Terverifikasi Dewan Pers
 
Senin, 22 Juli 2019 | 11:21:44
Peristiwa

Kabareskrim Mulai Pelajari Temuan TPF Kasus Novel Baswedan

Sebarkan:
Detik.com
JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta Polri mengungkap kasus teror terhadap penyidik senior Novel Baswedan dalam waktu 3 bulan. Polri berjanji bekerja keras untuk mewujudkan itu.

"Prinsipnya kita akan kerja keras ya," kata Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Iqbal mengatakan, tim Polri sedang mempelajari laporan dari Tim Pencari Fakta (TPF) Novel Baswedan. Temuan TPF Novel menurut Iqbal harus dipelajari secara komprehensif.

"Saat ini Pak Kabareskrim sedang mempelajari temuan-temuan dari tim pencari fakta atau tim pakar. Itu kan tebel, berapa halaman dan itu harus dipelajari secara komprehensif, ini kan upaya penyelidikan dan penyidikan selanjutnya," ujarnya.

Selain itu, Polri juga akan memilih orang-orang yang akan masuk dalam tim teknis untuk mengungkap kasus itu. Personel dari Inafis hingga Densus 88 juga akan dilibatkan.

"Tidak kalah pentingnya memilih personel-personel terbaik yang kemarin saya sampaikan dari semuanya, Inafis, Pusident, sampai ke Densus 88 terbaik karena kasus ini penting, sehingga saya prediksi dalam beberapa minggu ke depan ini masih perlu waktu untuk mempelajari dan memilih," ujarnya.

Rencananya tim teknis akan diumumkan beberapa pekan ke depan. Menurutnya Polri masih butuh waktu untuk mempelajari dan melakukan rapat-rapat untuk mempelajari laporan tim pencari fakta.

"Tim teknis beberapa minggu ke depan, insyaallah bulan Agustus sudah dimulai kalau dalam prediksi saya," pungkasnya.

Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Novel Baswedan sebelunya memaparkan fakta terkait dugaan teror penyiraman air keras. TPF menemukan probabilitas serangan balik akibat penanganan kasus yang dilakukan Novel Baswedan dengan penggunaan kewenangan berlebihan.

"TPF menemukan fakta terdapat probabilitas terhadap kasus yang ditangani korban yang menimbulkan serangan balik atau balas dendam, akibat adanya dugaan penggunaan kewenangan secara berlebihan. Dari pola penyerangan dan keterangan saksi korban, TPF meyakini serangan tersebut tidak terkait masalah pribadi, tapi berhubungan dengan pekerjaan korban," kata Juru Bicara Tim Pencari Fakta Kasus Novel Baswedan, Nur Kholis, dalam jumpa pers di Mabes Polri, Rabu (17/7).

Karena itu, TPF kasus Novel Baswedan memberi rekomendasi kepada Kapolri untuk pendalaman terhadap probabilitas motif penyerangan terkait 6 kasus 'high profile' yang ditangani Novel Baswedan. Keenam kasus itu, disebut TPF, berpotensi menimbulkan serangan balik atau balas dendam terhadap Novel.

"Karena penggunaan kewenangan secara berlebihan," sebut Nur Kholis.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 20 Agustus 2019 | 16:00:04

Eksekusi Kantor Garda Nasdem Rokan Hilir Ricuh

UJUNGTANJUNG-Eksekusi Kantor garda pemuda Partai Nasdem terletak diatas tanah 4 ( empat ) Hektare di Jalan Lintas Riau-Sumut, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir ( Rohil ), Selasa
Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:10:20

Tim Satgas Rokan Hulu Padamkan Api

ROKAN HULU - Tim Satuan tugas (Satgas) Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) berjibaku padamkan api yang membakar lahan seluas kurang lebih satu hektar yang telah di imas tumbang di Desa Rambah Tengah Barat K
Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:05:39

Gundala Jadi Film Termahal Tahun Ini?

Jakarta - Gundala merupakan salah satu film paling dinanti tahun ini. Selain itu, film yang dibintangi oleh Abimana Aryasatya ini juga disebut-sebut menelan biaya yang sangat mahal.Joko Anwar selaku p
Selasa, 20 Agustus 2019 | 13:57:35

Kades Rambah Hilir Tengah Himbau Warganya Cegah Karhutla

ROKAN HULU - Kepala Desa Rambah Hilir Tengah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Sereger menghimbau kepada seluruh warganya untuk tidak melakukan membuka lahan dan hutan dengan cara
 
Berita Lainnya
Selasa, 20 Agustus 2019 | 16:00:04

Eksekusi Kantor Garda Nasdem Rokan Hilir Ricuh

UJUNGTANJUNG-Eksekusi Kantor garda pemuda Partai Nasdem terletak diatas tanah 4 ( empat ) Hektare di Jalan Lintas Riau-Sumut, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir ( Rohil ), Selasa
 
Selasa, 20 Agustus 2019 | 09:02:38

Insiden Surabaya dan Malang Picu Kerusuhan Manokwari

Jakarta - hari ini mengungkap kondisi Kota Manokwari, Papua pascakerusuhan yang terjadi Senin pagi, 19 Agustus kemarin. Hingga Senin malam, situasi di Papua dan Papua Barat berangsung-angsur kondusif
 
