Produk
 
Jumat, 18 Mei 2018 | 15:12:27
Politik

Ketua DPR prediksi RUU Terorisme selesai dalam dua pekan

Sebarkan:
merdeka.com
Bambang Soesatyo.

Ketua DPR Bambang Soesatyo menegaskan lembaganya dan pemerintah sudah sepakat untuk segera menyelesaikan Revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Dia menargetkan pembahasan itu akan bisa diselesaikan dalam satu atau dua pekan ke depan.

"Saya enggak bisa menjamin satu atau dua kali rapat yang pasti bahwa satu dua pekan ke depan bisa kita selesaikan," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/5).

Bamsoet tidak bisa menjamin pembahasan revisi bisa diselesaikan hanya dengan satu atau dua kali rapat. Namun, dia menegaskan, sudah tidak ada lagi hal krusial yang harus dibahas.

"Ada mekanisme dimana ada kebuntuan maka ada mekanisme lain yaitu voting. Jadi bisa langkah-langkah yang bisa kita lakukan," ungkapnya.

"Karena mayoritas fraksi sudah menyetujui poin-poin yang krusial kemarin dan saya melihat tidak ada poin-poin krusial lain sehingga tinggal harmonisasi frasanya saja," tambah politisi Golkar ini.

Diketahui, Senin 14 Mei Menko Polhukam Wiranto mengumpulkan para sekjen partai pendukung pemerintah. Pertemuan berlangsung di rumah dinas Wiranto Jalan Denpasar, Jakarta Selatan.

Hadir dalam pertemuan itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen Hanura Herry Lontung Siregar, Sekjen PSI Raja Juli Antoni dan Sekjen PPP Arsul Sani.

Dalam pertemuan itu dibahas kendala revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang mangkrak sudah dua tahun. Pertemuan digelar hanya selang satu jam serangan bom bunuh diri di Mapolresta Surabaya yang terjadi 08.50 WIB. Akibat serangan ini, empat pelaku tewas dan polisi luka-luka.

Tak sampai dua jam rapat, Wiranto menegaskan, bahwa pemerintah dan DPR sudah sepakat akan mengesahkan revisi UU Terorisme yang sempat mandek. Dua hal krusial yang bikin mandek yakni definisi terorisme dan pelibatan TNI sudah diselesaikan.

"Sudah selesai. Juga demikian tidak ada yang perlu diperdebatkan akan kita jelaskan saat revisi itu muncul," kata Wiranto usai pertemuan.(Merdeka.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 27 Mei 2018 | 12:16:18

Presiden Optimistis Pembangunan Delapan Bendungan Selesai Tahun 2018

KUNINGAN-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mentargetkan pembangunan bendungan Kuningan seluas 221 hektar  dan memiliki volume tampung total sebesar 25,9 juta m3, akan selesai pada akhir tahun 2018. Saat ini pr
Minggu, 27 Mei 2018 | 12:11:38

Forhati Prioritas Program Ketahanan Keluarga

JAKARTA-Presidium Nasional Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) mengatakan salah satu program utama Forhati yaitu menegakkan ketahanan keluarga untuk menguatkan NKRI."Bakti sosial Forhati tahun ini disamping berkomi
Minggu, 27 Mei 2018 | 11:05:27

Afrizal DS: Di tengah Krisis, Firdaus Wali Kota yang Berhasil Genjot APBD Pekanbaru Rp3 Triliun

PEKANBARU-Selama berdirinya Kota Pekanbaru, DR Firdaus dianggap sebagai pemimpin yang paling suskes dalam membangun.Hal tersebut ditandai dengan terbukanya lapangan pekerjaan, kemajuan kota yang demikian pesat
Minggu, 27 Mei 2018 | 10:58:58

DR.Chaidir: Survei Internal Eksternal Firdaus-Rusli Teratas

PEKANBARU-Dukungan masyarakat yang terus menguat di seantero Riau dan juga hasil survei bulan Mei ini yang menempatkan pasangan calon (paslon) nomor urut 3 Firdaus-Rusli di tempat teratas dengan raihan suara di
 
Berita Lainnya
Sabtu, 26 Mei 2018 | 14:25:03

KPU Soal Eks Napi Korupsi: Lebih Baik Kalah di Mahkamah Agung

Jakarta - Rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terhadap larangan eks narapidana korupsi menuai penolakan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), DPR, dan Kementerian Dalam Negeri. Meski di
 
