Terverifikasi Dewan Pers
 
Minggu, 21 Juli 2019 | 11:16:40

Pemuda Tiga Desa Tolak Permohonan Rekom Izin/LH PT. Hutahaean.

Sebarkan:
Istimewa
ROKAN HULU - Pemuda Tiga Desa di Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu yakni Desa Tingkok, Lubuk Soting dan Tambusai Timur, menyatakan sikap menolak permohonan rekomendasi Izin/ Lingkungan Hidup yang diajukan PT.Hutahaean di Pemerintah Desa Tingkok.

Surat permohonan rekomendasi 
penerbitan  Izin/ Lingkungan Hidup
yang disampaikan PT Hutahaean Itu, tujuan Kepala Desa Tingkok sejak tanggal 6 Mey 2019 ditanda tangani oleh Corporate Service PT. Hutahaean dan Group, Syarif Hidayat ditolak oleh pemuda setempat dan meminta Kades Tingkok Herman untuk tidak memberikan rekomendasi sebelum lahan orang mereka yang sudah dikuasai PT Hutahaean diselesaikan permasalahan nya.

Pemuda Desa Tingkok, Lubuk Soting dan Tambusai Timur, yang tergabung dalam organisasi Gerakan Masyarakat Peduli Rokan Hulu (Gempar) mereka bukan menghalangi investasi dan juga tidak mengusir orang investasi di Desanya dan mereka juga bukan memeras orang yang  investasi. 

"Kami meminta hak dari lahan orang tua kami untuk diselesaikan. Sudah 15 tahun Itu produksi Kelapa sawitnya PT. Hutahaean diatas lahan orang tua kami seluas kurang lebih 830 hektar dari perjanjian awal 2.380 hektar dalam bentuk pola Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA) sejak tahun 2001,"
beber Aleksander Lubis, Balyan Nasution Ketua Gempar bersama pengurus Daman Huri Lubis, Sukrial Halomoan Nasution dan lainnya.

Pengurus Gempar mengakui, sejak ada perjanjian Itu didirikan sebuah Koperasi nama Koperasi Setia Baru Ketua Porkot Hasibuan, Sekretaris, Bendahara H.Syafii Lubis sampai sekarang fakum tak bisa menyelesaikan permasalahan. Sehingga PT.Hutahaean terus menguasai lahan yang diserahkan saat itu oleh orang tua mereka, hingga sekarang tanpa ada bagi hasi sesuai perjanjian 35-65 persen.

"Selama ini 15 tahun sudah produksi PT. Hutahaean jangankan sudah memberikan Corporate Social Responsiblity (CSR) dan bantuan sukarela, hak orang tua kami saja nggak dikasih-kasih," ungkap mereka kepada wartawan Minggu, (21/7/2019).

Pengurus Gempar yang tergabung tiga desa di Kecamatan Tambusai Itu, seandaniya hak orang tua mereka masyarakat  tidak diselesaikan, maka mereka akan terus perjuangkan. "Sampai kapanpun sampai titik darah penghabisan mereka tetap berjuang, karena di PT Hutahaean Tambusai itu ada hak orang tua kami,".

"Kami masyarakat akan terus berjuang sampai hak kami diberikan oleh pemilik PT Hutahaean," beber Balyan Nasution.

Sebelumnya, Owner PT.Hutahaean mengaku tak mengetahui adanya masyarakat demo ke Kantor Bupati Rokan Hulu, Riau, terkait persoalan lahan di Perkebunan Kelapa sawit PT.Hutahaean yang berada di Kecamatan Tambusai. 

"Ndak tau saya kalau ada masalah. Dan jika ada tentunya diberitahukan kepada saya. Tapi sepengetahuan saya tidak ada, " kata St Harangan Wilmar Hutahaean melalui sambungan selulernya ketika dikonfirmasi media Spiritriau.com, Sabtu(20/7/2019).

