Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 09:23:54
Peristiwa

Isu Korban Tewas Hoax, Polri Jelaskan soal Brimob Pukuli Pria di Kampung Bali

Sebarkan:
Istimewa
Foto: Screencapture lokasi penganiayaan oleh pria berseragam
JAKARTA - Sebuah video viral di jagat Twitter karena berisi rekaman pemukulan seorang pria oleh sejumlah anggota Brimob. Versi viral menyebut pria yang dipukuli adalah berusia di bawah umur dan tewas. Polisi memastikan tidak ada korban tewas dalam insiden itu. Lalu bagaimana kejadiannya?

Peristiwa pemukulan dalam video viral, disebut berada di dekat masjid Al Huda, Kampung Bali, Jakarta Pusat. detikcom pada Jumat (24/5/2019) kemarin telah mengecek langsung ke lokasi dan memang dapat dipastikan lokasi kejadian berada di samping masjid Al Huda yang tepatnya berada di Jl Kp Bali XXXIII No 3, RT 2 RW 10, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Polri mengatakan peristiwa dalam video tersebut faktanya adalah penangkapan salah seorang perusuh di lokasi dekat masjid Al Huda oleh Brimob, dan si perusuh masih hidup. Kejadian itu sendiri terjadi pada Kamis (23/5) pagi. Polri menegaskan narasi dalam video yang viral di Twitter adalah tidak benar alias hoax.

"Bahwa viral video berkonten dan narasi seolah-olah kejadian tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia akibat tindakan aparat. Ternyata pada kenyataannya orang yang dalam video tersebut adalah pelaku perusuh yang sudah kita amankan atas nama A alias Andri Bibir," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (25/5/2019) dini hari.

Polisi menuturkan Andri Bibir, saat kerusuhan pada 22 Mei 2019, menyuplai batu-batu besar untuk para demonstran yang hendak membuat suasana kacau. Andri juga membantu menyediakan air bilas untuk para demonstran yang terkena tembakan gas air mata dengan maksud agar kerusuhan berlanjut.

"Dalam kerusuhan tanggal 22 Mei menyiapkan berbagai macam properti yang dia gunakan dalam rangka untuk melakukan kerusuhan dan penyerangan terhadap petugas antara lain batu. Batu itu disiapkan tersangka Andri Bibir untuk disuplai kepada teman-temannya yang melakukan demo. Demo ini tidak spontan, artinya by setting untuk menciptakan kerusuhan," jelas Dedi.

"Dia juga menyiapkan jerigen berisi air agar teman-temannya yang terkena gas air mata bisa cuci muka dengan air di jerigen ini," sambung dia.

Lalu mengapa Andi sampai dipukuli beramai-ramai? Menurut Dedi, aparat melakukan tindakan represif terhadap Andri karena pria 30 tahun tersebut berupaya kabur saat hendak diamankan.

"Andri Bibir ini waktu lihat anggota, langsung dia mau kabur karena merasa salah. Ketakutan dia. Dikepung oleh anggota pengamanan," jelas Dedi.

Saat ini Andri mendekam di Rutan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya guna menjalani proses hukum.



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 20 Juni 2019 | 14:42:29

3 Mahasiswa Unibraw Ciptakan Energi Listrik dari Limbah Rumah Potong Hewan

MALANG - Tiga Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang menciptakan energi listrik dari limbah. Mereka memanfaatkan limbah air Rumah Potong Hewan (RPH) untuk menghasilkan arus listrik.Pertumbuhan
Kamis, 20 Juni 2019 | 14:28:48

Sesosok Mayat Laki-laki Penuh Luka Ditemukan di Persawahan Banyuwangi

BANYUWANGI - Warga Banyuwangi digegerkan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas. Mayat tersebut ditemukan tengkurap di areal persawahan. Di sebagian tubuhnya terdapat sejumlah luka. Orang pert
Kamis, 20 Juni 2019 | 14:07:12

Saat Warga Surabaya Teriaki Jokowi Soal Zonasi

SURABAYA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diteriaki warga untuk menghapus sistem zonasi. Kejadian itu terjadi saat Jokowi menyempatkan menyapa warga usai menghadiri pernikahan putri Rais Am PB NU Kiai Mift
Kamis, 20 Juni 2019 | 13:53:52

Ahli KPU Pakar IT Prof Marsudi Jelaskan Situng Tak Bisa Diakses Publik

JAKARTA - KPU menghadirkan pakar IT Prof Marsudi Wahyu Kisworo dalam sidang gugatan pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Marsudi menjelaskan soal Situng KPU yang kerap dibahas oleh tim huku
 
Berita Lainnya
Kamis, 20 Juni 2019 | 14:28:48

Sesosok Mayat Laki-laki Penuh Luka Ditemukan di Persawahan Banyuwangi

BANYUWANGI - Warga Banyuwangi digegerkan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas. Mayat tersebut ditemukan tengkurap di areal persawahan. Di sebagian tubuhnya terdapat sejumlah luka. Orang pert
 
