Iklan pelantikan 45 Anggota DPRD Rohul
 
Selasa, 20 Agustus 2019 | 09:02:38
Peristiwa

Insiden Surabaya dan Malang Picu Kerusuhan Manokwari

Sebarkan:
liputan6.com

Jakarta - hari ini mengungkap kondisi Kota Manokwari, Papua pascakerusuhan yang terjadi Senin pagi, 19 Agustus kemarin. Hingga Senin malam, situasi di Papua dan Papua Barat berangsung-angsur kondusif usai aksi unjuk rasa yang dilakukan sekelompok mahasiswa.

Belakangan muncul dugaan kerusuhan di Manokwari dan sejumlah titik di wilayah Papua dipicu oleh tindak kekerasan dan pengusiran mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya pada 16 Agustus 2019.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meminta maaf atas insiden mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, hingga berbuntut panjang dengan adanya kerusuhan di Jayapura, Papua dan Manokwari, Papua Barat.

Terkait dugaan adanya kalimat yang kurang pantas diucapkan terhadap mahasiswa Papua, menurut Khofifah itu sifatnya personal dan tidak mewakili suara masyarakat Jawa Timur.

Lantas, apa kabar dengan video syur 3 in 1 Vina Garut? Setelah tiga pelaku dalam video tersebut menjadi tersangka, polisi hingga kini masih mengejar satu pelaku lainnya. 

Sementara itu, dari ketiga pelaku yang diduga terlibat dalam video asusila tersebut, VN dan WW sudah ditahan. Sedangkan AK oleh sumber yang tak mau disebutkan namanya melaporkan pelaku mengalami stroke.

1. Fakta-Fakta Kerusuhan di Manokwari

Seperti dikutip dari Antara, aksi di Manokwari ini ditengarai akibat kemarahan masyarakat Papua sebagai buntut dari peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur serta Semarang Jawa Tengah beberapa hari lalu.

Sejumlah ruas jalan di Manokwari, terutama jalan Yos Sudarso yang merupakan jalan utama kota Manokwari diblokade massa yang mengakibatkan aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas lumpuh.

Tidak hanya memblokade jalan saja, menurut informasi yang dikutip dari Antara, dalam aksi tersebut warga juga menebang pohon dan membakar ban di jalan raya.

 

2. TNI Sebut Aksi Manokwari dan Jayapura Buntut Peristiwa di Surabaya dan Malang

Kerusuhan di Manokwari dan unjukrasa di Jayapura menjadi rentetan aksi berantai di Papua. Hal itu menyusul insiden pengepungan asrama disertai kekerasan terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya beberapa waktu lalu.

"Efek Surabaya, Malang itu," Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Eko Daryanto saat dihubungi Liputan6.com, Senin (19/8/2019).

Menurut Eko, untuk di Jayapura sendiri tidak terjadi kerusuhan. Hanya saja, massa memblokir jalan utama menuju Bandara Sentani.

Sementara itu, Kombes Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya memaparkan kronologi mengenai pengepungan asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur. Pihaknya juga masih mencari kebenaran mengenai masalah yang dimulai dari media sosial ini.

sumber : liputan6.com

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 17 September 2019 | 19:22:06

Ini Kronologis Ambruknya Dermaga Tanjung Buton Siak

SIAK - Tepatnya pada, Selasa  17 September 2019, pukul 13.30 wib, jembatan dermaga di pelabuhan Tanjung Buton, Siak, ambruk. Seorang petugas Honore di Balai Pelaksana Transportasi Darat (BPTD) ikut te
Selasa, 17 September 2019 | 17:01:11

Pasien Ningsih Tinampi Harus Rela Antre Hingga 2020

Pasuruan - Antrean pasien yang ingin diobati Ningsih Tinampi mencapai ratusan bahkan ribuan saat Sabtu dan Minggu. Bahkan antrean pasien tercatat hingga tahun 2020.Ningsih membuka praktik pengoba
Selasa, 17 September 2019 | 16:43:17

Polisi Sita Dokumen-Brosur di Kantor PT Damtour Terkait Penipuan Umrah

Depok - Polresta Depok telah menggeledah kantor biro perjalanan umrah PT Doa Arafah Madinah (Damtour) di Jalan Tole Iskandar, Kota Depok. Di kantor tersebut polisi hanya menemukan dokumen hingga brosur yan
Selasa, 17 September 2019 | 16:35:51

Industri Kosmetik Ilegal Digerebek Petugas Gabungan Kota Kediri

Kediri - Sebuah industri kosmetik rumahan diduga tidak memiliki izin digerebek anggota gabungan Polsek Kota dan Satpol PP Kota Kediri.Dari home industry di Lingkungan Karang Anyar Kelurahan Ngronggo Kecama
 
Berita Lainnya
Selasa, 17 September 2019 | 19:22:06

Ini Kronologis Ambruknya Dermaga Tanjung Buton Siak

SIAK - Tepatnya pada, Selasa  17 September 2019, pukul 13.30 wib, jembatan dermaga di pelabuhan Tanjung Buton, Siak, ambruk. Seorang petugas Honore di Balai Pelaksana Transportasi Darat (BPTD) ikut te
 
Selasa, 17 September 2019 | 17:01:11

Pasien Ningsih Tinampi Harus Rela Antre Hingga 2020

Pasuruan - Antrean pasien yang ingin diobati Ningsih Tinampi mencapai ratusan bahkan ribuan saat Sabtu dan Minggu. Bahkan antrean pasien tercatat hingga tahun 2020.Ningsih membuka praktik pengoba
 
