Terverifikasi Dewan Pers
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 08:33:31
Peristiwa

KLHK Sita 30 Meter Kubik Kayu di Kaltim, 2 Orang Jadi Tersangka

Sebarkan:
Kapal bermuatan 30 meter kubik kayu diamankan. (Foto: dok. KLHK)
SAMARINDA - Penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengamankan kapal bermuatan 30 meter kubik kayu di Kalimantan Timur. Sebanyak 2 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam keterangan tertulis yang diterima, kayu tersebut diamankan dalam operasi gabungan pada hari Jumat (14/6). Dari operasi gabungan, diamankan 16 orang dan kapal KLM Kartika bermuatan 30 meter kubik kayu Galam dari kawasan CA Teluk Apar di Desa Selengot Kecamatan Tanjung Harapan Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Sedangkan, kedua orang yang ditetapkan sebagai tersangka berinisial MY (nakhoda) dan IK (pembeli). MY dan IK telah dititipkan di Polresta Samarinda untuk menjalani proses penyidikan. Sementara itu, barang bukti berupa kapal dan muatannya diamankan di Pelabuhan Samarinda.

Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan BKSDA Kalimantan Timur tentang adanya kegiatan pengangkutan kayu Galam di dalam Kawasan Cagar Alam Teluk Apar pada tanggal 13 Juni 2019. Kemudian Balai Gakkum Wilayah Kalimantan melalui Seksi Wilayah II Samarinda melaksanakan Operasi Gabungan bersama BKSDA Kalimantan Timur.

Kemudian Balai Gakkum Wilayah Kalimantan melalui Seksi Wilayah II Samarinda melaksanakan Operasi Gabungan bersama BKSDA Kalimantan Timur. Pada Jumat (14/6) sekira jam 11.30 WITa, Tim menjumpai dan mengamankan KLM Kartika yang bermuatan kayu Galam.

Di lokasi tersebut Tim Operasi Gabungan mengamankan dan memintai keterangan nakhoda kapal (MY), ABK dan buruh. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, kemudian Tim Operasi Gabungan mencari dan mengamankan IK di Wisma Eja Tanah Grogot. Kemudian Tim Operasi Gabungan mengamankan dan membawa pelaku dan barang bukti ke kantor Balai Gakkum Wilayah Kalimantan di Samarinda.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 12 huruf d jo Pasal 83 ayat (1) huruf a dan atau Pasal 12 huruf k jo Pasal 87 ayat (1) huruf a Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan ancaman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun serta pidana denda paling sedikit Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 2.500.000.000,- (dua miliar lima ratus juta rupiah).



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:15:06

Harga Jeruk Diprediksi Tak Jatuh Meski Panen Sepanjang Tahun

Kota Batu - Panen jeruk sepanjang tahun bakal terpenuhi dengan teknologi Bujangseta. Petani diminta tak khawatir akan harga jeruk dengan stok yang melimpah. Karena dihitung, dengan ongkos produksi lebih m
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:08:23

Ledakan Dahsyat Pabrik Gas di China, 2 Orang Tewas dan 18 Luka

Beijing - Sebuah ledakan dahsyat mengguncang sebuah pabrik gas di China bagian tengah. Sedikitnya dua orang tewas dan 18 orang lainnya mengalami luka-luka.Seperti dilansir AFP, Sabtu (20/7/2019), le
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:05:01

TMMD Ke 105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Koramil 11 Tambusai Patroli Karlahut

ROKAN HULU Masih dalam rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Koramil 11 Tambusai melaksanakan Patroli karlahut.Kegitan tersebut guna mengantisipasi terjadinya kebakaran
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:03:01

Mengenal Bifasik, Tidur yang Dilakukan 2 Sehari

SALAH satu yang menjadi kebutuhan wajib manusia adalah tidur. Kurang tidur akan menyebabkan manusia mengalami kelelahan bahkan gangguan mental. Nah ketika mendengar kata tidur, yang hampir pasti terbayang ad
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:41:18

Kecelakaan di Cipali, 4 Penumpang Minibus Tewas Terbakar Dalam Mobil

MAJALENGKA - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) tepatnya di KM 154+800, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Total lima orang tewas akibat kecelakaan tersebut.Kapolres
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:16:32

Soal Pria Ditangkap Bareng Nunung dan Suami, Polisi: Dia Pengedar Sabu

JAKARTA - Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran, beserta satu pria bernama Hadi Moheriyanto alias Hery alias Tabu ditangkap terkait sabu. Polisi menyebut He
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:40:40

