Iklan Sosial
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 14:52:27
Politik

Wakil Ketua DPR: Tak Ada Fraksi yang Tunda Revisi UU Terorisme

Sebarkan:
Liputan6.com
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto saat menjadi narasumber diskusi panel Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia di Jakarta, Jumat (23/2). Diskusi membahas Pilkada Serentak dan Pemilu dengan tema Pemilih Berdaulat, Negara Kuat.

Jakarta - Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan tidak ada satu pun fraksi yang menunda penyelesaian revisi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme. 

"Itu enggak betul. Tidak pernah ada dalam hal ini fraksi menunda-nunda. Karena kebutuhan untuk semuanya, semua fraksi ingin revisi ini bisa selesai," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Menurutnya, semua fraksi di DPR sepakat segera membawa revisi tersebut ke sidang paripurna. Namun pemerintah meminta menunda.

"Khusus RUU ini memang pada saat penutupan masa sidang, pansus ingin paripurna keputusan. Namun pemerintah ingin tunda karena ada hal-hal yang diseragamkan frasa terorisme sehingga paripurna tidak dilakukan," ungkap dia.

Politikus Partai Demokrat ini menjelaskan, jika sudah ada kesepakatan dari pemerintah terkait definisi terorisme maka revisi tersebut akan cepat selesai. Serta akan selesai pada Juni mendatang.

"Apabila sudah seragam dan sudah setuju DPR dan pemerintah saya melihat tentu menurut kami hal-hal yang menjadi keinginan pemerintah bisa diselesaikan secepatnya. Batas Juni bisa diselesaikan," ucap Agus.

Desak Revisi UU Terorisme Segera Rampung

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendesak DPR untuk segera merampungkan revisi UU Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Hal ini menyusul rangkaian teror bom di tiga gereja di Surabaya dan Sidoarjo pada Minggu 13 Mei 2018. Bom bunuh diri kembali terjadi di Mapolrestabes Surabaya, Senin 14 Mei 2018.

Jokowi mengatakan apabila DPR dan kementerian terkait tak dapat menyelesaikan RUU antiterorisme pada masa sidang yang dimulai 18 Mei. Maka, dirinya akan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) terorisme pada bulan Juni.

"Kalau nantinya Juni di akhir masa sidang ini belum segera diselesaikan saya akan keluarkan Perppu," kata Jokowi di JIExpo, Jakarta, Senin 14 Mei 2018.

(Liputan6.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 20 Januari 2019 | 17:07:00

KBRI Beirut Siap Mendukung Pelaksanaan Umroh Personel Konga XXIII-M

LEBANON-Kesempatan untuk melaksanakan Ibadah Umroh bagi personel yang sedang melaksanakan tugas misi perdamaian seakan terbuka lebar,  terlebih bagi personel TNI yang sedang melaksanakan tugas misi perdama
Minggu, 20 Januari 2019 | 10:06:52

Jelajah Vihara Tertua di Jakarta yang Ditemukan Pelaut Secara Tak Sengaja

Bak permata tersembunyi, begitu pula kehadiran Vihara Lalitavistara di Cilincing, Jakarta Utara. Vihara yang berlokasi di Jalan Krematorium Cilincing ini memiliki sejarah panjang karena dibangun sejak abad 11.A
Minggu, 20 Januari 2019 | 10:00:32

Di Balik 80 Juta Bisa Apa

Kalimat 80 juta bisa dapat apa seketiga me­nyebar bak se­rangan fajar. Semua din­ding-dinding akun media sosial apa­pun itu dibanjiri oleh kalimat tersebut. Kalimat ta­nya yang se­mua orang akhirnya tahu m
Minggu, 20 Januari 2019 | 09:44:00

Bandara Changi Singapura Segera Miliki Air Terjun Dalam Ruang Tertinggi di Dunia

Singapura mungkin satu-satunya kota di dunia di mana penduduk setempat bepergian ke bandara untuk menghabiskan akhir pekan mereka. Pada 2019 ini, bangunan yang menghubungkan Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Ch
 
Berita Lainnya
Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:56:31

Internal Dikomentari, PPP: Amien Rais Tampil Seperti Politisi Galau

JAKARTA - Wakil Ketua Umum PPP Arwani Thomafi angkat bicara soal sikap Amien Rais yang mencampuri urusan internal PPP. Saat itu Amien Rais mengatakan bahwa PPP terancam tidak lolos parliamentary
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:47:07

