Produk
 
Kamis, 7 Desember 2017 | 16:40:36
Politik

PBNU minta pemerintah RI pro aktif bantu Palestina sikapi pernyataan Trump

Sebarkan:
Merdeka.com
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam keras keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini menegaskan sikap Donald Trump merupakan tindakan yang akan mengacaukan dan merusak perdamaian dunia.

"Sikap tersebut akan membuat situasi dunia menjadi semakin panas dan mengarah pada konflik yang tak berkesudahan," kata Helmy saat jumpa pers bertajuk 'Pengingkaran Kedaulatan Palestina adalah pelanggaran terhadap HAM dan keputusan PBB' di Gedung PBNU, Jalan KH Hasyim Ashari, Jakarta Pusat, Kamis (7/12).

Dia menegaskan, sesungguhnya Yerusalem bukanlah ibu kota Israel melainkan Palestina yang telah diakui kedaulatannya. Dalam konteks ini, PBNU telah mengeluarkan beberapa keputusan pada saat Muktamar NU ke 33 di Jombang yaitu mendukung kemerdekaan negara dan rakyat Palestina.

"Oleh karena itu PBNU mendesak agar PBB segera mengesahkan keanggotaan Negara Palestina menjadi anggota PBB dan memberikan hak yang setara sebagai rakyat dan negara yang merdeka."

NU juga mendesak PBB memberikan sanksi baik politik maupun ekonomi kepada Israel dan negara manapun jika tidak bersedia mengakhiri pendudukan atas negara Palestina. Selanjutnya menyerukan agar negara negara di Timur Tengah untuk bersatu mendukung kemerdekaan Palestina.

PBNU juga mendesak OKI (Organisasi Kerjasama Islam) mengorganisir anggotanya untuk mendukung kemerdekaan Palestina. PBNU mendorong pemerintah Indonesia ikut serta dan proaktif dalam membantu masalah yang terjadi di Palestina.

"Pemerintah Indonesia memiliki peran yang sangat strategis untuk menjadi penengah yang bisa memediasi dinamika politik yang sedang terjadi," imbuh Helmy.

NU juga menyerukan umat muslim dunia menyampaikan keprihatinannya dan mari bersama sama berdoa dan bermunajat kepada Allah SWT.

"Semoga rakyat Palestina diberikan kekuatan dan ketabahan, semoga tercipta perdamaian di Palestina," ucap Helmy.

Untuk diketahui, Presiden Amerika Serikat Donald Trump hari ini secara resmi mengumumkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel dalam pidatonya di Gedung Putih.

"Hari ini kita akhirnya mengakui: Yerusalem adalah ibu kota Israel," kata Trump, seperti dilansir harian the New York Times, Kamis (7/12).

"Ini bukan hanya pengakuan dari kenyataan yang sudah ada, tapi juga hal yang harus dilakukan."

Pengakuan Trump ini mengakhiri kebijakan AS selama ini yang menolak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel sejak Negeri Bintang Daud itu berdiri pada 1948.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Jokowi meminta agar Trump mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

"Pengakuan sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi dewan keamanan dan majelis umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang AS menjadi anggota tetapnya," tegas Jokowi saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/12).

Jokowi berpandangan, keputusan Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia. Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan, pemerintah dan rakyat Indonesia konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

"Saya dan rakyat Indonesia, kita semuanya tetap konsisten untuk terus bersama dengan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanah UUD 1945," tegasnya.
(merdeka.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 26 Mei 2018 | 14:25:03

KPU Soal Eks Napi Korupsi: Lebih Baik Kalah di Mahkamah Agung

Jakarta - Rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terhadap larangan eks narapidana korupsi menuai penolakan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), DPR, dan Kementerian Dalam Negeri. Meski di
Sabtu, 26 Mei 2018 | 10:15:13

PAN: Berterima Kasih Itu Baik, Jokowi Tak Perlu Salahkan SBY

Jakarta - Presiden Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden ke-6 RI karena mencanangkan pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat. PAN menyebut ucapan terima kasih itu baik da
Sabtu, 26 Mei 2018 | 09:59:23

Jokowi Ucapkan Terima Kasih ke SBY, PKS: Dia Mulai Sadar

Jakarta - Setelah agak tersendat, komunikasi politik Presiden Jokowi dan SBY menunjukkan tren yang positif. Penilaian ini bahkan datang dari PKS, partai yang dikenal berada di seberang koalisi Jokowi. Jok
Jumat, 25 Mei 2018 | 11:10:42

Bamsoet harap THR dan gaji ke-13 ASN tak dijadikan komoditas politik

Ketua DPR Bambang Soesatyo merespons positif kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo memberikan tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi PNS, TNI, Polri dan pensiunan. Politikus Golkar itu mengha
 
