Iklan Sosial
 
Sabtu, 7 Juli 2018 | 15:06:07
Politikp

Gerindra: Daripada Komentari Prabowo, PDIP Umumkan Saja Cawapres Jokowi

Sebarkan:
Detik.com
Ketua DPP Gerindra Andre Rosiade
Jakarta - Ketua DPP Gerindra Andre Rosiade meminta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tak mengomentari koalisi yang diusung Prabowo Subianto. Lebih baik, PDIP segera mengumumkan cawapres pendamping Jokowi.

"Untuk Mas Hasto, daripada mengomentari koalisi Pak Prabowo, lebih baik segera saja umumkan siapa cawapresnya Pak Jokowi," ucap Andre kepada wartawan, Sabtu (7/7/2018).

Dalam berbagai survei, elektabilitas Jokowi sebagai capres lebih unggul. Namun, menurut Andre, nama cawapres juga masih belum diumumkan koalisi pengusung Jokowi.

"Kan katanya surveinya udah tinggi, katanya koalisinya udah solid, katanya kriteria cawapresnya udah ada, bahkan namanya udah ada di kantong," kata Andre.

Andre menduga pengumuman nama cawapres Jokowi belum muncul lantaran partai politik pengusung menolak usulan PDIP. Usulan itu adalah Menko PMK Puan Maharani dan Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan.

"Kenapa kok belum diumumkan juga? Atau belum diumumkan karena parpol koalisi Pak Jokowi menolak usulan cawapresnya PDIP, seperti Pak BG atau Mbak Puan?" jelas dia.

Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut urusan cawapres pendamping Jokowi tinggal menunggu waktu yang tepat. Syarat pencalonan di pilpres sudah dikantongi dengan dukungan parpol koalisi.

"Kalau cawapres nanti pada saat yang tepat, yang lain saja masih belum jelas siapa capresnya, kalau kita kan jelas," kata Hasto saat dihubungi, Sabtu (7/7).

Koalisi pengusung Jokowi, kata Hasto, tidak terpengaruh oleh pergerakan politik yang dilakukan parpol lain. Penjajakan koalisi yang dilakukan lewat Prabowo, menurut Hasto, dinilai wajar karena belum ada kesepakatan soal pilpres.

"Nggak apa-apa (pertemuan lintas parpol, red) karena syarat kursinya belum memenuhi ketentuan. Kalau dilakukan lobi-lobi politik wajar (karena) hanya Pak Jokowi yang memenuhi ketentuan jumlah kursi di DPR dan perolehan suara," imbuhnya.

(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:40:20

Anggaran Belanja Barang Rp 34 Triliun buat Perbaiki Sekolah dan Pasar

Jakarta - Pemerintah berkomitmen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN 2019 adalah penganggaran yang bisa menjaga ekonomi dan sosial masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian global yang makin m
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:36:08

5 Makanan Terbaik untuk Cegah Nyeri Sendi Akibat Peradangan

SARAF atau bagian persendian tubuh mudah saja mengalami peradangan di saat Anda melakukan aktivitas yang berat. Nah, ada beberapa makanan yang diklaim bisa mencegah masalah tersebut. Setiap hari Anda mem
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:30:24

Melihat Lebih Dekat Aliran Lava Gunung Berapi Kilauea di Hawaii

WISATAWAN kembali bisa menikmati pemandangan aliran lava dari gunung berapi Kilauea, Hawaii dari jarak dekat. Pasalnya, perahu-perahu yang akan mengantarkan ke Samudra Pasifik itu sudah mulai beroperasion
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:27:08

Tempat wisata syariah di Indonesia yang lagi hits

Indonesia salah satu negara yang mempunyai banyak destinasi wisata. Memiliki alam yang indah menjadi daya tari wisatawan asing datang ke negeri ini. Dan saat ini yang mulai digandrung
 
Berita Lainnya
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:01:05

Politikus Gerindra hadiri sidang terdakwa kasus BLBI

Politikus Partai Gerindra, M Taufik menghadiri kasus sidang BLBI dengan terdakwa mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung, Kamis (19/7). Sidang hari ini denga
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 15:24:46