Masih ucap Owner PT.Hutahean, "kalau ada demo, apa yang didemo?. Dan seharusnya kita tau dulu dong. Kalau bisa ya, kita tanggapi. Dan kalau itu salah, apa yang salah. Dan akan kita ikuti. Kita tidak merusak hubungan dengan masyarakat, tapi kita hadir untuk membantu masyarakat, "kata Owner PT.Hutahaean kemudian.

Disinggung tentang persoalan lahan yang sudah beberapa kali dilakukan mediasi tersebut, HW.Hutahaean yang merupakan pengusaha perkebunan Sawit, Pabrik Kelapa Sawit, Perhotelan dan lainnya itu meyatakan bahwa dirinya sudah tua, dan sudah banyak yang lupa. Dan menyampaikam bahwa nanti pegawai dikantornya yang akan menjawabnya.

"Saya sudah  tua begini, banyak saya tidak ingat lagi. Dan saat ini saya dikampung ini, nanti  pegawai saya yang menjawab," tutur Owner PT. Hutahaean yang kelahiran tanggal 24 Mei 1935.


Foto, Pemuda Desa Tingkok, Lubuk Soting dan Tambusai Timur, yang tergabung dalam organisasi Gerakan Masyarakat Peduli Rokan Hulu.
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 20 Agustus 2019 | 16:00:04

Eksekusi Kantor Garda Nasdem Rokan Hilir Ricuh

UJUNGTANJUNG-Eksekusi Kantor garda pemuda Partai Nasdem terletak diatas tanah 4 ( empat ) Hektare di Jalan Lintas Riau-Sumut, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir ( Rohil ), Selasa
Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:10:20

Tim Satgas Rokan Hulu Padamkan Api

ROKAN HULU - Tim Satuan tugas (Satgas) Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) berjibaku padamkan api yang membakar lahan seluas kurang lebih satu hektar yang telah di imas tumbang di Desa Rambah Tengah Barat K
Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:05:39

Gundala Jadi Film Termahal Tahun Ini?

Jakarta - Gundala merupakan salah satu film paling dinanti tahun ini. Selain itu, film yang dibintangi oleh Abimana Aryasatya ini juga disebut-sebut menelan biaya yang sangat mahal.Joko Anwar selaku p
Selasa, 20 Agustus 2019 | 13:57:35

Kades Rambah Hilir Tengah Himbau Warganya Cegah Karhutla

ROKAN HULU - Kepala Desa Rambah Hilir Tengah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Sereger menghimbau kepada seluruh warganya untuk tidak melakukan membuka lahan dan hutan dengan cara
 
Berita Lainnya
Selasa, 20 Agustus 2019 | 16:00:04

Eksekusi Kantor Garda Nasdem Rokan Hilir Ricuh

UJUNGTANJUNG-Eksekusi Kantor garda pemuda Partai Nasdem terletak diatas tanah 4 ( empat ) Hektare di Jalan Lintas Riau-Sumut, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir ( Rohil ), Selasa
 
Selasa, 20 Agustus 2019 | 09:02:38

Insiden Surabaya dan Malang Picu Kerusuhan Manokwari

Jakarta - hari ini mengungkap kondisi Kota Manokwari, Papua pascakerusuhan yang terjadi Senin pagi, 19 Agustus kemarin. Hingga Senin malam, situasi di Papua dan Papua Barat berangsung-angsur kondusif
 
Senin, 19 Agustus 2019 | 22:06:32

Amankan Warga, Polisi Keritang Kena Tikam

KERITANG - Satu personel Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ditikam oleh salah seorang warga Kecamatan Keritang di Parit 1 Desa Kota Baru Reteh, Senin (18/08/2019)
 
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 15:51:09

IPK Rokan Hulu ikut Andil di HUT Kemerdekaan RI ke 74

ROKAN HULU - Pengurus Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Rokan Hulu baik Dewan Pimpinan Cabang dan PAC ikut andil pada upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 yang dilaksanakan Sabt
 
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 15:17:54

Diduga Dibakar Anak Sendiri, Satu Rumah di Basira Jadi Abu

ROKANHILIR - Diduga dibakar oleh anak sendiri, satu unit rumah di Dusun Harapan Jaya Rt 02 Rw 01 Kepenghuluan Makmur Jaya Kecamatan Bagan Sinembah Raya Kabupaten Rohil ini hangus terbakar. Sabtu 17/8 pagi.Berda
 