Senin, 19 Agustus 2019 | 22:06:32

Amankan Warga, Polisi Keritang Kena Tikam

KERITANG - Satu personel Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ditikam oleh salah seorang warga Kecamatan Keritang di Parit 1 Desa Kota Baru Reteh, Senin (18/08/2019)
 
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 15:51:09

IPK Rokan Hulu ikut Andil di HUT Kemerdekaan RI ke 74

ROKAN HULU - Pengurus Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Rokan Hulu baik Dewan Pimpinan Cabang dan PAC ikut andil pada upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 yang dilaksanakan Sabt
 
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 15:17:54

Diduga Dibakar Anak Sendiri, Satu Rumah di Basira Jadi Abu

ROKANHILIR - Diduga dibakar oleh anak sendiri, satu unit rumah di Dusun Harapan Jaya Rt 02 Rw 01 Kepenghuluan Makmur Jaya Kecamatan Bagan Sinembah Raya Kabupaten Rohil ini hangus terbakar. Sabtu 17/8 pagi.Berda
 
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 13:47:08

Syafruddin : Pemadaman Karhutla Itu Tanggungjawab Pemerintah, Bukan TNI Polri

ROKANHILIR - Peristiwa Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) yang sudah menjadi langganan setiap tahunnya tetap menjadi polemik.Setiap terjadinya kebakaran lahan, Polisi dan TNI yang menjadi sasaran semua pihak,
 
Jumat, 16 Agustus 2019 | 13:54:25

Direktur PT.UPN Sebut, Seharusnya Tidak Ada Lagi Pembayaran Uang Makan Operator

Bengkalis - Perusahaan Unggul Puspa Negara (PT.UPN) yang merupakan salah satu perusahaan yang beraktifitas di proyek pembangunan ruas jalan Tol Pekanbaru-Dumai di wilayah seksi 5 dan 6 milik perusahaan Hutama K
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 18:28:27

Langgar Kesepakatan, Dump Truk Tanah Timbun HKi Seksi 4B Di Stop Warga

Pinggir - Beberapa unit Dump Truk yang bermuatan material tanah timbun milik perusahan Hutama Karya Infrastruktur (HKi) seksi 4B, Kamis 15 Agustus 2019 sekira jam 17.50 Wib di stop oleh warga jalan Bathin Moujo
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 16:19:19

Polisi Cianjur Terbakar Saat Kawal Demo Mahasiswa, Ini Cerita Saksi Mata

Cianjur - Seorang anggota Polres Cianjur terbakar hidup-hidup saat mengawal aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor Pemkab Cianjur, Kamis (15/8/2019).Informasi yang diperoleh detikcom, peristiwa itu ber
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 15:20:30

Pegang Pistol Berisi 6 Peluru, Umar Kei Mengaku Jaga Diri

JAKARTA - Polisi menyita satu senjata api jenis revolver saat menangkap tokoh pemuda Maluku, Umar Kei terkait narkoba. Senjata api yang masih berisi peluru itu disebut Umar Kei untuk menjaga diri.Ka
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 15:14:21

Polisi di Cianjur Terbakar Hidup-hidup Saat Kawal Demo Mahasiswa

BANDUNG - Seorang anggota Polres Cianjur terbakar saat mengamankan demonstrasi mahasiswa yang berujung ricuh di depan Pendopo Ciajur, Kamis (15/8/2019). Belum diketahui jelas kronologi insiden tersebut.Da
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 15:10:00

Prada Deri Sempat Bercinta 2 Kali Sebelum Mutilasi Fera Oktaria

PALEMBANG - Sidang kasus mutilasi Fera Oktaria oleh Prada Deri Pramana masih terus berlanjut. Kali ini, Prada Deri mulai membeberkan kasus tersebut di sidang pemeriksaan tedakwa.Pada sidang peme
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:59:48

Diguyur Hujan, Babinsa Koramil 02/ Tanah Putih Pantau Titik Api Karhutla di Rantau Bais

TANAH PUTIH- Setelah kawasan di Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, diguyur hujan sejak kemarin sore hingga pagi tadi, kondisi cuaca mulai membaik, pasca kebakaran hutan dan lahan. Kamis (15/8/2019
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:58:30

Mahasiswa Papua Rusuh di Malang, Warga Jadi Korban Lemparan Batu

MALANG - Aksi anarkis Mahasiswa Papua di Jalan Basuki Rahmad Kota Malang menyebabkan jatuhnya korban. Warga terluka terkena lemparan batu."Ada korban dari warga, mengalami luka akibat lemparan batu. Untuk j
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:08:10

Biduan Dangdut dan Bos Salon di Video Seks Gangbang Mantan Pasutri

GARUT - Polisi telah menetapkan dua pemeran video 'seks gangbang' Garut sebagai tersangka. Terungkap, ternyata pemeran perempuan yang merupakan biduan dangdut VA (19) dan A alias Rayya, bos salo
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top