iklan Situs
 
Rabu, 13 September 2017 | 19:00:11

Ditargetkan Akhir November Selesai, Ruas Jalan Kota Baru-Pulau Kijang Sudah Mulai dikerjakan

Laporan : Aditya Prahara

Sebarkan:
Aditya Prahara
Tampak alat berat yang sedang bekerja untuk memperbaiki ruas jalan Kota Baru-Pulau Kijang
KERITANG - Pengerjaan ruas jalan Kotabaru-Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), akhirnya dimulai. Seperti yang terpantau, alat-alat berat serta truck pengangkut material penimbunan jalan tersebut sudah nampak hilir mudik beroperasi sejak kemarin, Senin (11/9/2017). Bahan-bahan material untuk pengerjaan jalan itu juga tampak menggunung, siap untuk dikerjakan.

Dengan sudah dimulainya pengerjaan jalan ini, PT Riau Sepadan sebagai pihak pelaksana kegiatan, yakin dapat menyelesaikan pekerjaan itu, sebelum kontrak kerja berakhir, Desember nanti. Bahkan ditargetkan, akhir bulan November, jalan tersebut sudah selesai pengerjaannya.

"Alhamdulillah dengan pekerjaan yang sudah dimulai sejak kemarin ini, kita menargetkan di akhir bulan 11 nanti pekerjaan selesai. Material sudah siap semua, saat ini saja dilokasi sudah ada 2500 kubik bahan timbunan. Sementara ditempat pemasok, bahan juga lagi dimuat. Mudah-mudahan tidak ada kendala dan kami dapat selesaikan sesuai target," ucap Eri Supriadi, pengawas lapangan proyek tersebut.

Mencapai target yang ditetapkan tersebut, sambung pria yang akrab disapa Asek itu, para pekerja juga di pola dengan 2 shift. Sehingga katanya, pekerjaan dapat dilakukan hingga pukul 12 malam.

"Kita lembur semua bang. Dengan begitu tentu pekerjaan ini dapat selesai. Sementara ini kendala yang berarti belum ada, cuma yang kita takutkan adalah cuaca, hujan. Kita minta doanya lah dari semuanya agar pekerjaan kita tiada kendala," kata Asek.

Untuk pekerjaan penimbunan jalan dengan panjang sekitar 16 kilometer tersebut, ditargetkan dapat selesai dalam 1 bulan. Sesudah itu, papar Asek, baru dilanjutkan dengan pengecoran fc atau semirigid dengan panjang 2 kilometer. 

"Kita kejarkan dulu untuk penimbunan bang. Kami targetkan selama sebulan dapat selesai. Sesudah itu baru kita lakukan pengecoran untuk bagian yang di semirigid sepanjang 2 kilo. Nah, selama pekerjaan pengecoran, bagian yang ditimbun tentu akan dapat kami awasi pula. Sehingga jika terdapat kekurangan bisa kami tangani segera," pungkas Asek.

Sebagai informasi, ruas jalan ini sempat viral di media sosial saat lebaran Idul Fitri baru lalu. Keadaan jalan yang rusak parah, ditambah waktu itu musim hujan, membuat kondisi jalan berkubang lumpur. Padahal saat itu suasana lebaran, sehingga aksesibilitas memang sangat dibutuhkan masyarakat.

Nasib ruas Jalan Kotabaru-Pulau Kijang ini sendiri memang cukup dilematis. Jalan yang seharusnya sudah bagus mulus sejak 2015 lalu, tapi tak kunjung juga baik. Menurut data, 2015 lalu, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui kepemimpinan Bupatinya, H M Wardan, berhasil menjemput dana ke pemerintah pusat Rp65 miliar. Tapi sayang, karena waktu penyaluran dana yang sudah mendekati akhir tahun, serta kontraktor pelaksana yang tidak bertanggungjawab, dana sebesar itu cuma bisa terpakai Rp4,5 miliar saja.

Walau menghadapi kenyataan pahit, uang yang telah didapat harus kembali lagi ke pusat, Wardan bersama jajarannya tak patah arang. Sebagai pemimpin, apalagi dia memang asli daerah tersebut, dana itu kembali diperjuangkan agar dapat kembali ke Inhil. Akhirnya, upaya tersebut membuahkan hasil, tahun 2016 pemerintah pusat menyetujui agar dana kembali ditransferkan ke Inhil dalam bentuk Dana Alokasi Khusus.

