Iklan pelantikan 45 Anggota DPRD Rohul
 
Rabu, 16 Oktober 2019 | 22:03:24
PERISTIWA

Diduga Staf Kelurahan Mentangor Melakukan Pungli, Seklur: Kami Tidak Pernah Mengetahui

Laporan: Afriyanto

Sebarkan:
PEKANBARU-  Staf Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya, diduga melakukan pungutan liar (Pungli) kepengurusan surat tanah.

Saat dikonfirmasi Wartawan, Rabu (16/10/2019) Lurah Mentangor, Bismihayati SH melalui Sekretaris Lurah (Seklur) Mentangor Katwadi S Sos mengatakan, bahwa kepengurusan surat tanah yang dilakukan Henrizal Bibra selaku Staf Kelurahan Mentangor terhadap M br Sihotang, Warga Jalan Segar Kelurahan Rejosari tanpa sepengetahuan Lurah maupun Seklur.

Sebelumnya, M br Sihotang, pemilik surat tanah menceritakan kepada wartawan, bahwa dua bulan yang lalu dirinya datang ke Kantor Kelurahan Mentangor guna mengurus surat tanah yang berlokasi di wilayah Kelurahan Mentangor. Kemudian Henrizal Bibra menawarkan surat tanahnya untuk diperbarui dengan biaya sebesar 3.800.000,00 (Tiga juta delapan ratus ribu).

Staf Kelurahan Mentangor yang disapa Bob ini, meminta bayaran yang pertama pada tanggal (17/8), sebesar Rp. 300.000,00, Kedua (20/9) Rp. 2.000.000,00 dan untuk yang ketiga kalinya sebesar Rp.1.500.000,00 (21/9).

Khawatir dengan kinerja dan biaya yang dilakukan pegawai Kelurahan tersebut. M br Sihotang berupaya mempertanyakan dua minggu belakangan kepada Henrizal Bibra dan meminta surat tanah yang asli dikembalikan beserta uang. 

"Beberapa hari yang lalu saya telpon. Tapi tidak aktif telpon bapak itu. Adapun dapat kabar bapak itu sedang berada diluar kota. Cuti katanya, "keluhnya panik menceritakan kepada wartawan.

Lanjutnya, M br Sihotang menceritakan, Henrizal Bibra mengakui uang senilai Rp 3.800.000 telah diterimanya dan segera mengembalikannya pada 10 November mendatang, dan telah mengembalikan surat tanah asli yang dipegangnya selama 2 bulan kepada M br Sihotang. 

"Iya surat tanah tadi sudah dikembalikan. Tapi uang itu belum. Katanya tanggal 10 bulan depan, "katanya.

Kembali ke Sekretaris Lurah, mendengar kabar tersebut, Katwadi membantah, dirinya tidak pernah sama sekali mengetahui Henrizal Bibra mengurus surat tanah mengatas namakan M br Sihotang.

"Kami tidak pernah berani menarik biaya dari masyarakat sampai 3.800.000. Tapi disatu sisi, jika masyarakat berkenan seikhlasnya itu memberi. Tidak dipatokkan. Kalau sekian (mematokan biaya, red) tidak ada. Ya kalau tidak diberi juga kami tidak apa. Tapi kalau sekian itu tidak ada, "jelasnya mengawali.

Selanjutnya,  Katwadi beranggapan, jika yang dilakukan Stafnya itu hanyalah secara pribadi.

"Ya kalau kepengurusan surat tanah itu ya ke saya (Sekretaris Lurah, red), ke Kasipem. Dan saya, saya sampai saat ini tidak tau berkas yang diurus si bob itu. Tidak ada laporan ke saya. Tetapi jika di meminta biaya itu, itu pribadi dia ya. Yang jelas kami tidak pernah menyuruh dan menganjurkan meminta duit kepada masyarakat, "sebutnya.

"Kami tidak pernah berani menarik biaya dari masyarakat sampai 3.800.000 ribu. Tapi disatu sisi, jika masyarakat berkenan seikhlasnya itu memberi. Tidak dipatokkan. Kalau sekian (mematokan biaya, red) tidak ada. Ya kalau tidak diberi juga kami tidak apa. Tapi kalau sekian itu tidak ada, "jelasnya mengawali.