Jaksa Agung Ingin Kasus HAM Berat Bisa Diselesaikan Era Ini

Jakarta - Pemerintah berencana membentuk Dewan Kerukunan Nasional (DKN) untuk menuntaskan kasus HAM. Jaksa Agung M Prasetyo ingin kasus-kasus HAM berat masa lalu itu bisa segera diselesaikan."Ini (DKN) seda
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 15:03:44

Ulama 212 instruksikan pendukung jauhi partai pendukung pemerintah

Persaudaraan Alumni 212 menyatakan Rizieq Shihab dan para ulama memerintahkan untuk menjauhi partai pendukung penista agama. Partai-partai yang dimaksud adalah PDIP, Golkar, NasDem, Hanura, PPP, PKB dan P
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 14:38:28

Golkar sebut Jokowi tak bisa intervensi penyelesaian kasus Novel Baswedan

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa melakukan intervensi pada kasus penyiraman terhadap Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel B
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 14:33:02

Mau Ditenggelamkan PA 212, Perindo: Kami Kurang Apa Coba?

Jakarta - Partai Perindo menjadi salah satu partai yang dijauhi dan akan ditenggelamkan Persaudaraan Alumni (PA) 212, sesuai dengan amanat Habib Rizieq Syihab. Perindo heran atas sikap PA 212 itu.Se
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 11:24:29

Golkar Calonkan 2 Eks Napi Korupsi di Pileg 2019

Jakarta - Partai Golkar mengakui mendaftarkan dua mantan narapidana korupsi sebagai bakal caleg di Pileg 2019. Dua eks napi korupsi itu ialah TM Nurlif dan Iqbal Wibisono.TM Nurlif merupakan Ketua DPD I Gol
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 16:50:55

Politikus Demokrat Ungkap Hambatan Terbesar Bergabung di Koalisi Jokowi

Jakarta - Partai Demokrat sempat menjalin komunikasi dengan PDI Perjuangan, untuk membentuk koalisi di Pilpres 2019. Namun, koalisi tak kunjung terwujud karena sebuah alasan. "Terutama hubungan Pak SBY den
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 16:38:58

Ini Alasan Diterapkannya Sistem Zonasi dalam PPDB

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) segera melakukan perbaikan terhadap sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) melalui sistem zonasi. Lewat sistem zonasi
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 15:07:54

Pertemuan Prabowo dan Puan dianggap sinyal Gerindra gabung koalisi Jokowi

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menganggap upaya Gerindra membentuk koalisi besar bersama PKS, PAN dan Demokrat sulit tercapai. Ace mengklaim koalisi besar yang diinginkan Prabowo adalah bergab
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 14:38:03

Sekda Inhil Ikuti Prosesi Pelantikan Pengurus Rukun HNSI Se-Kecamatan Gaung

GAUNG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin mengikuti prosesi pelantikan Pengurus Rukun Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Desa dan Kelurahan se - Kecama
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 13:34:14

Pemilu 2019, Demokrat Targetkan 10 Kursi di DPRD Inhil

TEMBILAHAN - Ketua Partai Demokrat H Samsudin Uti (SU) mengatakan, partainya semakin optimistis menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 jika mengacu pada hasil Pilkada 2018.Menurut SU, Partai Demokrat
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 11:59:33

Plt Gubernur Lantik 7 Anggota KIP Aceh

Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah melantik 7 anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh periode 2018-2023. Pelantikan berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Da
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 11:48:43

Konsisten Dukung Jokowi, TGB Akan Mundur dari Demokrat?

Jakarta - Nama Tuan Guru Bajang alias TGB Zainul Majdi muncul di tengah keriuhan bursa cawapres dua poros dukungan capres, yaitu Jokowi dan Prabowo Subianto. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) kini disebu
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 11:14:29

SBY dirawat karena kelelahan usai hadiri acara reuni SMA di Pacitan

JAKARTA - Asosiasi bank-bank Bangladesh yang tergabung dalam Primary Dealers Bangladesh Limited (PDBL) bertandang ke Indonesia untuk belajar tentang pasar surat utang. Sebab, infrastruktur pasar obligasi
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 09:18:11

Yakin Menang di Pileg Tahun 2019, Bacaleg PKB Rohul Daftar ke KPU

ROKANHULU - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Selasa (17/72018), Resmi mendaftarkan Bakal Calon Legislatifnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rohul.Pada Pemilu 2019 in
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top