"Total anggaran yang kita dapat mencapai Rp200-an miliar. Inilah yang kita bagi menjadi 8 paket. Selain Jalan Kotabaru-Pulau Kijang yang kita jadikan dua paket dengan total dana sekitar Rp44 miliar, kita anggarkan juga ke ruas jalan Tembilahan-Sungai Piring-Teluk Pinang," papar Wardan beberapa waktu lalu.

Tapi apa nak didaya, upaya Pemkab Inhil melalui Bupati serta jajarannya tersebut kembali menuai kecewa. Lagi-lagi jalan itu mendapatkan kontraktor pelaksana yang buruk. Jika jalan Tembilahan-Sungai Piring-Teluk Pinang kini sudah mulus bedelau, namun di ruas jalan Kotabaru-Pulau Kijang hanya sebagian saja yang selesai serta menyisakan ruas yang rusak parah dengan volume yang cukup panjang.

Merasa memiliki tanggungjawab yang besar, sebagai putra jati daerah setempat, gagal dengan dua kali penganggaran APBN akhirnya 2017 melalui APBD Inhil jalan tersebut kembali dianggarkan Rp13 miliar dan kini sedang dikerjakan oleh PT Riau Sepadan. Wardan sendiri mengakui bahwa dengan anggaran sebesar itu, tentu belum semua ruas jalan akan selesai. Tapi dikatakannya, 2018 mendatang ruas jalan tersebut akan kembali dianggarkan untuk melanjutkan pekerjaan tersisa.

"Sehingga kita harapkan seluruh ruas jalan ini dapat baik keadaannya dengan mutu yang maksimal. Dan masyarakat aktifitas masyarakat pun dapat lancar. Insyaallah," pungkas Wardan. (adp)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 21 Januari 2018 | 17:16:02

Kapolda Sumut Hibur Bocah yang Ditanam Ayahnya Hidup-Hidup

Medan - Bocah berusia 6 tahun berinisial SA yang menjadi korban kekerasan oleh ibu kandung dan ayah tirinya di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik,
Minggu, 21 Januari 2018 | 17:11:36

Berideologi Pancasila, Indonesia Tak Boleh Legalisasi UU LGBT & Perkawinan Sejenis

JAKARTA - Wasekjen DPP PDI Perjuangan Bidang Pemerintahan, Dr. Ahmad Basarah menilai pernyataan Ketua MPR Zulkifli Hasan yang menyebutkan adanya lima fraksi di DPR yang menyetujui perkawinan sejenis dan L
Minggu, 21 Januari 2018 | 17:08:29

Baleg DPR Bantah Pernyataan Zulhas soal Adanya 5 Parpol Pro LGBT

JAKARTA - Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) Firman Soebagyo membantah pernyataan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan yang menyatakan adanya lima fraksi partai politik di DPR yang mendo
Minggu, 21 Januari 2018 | 17:05:07

Instagram Kini Tampilkan “Last Seen” Pengguna

Jakarta - Instagram terus merilis fitur baru untuk para penggunanya. Kali ini, layanan berbagi foto dan video tersebut dilaporkan merilis fitur status aktivitas untuk pengguna aplikasi iOS dan Android. D
 
Berita Lainnya
Minggu, 21 Januari 2018 | 15:50:26

Deklarasi AYO Diwarnai Asap dan Balon Tersangkut di Tiang Listrik

PEKANBARU- Deklarasi Pasangan Calon Gubernur Riau dan Wakil Gubernur, Arsyafjuliandi Rachman dengan Suyatno (AYO) diwarnai dengan asap dan pelepasan balon. Ahad (21/1/2017).Saat Arsyadjuliandi Rachman menyampai
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 11:14:20

Gerindra: Mahasiswa Tewas Tertembak Brimob Bukan Ajudan Prabowo

Bogor - Ketua Tim Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, Fernando Alan Joshua Wowor, mahasiswa yang tewas tertembak senjata milik anggota Brimob inisial AR adalah kader partainya. "Iya
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 10:32:30

Unggah video porno disosmed, pasangan gay diciduk polisi Depok

DEPOK - Dua pelaku penyebaran video porno sesama jenis diamankan jajaran Polresta Depok. Keduanya diamankan semalam di Jalan. Raya Sawangan, Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok. Mereka adalah Rudi Sap
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 08:11:09

Siap-Siap MA Buka Lowongan 1.000 Hakim Tahun Ini

Jakarta - Mahkamah Agung (MA) disebutkan masih membutuhkan hakim untuk mengisi sejumlah pos di lembaga kehakiman tersebut. Tak tanggung-tanggung, jumlah hakim yang masih dibutuhkan yakni 1.000 orang lagi
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 08:02:32

Siapa Mahasiswa yang Tewas Tertembak Brimob?