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 13:47:08

Syafruddin : Pemadaman Karhutla Itu Tanggungjawab Pemerintah, Bukan TNI Polri

ROKANHILIR - Peristiwa Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) yang sudah menjadi langganan setiap tahunnya tetap menjadi polemik.Setiap terjadinya kebakaran lahan, Polisi dan TNI yang menjadi sasaran semua pihak,
 
Jumat, 16 Agustus 2019 | 13:54:25

Direktur PT.UPN Sebut, Seharusnya Tidak Ada Lagi Pembayaran Uang Makan Operator

Bengkalis - Perusahaan Unggul Puspa Negara (PT.UPN) yang merupakan salah satu perusahaan yang beraktifitas di proyek pembangunan ruas jalan Tol Pekanbaru-Dumai di wilayah seksi 5 dan 6 milik perusahaan Hutama K
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 18:28:27

Langgar Kesepakatan, Dump Truk Tanah Timbun HKi Seksi 4B Di Stop Warga

Pinggir - Beberapa unit Dump Truk yang bermuatan material tanah timbun milik perusahan Hutama Karya Infrastruktur (HKi) seksi 4B, Kamis 15 Agustus 2019 sekira jam 17.50 Wib di stop oleh warga jalan Bathin Moujo
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 16:19:19

Polisi Cianjur Terbakar Saat Kawal Demo Mahasiswa, Ini Cerita Saksi Mata

Cianjur - Seorang anggota Polres Cianjur terbakar hidup-hidup saat mengawal aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor Pemkab Cianjur, Kamis (15/8/2019).Informasi yang diperoleh detikcom, peristiwa itu ber
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 15:20:30

Pegang Pistol Berisi 6 Peluru, Umar Kei Mengaku Jaga Diri

JAKARTA - Polisi menyita satu senjata api jenis revolver saat menangkap tokoh pemuda Maluku, Umar Kei terkait narkoba. Senjata api yang masih berisi peluru itu disebut Umar Kei untuk menjaga diri.Ka
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 15:14:21

Polisi di Cianjur Terbakar Hidup-hidup Saat Kawal Demo Mahasiswa

BANDUNG - Seorang anggota Polres Cianjur terbakar saat mengamankan demonstrasi mahasiswa yang berujung ricuh di depan Pendopo Ciajur, Kamis (15/8/2019). Belum diketahui jelas kronologi insiden tersebut.Da
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 15:10:00

Prada Deri Sempat Bercinta 2 Kali Sebelum Mutilasi Fera Oktaria

PALEMBANG - Sidang kasus mutilasi Fera Oktaria oleh Prada Deri Pramana masih terus berlanjut. Kali ini, Prada Deri mulai membeberkan kasus tersebut di sidang pemeriksaan tedakwa.Pada sidang peme
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:59:48

Diguyur Hujan, Babinsa Koramil 02/ Tanah Putih Pantau Titik Api Karhutla di Rantau Bais

TANAH PUTIH- Setelah kawasan di Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, diguyur hujan sejak kemarin sore hingga pagi tadi, kondisi cuaca mulai membaik, pasca kebakaran hutan dan lahan. Kamis (15/8/2019
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:58:30

Mahasiswa Papua Rusuh di Malang, Warga Jadi Korban Lemparan Batu

MALANG - Aksi anarkis Mahasiswa Papua di Jalan Basuki Rahmad Kota Malang menyebabkan jatuhnya korban. Warga terluka terkena lemparan batu."Ada korban dari warga, mengalami luka akibat lemparan batu. Untuk j
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:08:10

Biduan Dangdut dan Bos Salon di Video Seks Gangbang Mantan Pasutri

GARUT - Polisi telah menetapkan dua pemeran video 'seks gangbang' Garut sebagai tersangka. Terungkap, ternyata pemeran perempuan yang merupakan biduan dangdut VA (19) dan A alias Rayya, bos salo
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top