Produk
 
Minggu, 4 Februari 2018 | 10:33:52
Politik

Kritik Jokowi, Fahri Hamzah keluarkan kartu merah

Sebarkan:
Merdeka.com
JAKARTA - Presiden Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) Fahri Hamzah mengeluarkan kartu merah saat memberikan sambutan di depan para peserta musyawarah kerja nasional KAKAMI. Fahri yang juga wakil ketua DPR tersebut mengatakan para peserta KAKAMI harus menjaga roh revolusi Indonesia.

"Kita harus menjaga rohnya. Makanya tadi kartu kuning, kalau saya sudah ada kartu merah, ini jangan salah arah bangsa kita, kalau salah arah pemainnya dikeluarin aja," kata Fahri Hamzah sambil mengeluarkan kartu merah di dalam saku jasnya di acara Mukernas 1 KAKAMI dengan tema 'Indonesia Baru, Pemimpin Baru, Arah Baru Indonesia' di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/2).

Dia juga mengatakan para peserta harus menjaga roh revolusi jelang 20 tahun reformasi. "Ini adalah ikhtiar kita tentang jiwa yang harus menjaga bara api revolusi Indonesia. Kata Bung Karno revolusi tidak pernah berhenti. Ini lah kita hadiri," kata Fahri.

Dia juga tidak mempermasalahkan mengeluarkan kartu merah atau kartu kuning. Yang terpenting, kata dia, tujuannya untuk menuju arah baru.

"Apakah kartunya kuning atau merah kita enggak tau masing-masing. Yang penting arah baru. Jangan salah nikung nanti semuanya gelap," kata Fahri.

Makna kartu merah

Fahri Hamzah menjelaskan mengeluarkan kartu merah untuk mengevaluasi pemerintahan Presiden Jokowi.

"Saya juga belom tanya yang kuning filosofinya apa. Tapi kan yaitulah yang adanya kartu merah. Intinya gini, Indonesia harus secara terus menerus mengevaluasi perjalanan dirinya secara mendalam," kata Fahri.

Fahri juga menyarankan agar Jokowi merespon baik kartu kuning yang diberikan Ketua Badan Eksekutif Universitas Indonesia (BEM UI) Zaadit Taqwa pada acara Dies Natalis Ke-68 Universitas Indonesia (UI) sekaligus peresmian Forum Kebangsaan UI di Balairung Kampus UI. Dia juga mengatakan kartu kuning dari Zaadit adalah bentuk komando meningkatkan perbaikan kepada pemerintah.

"Kemarin anak UI mengeluarkan kartu itu seperti komando buat kita untuk mengingatkan pemerintah dengan metode pergerakan mahasiswa. Yang lain kan kuning. Kalo saya kebetulan yang ada merah. Jadi saya keluarin merah," kata Fahri.
(merdeka.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 25 Februari 2018 | 18:32:50

Temui Warga, Pasangan “AYO” Blusukan ke Pasar Tradisional

BAGANSIAPIAPI-Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno (AYO) blusukan ke Pasar Tradisional Pasar Minggu di Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir, Minggu (25/
Minggu, 25 Februari 2018 | 15:28:29

Melalui Prosesi Adat Napituhuta Firdaus Dianugerahi Marga Nasution

BANGUN PURBA - Calon Gubernur Riau, DR H Firdaus, MT dianugerahi Marga Nasution melalui prosesi adat Napituhuta yang dilaksanakan di Bagas Godang Dalian Natolu Tangun Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu
Minggu, 25 Februari 2018 | 15:20:10

Kampanye di Ujung Batu DR Firdaus Diarak dengan Becak

ROHUL - Jalan Sudirman Ujung Batu menghijau. Kibaran bendera Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mewarnai arak-arakan becak yang membawa Calon Gubernur Riau, DR H Firdaus, MT, Minggu (25/2/18) menjelang siang.Ar
Sabtu, 24 Februari 2018 | 21:53:08

Sosialisasi Pendidikan Bagi Pemilih Pemula Sebagai Peningkatan Mutu Pemilih yang Berkualitas

ROKANHULU - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Riau gelar sosialisasi tentang pemilih pemula kepada siswa SMAN 1 Pagaran Tapah.Acara yang dilaksanakan Sab
 
Berita Lainnya
Sabtu, 24 Februari 2018 | 16:52:36

PDIP Usung Jokowi di Pilpres, PKB Belum Ambil Sikap

Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum mengambil sikap menyusul PDIP yang kembali mengusung Joko Widodo atau Jokowi sebagai calon presiden di Pilpres 2019. PKB merupakan salah satu partai pengusung Jok
 
Jumat, 23 Februari 2018 | 10:12:28

Survei Median, Pemilih Demokrat Lebih Melirik Jokowi ketimbang SBY

Jakarta - Direktur Eksekutif Lembaga Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun mengatakan, dari hasil survei pemilih dari Partai Demokrat lebih banyak mendukung Joko Widodo atau Jokowi ketimbang ketua umu
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 11:31:34

Jokowi: Undang-Undang MD3 Perlu Dikaji Lagi

Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku hingga kini belum menandatangani berkas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3). Ia beralasan, UU MD3 masih perlu dikaji
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 09:47:10

Rommy: Jokowi Tanya, Kalau Gandeng Prabowo di Pilpres Bagaimana?