Sabtu, 26 Mei 2018 | 10:15:13

PAN: Berterima Kasih Itu Baik, Jokowi Tak Perlu Salahkan SBY

Jakarta - Presiden Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden ke-6 RI karena mencanangkan pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat. PAN menyebut ucapan terima kasih itu baik da
 
Sabtu, 26 Mei 2018 | 09:59:23

Jokowi Ucapkan Terima Kasih ke SBY, PKS: Dia Mulai Sadar

Jakarta - Setelah agak tersendat, komunikasi politik Presiden Jokowi dan SBY menunjukkan tren yang positif. Penilaian ini bahkan datang dari PKS, partai yang dikenal berada di seberang koalisi Jokowi. Jok
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 11:10:42

Bamsoet harap THR dan gaji ke-13 ASN tak dijadikan komoditas politik

Ketua DPR Bambang Soesatyo merespons positif kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo memberikan tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi PNS, TNI, Polri dan pensiunan. Politikus Golkar itu mengha
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 10:46:03

Gerindra terbuka berkoalisi dengan Demokrat di Pemilu 2019

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhi Prabowo mengatakan pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tinggal menunggu waktu yang te
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 10:32:35

Menkum HAM Hadiri Paripurna Pengesahan RUU Antiterorisme

Jakarta - Revisi UU Antiterorisme akan disahkan paripurna DPR hari ini. Pemerintah yang diwakili Menkum HAM Yasonna Laoly menghadiri paripurna.Yasonna tiba di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (25/5/2018)
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 10:29:27

Disepakati, Parpol Baru Tak Bisa Usulkan Capres-Cawapres di Pilpres 2019

Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menegaskan, partai politik yang baru terbentuk, tidak dapat mengusulkan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Walaupun parpol
 
Kamis, 24 Mei 2018 | 14:15:42

Senang ada PP THR dan gaji 13, SBY sarankan Jokowi juga keluarkan BLT

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah mengenai tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 untuk PNS, TNI, Polri, dan pensiunan. Bahkan dalam aturan itu, THR juga diberikan kepada para pen
 
Kamis, 24 Mei 2018 | 14:10:52

Pimpinan DPR: Tak Pas Bila Definisi Antiterorisme Diputus Voting

Jakarta - Pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 atau UU Antiterorisme masih pelik di urusan definisi terorisme. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan berharap urusan definisi itu nantinya tidak m
 
Kamis, 24 Mei 2018 | 10:23:46

Suasana Akrab Pertemuan Anwar Ibrahim Prabowo di Malaysia

Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyambangi Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat (PKR), Datuk Seri Anwar Ibrahim di kediamannya Bukit Segambut, Kuala Lumpur Selasa, 22 Juni 2018. Hal
 
Kamis, 24 Mei 2018 | 10:19:29

NasDem Ragu Koalisi Gerindra-PD-PKS-PAN Lawan Jokowi Terbentuk

Jakarta - Gerindra, Partai Demokrat (PD), Partai Keadilan Sosial (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) siap berkoalisi untuk menantang Joko Widodo dalam ajang Pilpres 2019. Partai NasDem menyinggung soal
 
Rabu, 23 Mei 2018 | 15:05:26

Presiden PKS Hormati Kader Gerindra Ingin Anies Dampingi Prabowo, tapi...

Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menghormati kader Partai Gerindra yang menginginkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu kandidat calon wakil presiden untuk men
 
Rabu, 23 Mei 2018 | 10:26:38

Ketum Golkar: Masih Ada Waktu Ajak Demokrat Dukung Jokowi

Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, kubu pendukung Joko Widodo masih melakukan pembicaraan dengan partai-partai yang belum memutuskan dukungan di Pemilu Serentak 2019, termas
 
Selasa, 22 Mei 2018 | 10:47:16

Kader PD Minta SBY Jauhi Jokowi, PDIP Masih Buka Pintu Dialog

Jakarta - Kader Partai Demokrat (PD) berang karena pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal harga BBM di masa lalu dan meminta agar partainya tak berkoalisi dengan Jokowi. PDIP sebagai partai penduku
 
Senin, 21 Mei 2018 | 15:50:54

Ketua DPR sebut sobekan Alquran di Jl Gunawarman upaya adu domba

Ketua DPR Bambang Soesatyo geram melihat video soal sobekan ayat suci Alquran yang tersebar di media sosial. Menurutnya, hal tersebut disengaja untuk mengadu domba antar umat beragama. "Itu upaya adu dom
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top