Selanjutnya,  Katwadi beranggapan, jika yang dilakukan stafnya itu hanyalah secara pribadi.

"Ya kalau kepengurusan surat tanah itu ya ke saya (Sekretaris Lurah, red), ke Kasipem. Dan saya, saya sampai saat ini tidak tau berkas yang diurus si bob itu. Tidak ada laporan ke saya. Tetapi jika di meminta biaya itu, itu pribadi dia ya. Yang jelas kami tidak pernah menyuruh dan menganjurkan meminta duit kepada masyarakat, "sebutnya.

"Kami akui dia (bibra,red) pegawai disini. Secara administrasi beliau telah melanggar prosedur ketentuan yang kami berikan. Dan kami juga telah memberikan warning (Peringatan, red). Jangan lagi mengurus surat tanah masyarakat. Dan yang berhak menangani itu seklur dan kasipem dan itu langsung dari Lurah memerintahkan kepada kami. Karena kenapa, karena kalau dia yang ngurus nanti kami ujungnya yang keteteran, "jelasnya lagi.

Disinggung sanksi tegas apa kepada pegawai Kelurahan Mentangor yang diduga melanggar prosedur, Seklur mengatakan, kordinasi dengan lurah dah camat terlebih dahulu. 

"Kalau masalah sanksi, kami harus kordinasi dulu dengan beliau (Lurah,red). Karena kenapa, ya sayakan hanya seklur. Ya dalam hal ini tentunya hanya camat, lurah. Ya saya hanya bisa memberikan masukan, rekomendasi. Tindakan bibra ini juga sudah terlalu berani, tanpa kordinasi sama kami, "bebernya.

Ditanya wartawan, apakah yang dilakukan stafnya tersebut termasuk dalam dugaan pungli.

"Bisa jadi. Bisa jadi. Karena urusannya ini juga sudah dua bulan tidak ada melapor ke saya dan ke pak kasipem. Yang pernah diurus satu, kami bantu selesaikan. Seperti itu juga kejadiannya. Akhirnya kami bantu, mengingat dia (Bibra, red) mau pensiun. Dan ini muncul lagi. Ya nanti kita sharing dengan pak camat, "katanya. (aft).







 
 
 
Komentar
 
 
Berita Lainnya
Selasa, 12 November 2019 | 20:23:25

Diduga Sakit, Pria ini Ditemukan Meninggal di Kamar Pemilik Warung

ROKANHILIR - Marisi Butar - Butar (49) warga Balam Km 20 Kepenghuluan Bangko Sempurna Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir ditemukan meninggal di dalam kamar pemilik sebuah warung.Informasi yang dirang
 
Selasa, 12 November 2019 | 14:52:32

Siswa SDN 13 Tambusai Raih Juara Pemilihan Bujang Dara Sonik se Rohul

ROKAN HULU - Lomba Bujang Dara Sonik Kabupaten Rokan Hulu tahun 2019 ditaja Ikatan Alumni Bujang dan Dara setempat dua siswa- siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 013 Tambusai Kecamatan Tambusai raih juara 2 dan 3.
 
Senin, 11 November 2019 | 11:24:32

Pemkab Rohul Upacara Hari Pahlawan ke -74

ROKAN HULU - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Upacara Memperingati Hari Pahlawan Nasional Republik Indonesia ke-74 tingkat Kabupaten  Minggu, (10/11/2019) pagi terlaksana hikmat. Tema "Aku Pahlawan Masa Ki
 
Senin, 11 November 2019 | 11:20:43

Hari Libur Pemkab dan DPRD Rohul Tetap Kerja Untuk Memperingati Hari Pahlawan

ROKAN HULU - Momen Memperingati Hari Pahlawan ke-74, Pemerintah Kabupaten dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Rokan Hulu masuk kerja, meski hari libur Minggu, (10/11/2019).Usai upacara  hari Pahlawan terseb
 
Sabtu, 9 November 2019 | 10:45:47

Bhabinkamtibmas Polsek Pujud dan Babinsa Kompak Perbaiki Musholla yang Terkena Puting Beliung

ROKANHILIR - Kerusakan Musholla Al Ridho akibat hantaman Angin Puting Beliung yang terjadi di Dusun Lapangan C Kepenghuluan Tanjung Medan Barat Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rohil pada Kamis sekira jam 21.3
 
