iklan Situs
 
Rabu, 13 September 2017 | 22:20:36
Pasutri Tewas Dalam Bedcover

Pengakuan Pembunuh Husni-Zakiah yang Sudah Jadi Bosnya Puluhan Tahun

Sumber : Detik.com

Sebarkan:
detik.com
Pembunuh Husni dan Zakiah.
Semarang - Salah seorang pembunuh Husni Zakarsih (58) dan Zakiah Husni (53), Sutarto, mengaku tega membunuh mantan bosnya karena sakit hati. Padahal dia sudah sudah mengenal keduanya selama puluhan tahun.

Sutarto sudah 30 tahun bekerja di pabrik garmen milik korban yang berada di Tangerang. Dia juga pernah menjadi sopir di pabrik milik Husni. Ia biasanya digaji Rp 600 ribu sampai Rp 1 juta per minggu dan dibagi dua orang dengan pelaku lain yang bernama Ahmad Zulkifli.

"Gaji dibagi berdua sama Zulkifli. Kadang Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta per minggu. Nggak tentu," kata Sutarto saat ditanya Kasubdit VI Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Antonius Agus di RS Bhayangkara Semarang, Rabu (13/9/2017).

Tersangka Zul juga merupakan mantan sopir korban yang sudah bekerja selama 20 tahun. Zul ditembak mati petugas saat penangkapan karena dalam kondisi mabuk dan berusaha melawan saat diminta menunjukkan penadah perhiasan hasil curiannya.

Sutarto mengakui sudah kenal dekat dengan korban. Bahkan dia mulai bekerja sejak kelahiran anak pertama Husni. Ia juga sudah mengenal anak-anak korban lainnya.

"Kerja sudah 30 tahun, seumur anaknya yang gede," ujarnya.

Loyalitasnya bekerja dengan korban berubah ketika pabrik garmen tempatnya bekerja tutup sebelum Lebaran. Ia tidak mendapatkan pesangon hingga sakit hati dan terbesit untuk menagih. Gayung bersambut, Zul juga memiliki keinginan sama namun dengan cara merampok.

"Iya sakit hati karena tidak dikasih pesangon. Si zul yang punya ide. Zulkifli dia punya ide, dirampok aja," katanya.

Zul dan Sutarto juga mengajak mantan karyawan bernama Engkos Kuswara (33). Tidak seperti Zul dan Sutarto, Engkos belum terlalu lama menjadi pegawai, namun dia bersedia mengikuti ajakan Zul.

Nyatanya, tidak hanya merampok, ketiganya membunuh pasutri tersebut di rumah mereka di Jalan Pengairan nomor 21, Bendungan Hilir Tanah Abang hari Minggu (10/9) lalu sekitar pukul 19.00 WIB. Bahkan dua korban dibuang di sungai Klawing, Purbalingga yang berjaran ratusan kilometer dengan kondisi dibungkus bedcover.

"Saya menyesal. Ya saya minta maaf yang sebesar-besarnya untuk kelakuan kami," ujar Sutarto.

Para pelaku ditangkap tim dari Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, Jatanras Polda Jateng, dan Resmob Polres Grobogan hari Selasa (12/9) malam kemarin sekitar 19.00 WIB. Para pelaku ditangkap saat sedang mabuk dan foya-foya di Hotel dan Karaoke Harmoni Indah, Kabupaten Grobogan.
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 22 Januari 2018 | 04:52:14

Airlangga: Andi-Yatno Lebih Berpengalaman Mengurus Pemerintahan

PEKANBARU, - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto berkeyakinan Pasangan Calon Gubernur Riau Arsyadjuliandi Andi Rachman dengan Suyatno akan memenangkan Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 27 Juni 2018
Senin, 22 Januari 2018 | 04:44:25

TNI Kirim Tim Kesehatan ke Kampung Pedam Distrik Okbibab

JAKARTA-Tim Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) diantaranya terdiri dari 7 (tujuh) orang dokter spesialis yaitu spesialis anak, penyakit dalam, penyakit kulit dan obsgyn, yang saat ini sedang melaksa
Senin, 22 Januari 2018 | 04:34:19

Andi Rachman : Lanjutkan Kepemimpinan Tanpa Asap

PEKANBARU-Pasangan incumbent Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno resmi dideklarasikan, Minggu (21/1/2018) pagi di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto memberikan tiga amanah
Senin, 22 Januari 2018 | 04:22:41

Airlangga Pesan Tiga Amanah Kepada Pasangan AYO

PEKANBARU-Pasangan incumbent Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno resmi dideklarasikan, Minggu (21/1/2018) pagi di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto memberikan tiga amanah
 
Berita Lainnya
Minggu, 21 Januari 2018 | 15:50:26

Deklarasi AYO Diwarnai Asap dan Balon Tersangkut di Tiang Listrik

PEKANBARU- Deklarasi Pasangan Calon Gubernur Riau dan Wakil Gubernur, Arsyafjuliandi Rachman dengan Suyatno (AYO) diwarnai dengan asap dan pelepasan balon. Ahad (21/1/2017).Saat Arsyadjuliandi Rachman menyampai
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 11:14:20

