Iklan Sosial
 
Jumat, 14 Juli 2017 | 15:40:39
Peristiwa

Akhirnya, Kakak Beradik yang Jatuh di Jembatan Jumrah Ditemukan dalam Kondisi tidak Bernyawa

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi

Sebarkan:
Humas Polres Rohil
Tim Gabungan saat mengevakuasi korban sesaat setelah ditemukan. Jumat 14/7.
RIMBA MELINTANG - Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan Polri, Basarnas dan juga masyarakat selama dua hari akhirnya jasad kakak beradik yang tenggelam di sungai Rokan ditemukan tak bernyawa.

Berdasarkan data yang berhasil dirangkum SpiritRiau.com Jumat, 14/7 bahwa penemuan mayat kakak beradik ini sekitar 5 kilometer dari lokasi jatuhnya kedua korban.  Dan mayat kakak beradik ini pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang mencari ikan disekitar aliran sungai Rokan pada Jumat (14/7) pagi.

Menurut Kapolres Rokan Hilir, AKBP Henry Posma Lubis Sik MH yang dikonfirmasikan melalui Kapolsek Rimba Melintang, Iptu Boy Setyawan SAP Msi mengatakan bahwa kabar penemuan mayat kedua korban ini didapatkan dari warga masyarakat yang melapor kepadanya.

" Alhamdulillah tadi pagi sekira pukul 07.00 wib ada informasi dari masyarakat yang menghubungi saya melalui Handphone yang menyatakan nelayan yang sedang mencari ikan telah menemukan sesosok mayat di sungai Rokan tepatnya Parit Begol Kepenghuluan Harapan Jaya Kecamatan Rimba Melintang," kata Boy Setyawan.

Mendapatkan informasi tersebut, lanjut Kapolsek lagi langsung memerintahkan personil piket Pelayanan Polsek Rimba Melintang Bripka Heriyadi dan Brigadir Nasri untuk turun ke TKP serta membantu masyarakat mengevakuasi jenazah tersebut.

Setelah berangkat menuju lokasi menggunakan Kapal Motor milik masyarakat dapat dipastikan bahwa jenazah yang ditemukan tersebut adalah korban yang jatuh di Jembatan Jumrah, yakni atas nama Suryadi.

" Kemudian jenazah dievakuasi ke pelabuhan lama Rimba Melintang. Karena di Kepenghuluan Harapan Jaya tidak ada Pelabuhan. Sekira pukul 09.00 wib jenazah tiba di Pelabuhan lama Rimba Melintang diangkut menggunakan perahu karet milik Basarnas Provinsi Riau untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Rimba Melintang guna keperluan visum," terang Boy kembali.

Dan ketika sedang mengevakuasi jenazah dari boat ke mobil ambulance, salah seorang nelayan yang sedang membantu mencari di perairan depan pelabuhan mengatakan sedang menemukan sesosok mayat dan dipastikan oleh tim Basarnas bahwa mayat tersebut adalah jenazah yang sedang dicari, yakni atas nama Suryono.

" Kemudian jenazah tersebut pun dievakuasi ke ambulance dan selanjutnya di bawa ke Puskesmas Rimba Melintang untuk dilakukan visum," ungkap Kapolsek lagi.

Setelah dilakukan visum, tepat sekira pukul 10.30 wib jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dan akhirnya kedua jenazah  dimakamkan selesai sholat Jumat di TPU Tanah Merah Kepenghuluan Langgadai Hulu.

Sebelumnya, Suryadi (20) dan Suryono (18) warga jalan Lintas Bagansiapiapi Kepenghuluan Lenggadai Hilir ini dinyatakan hilang pada Rabu 12/7 sekira pukul 22.30 Wib malam.

Kabar jatuhnya dua orang korban itu ke dalam sungai itu bermula pada hari Rabu 12 Juli 2017 sekira pukul 22.30 wib didapat informasi dari masyarakat tentang adanya masyarakat yang tenggelam dan belum ditemukan di Sungai Rokan tepatnya di Jembatan Jumrah.

Setelah mendapat informasi tersebut Kapolsek Rimba Melintang  bersama personil piket Pelayanan Polsek Rimba Melintang mendatangi lokasi untuk memastikan informasi tersebut.