TKN: Catatan yang Dibawa Jokowi-Maruf Berisi Data, Bukan Narasi

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyatakan Jokowi-Ma'ruf tak hanya berpatokan pada teks saat bicara di debat pilpres perdana. Jokowi-Ma'ruf
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:29:32

BPN Soal Debat Capres: Prabowo Pakai Isi Kepala, Jokowi Pakai Teks

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyampaikan perbandingan antara pasangan jagoannya dengan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Prabowo disebut debat menggunakan isi kepala, s
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:19:47

KPU Mau Evaluasi Debat, Tim Jokowi: Kami Siap Format Apa Saja

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendukung KPU untuk mengevaluasi debat perdana capres-cawapres yang digelar 17 Januari lalu. TKN Jokowi-Ma'ruf menyatakan
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 14:43:41

Gerindra Jelaskan Maksud Pernyataan Korupsi Nggak Seberapa Prabowo

JAKARTA - Pernyataan Prabowo Subianto soal 'korupsi nggak seberapa' caleg Gerindra banyak dikritik. Partai Gerindra menjelaskan maksud pernyataan sang ketum itu."Maksud Pak Prabowo itu yang tak se
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:50:46

Gerindra: Prabowo Brilian, Jawaban soal Eks Napi Tipikor Bak Doktor Hukum!

JAKARTA - Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman memuji penampilan calon presiden Prabowo Subianto dalam debat capres 2019 perdana yang digelar semalam. Menurut Habiburokhman, Prabowo bersama cawapres
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 15:55:37

Sandi: Cara Prabowo Sikapi Persoalan Hukum-HAM Beda dengan Jokowi

JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno menyebut debat perdana Pilpres 2019 krusial. Sandiaga mengklaim dalam debat perdana nanti akan terlihat perbedaan cara menyikapi persoalan hukum, HAM, korupsi dan ter
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 09:05:42

Amien Rais Ancam Gempur KPU, Sekjen Gerindra: Wajar, Itu Warning

JAKARTA - Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menilai wajar ancaman Amien Rais yang bakal menggempur KPU jika ada kecurangan dalam Pemilu 2019. Menurutnya, hal itu hanyalah warning. "Itu kan peringatan dar
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 17:01:22

Tepis Label Anti-Islam, Maruf Akan Sisipkan Ilmu Agama di Debat Capres

JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani mengatakan, Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin akan menyisipkan perspektif keagamaan dalam debat capres-cawapres tahap pert
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 16:24:12

Fahri Sebut Prabowo Bak Sukarno, Karding Ibaratkan Nyalon Ketua OSIS

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyamakan gaya orasi Prabowo Subianto dengan Presiden RI pertama, Sukarno. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Ka
 
Senin, 14 Januari 2019 | 13:45:39

PKS Singgung Tim Gabungan Novel Baswedan: Telat, Semoga Tak Politis

JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menyebut pembentukan tim gabungan untuk mengusut teror penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan terlambat. Dia juga berharap tida
 
Senin, 14 Januari 2019 | 10:23:27

Ketua DPR Sambut Usulan PKS soal RUU Perlindungan Tokoh Agama

JAKARTA - PKS ingin memperjuangkan pembentukan Rancangan Undang-undang (RUU) Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol-simbol Agama. Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan DPR akan terbuka bagi siapapu
 
Senin, 14 Januari 2019 | 10:13:27

Soal Tes Baca Alquran, BPN: Kami Siap Ikut Kalau KPU yang Mengadakan

JAKARTA - Ikatan Dai Aceh (IDA) berencana menagih respons kedua pasangan capres-cawapres soal undangan tes baca Alquran. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan hany
 
Senin, 14 Januari 2019 | 09:28:39

PKS Mau Perjuangkan RUU Perlindungan Tokoh Agama, PKB Singgung Habib Bahar

JAKARTA - PKS ingin memperjuangkan Rancangan Undang-undang (RUU) Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol-simbol Agama. PKB mengatakan hukum di Indonesia sudah secara komprehensif mengatur perlindungan k
 
Senin, 14 Januari 2019 | 09:17:06

Prabowo: Kalau Mau Ganti Presiden, 17 April Kita Harus Menang

JAKARTA - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto diteriaki 'ganti presiden' saat berpidato dalam acara Konsolidasi Koordinator TPS se-Provinsi DKI Jakarta di Roemah Djoeang Prab
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top