Sabtu, 18 Agustus 2018 | 13:58:08
Peristiwa

Sengketa Lahan di Perbatasan Riau-Sumut Sering Ada Korban, Pemkab Rohul Tunggu Putusan Mendagri

Laporan : Fahrin Waruwu

Sebarkan:
Internet
Ilustrasi
ROKANHULU -  Akibat lambannya dan dinilai tidak pedulinya Pemerintah dalam menyelesaikan tapal batas wilayah provinsi diantaranya batas Provinsi Riau dan Sumatera Utara (Sumut tepat di lahan masyarakat Kalikapuk yang diserobot PT. MAI (Mazuma Agro Indonesia) yang sudah distatus guokan.

Hingga diperbatasan itu, sudah beberapa kali terjadi tragedi berdarah dan menimbulkan korban meninggal dunia, terakhir Senin, (14/8/2018) belum lama ini. Pada bentrokan itu satu orang meninggal dunia, dua kritis dirawat di rumah sakit. 
 
Namun hingga kini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul), ‎ masih menunggu keputusan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), terkait tapal batas Kabupaten Rohul Provinsi Riau dengan Kabupaten Padang Lawas (Palas) Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Ditegaskan Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul H Abdul Haris Lubis SSos MSi, terkait tata batas antara Kabupaten Rohul dengan Palas memang sudah dilakukan beberapa kali pertemuan.

Selain pertemuan kedua pemerintah daerah, sebut Abdul Haris, pertemuan antara Pemprov Riau dan Pemprov Sumut juga sudah pernah dilakukan, namun belum juga membuahkan kesepakatan kedua daerah.

"Karena tidak ada kesepakatan Pemprov Riau dan Pemprov Sumut, sehingga masalah tata batas Riau-Sumut dikembalikan lagi ke Kemendagri. Karena pihak Kemendagri yang berwenang tetapkan tapal batas daerah (provinsi)," tegas Abdul Haris, Rabu (15/8/2018) sore.

Sebut Abdul Haris, pihaknya mendengar bahwa sudah ada keputusan Mendagri terkait tata‎ batas antara Kabupaten Rohul dengan Padang Lawas, yakni antara Kecamatan Tambusai dengan Kecamatan Hutaraja Tinggi, namun keputusan belum diterima Pemkab Rohul.

"Hanya keputusan menterinya, bila mendengar informasi sudah ada, namun belum diserahkan ke kita," kata Pj Sekda Rohul.

Abdul Haris juga mengakui, sewaktu kepala daerah sebelumnya, Pemkab Rohul dan Pemkab Palas sudah melakukan pertemuan, namun pertemuan tersebut juga tidak menemukan solusi.

"Tidak ada deal‎ juga tidak ada kesepakatan, karena tidak ada kesepakatan diserahkan (kembali) ke Kemendagri sesuai kewenangannya," ucap Abdul Haris.

Ketika ditanya apakah Pemkab Rohul ada rencana turun ke Desa Batang Kumu pasca bentrok, Abdul Haris mengakui, untuk saat ini belum ada rencana, sebab mereka melihat situasi yang sepenuhnya belum kondusif pasca bentrokan berdarah di perbatasan Riau-Sumut Selasa (14/8/2018) siang. "Namun kita berharap, keputusan menteri bisa didapatkan segera," harap Pj Sekda.

Ditanya langkah Pemkab Rohul pasca bentrok berdarah di tapal batas Riau-Sumut, Abdul Haris mengakui, akan menyerahkan sepenuhnya perkara tersebut kepada aparat Kepolisian.

Dimana sebelumnya, ratusan petani Kali Kapuk Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai terlibat bentrok fisik dengan sekuriti dan karyawan perkebunan kelapa sawit PT Mazuma Agro Indonesia (MAI)‎ di perbatasan Riau-Sumut.

Dalam bentrokan berdarah yang sudah kerap terjadi, seorang sekuriti PT MAI bermarga Harahap (41) dilaporkan tewas, sedangkan 2 karyawan perusahaan lain mengalami luka-luka.

Kapolres Rohul AKBP Muhammad Hasyim Risahondua SIK, M. so dan Kapolsek Tambusai AKP Yuli Hasman S.Sis dan Kepolisian dari jajaran Polda Sumut juga sudah turun ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk saat ini wilayah masuk Sumatera Utara. (Fah).
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 15 November 2018 | 11:18:38

Samsung Akan Adopsi Pembagian Memori Eksternal Lewat Android Pie

Jakarta - Fungsi membagi memori eksternal untuk keperluan memperluas kapasitas memori internel sudah lama dihadirkan Google di Android, tepatnya di Android Marshmallow. Dengan cara ini, pengguna tidak
Kamis, 15 November 2018 | 11:12:01

Bakamla SPKKL Karangasem Ajak Warga Bersihkan Pantai Ujung

KARANGASEM - Bina Kreasi Maritim Bakamla di Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bali diwujudkan dengan mengajak masyarakat maritim di wilayah Perairan Pantai Ujung, Kecamatan Karangas
Kamis, 15 November 2018 | 10:57:42

Mahasiswa IPB Rebut Gelar Juara di Kompetisi Tingkat ASEAN

JAKARTA - Tiga tim mahasiswa dari Departemen Ilmu Teknologi Pangan (ITP) Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil merebut berbagai gelar juara dalam Food Product Development Competition (FPDC) di Jakarta I
Kamis, 15 November 2018 | 10:55:12

Jangan Instal Aplikasi Call Recorder Ini di Android, Mengapa?