Ketika sampai di Jembatan Jumrah  didapat informasi dari salah seorang teman yang tenggelam tersebut dan diketahui bernama Suhendra (20) mengatakan bahwa dua orang temannya jatuh ke sungai Rokan.

Berdasarkan keterangan Suhendra, awalnya sekira pukul 20.00 wib Suhendra alias Hendra berangkat dari Tanah Merah bersama korban mengendarai 2 unit sepeda motor menuju Jembatan Jumrah dengan tujuan untuk melihat balap sepeda motor.

Ketika tiba di Jembatan Jumrah mereka bertiga tidak melihat adanya balapan sepeda motor, lalu mereka duduk-duduk ditepi jembatan. Sekira pukul 21.30 wib pada saat Suhendra  sedang mendengarkan musik memakai Handset, salah satu korban bernama Suryono turun ke bagian pinggir atau tepi jembatan untuk buang air kecil.

Sesaat kemudian, Suryadi memanggil Suhendra unruk meminta pertolongan. " Hendra adikku jatuh, tolong bantu untuk menyelamatkan," kata Hendra menirukan percakapan mereka dengan korba sebelum keduanya dinyatakan hilang jatuh dari jembatan.

Mendengar perkataan Suryadi, Suhendra langsung pergi ke rumah warga untuk meminjam perahu atau boat untuk menolong Suryono. Namun ketika kembali ke Jembatan, Suhendra tidak lagi melihat keberadaan Suryadi, tetapi, Suhendra  mendengar sebanyak 2 kali suara meminta tolong.

Kemudian, Suhendra bersama warga sekitar mencoba mencari akan tetapi tidak juga ketemu hingga akhirnya melaporkan kepada pihak kepolisian.

"Terimakasih kepada semua pihak yang sudah turut membantu mencari kedua korban. Ke depan kita minta kepada warga agar lebih berhati hati jika bermain di bibir jembatan, demi keselamatan kita," tandasnya. (ded)


 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 19 Juni 2018 | 17:56:40

Rata-rata Korban KM Sinar Bangun Komunitas Vespa, 49 Orang Belum Ditemukan

MEDAN - Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menegaskan bahwa hingga saat ini, pengaduan korban kehilangan telah mencapai 49 orang dan bisa saja nama-nama korban pengaduan bertambah, seiring semak
Selasa, 19 Juni 2018 | 12:31:18

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Hingga ke Tanjung Unta

MEDAN-Tim gabungan terus berupaya mencari lebih dari 50 penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Pencarian menyisir hingga perairan Tanjung Unta, sekitar tiga mil laut (se
Senin, 18 Juni 2018 | 22:13:48

Sekda Inhil Hadiri Halal Bihalal Bersama Masyarakat GAS

GAUNGANAKSERKA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir  (Inhil), H Said Syarifuddin menghadiri Halal Bihalal bersama masyarakat Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) yang digelar di Lapangan Terat
Senin, 18 Juni 2018 | 21:39:13

Puluhan Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

JAKARTA - Puluhan penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6) belum ditemukan.Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purw
 
Berita Lainnya
Selasa, 19 Juni 2018 | 17:56:40

Rata-rata Korban KM Sinar Bangun Komunitas Vespa, 49 Orang Belum Ditemukan

MEDAN - Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menegaskan bahwa hingga saat ini, pengaduan korban kehilangan telah mencapai 49 orang dan bisa saja nama-nama korban pengaduan bertambah, seiring semak
 
Selasa, 19 Juni 2018 | 12:31:18

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Hingga ke Tanjung Unta

MEDAN-Tim gabungan terus berupaya mencari lebih dari 50 penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Pencarian menyisir hingga perairan Tanjung Unta, sekitar tiga mil laut (se
 
Senin, 18 Juni 2018 | 21:39:13

Puluhan Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

JAKARTA - Puluhan penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6) belum ditemukan.Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purw
 
