Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 11:44:35
Peristiwa

Polri Tindak Oknum Brimob yang Pukuli Perusuh di Kampung Bali Tanah Abang

Sebarkan:
Detik.com
Lokasi pemukulan pria di Kampung Bali
JAKARTA - Pria berinisial A alias Andri Bibir dipukuli anggota Brimob karena terlibat dalam kerusuhan di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polri menyatakan tindakan pemukulan terhadap Andri Bibir tak dapat dibenarkan.

"Dalam hal upaya penangkapan perusuh atas nama A alias Andri Bibir, apa yang dilakukan oleh oknum anggota tidak dibenarkan. Seharusnya kepada pelaku perusuh yang sudah menyerah tidak boleh lagi dilakukan tindakan berlebihan, eksesif," tutur Karo Penmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (25/5/2019).

Dedi mengatakan Polri akan melakukan pemeriksaan internal terhadap petugas yang terlibat dalam pemukulan tersebut. Dia mengatakan petugas mengambil tindakan represif karena Andri Bibir terlibat aktif dalam aksi 22 Mei yang berujung kerusuhan.

"Prinsip kepada personel Polri yang melakukan tindakan tidak sesuai dengan norma-norma yang ada di kepolisian pasti akan kami proses sesuai mekanisme yang ada," kata Dedi.

"Insiden ini dipicu oleh penyerangan yang dilakukan oleh selain tersangka Andri Bibir kepada petugas serta berupaya melarikan diri saat akan diamankan," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa pemukulan ini viral di media sosial. Video tersebut disebarkan dengan disertai narasi hoax bahwa korban merupakan anak di bawah umur dan dipukuli hingga meninggal.

Peristiwa ini terjadi di dekat masjid Al Huda, di Jl Kp Bali XXXIII No 3, RT 2 RW 10, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Polri mengatakan peristiwa dalam video tersebut faktanya adalah penangkapan salah seorang perusuh bernama A alias Andri Bibir. Polri memastikan pelaku perusuh itu masih hidup. Kejadian itu sendiri terjadi pada Kamis (23/5) pagi. Polri menegaskan narasi dalam video yang viral di Twitter adalah tidak benar alias hoax.

"Bahwa viral video berkonten dan narasi seolah-olah kejadian tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia akibat tindakan aparat. Ternyata pada kenyataannya orang yang dalam video tersebut adalah pelaku perusuh yang sudah kita amankan atas nama A alias Andri Bibir," ujar Dedi Prasetyo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (25/5) dini hari.

Polisi menuturkan Andri Bibir, saat kerusuhan pada 22 Mei 2019, menyuplai batu-batu besar untuk para demonstran yang hendak membuat suasana kacau. Andri juga membantu menyediakan air bilas untuk para demonstran yang terkena tembakan gas air mata dengan maksud agar kerusuhan berlanjut.

Lalu mengapa Andi sampai dipukuli beramai-ramai? Menurut Dedi, aparat melakukan tindakan represif terhadap Andri karena pria 30 tahun tersebut berupaya kabur saat hendak diamankan.

"Andri Bibir ini waktu lihat anggota, langsung dia mau kabur karena merasa salah. Ketakutan dia. Dikepung oleh anggota pengamanan," jelas Dedi.

Saat ini Andri mendekam di Rutan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya guna menjalani proses hukum.


Sumber: detik.com

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 19 Juni 2019 | 14:00:14

Selain Iran, Kontestan Semifinal Piala Asia Futsal U-20 Alami Peningkatan Prestasi

TABRIZ Semifinal Piala Asia Futsal U-20 2019 akan dilangungkan di Shahid Poursharifi Arena, Kamis 20 Juni 2019. Sebanyak empat tim yang mentas di babak tersebut adalah tuan rumah Iran, Afghanistan, Indo
Rabu, 19 Juni 2019 | 13:54:22

Sekcam Rimba Melintang Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke 73

ROKANHILIR - Sekretaris Camat (Sekcam) Rimba Melintang, H Abdurrahman SP.dum mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 73.Ia berharap, diusia yang ke 73 ini, Polri semakin jaya lagi. Kejayaan yang dih
Rabu, 19 Juni 2019 | 13:54:04

BPN Prabowo Tegaskan Ada Saksi untuk Sidang MK Diancam Lewat SMS

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan ada sejumlah saksinya yang mendapat ancaman berkaitan dengan perannya sebagai saksi dalam sidang gugatan Pilpres. Ancaman
Rabu, 19 Juni 2019 | 13:53:34

BPN Prabowo Tegaskan Ada Saksi untuk Sidang MK Diancam Lewat SMS

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan ada sejumlah saksinya yang mendapat ancaman berkaitan dengan perannya sebagai saksi dalam sidang gugatan Pilpres. Ancaman
 
Berita Lainnya
Rabu, 19 Juni 2019 | 13:33:35

Kivlan Zen Merasa Difitnah soal Pembunuhan Tokoh, Polri Tegaskan Profesional

JAKARTA - Mayjen (Purn) Kivlan Zen merasa difitnah setelah dikonfrontasi bersama Habil Marati terkait kasus perencanaan pembunuhan empat pejabat nasional. Polri menegaskan profesional dalam me
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 11:50:22

