Iklan pelantikan 45 Anggota DPRD Rohul
 
Rabu, 11 September 2019 | 14:35:00

Warga Desak Kejari Bengkalis Periksa Salah Satu Kades di Bandar Laksamana

Sebarkan:
Sbi
Zulfan Mahendra M,Si.
Bengkalis - Saat ini beredar kabar di kalangan wartawan dan juga aktivis anti korupsi Kabupaten Bengkalis bahwa salah satu kepala desa di Kecamatan Bandar Laksamana memperlakukan desanya seperti memimpin perusahaan pribadi.

Sehingga penyelewengan Anggaran Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) dan tak ketinggalan juga dana Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED - SP) diduga terjadi setiap tahunnya di desa tersebut.

Bahkan sejumlah elemen masyarakat dan LSM diinformasikan sudah melapor ke pihak penegak hukum. Dan saat ini masyarakat meminta dan menunggu tindak lanjut dari aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis selaku Pengacara Negara.

Belum dipastikan desa mana yang akan menjadi sasaran pemeriksaan pihak pengacara negara tersebut. Namun dari kabar itu mengindikasikan dari laporan masyarakat, bahwa Kepala Desa dimaksud diduga banyak menyelewengkan uang negara sejak menjabat hingga saat ini.

"Kabarnya kepala desa itu memimpin pemerintahan desanya, bak memimpin perusahaan milik pribadi, semau dia saja. Semua hal yang berkaitan dengan penyaluran dana tidak transparan, sekehendak hati dia saja bersekongkol bersama sekdesnya. Oleh karena itu kita mendesak kepada penegak hukum, kususnya Kejari Bengkalis agar segera melakukan penyelidikan, serta merespon laporan masyarakat terkait tindak tanduk Kepala Desa yang dimaksud," pinta salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Bengkalis yang juga salah seorang aktivis anti korupsi Zulfan Mahendra, M.Si, Rabu (11/9/2019).

Sementara, pihak Pidsus Kejari Bengkalis belum mengeluarkan rilis resmi tentang nama Kepala Desa maupun nama desa yang sedang menjadi buah bibir pihak wartawan maupun aktivis anti korupsi itu. Meskipun sejumlah pihak mendesak agar kepala desa itu segera diproses dan diadili secara hukum.

"Oknum kepala desa di Kecamatan Bandar Laksamana itu harus segera diproses secara hukum, demi memberikan efek jera kepada yang lainnya agar tidak bersikap yang sama seperti raja - raja kecil di desanya masing - masing." pungkas Zulfan.
(SBI)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 20 September 2019 | 12:23:38

Bahasa Paser, Bahasa Ibu Kota yang Terancam Punah

Penajam Paser Utara - Penajam Paser Utara (PPU) telah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai salah satu lokasi Ibu kota baru. Kabupaten ini sendiri punya bahasa asli suku Pase
Jumat, 20 September 2019 | 11:56:21

Adegan Sadis Pembunuhan Pengantin Baru di Pemalang Direkonstruksi

Pemalang - Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan seorang pria pengantin baru di Pemalang. Sebanyak 10 adegan diperagakan oleh pelaku yang bernama Arifin (25)."Rekonstruksi ada 10 adegan," ujar Kas
Jumat, 20 September 2019 | 11:26:38

Sukseskan MTQ Ke-44, Camat Riki Rihardi Siap Berikan Pelayanan Yang Terbaik

Duri - Camat Mandau Riki Rihardi mengatakan, sebagai tuan rumah penyelenggara, siap memberikan yang terbaik demi sukesnya MTQ ke-44 tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2019."Kamis siap memberikan pelayanan terbai
Jumat, 20 September 2019 | 11:00:44

Jambret Di Pinggir, Dua Warga Kandis Masuk Sel

Pinggir - Rabu tanggal 18 September 2019 sekira jam 23.30 Wib, Tim Polsek Pinggir mengamankan dua orang laki-laki yang diduga melakukan tindak pidana Curas atau Jambret) di seputaran jalan lintas Duri-Pekanbaru
 
Berita Lainnya
Jumat, 20 September 2019 | 11:10:24

Tiga Motor di Ngawi Tabrakan, Dua Pengendara Tewas

Ngawi - Tiga motor di Ngawi tabrakan dini hari tadi. Kecelakaan tersebut menewaskan dua pengendara.Kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.00 WIB di Jalan Raya Ngawi, Kedunggalar, Desa Jenggrik, Keca
 
Jumat, 20 September 2019 | 10:04:47

Polisi Tangkap 3 Orang Pembawa 6 Ribu Detonator di Sulsel

Parepare - Polisi mengamankan tiga orang yang membawa sekitar enam ribu detonator di Parepare, Sulawesi Selatan. Ketiga orang itu merupakan penumpang kapal dari Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara)."Iya, ad
 