Sabtu, 9 November 2019 | 10:24:26

Hamili Anak Kandung, Tim PPA Polres Inhu Bekuk Pria Paruh Baya Di Peranap

INHU - Tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Inhu, Riau dibawah pimpinan Kanit PPA Polres Inhu, Aiptu Khairul Umam kembali menoreh prestasi dalam ungkap kasus persetubuhan anak bawah umur.RA (49) war
 
Sabtu, 9 November 2019 | 10:07:12

Personil Babinsa Koramil 02/TP, Laksanakan Upaya Penanggulangan Pasca Bencana Angin Puting Beliung

ROKANHILIR- Koramil 02/Tanah Putih Kodim 0321/Rohil masih berupaya melaksanakan Perbantuan dalam penanggulangan bencana angin puting beliung yang terjadi, di Dusun Lapangan C Pekan Kepenghuluan Tanjung Medan Ba
 
Sabtu, 9 November 2019 | 09:59:02

Bencana Angin Puting Beliung, Babinsa Koramil 02/Tanah Putih Kerahkan Bantuan

ROHIL- Pasca bencana angin puting beliung yang menerjang Dusun Lapangan C Pekan  Kepenghuluan Tanjung Medan Barat, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten. Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau. Babinsa  Kora
 
Sabtu, 9 November 2019 | 08:09:44

Pasca Puting Beliung di Rohil, 67 Rumah Warga 2 Tempat Ibadah Rusak

ROKAN HILIR-Setelah dilakukan invertarisir oleh pejabat desa ternyata akibat Puting beliung di Desa Tanjung Medan bertambah menjadi 67 Rumah warga dan 2 rumah ibadah rusak parah.  Hal itu dijelaskan D
 
Jumat, 8 November 2019 | 23:12:27

Masyarakat Protes Pembangunan Lapangan Volly didesa Bukit Petaling Senilai Rp360 Juta Lebih, Ini Alasannya

Inhu - Merasa ada Indikasi penyimpangan anggaran pembangunan lapangan volly yang menelan anggaran sebesar Rp.360.907.000, mayarakat Desa Bukit Petaling, Kecamatan Rengatbarat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) -
 
Jumat, 8 November 2019 | 21:07:29

Usai Terjaring Operasi Zebra Muara Takus 2019, Warga Duri Ini Jadi Qarim

Duri - Operasi Zebra Muara Takus 2019 yang dilaksanakan jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bengkalis beberapa waktu lalu menyisahkan suatu cerita yang inspiratif.Dimana Kasat Lantas Polres Bengkalis
 
Jumat, 8 November 2019 | 20:24:07

Angin Puting Beliung Robohkan Rumah Warga di Rohil

ROKANHILIR-Angin kencang menyebabkan beberapa rumah warga di Tanjung Medan  Kabupaten Rokan Hilir rusak. Beberapa bangunan mengalami rusak ringan hingga berat. Angin berhembus kencang bersamaan dengan mend
 
Jumat, 8 November 2019 | 14:05:51

Selain 7 Rumah 1 Musholla Porak Poranda Dihantam Puting Beliung

ROKANHILIR - Angin puting beliung yang terjadi pada Kamis sekira jam 21.30 wib di Dusun Lapangan C Kepenghuluan Tanjung Medan Barat Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rohil memporak-porandakan 7 rumah, bahkan sa
 
Kamis, 7 November 2019 | 13:07:03

Jalan Buton Siak Ambles, Satu Mobil Tronton Terjebak

SIAK- Jalan lintas Buton - Siak ambles, Satu mobil truk tronton terjebak pas di Simpang Empat Pusaka Kampung Dosan Kecamatan Pusako Kabupaten Siak, pada Rabu malam 06 November 2019 sekira pukul 21.30 WIB.Bermul
 
Rabu, 6 November 2019 | 21:36:13

Mr.X Ditemukan Tewas Di Lantai Dasar Bekas Hotel di Kota Duri

Mandau - Rabu 06 November 2019 sekira jam 16.40 Wib, warga yang bertempat tinggal di seputaran bangunan bekas Hotel Tan Ameh yang berada di jalan Jenderal Sudirman RT 03 RW 21 Kelurahan Air Jamban Kecamatan Man
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top