluarga Pendiri NU, Timses: Sandi Pasti Mau

Jakarta - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj menyarankan Sandiaga Uno meminta maaf kepada pihak keluarga karena melangkahi makam KH Bisri Syansuri. Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandiaga, Dahnil
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:30:12

Soal Dana Kampanye, Sandiaga: Dulu Pahe Kini Pahese

Bandung - Cawapres Sandiaga Uno mengaku kekurangan dana untuk kampanye di lima bulan tersisa jelang Pilpres 2019. Terutama soal memenuhi kebutuhan pembuatan dan distribusi alat peraga kampanye (
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:54:39

Gerindra Dukung Titiek: Aneh Presiden Banyak Bohong Minta Dua Kali

Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengulas sejumlah janji Presiden Joko Widodo dan berbicara soal orang bohong yang minta dipilih 2 kali. P
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:48:38

Kritik Jokowi, Titiek: Ibu-ibu Uang Rp 50 Ribu Dapat Apa di Pasar?

Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Titiek Soeharto mengulas janji swasembada pangan Jokowi-Jusuf Kalla dalam kampanyenya di Cilegon, Banten. Selain itu, Titiek mengulas soal angka pen
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:40:56

Timses: Prabowo-Sandi Selalu Tobat, Tidak Harus Diumbar-umbar

Jakarta - PSI meminta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bertobat dan hijrah. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyindir balik PSI."Senang adanya imbauan tobat dan hijrah, ajakannya sem
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:26:37

NasDem Jawab Titiek: Era Soeharto Berapa Tahun Baru Swasembada?

Jakarta - Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengulas sejumlah janji Presiden Joko Widodo dan berbicara soal orang bohong yang minta dipilih 2 kali. Partai NasDem menyebut Jokowi tak ber
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top