Jumat, 20 September 2019 | 09:42:31

Tercebur Sumur Sedalam 15 Meter, Nenek 80 Tahun Meninggal

Seorang nenek berusia 80 tahun tercebur sumur sedalam 15 meter di kawasan Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Depok. Korban bernama Seni (80).Ade Hidayat, salah satu saksi mengatakan semula tidak ada yang
 
Jumat, 20 September 2019 | 09:30:56

Mobil Jenazah Tabrak Truk di Tol Pemalang, Empat Orang Tewas

Mobil jenazah bernopol B 8702 CW menabrak truk Hino B 9562 UIU di ruas tol Pejagan-Pemalang KM 300+400 Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Kamis (19/9) pukul 17.00 WIB. Diduga mobil jenazah te
 
Kamis, 19 September 2019 | 16:51:44

Polisi yang Tolong Nenek Gendong Jasad Cucu di Cilincing, Dapat Penghargaan

Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Edy Purnomo memberikan penghargaan dan apresiasi terhadap Kapolsubsektor KBN Marunda Aiptu Wayan Putu dan Bripka Julianus. Penghargaan diberikan terkait kebaikan ya
 
Kamis, 19 September 2019 | 16:43:31

Tampang Tasima, Buruh Cangkul yang Ngaku Polisi untuk Perdayai Para Gadis

Kabupaten Pemalang - Tasima (28) warga Cirebon diringkus petugas Polres Pemalang setelah membawa kabur Sari (22), gadis pegawai rumah sakit di Pemalang. Saat beraksi, Tasima mengaku sebagai anggota polisi.
 
Kamis, 19 September 2019 | 15:35:59

Cabuli Anak di Bawah Umur, Sopir Taksi di Gianyar Dibekuk Polisi

 Polisi menangkap sopir taksi bernama Ketut Umbu Sugriwa (48) karena kasus pencabulan di Gianyar, Bali. Dia ditangkap karena menyetubuhi bocah di bawah umur berinisial AS (9).Kanit Reskrim P
 
Kamis, 19 September 2019 | 14:21:53

Asma Kambuh, Pekerja Terpanggang saat Bakar Sampah di Lahan Perhutani Purwakarta

Nasib nahas menimpa Rastam, warga Maleber, Kecamatan Banyusari, Karawang, Jawa Barat. Pria 60 tahun ini ditemukan tewas di areal perkebunan milik perhutani di wilayah Bungursari, Purwakarta.Korban ditemukan sud
 
Kamis, 19 September 2019 | 13:12:38

Perampok Bersenpi Embat Duit Puluhan Juta di Minimarket Cirebon

Cirebon - Aksi perampokan bersenjata yang terjadi di mimimarket Desa Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terekam CCTV. Dua perampok terekam membawa senjata tajam (sajam) dan diduga b
 
Kamis, 19 September 2019 | 10:38:03

Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Mobil Lalu Seruduk Bengkel di Sukabumi

Sukabumi - Diduga mengalami rem blong, truk bernomor polisi T 8510 DO menabrak mobil dan menyeruduk bengkel berikut rumah warga di Kampung Kebontarum, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Bara
 
Kamis, 19 September 2019 | 10:34:18

Polisi Sita 29 Mobil Hasil Penipuan dan Penggelapan Kendaraan

Subdit 6 Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah mengungkap sejumlah kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan. Dalam hal ini, sebanyak 29 unit kendaraan roda empat disita."Puluhan mobil itu dis
 
Kamis, 19 September 2019 | 09:56:20

Kecelakaan Maut Tol Cipularang, Manajer Perusahaan Truk Jadi Tersangka

Bandung - Polisi menetapkan tersangka baru dalam insiden kecelakaan maut di Tol Cipularang yang menewaskan 8 orang. Polisi menetapkan manajer perusahaan truk berinisial HG alias Mingming sebagai tersangka.
 
Kamis, 19 September 2019 | 09:34:58

Seorang Maling Motor di Tulungagung Tertangkap Usai Tabrak Minibus

Tulungagung - Seorang pelaku curanmor diamankan warga Tulungagung. Pelaku pencurian itu mengalami kecelakaan saat hendak kabur.Paur Subbag Humas Polres Tulungagung Bripka Endro Purnomo mengatakan
 
Kamis, 19 September 2019 | 09:09:00

Satu Lagi Nelayan Hilang di Laut Selatan Cilacap Ditemukan Meninggal

Cilacap - Basarnas Pos SAR Cilacap kembali melakukan evakuasi satu dari dua nelayan yang hilang di perairan Lengkong, Kabupaten Cilacap, pada Senin (16/9). Sebelumnya Basarnas telah mengevakuasi satu korba
 
Kamis, 19 September 2019 | 08:56:37

Remaja Bekasi Bunuh Ayah Angkat Gegara Nasihat

Bekasi - Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun di Tambun, Bekasi tega menghabisi nyawa ayah angkatnya, Sujana (49). Pelaku menusuk korban hingga tewas hanya gara-gara tidak terima dinasihati.insiden be
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Pelantikan DPRD
 
Top