Selasa, 17 September 2019 | 16:43:17

Polisi Sita Dokumen-Brosur di Kantor PT Damtour Terkait Penipuan Umrah

Depok - Polresta Depok telah menggeledah kantor biro perjalanan umrah PT Doa Arafah Madinah (Damtour) di Jalan Tole Iskandar, Kota Depok. Di kantor tersebut polisi hanya menemukan dokumen hingga brosur yan
 
Selasa, 17 September 2019 | 16:35:51

Industri Kosmetik Ilegal Digerebek Petugas Gabungan Kota Kediri

Kediri - Sebuah industri kosmetik rumahan diduga tidak memiliki izin digerebek anggota gabungan Polsek Kota dan Satpol PP Kota Kediri.Dari home industry di Lingkungan Karang Anyar Kelurahan Ngronggo Kecama
 
Selasa, 17 September 2019 | 15:31:20

Pelabuhan Roro Buton Roboh, Satu Pegawai Honorer Tidak Ditemukan

SIAK - Pelabuhan RoRo Tanjungbuton, Siak ke Kepulauan Riau, Selasa (17/9/2019), sekitat pukul 13.00 WIB ambruk. Akibat kejadian itu, seorang pegawai honorer BPTD Riau yang bertugas tenggelam dan menghilang.Kepa
 
Selasa, 17 September 2019 | 15:12:06

Polisi Tetapkan 218 Tersangka Pelaku Kebakaran Hutan dan Lahan

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan, pihaknya telah menetapkan 218 pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai tersangka.Jumlah tersebut merupakan total dari kese
 
Selasa, 17 September 2019 | 14:23:11

Seorang Pria Wonogiri Ditemukan Tewas Gantung Diri di Parit

Wonogiri - Bardi (61) ditemukan dalam kondisi tewas diduga gantung diri di tebing parit. Polisi menduga korban nekat bunuh diri karena sakitnya yang tak kunjung sembuh."Korban ditemukan meninggal dunia di
 
Selasa, 17 September 2019 | 13:53:17

Lagi, Warga di Sukabumi Alami Keracunan Massal

Sukabumi - Keracunan diduga akibat makanan terjadi lagi di Sukabumi, Jawa Barat. Kali ini puluhan warga di Kedusunan Ciangrek, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, tumbang diduga setelah menyantap sajian di
 
Selasa, 17 September 2019 | 13:44:18

Kasus Miras Oplosan di Kota Malang, 3 Warga Tewas dan 9 Orang Dirawat

Malang - Pesta miras oplosan menewaskan tiga warga Kota Malang. Selain korban tewas, 9 warga lainnya tengah menjalani perawatan medis.Mereka yakni Wahyu, Cipto, Agung, Nanda, Ajor, Bejo, Putra, S
 
Selasa, 17 September 2019 | 13:03:48

Pekerja Proyek Revitalisasi Alun-Alun Cirebon Temukan Kerangka Tanpa Tengkorak

Proyek revitalisasi Alun-Alun Kejaksan Kota Cirebon ditargetkan selesai akhir tahun 2019. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menginginkan nantinya alun-alun akan menjadi salah satu kawasan wisata unggulan Jawa Ba
 
Selasa, 17 September 2019 | 13:00:15

Belum Ada Tersangka Terkait Kecelakaan Maut di Tol Jagorawi

Bogor - Polisi masih menyelidiki kecelakaan maut Suzuki AVP di Tol Jagorawi yang menewaskan 3 orang pada Minggu (15/9) lalu. Sejauh ini polisi belum menetapkan tersangka dalam kejadian itu."Belum," kata Ka
 
Selasa, 17 September 2019 | 12:36:11

Pria Depresi yang Bakar Diri di Tasikmalaya Meninggal

Tasikmalaya - Nyawa pria paruh baya berinisial U (56) tak tertolong saat menjalani penanganan medis. Ia mengalami luka parah di sekujur tubuhnya akibat nekat bakar diri. U diduga mengalami depresi.Lelaki t
 
Selasa, 17 September 2019 | 11:29:42

Polisi Tangkap 24 Budak Narkoba di Bandung

Bandung - Polisi meringkus 24 orang yang terlibat kasus narkoba di Kota Bandung. Mereka tak berkutik saat diciduk polisi di sejumlah tempat."Selama dua pekan ini, kita melakukan penangkapan terhadap para p
 
Selasa, 17 September 2019 | 10:49:31

Ini Identitas Korban Kecelakaan Bus Rosalia Tabrak Truk di Lampung

Jakarta - Jumlah korban dalam kecelakaan maut Bus Rosalia Indah yang menabrak truk tangki di Way Kanan, Lampung bertambah. Saat ini korban total menjadi 38 orang.Delapan orang di antaranya meninggal dunia.
 
Selasa, 17 September 2019 | 09:12:33

Anak yang Bacok Ibu Kandung Masuk Daftar Orang dengan Gangguan Jiwa

Blitar - Polisi mengaku kesulitan mendapat keterangan dari anak yang membacok ibu kandungnya. Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. Dia akan dirujuk ke RSJ Lawang secepatnya.Dalam pemeriksaan, jawaban Her
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Pelantikan DPRD
 
Top