Pengakuan Bocah Nonton Pasutri Hubungan Seks: Saya Bayar Rp 1.000

TASIKMALAYA - Seorang bocah lelaki penonton pasangan suami istri (pasutri) pamer hubungan seks di Tasikmalaya buka suara soal kejadian tak lazim yang menggegerkan tersebut. Bocah berusia 10 tahu
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 11:21:43

Ayah, Ibu dan Anak Tewas Terlindas Kontainer di Ciamis

CIAMIS - Nahas menimpa tiga orang satu keluarga asal Majalengka. Mereka tewas mengenaskan setelah sepeda motor yang dikendarainya tersenggol lalu terjatuh dan tergilas kontainer di Simpang tiga
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 11:09:09

Saksi Prabowo Sebut DPT Invalid: Udung dari Pangalengan yang Tak di Dunia Nyata

JAKARTA - Saksi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Agus Maksum, mencontohkan temuan daftar pemilih tetap (DPT) invalid. Agus menyebut nama Udung dari Pangalengan, Bandung, Jawa Barat. Agus dalam sidang menyeb
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 10:54:57

Heboh! Bocah Tasikmalaya Tonton Live Show Pasutri Hubungan Seks

TASIKMALAYA - Entah apa yang ada dipikiran pasutri E (25) dan L (24). Mereka sengaja mempertontonkan adegan seks suami-istri di depan sejumlah bocah lelaki di Tasikmalaya. Peristiwa bejat itu di
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 10:27:27

Pemancing Trenggalek Hilang di Perairan Laut Selatan

TRENGGALEK - Seorang pemancing dilaporkan hilang di tebing Pantai Blado Trenggalek. Tim SAR gabungan diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian. Koordinator Pos Basarnas Tren
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 10:19:07

Gelapkan dan Gadaikan Mobil Rental, Wanita di Sulsel Ditangkap

MAKASSAR - Ika Tria Syahar (22) warga Kabupaten Gowa dibekuk polisi setelah terlibat penipuan dan pengelapan mobil rental. Pelaku mengelapkan mobil yang disewa selama seminggu. "Tim khusus Polda
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 09:24:40

Bocah yang Hilang Terseret Ombak di Ancol Ditemukan Tewas

JAKARTA - Abdul (14) bocah yang hilang terseret ombak di Laut Ancol akhirnya ditemukan. Ia ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia."Korban Abdul diketemukan dalam keadaan meninggal dunia di pemecah om
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 09:07:19

Dua Penumpang Kapal Tenggelam di Sumenep Ditemukan, Total 19 Tewas

SUMENEP - Dua korban tenggelamnya kapal motor Arim Jaya lainnya ditemukan tewas pagi ini. Sehingga total korban meninggal yang sudah ditemukan menjadi 19 jiwa. Jumlah penumpang kapal yang dinakhod
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 08:33:31

KLHK Sita 30 Meter Kubik Kayu di Kaltim, 2 Orang Jadi Tersangka

SAMARINDA - Penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengamankan kapal bermuatan 30 meter kubik kayu di Kalimantan Timur. Sebanyak 2 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.Dalam
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 00:10:02

Babinsa di Inhil Ajak Warga Jaga Semangat Gotong Royong

KEMPAS - Anggota Koramil 03/Tempuling, Serka Sukijan, beserta masyarakat melaksanakan Karya Bhakti membantu masyarakat untuk pengencoran halaman Masjid Arrahim, di Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Selasa
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 16:43:50

Bripka Arif Tewas Tertabrak Truk di Bekasi, Sopir Ditahan Polisi

BEKASI - Seorang anggota polisi, Bripka Arif Trismanto (33) tewas setelah tertabrak sebuah truk di Cikarang Utara, Bekasi. Sopir truk Jackriel Elansori (31) ditahan polisi atas kejadian itu.Kanit Laka Lan
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 16:32:17

Biadab! 5 Orang Perkosa Bocah 13 Tahun, Memvideokan dan Memviralkan

KOTAWARINGIN - Kejadian memilukan perkosaan anak di Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Kasus terbongkar setelah video tindakan asusila itu ber
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:48:52

Dampak Nonton Pasutri Hubungan Seks, Bocah Tasik Nyaris Cabuli Balita

TASIKMALAYA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya mengungkap fakta lain berkaitan kasus dugaan pasangan suami istri (pasutri), inisial E (25) dan L (24), yang
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:43:11

Kapal Tenggelam di Sumenep, Polisi: 17 Penumpang Tewas dan 1 Hilang

SUMENEP - Sebanyak 15 dari 16 penumpang Kapal Motor Arim Jaya yang tenggelam di Perairan Sumenep, antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang telah ditemukan. Kini, tinggal 1 orang yang belum ditemuk
 
 
 
Terpopuler

1

19 Jun 2019 00:10 | 515 views
Nusantara

Babinsa di Inhil Ajak Warga Jaga Semangat Gotong Royong

4

15 Jun 2019 09:06 | 204 views
Peristiwa

Ngeri Prada Deri Mutilasi Cuma karena Minta Dinikahi

 
 
 
 
Top