Gerindra: Mahasiswa Tewas Tertembak Brimob Bukan Ajudan Prabowo

Bogor - Ketua Tim Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, Fernando Alan Joshua Wowor, mahasiswa yang tewas tertembak senjata milik anggota Brimob inisial AR adalah kader partainya. "Iya
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 10:32:30

Unggah video porno disosmed, pasangan gay diciduk polisi Depok

DEPOK - Dua pelaku penyebaran video porno sesama jenis diamankan jajaran Polresta Depok. Keduanya diamankan semalam di Jalan. Raya Sawangan, Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok. Mereka adalah Rudi Sap
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 08:11:09

Siap-Siap MA Buka Lowongan 1.000 Hakim Tahun Ini

Jakarta - Mahkamah Agung (MA) disebutkan masih membutuhkan hakim untuk mengisi sejumlah pos di lembaga kehakiman tersebut. Tak tanggung-tanggung, jumlah hakim yang masih dibutuhkan yakni 1.000 orang lagi
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 08:02:32

Siapa Mahasiswa yang Tewas Tertembak Brimob?

Bogor - Kepolisian masih menyelidiki insiden tertembaknya FAJW (26), seorang mahasiswa, hingga tewas oleh anggota Brimob Kelapa Dua di Lipps Club Bogor Jalan Sukasari 3, Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu (20/1/20
 
Sabtu, 20 Januari 2018 | 15:51:46

Drainase di Balai Jaya Asal Jadi, Diduga Turut Menikmati Pjs Penghulu Bungkam

ROKANHILIR-Pembangunan saluran air atau drainase di RT 07 RW 02, Dusun Kencana, Kepenghuluan Pasir Putih, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Riau ini dikerjakan asal jadi. Parahnya, Pjs Penghulu memil
 
Sabtu, 20 Januari 2018 | 11:14:56

Anggota Brimob berkelahi, warga sipil tewas ditembak

BOGOR - Kepolisian Resor Bogor Kota tengah menyelidiki kasus perkelahian yang melibatkan anggota Polisi dari Brimob Kelapa Dua, dengan warga sipil. Korban warga sipil tewas tertembak. "Sabtu dini hari seki
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 22:21:07

JPU Tak Dapat Buktikan Dakwaannya, Terdakwa Narkotika ini Bebas

ROKANHILIR-Keyakinan jaksa dan hakim tak selamanya sama. Begitu pula yang terjadi dalam sidang  kali ini, Jaksa tidak dapat menyakinkan hakim, sehingga terdakwa kasus narkotika ini bebas dari jeratan hukum
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 20:18:04

Museum Bahari Terbakar, ISLA Unhas Minta Anies Baswedan Turun Tangan

JAKARTA-Museum Bahari yang terletak di kawasan Kota Tua Jakarta terbakar, Selasa (16/01/2018). Kebakaran di gedung bersejarah ini diduga karena adanya konsleting listrik di bagian atap. Insiden ini pun mengunda
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 16:56:37

Owner PT. Hutahaean Sakit, Tahap II Kasus Dugaan Koorporasi Diundur

PEKANBARU - Tahap II kasus dugaaan Koorporasi dalam mengelola lahan diluar Hak Guna Usaha (HGU) dengan luas 835 Hektar PT Hatahaean Dalu-dalu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ditunda.Bagian Pidan
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:45:21

Sekwan Batasi Kerja Wartawan, Robert : Wartawan Bukan Teroris

PEKANBARU-Terkait penyataan Sekretaris Dewan (Sekwan) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau yang membatasi kerja wartawan mendapat kecaman keras dari salah satu aktifitas Riau.Ir Robert Hendrico selaku
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:24:21

Simpang Siur Berita Usulan Rumah Subsidi Bagi Wartawan, Ini Penjelasan Johansyah

BENGKALIS - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Staistik Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri, meluruskan pemberitaan sebuah media online yang mengatakan Bupati Bengkalis Amril Mukminin ak
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:14:56

Jelang Tahap II Terkait Kasus PT Hutahaean, Ini Kata Anggota DPRD Rohul

ROKANHULU - Kasus dugaan koorporasi yang melibatkan PT Hatahaean Dalu-dalu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rohul yang saat ini ditangani Kepolisian Daerah Riau melalui penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) bidang
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 13:46:01

Jaksa Closing Kasus Saber Pungli Disdik Pelalawan

PANGKALANKERINCI- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan "menclosing" atau memberhentikan  rangkaian penyelidikan kasus Saber Pungli Proyek di lingkungan Dinas Pendidikan Tahun Anggaran (TA) 2017.Hal tersebut
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 11:40:42

Positif Narkoba, Dokter Mata di RS SMEC Pekanbaru Masih Beraktifitas

PEKANBARU - Fheryanto, seorang dokter mata di RS Sumatera Eye Centre (SMEC)  Pekanbaru ini dinyatakan positif narkoba saat terjaring razia beberapa hari lalu.Namun, Fheryanto masih terlihat bertugas sepert
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top