Bogor - Kepolisian masih menyelidiki insiden tertembaknya FAJW (26), seorang mahasiswa, hingga tewas oleh anggota Brimob Kelapa Dua di Lipps Club Bogor Jalan Sukasari 3, Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu (20/1/20
 
Sabtu, 20 Januari 2018 | 15:51:46

Drainase di Balai Jaya Asal Jadi, Diduga Turut Menikmati Pjs Penghulu Bungkam

ROKANHILIR-Pembangunan saluran air atau drainase di RT 07 RW 02, Dusun Kencana, Kepenghuluan Pasir Putih, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Riau ini dikerjakan asal jadi. Parahnya, Pjs Penghulu memil
 
Sabtu, 20 Januari 2018 | 11:14:56

Anggota Brimob berkelahi, warga sipil tewas ditembak

BOGOR - Kepolisian Resor Bogor Kota tengah menyelidiki kasus perkelahian yang melibatkan anggota Polisi dari Brimob Kelapa Dua, dengan warga sipil. Korban warga sipil tewas tertembak. "Sabtu dini hari seki
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 22:21:07

JPU Tak Dapat Buktikan Dakwaannya, Terdakwa Narkotika ini Bebas

ROKANHILIR-Keyakinan jaksa dan hakim tak selamanya sama. Begitu pula yang terjadi dalam sidang  kali ini, Jaksa tidak dapat menyakinkan hakim, sehingga terdakwa kasus narkotika ini bebas dari jeratan hukum
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 20:18:04

Museum Bahari Terbakar, ISLA Unhas Minta Anies Baswedan Turun Tangan

JAKARTA-Museum Bahari yang terletak di kawasan Kota Tua Jakarta terbakar, Selasa (16/01/2018). Kebakaran di gedung bersejarah ini diduga karena adanya konsleting listrik di bagian atap. Insiden ini pun mengunda
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 16:56:37

Owner PT. Hutahaean Sakit, Tahap II Kasus Dugaan Koorporasi Diundur

PEKANBARU - Tahap II kasus dugaaan Koorporasi dalam mengelola lahan diluar Hak Guna Usaha (HGU) dengan luas 835 Hektar PT Hatahaean Dalu-dalu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ditunda.Bagian Pidan
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:45:21

Sekwan Batasi Kerja Wartawan, Robert : Wartawan Bukan Teroris

PEKANBARU-Terkait penyataan Sekretaris Dewan (Sekwan) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau yang membatasi kerja wartawan mendapat kecaman keras dari salah satu aktifitas Riau.Ir Robert Hendrico selaku
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:24:21

Simpang Siur Berita Usulan Rumah Subsidi Bagi Wartawan, Ini Penjelasan Johansyah

BENGKALIS - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Staistik Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri, meluruskan pemberitaan sebuah media online yang mengatakan Bupati Bengkalis Amril Mukminin ak
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:14:56

Jelang Tahap II Terkait Kasus PT Hutahaean, Ini Kata Anggota DPRD Rohul

ROKANHULU - Kasus dugaan koorporasi yang melibatkan PT Hatahaean Dalu-dalu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rohul yang saat ini ditangani Kepolisian Daerah Riau melalui penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) bidang
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 13:46:01

Jaksa Closing Kasus Saber Pungli Disdik Pelalawan

PANGKALANKERINCI- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan "menclosing" atau memberhentikan  rangkaian penyelidikan kasus Saber Pungli Proyek di lingkungan Dinas Pendidikan Tahun Anggaran (TA) 2017.Hal tersebut
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 11:40:42

Positif Narkoba, Dokter Mata di RS SMEC Pekanbaru Masih Beraktifitas

PEKANBARU - Fheryanto, seorang dokter mata di RS Sumatera Eye Centre (SMEC)  Pekanbaru ini dinyatakan positif narkoba saat terjaring razia beberapa hari lalu.Namun, Fheryanto masih terlihat bertugas sepert
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top