Berita Lainnya
Sabtu, 26 Mei 2018 | 14:25:03

KPU Soal Eks Napi Korupsi: Lebih Baik Kalah di Mahkamah Agung

Jakarta - Rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terhadap larangan eks narapidana korupsi menuai penolakan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), DPR, dan Kementerian Dalam Negeri. Meski di
 
Sabtu, 26 Mei 2018 | 10:15:13

PAN: Berterima Kasih Itu Baik, Jokowi Tak Perlu Salahkan SBY

Jakarta - Presiden Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden ke-6 RI karena mencanangkan pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat. PAN menyebut ucapan terima kasih itu baik da
 
Sabtu, 26 Mei 2018 | 09:59:23

Jokowi Ucapkan Terima Kasih ke SBY, PKS: Dia Mulai Sadar

Jakarta - Setelah agak tersendat, komunikasi politik Presiden Jokowi dan SBY menunjukkan tren yang positif. Penilaian ini bahkan datang dari PKS, partai yang dikenal berada di seberang koalisi Jokowi. Jok
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 11:10:42

Bamsoet harap THR dan gaji ke-13 ASN tak dijadikan komoditas politik

Ketua DPR Bambang Soesatyo merespons positif kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo memberikan tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi PNS, TNI, Polri dan pensiunan. Politikus Golkar itu mengha
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 10:46:03

Gerindra terbuka berkoalisi dengan Demokrat di Pemilu 2019

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhi Prabowo mengatakan pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tinggal menunggu waktu yang te
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 10:32:35

Menkum HAM Hadiri Paripurna Pengesahan RUU Antiterorisme

Jakarta - Revisi UU Antiterorisme akan disahkan paripurna DPR hari ini. Pemerintah yang diwakili Menkum HAM Yasonna Laoly menghadiri paripurna.Yasonna tiba di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (25/5/2018)
 
Jumat, 25 Mei 2018 | 10:29:27

Disepakati, Parpol Baru Tak Bisa Usulkan Capres-Cawapres di Pilpres 2019

Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menegaskan, partai politik yang baru terbentuk, tidak dapat mengusulkan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Walaupun parpol
 
Kamis, 24 Mei 2018 | 14:15:42

Senang ada PP THR dan gaji 13, SBY sarankan Jokowi juga keluarkan BLT

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah mengenai tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 untuk PNS, TNI, Polri, dan pensiunan. Bahkan dalam aturan itu, THR juga diberikan kepada para pen
 
Kamis, 24 Mei 2018 | 14:10:52

Pimpinan DPR: Tak Pas Bila Definisi Antiterorisme Diputus Voting

Jakarta - Pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 atau UU Antiterorisme masih pelik di urusan definisi terorisme. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan berharap urusan definisi itu nantinya tidak m
 
Kamis, 24 Mei 2018 | 10:23:46

Suasana Akrab Pertemuan Anwar Ibrahim Prabowo di Malaysia

Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyambangi Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat (PKR), Datuk Seri Anwar Ibrahim di kediamannya Bukit Segambut, Kuala Lumpur Selasa, 22 Juni 2018. Hal
 
Kamis, 24 Mei 2018 | 10:19:29

NasDem Ragu Koalisi Gerindra-PD-PKS-PAN Lawan Jokowi Terbentuk

Jakarta - Gerindra, Partai Demokrat (PD), Partai Keadilan Sosial (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) siap berkoalisi untuk menantang Joko Widodo dalam ajang Pilpres 2019. Partai NasDem menyinggung soal
 
Rabu, 23 Mei 2018 | 15:05:26

Presiden PKS Hormati Kader Gerindra Ingin Anies Dampingi Prabowo, tapi...

Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menghormati kader Partai Gerindra yang menginginkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu kandidat calon wakil presiden untuk men
 
Rabu, 23 Mei 2018 | 10:26:38

Ketum Golkar: Masih Ada Waktu Ajak Demokrat Dukung Jokowi

Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, kubu pendukung Joko Widodo masih melakukan pembicaraan dengan partai-partai yang belum memutuskan dukungan di Pemilu Serentak 2019, termas
 
Selasa, 22 Mei 2018 | 10:47:16

Kader PD Minta SBY Jauhi Jokowi, PDIP Masih Buka Pintu Dialog

Jakarta - Kader Partai Demokrat (PD) berang karena pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal harga BBM di masa lalu dan meminta agar partainya tak berkoalisi dengan Jokowi. PDIP sebagai partai penduku
 
Senin, 21 Mei 2018 | 15:50:54

Ketua DPR sebut sobekan Alquran di Jl Gunawarman upaya adu domba

Ketua DPR Bambang Soesatyo geram melihat video soal sobekan ayat suci Alquran yang tersebar di media sosial. Menurutnya, hal tersebut disengaja untuk mengadu domba antar umat beragama. "Itu upaya adu dom
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top