Senin, 18 Juni 2018 | 21:33:21

Sudah 16 Korban Selamat KM Sinar Bangun Dievakuasi, 1 Korban Tewas

MEDAN-Tim Basarnas didukung pelbagai pihak masih terus melakukan pencarian korban kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Pulau Tao, Simanindo, Samosir, Senin (18/6/2018) sekitar pukul 17.30 WIB.inform
 
Senin, 18 Juni 2018 | 21:30:12

Tali Kemudi Putus, KM Sinar Bangun Terbalik di Danau Toba, Puluhan Penumpang Melompat ke Danau

MEDAN -Kapal kayu berpenumpang berlayar dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) tujuan Tigaras (Simalungun)  terbalik di Danau Toba.Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten S
 
Minggu, 17 Juni 2018 | 20:47:52

Lebaran, Bocah 8 Tahun T3was Terbawa Arus Sungai Kampar

PEKANBARU - Bocah perempuan berusia delapan tahun bernama Annisa Andini, meninggal dunia usai terbawa arus Sungai Kampar, Sabtu (16/6/2018) sore kemarin. Kejadian itu tepatnya di Desa Teratak Buluh, Kecamatan S
 
Sabtu, 16 Juni 2018 | 11:17:02

Tentang Ular Sanca yang Telan Wanita Bulat-bulat

Jakarta - Seekor ular sanca menelan bulat-bulat seorang warga Desa Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, bernama Wa Tiba (54). Peristiwa ini pun bikin kaget dan menimbulkan banyak pertanyaan terkait ular te
 
Kamis, 14 Juni 2018 | 15:34:16

Kasus Judi di Tandun, 4 Karyawan BUMN dan 1 Warga Biasa ini Hanya Divonis 3 Bulan

ROKANHULU - Lima orang pelaku judi yang ditangkap oleh Tim Opsnal Polsek Tandun pada Sabtu 10 Maret 2018 lalu di Dusun II Afdeling III Perumahan PTPN V Sei Tapung Desa Sei Kuning Kecamatan Tandun Rohul kini sud
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 21:25:49

Dosa PKS PT.PCR Tambah Satu Lagi, Ini dia

MANDAU - Berdasarkan keterangan dari pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, tepatnya Kepala Bidang Penataan Lingkungan Hidupnya, Wahyudin, beberapa waktu lalu, bahwa batas tanggal jatuh tempo p
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 19:29:41

Satu Keluarga, Pemudik Asal Bengkalis Ini Tewas Dihantam Avanza di Rohil

ROKANHILIR-Akhirnya pemudik asal jalan Ladang Tengah Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis ini tewas setelah dihantam mobil jenis Avanza di ruas jalan Lintas Riau Sumut Kepenghuluan Teluk Ber
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 14:20:42

Polisi Bentuk Tim Gabungan Cegah Aksi Teror Batu di Jembatan

Jakarta - Polres Jakarta Timur membuat tim gabungan yang bertujuan untuk mencegah aksi teror batu yang akhir-akhir ini terjadi. Tim gabungan dari polsek-polsek tersebut akan berpatroli di beberapa jembata
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 13:24:05

Kakorlantas Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan di Tol Pejagan

Pemalang - Sebuah minibus mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tol Pejagan-Pemalang Km 308+600. Mobil tersebut menabrak pembatas jalan (median).Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (13/6/2018), tampak
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 13:18:51

Menhub Bantu Anak 2 Petugas yang Tewas Tertabrak di Tol Cipali

Semarang - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, berduka atas meninggalnya 2 petugas tol Cipali yang tertabrak mobil saat bertugas. Bantuan pun diberikan kepada anak-anak korban.Hal itu diungkapkan Menh
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:42:44

Sempat tarik menarik dengan korban, jambret ponsel ini diamuk warga

Sulaiman (24), warga Jalan Gerilya, Samarinda, babak belur dihajar warga lantaran menjambret ibu rumah tangga, Emi Ruslina (40), saat membonceng anaknya dini hari tadi. Seorang rekan Sulaiman, diburu poli
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:27:14

Diduga bunuh diri, mayat dengan leher tergorok ditemukan di toilet SPBU Depok

Sesosok mayat pria bersimbah darah, dengan luka menganga bekas sayatan senjata tajam di lehernya ditemukan di dalam toilet Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau pom bensin di Jalan Kartini di sam
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top