Jakarta - Sebuah aplikasi call recorder atau perekaman panggilan yang terinfeksi malware trojan ditemukan oleh peneliti keamanan Lukas Stefanko di toko aplikasi Google Play Store. Aplikasi perekaman pang
 
Berita Lainnya
Kamis, 15 November 2018 | 10:42:18

Teman Sekolah Arya-Sarah Tabur Bunga di Rumah Pembunuhan Satu Keluarga

Bekasi - Dua anak korban pembunuhan sekeluarga di Bekasi, Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7), merupakan murid kelas III dan kelas I di SD Imanuel, Pondok Melati. Hari Ini, guru dan murid
 
Kamis, 15 November 2018 | 09:39:36

Heboh Penemuan Bayi Laki-laki Dikerubuti Semut Masih Hidup

Situbondo - Sesosok bayi laki-laki ditemukan warga di tempat sampah Dusun Krajan Timur Desa/Kecamatan Asembagus, Kamis (15/11/2018). Saat ditemukan, bayi yang masih lengkap dengan ari-arinya itu konon dib
 
Kamis, 15 November 2018 | 09:23:57

Nuril Perekam Perilaku Mesum Kepsek Minta Dibebaskan Jokowi

JAKARTA - Baiq Nuril dihukum Mahkamah Agung 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta karena merekam perbincangan mesum kepala sekolahnya. Nuril pun memohon kepada Presiden Jokowi agar dirinya dibeb
 
Rabu, 14 November 2018 | 20:21:29

Lagi, Satpol PP Rohul Amankan 1.000 Botol Bir

ROKANHULU - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), jelang akhir tahun 2018 ini, gencar melakukan Operasi Penertiban minuman bir Alcohol di 16 Kecamatan. Operasi penertiba
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:52:52

Harimau Liar Terjebak di Ruko Pasar di Riau Jadi Tontonan Warga

PEKANBARU - Seekor harimau liar main-main ke Ruko di pasar Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau. Hal ini jarang ditemui."Dengan terjebak harimau di lorong ruko yang sem
 
Rabu, 14 November 2018 | 11:21:03

Pasangan Mesum-Waria Kena Razia Penyakit Masyarakat di Makassar

Makassar - Tim gabungan Dinas Sosial, polisi dan Satpol PP Makassar merazia penyakit masyarakat di sejumlah wisma. Hasilnya, petugas mengamankan pasangan mesum, wanita tuna susila, waria hingga
 
Rabu, 14 November 2018 | 11:08:03

Pagar Tembok SD di Pekanbaru Roboh, 2 Orang Tewas

Pekanbaru - Pagar tembok SD Negeri 141 Jl Tengku Bey, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru roboh tadi pagi. Dua orang tewas tertimpa tembok beton tersebut."Tembok itu roboh sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu a
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:57:36

Lereng Perbukitan Retak Ancam Pemukiman Warga Trenggalek

Trenggalek - Tingginya intensitas curah hujan di Trenggalek mengakibatkan lereng perbukitan di Desa Karangsoko, retak dan rawan longsor. Kondisi ini mengancam sejumlah pemukiman yang ada di bawa
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:53:20

Tim SAR Masih Cari Wanita Pengendara Motor Hanyut di Pangandaran

Tasikmalaya - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian Reni Hermawati (22) warga Pangandaran diduga hanyut arus air saat menerobos banjir, Selasa (13/11/2018). Sebanyak 50 orang dari Tagana, B
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:39:14

Cemburu Berujung Suami Habisi Istri di Sidoarjo

Sidoarjo - Seorang istri dibunuh suaminya di kamar kos Desa Kedungturi, Taman, Sidoarjo. Sugiyono tega membunuh istrinya, Junisa (31). Pria 47 tahun itu membunuh dengan cara memukulnya menggunak
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:27:05

Geger Pembunuhan Sadis Sekeluarga: dari Pulomas hingga Bekasi

Jakarta - Kasus pembunuhan sekeluarga kembali terjadi, kali ini di Bekasi. Kasus serupa sebelumnya pernah terjadi di Pulomas dan Makassar.Yang terkini, peristiwa pembantaian sekeluarga terjadi di
 
Selasa, 13 November 2018 | 16:51:09

Truk Pengungsi di Sulbar Terjun ke Jurang, 4 Orang Tewas

Mamasa - Mobil truk bak terbuka yang ditumpangi pengungsi Gempa Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) terjun ke jurang. Akibatnya, 4 orang tewas.Awalnya mereka meninggalkan posko induk pengungsi di Ke
 
Selasa, 13 November 2018 | 16:37:16

Rumah Terendam Banjir, Jenazah Warga Baleendah Diangkut Pakai Rakit

BANDUNG - Jenazah seorang warga di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diangkut menggunakan rakit karena banjir melanda rumahnya. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, jenazah tersebut b
 
Selasa, 13 November 2018 | 15:56:08

Bu Nuril Dihukum Penjara, Suami: Istri Saya Korban Pelecehan

Mataram - Suami Baiq Nuril, Isnaini, hanya bisa pasrah, istrinya dipenjara Mahkamah Agung (MA) karena merekam percakapan mesum kepala sekolah. Namun Isnaini heran, istrinya yang jadi korban pelecehan ma
 
Selasa, 13 November 2018 | 15:47:12

Ironis, Pupuk Diduga Cemari Sumur Warga Belum Dikaji ke Air Tanah

Mojokerto - Meski banyak digunakan ke lahan tebu, pupuk cair jenis Pupuk Hayati Enero (PHE) ternyata belum dikaji dampaknya terhadap air tanah. Produsen pupuk ini, PT Enero mengaku baru kali ini
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top