Semarang - Pemilihan Presiden (Pilpres) segera digelar pada 2019. Siapa saja yang akan menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi sudah bermunculan. Salah satu yang diwacanakan adalah Ketua Umum
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 15:42:03

Dukung Jokowi, Golkar Bakal Bentuk Gerakan Jangkar Bejo dan Gojo

Jakarta - Partai Golkar mendukung Joko Widodo atau Jokowi kembali maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Partai berlambang pohon beringin itu kini sedang menyiapkan dan mengem
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 10:13:57

Mantap, Nama-nama Calon Wakil Bupati Rohul Terus Bermuculan

ROKANHULU – Kekosongan kursi Wakil Bupati Rokan Hulu, pasca dilantiknya H. Sukiman menjadi Bupati Rohul defenitif melanjutkan sisa jabatan Bupati sebelumnya priode tahun 2016-2021 menjadi pembicaraan hangat
 
Senin, 19 Februari 2018 | 10:14:45

Megawati: Pemilu Itu Hak Masyarakat Indonesia

Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh pihak untuk mendorong masyarakat menggunakan hak memilih para pemimpinnya di di Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. "Pemilihan umum
 
Minggu, 18 Februari 2018 | 13:36:58

Plt Danrem Hadiri Deklarasi Kampanye Damai Serentak

PEKANBARU- Plt Danrem 031/ Wira Bima Kol Czi I Nyoman Parwata, SE, M.Si, M.Tr ( Han) menghadiri kegiatan Deklarasi Kampanye Damai Serentak yang di laksanakan oleh KPU Riau di halaman Kantor KPU Riau, Jalan Gaja
 
Minggu, 18 Februari 2018 | 12:51:01

KPU Undi Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019 Malam Ini

JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum atau KPU akan menyelenggarakan pengundian nomor urut partai politik peserta pemilu hari ini, Ahad, 18 Februari 2018. Pengundian dilakukan pukul 19.00 di kantor KPU, Jalan Imam Bonj
 
Minggu, 18 Februari 2018 | 12:34:46

Ini 14 Partai Politik Peserta Pemilu 2019

JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 14 partai politik sebagai peserta Pemilihan Umum 2019.Keempat belas partai itu dianggap memenuhi syarat administrasi dan verifikasi faktual secara nasional.Partai
 
Sabtu, 17 Februari 2018 | 16:09:16

Tidak Penuhi Syarat, PBB dan PKPI Gagal Ikut Tahapan Pemilu 2019

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum KPU membacakan hasil verifikasi dan penetapan partai politik peserta Pemilu 2019 di Hotel Grand Mercure, Harmoni, Jakarta Pusat, Sabtu (17/2/2018). Hasilnya, 2 dari 16 par
 
Sabtu, 17 Februari 2018 | 15:21:59

Gerindra: PDIP Tak Akan Usung Jokowi di Pilpres 2019

Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono memprediksi PDI Perjuangan tidak akan mengusung kembali Joko Widodo menjadi calon presiden di Pemilu 2019 mendatang. Sebab, menurut dia, jalanny
 
Sabtu, 17 Februari 2018 | 10:48:37

Main-main dengan dana kampanye, Paslon akan didiskualifikasi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta tim pemenangan melaporkan seluruh urusan administrasi dan penggunaan dana kampanye pada 24 Juni, pukul 18.00 WIB. Jika tidak, atau terlambat, maka pasangan calon teran
 
Jumat, 16 Februari 2018 | 16:33:18

Gerindra prediksi PDIP tak bakal usung Jokowi di 2019

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono memprediksi PDI Perjuangan tidak akan mengusung kembali Joko Widodo menjadi calon presiden di Pemilu 2019 mendatang. Sebab, menurutnya, jalannya pemerinta
 
Jumat, 16 Februari 2018 | 14:29:11

Politikus Golkar sindir Yuddy: Jangan jadikan Golkar alat kejar kekuasaan

Korbid Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mempertanyakan motif kembalinya politisi Partai Hanura Yuddy Chrisnandi kembali ke Partai Golkar. Doli menegaskan pihaknya tidak ingin G
 
 
 
Terpopuler

2

22 Feb 2018 11:31 | 119 views
politik
Jokowi: Undang-Undang MD3 Perlu Dikaji Lagi

4

19 Feb 2018 10:14 | 97 views
politik
Megawati: Pemilu Itu Hak Masyarakat Indonesia
 
 
 
 
 
 
Top