Terungkap! Penculikan Mahasiswi di Makassar Ternyata Rekayasa

MAKASSAR - Kasus penculikan terhadap seorang mahasiswi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terungkap. Kasus penculikan ini diduga rekayasa korban yang meminta uang tebusan Rp 25 juta ke orang tuan
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:20:45

Minibus Terguling di Jalur Wisata Kawah Ijen, Beberapa WNA Luka

BANYUWANGI - Sebuah Isuzu Elf terguling di sebuah turunan jalur Wisata Kawah Ijen. Kecelakaan tunggal itu diduga terjadi karena pengemudi tidak menguasai medan.Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:54:56

Lima Pelajar SMK di Blitar Diamankan Sedang Mesum di Kos Drive Thru

BLITAR - Lima pelajar SMK di Blitar digerebek warga dan polisi saat mesum di kos drive thru. Dari hasil olah kejadian, lokasi drive thru itu ternyata sudah beroperasi selama satu tahun.Kos drive thru meru
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:52:24

Bos Media Tersangka Dugaan Korupsi Kejari Dirawat di RSUD Trenggalek

TRENGGALEK - Salah satu bos media di Surabaya berinisial T, yang menjadi tersangka dugaan korupsi penyertaan modal percetakan PT Bangkit Grafika Sejahtera (BGS) Trenggalek, kini menjalani perawa
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:48:08

Ibu yang Hajar Anak hingga Tewas di Boyolali Terancam 15 Tahun Bui

BOYOLALI - Ibu yang menganiaya anak kandungnya hingga tewas di Boyolali, Siti Wakidah alias Ida (30) dijerat dengan pasal berlapis. Ida terancam hukuman 15 tahun penjara atas perbuatannya. Atas
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 13:44:46

Polisi Telusuri Aliran Dana Pungli di BPKD Pematangsiantar

MEDAN - Polda Sumut masih terus melakukan pengembangan dugaan kasus pungli atau pemotongan 15% insentif petugas pemungut pajak Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar. Pengem
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 11:53:24

Bejat! Pria di Purworejo Ini Tega Cabuli Anak Tirinya yang Masih SD

Purworejo - Seorang pria di Purworejo, Jawa Tengah tega mencabuli anak tirinya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Tersangka mengaku nekat melakukan tindakan bejatnya lantaran tak kua
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 09:59:52

Ban Meletus Saat Ditambal, Seorang Pekerja Tewas Tertancap Besi di Kepala

SITUBONDO - Kecelakaan kerja terjadi di bengkel tambal ban Situbondo. Seorang pekerja tambal ban terkapar, setelah besi penyungkit ban terlempar dan menancap di dekat telinga kanan hingga tembus
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 09:01:39

Polisi: Korban yang Diperkosa di Masjid Makassar Pacar Saudara Pelaku

MAKASSAR - Seorang pria, Khaerul (28), memperkosa seorang perempuan di dalam Masjid Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban diketahui merupakan pacar saudara pelaku."Korban dan tersangka tid
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 23:24:32

Tuntut Lahan Orang Tua Dari PT.Hutahean, Puluhan Pemuda Geruduk Kantor Bupati Rohul

ROKAN HULU - Puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Peduli Masyarakat Rohul (Gempar) dan Gerakan Pelajar Mahasiswa Tambusai Timur (GPMTT), Kamis (18/7/2019) siang, geruduk Kantor Bupati Rokan Hulu, Pasirpe
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 15:08:36

Tipu Daya Pelaku Investasi Bodong Rp 17 M, Korban: Ngomongnya Agamis

KLATEN - Pelaku investasi bodong berkedok pengolahan jamu, Alfarizi menipu para korbannya yang diduga mencapai 1.800 orang. Salah seorang korban menilai cara bicara pelaku cukup meyakinkan."Seri
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 14:25:47

Dugaan Korupsi Renovasi Sirkuit, Polisi Geledah Kantor Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut

MEDAN - Personel Kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara, Jalan Wiliam Iskandar,
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 13:29:35

Berkas Lengkap, 75 Perusuh 22 Mei di Jakbar Diserahkan ke Jaksa

JAKARTA - Penyidikan kasus kerusuhan 22 Mei 2019 di Jakarta Barat memasuki babak baru. Setelah berkasnya dinyatakan lengkap, polisi menyerahkan para tersangka ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakart
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top