Kamis, 20 Juni 2019 | 13:38:07

Sopir Angkot di Langsa Aceh Cabuli Penumpang, Korban Trauma

Aceh Utara - Seorang sopir angkot jenis Jumbo, Lufi Revanda (32), warga Kecamatan Langsa Kota, Pemko Langsa, Aceh ditangkap pihak kepolisian. Dia ditangkap karena aksi bejatnya memaksa seorang penum
 
Kamis, 20 Juni 2019 | 13:32:09

Hasil Sidak Kemenkum HAM di Rutan KPK: Tak Ada Overkapasitas

JAKARTA - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Kondisi Rutan KPK disebut tak mengalami overkapasitas jumlah tahanan."Kapasit
 
Kamis, 20 Juni 2019 | 11:52:55

Patuhi RUPS, Pemprov DKI Terima Dividen Saham Anker Bir Rp 100 M

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta siap mematuhi keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Produsen bir Anker itu sudah memutuskan membagikan dividen dengan jumlah
 
Kamis, 20 Juni 2019 | 10:38:15

Ditabrak Mobil Boks, 1 Personel Raimas Polda Jabar Meninggal

BANDUNG - Satu dari tujuh personel Pengurai Massa (Raimas) Polda Jabar meninggal akibat ditabrak mobil boks di Jalan Terusan Kopo, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Korban bernama Dwi Adimanyu (20)
 
Kamis, 20 Juni 2019 | 09:37:37

Kecelakaan Touring Harley di Afrika, Putra Ketua MA Meninggal di Usia 41 Tahun

JAKARTA - Keluarga besar Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali berduka. Putra pertama Hatta Ali, M Irfan meninggal dunia saat touring Harley-Davidson di Namibia, Afrika."Putra pertama HM Hatta Ali
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 15:09:32

Viral Foto Pria Pamer Tembak Burung Rangkong, KLHK: Kami Akan Tindak Tegas

JAKARTA - Foto seorang pria yang menembak mati burung rangkong viral di media sosial (medsos). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan akan menindak tegas karena burung rangkong terma
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 13:33:35

Kivlan Zen Merasa Difitnah soal Pembunuhan Tokoh, Polri Tegaskan Profesional

JAKARTA - Mayjen (Purn) Kivlan Zen merasa difitnah setelah dikonfrontasi bersama Habil Marati terkait kasus perencanaan pembunuhan empat pejabat nasional. Polri menegaskan profesional dalam me
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 11:50:22

Pengakuan Bocah Nonton Pasutri Hubungan Seks: Saya Bayar Rp 1.000

TASIKMALAYA - Seorang bocah lelaki penonton pasangan suami istri (pasutri) pamer hubungan seks di Tasikmalaya buka suara soal kejadian tak lazim yang menggegerkan tersebut. Bocah berusia 10 tahu
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 11:21:43

Ayah, Ibu dan Anak Tewas Terlindas Kontainer di Ciamis

CIAMIS - Nahas menimpa tiga orang satu keluarga asal Majalengka. Mereka tewas mengenaskan setelah sepeda motor yang dikendarainya tersenggol lalu terjatuh dan tergilas kontainer di Simpang tiga
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 11:09:09

Saksi Prabowo Sebut DPT Invalid: Udung dari Pangalengan yang Tak di Dunia Nyata

JAKARTA - Saksi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Agus Maksum, mencontohkan temuan daftar pemilih tetap (DPT) invalid. Agus menyebut nama Udung dari Pangalengan, Bandung, Jawa Barat. Agus dalam sidang menyeb
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 10:54:57

Heboh! Bocah Tasikmalaya Tonton Live Show Pasutri Hubungan Seks

TASIKMALAYA - Entah apa yang ada dipikiran pasutri E (25) dan L (24). Mereka sengaja mempertontonkan adegan seks suami-istri di depan sejumlah bocah lelaki di Tasikmalaya. Peristiwa bejat itu di
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 10:27:27

Pemancing Trenggalek Hilang di Perairan Laut Selatan

TRENGGALEK - Seorang pemancing dilaporkan hilang di tebing Pantai Blado Trenggalek. Tim SAR gabungan diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian. Koordinator Pos Basarnas Tren
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 10:19:07

Gelapkan dan Gadaikan Mobil Rental, Wanita di Sulsel Ditangkap

MAKASSAR - Ika Tria Syahar (22) warga Kabupaten Gowa dibekuk polisi setelah terlibat penipuan dan pengelapan mobil rental. Pelaku mengelapkan mobil yang disewa selama seminggu. "Tim khusus Polda
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 09:24:40

Bocah yang Hilang Terseret Ombak di Ancol Ditemukan Tewas

JAKARTA - Abdul (14) bocah yang hilang terseret ombak di Laut Ancol akhirnya ditemukan. Ia ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia."Korban Abdul diketemukan dalam keadaan meninggal dunia di pemecah om
 
 
 
Terpopuler

1

19 Jun 2019 00:10 | 1537 views
Nusantara

Babinsa di Inhil Ajak Warga Jaga Semangat Gotong Royong

4

15 Jun 2019 09:06 | 204 views
Peristiwa

Ngeri Prada Deri Mutilasi Cuma karena Minta Dinikahi

 
 
 
 
Top