Terverifikasi Dewan Pers
 
Senin, 20 Mei 2019 | 14:26:50
Peristiwa

Dokter Ani Hasibuan Resmi Laporkan Tamshnews.com ke Polda Metro

Sebarkan:
Detik.com
JAKARTA - Tim kuasa hukum Dokter spesialis saraf Ani Hasibuan melaporkan portal berita tamshnews.com ke Polda Metro Jaya dan Dewan Pers. Portal berita itu dilaporkan karena memuat artikel berjudul 'dr Ani Hasibuan SpS: Pembantaian Pemilu, Gugurnya 573 KPPS Ditemukan Senyawa Kimia Pemusnah Massal'.

"Masalah ini bergulir karena berita di tamshnews.com dan kita sinyalir media itu nggak kredibel, nggak resmi. Kita anggap berita yang dimuat tamshnews.com bermuatan kebohongan, tidak benar," kata pengcara Ani Hasibuan, Slamet Hasan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Menurtunya, Ani tidak pernah diwawancarai oleh portal berita tersebut. Ani juga tidak pernah memberikan statemen seperti yang ditulis di portal berita itu.

Atas dasar artikel itu, Ani kemudian dilaporkan ke polisi. Polisi pun kemudian memanggil Ani untuk diperiksa sebagai saksi.

Lebih lanjut Slamet mengatakan bahwa pihaknya telah mengecek situs tersebut. Dia menyebut situs tersebut tidak terdaftar di dewan pers.

"Kita sudah cek tamshnews.com portal berita nggak resmi, nggak bertanggung jawab dan tidak terdaftar. Makanya kita laporkan tamshnesws.com dengan dugaan telah melakukan tindak pidana membuat manipulasi informasi, atau dokumen elektronik yang seolah-olah dianggap otentik atau benar," ungkap Slamet.

Dalam laporam itu, Slamet sendiri sebagai pelapornya dan terlapornya masih lidik. Alasannya karena pihaknya tidak mengetahui siapa orang yang bertanggung jawab atas portal itu.

Dalam artikel itu, tamshnews.com memuat berita berbentuk surat kabar. Tim kuasa hukum Ani Hasibuan menilai bentuk surat kabar itu adalah milik portal berita tamshnews.com, bukan media berbeda.

"tamshnews.com itu portal berita nah yang the reality news leading itu tag line-nya dia dan Media NKRIA mungkin jargon dia. Ini bukan media lain yang diambil oleh tamshnews.com maka yang punya tanggung jawab tamshnews.com," kata pengacara Ani Hasibuan lainnya, Amin Fahrudin.

Amin mengatakan pihaknya juga sudah melaporkan hal itu ke Dewam Pers. Ia berharap Dewan Pers dapat memberikan jawaban secara tertulis atas laporannya agar dapat dijadikan bukti oleh dr Ani saat menjalani pemeriksaan dengan penyelidik.

"Tindakan kami mendatangi Dewan Pers. Kami ke Dewan Pers bahwa kami sudah laporkan portal itu ke Dewan Pers. Jawaban Dewan Pers ini hanya diterima karena yang kami sampaikan tertulis," ungkap Amin.

Laporan itu tertuang pada nomor laporan polisi LP/3144/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus dengan pelapor Slamet dan terlapor masih dalam status lidik. Perkara yang dilaporkan ialah tindak pidana membuat atau manipulasi informasi atau dokumen elektronik yang seolah-olah dianggap data otentik sebagai mana dalam Pasal 35 junto Pasal 51 ayat (1) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE.



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 20 Juni 2019 | 14:07:12

Saat Warga Surabaya Teriaki Jokowi Soal Zonasi

SURABAYA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diteriaki warga untuk menghapus sistem zonasi. Kejadian itu terjadi saat Jokowi menyempatkan menyapa warga usai menghadiri pernikahan putri Rais Am PB NU Kiai Mift
Kamis, 20 Juni 2019 | 13:53:52

Ahli KPU Pakar IT Prof Marsudi Jelaskan Situng Tak Bisa Diakses Publik

JAKARTA - KPU menghadirkan pakar IT Prof Marsudi Wahyu Kisworo dalam sidang gugatan pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Marsudi menjelaskan soal Situng KPU yang kerap dibahas oleh tim huku
Kamis, 20 Juni 2019 | 13:46:19

Bacakan Pleidoi, Habib Bahar: Saya Tidak Niat Menganiaya Korban

BANDUNG - Habib Bahar bin Smith membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan enam tahun penjara akibat perbuatannya menganiaya dua remaja lelaki. Bahar mengaku tak ada niat menganiaya
Kamis, 20 Juni 2019 | 13:38:07

Sopir Angkot di Langsa Aceh Cabuli Penumpang, Korban Trauma

Aceh Utara - Seorang sopir angkot jenis Jumbo, Lufi Revanda (32), warga Kecamatan Langsa Kota, Pemko Langsa, Aceh ditangkap pihak kepolisian. Dia ditangkap karena aksi bejatnya memaksa seorang penum
 
Berita Lainnya
Kamis, 20 Juni 2019 | 13:38:07

Sopir Angkot di Langsa Aceh Cabuli Penumpang, Korban Trauma

Aceh Utara - Seorang sopir angkot jenis Jumbo, Lufi Revanda (32), warga Kecamatan Langsa Kota, Pemko Langsa, Aceh ditangkap pihak kepolisian. Dia ditangkap karena aksi bejatnya memaksa seorang penum
 
Kamis, 20 Juni 2019 | 13:32:09

Hasil Sidak Kemenkum HAM di Rutan KPK: Tak Ada Overkapasitas

JAKARTA - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Kondisi Rutan KPK disebut tak mengalami overkapasitas jumlah tahanan."Kapasit
 
Kamis, 20 Juni 2019 | 11:52:55

Patuhi RUPS, Pemprov DKI Terima Dividen Saham Anker Bir Rp 100 M

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta siap mematuhi keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Produsen bir Anker itu sudah memutuskan membagikan dividen dengan jumlah
 
Kamis, 20 Juni 2019 | 10:38:15

Ditabrak Mobil Boks, 1 Personel Raimas Polda Jabar Meninggal

BANDUNG - Satu dari tujuh personel Pengurai Massa (Raimas) Polda Jabar meninggal akibat ditabrak mobil boks di Jalan Terusan Kopo, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Korban bernama Dwi Adimanyu (20)
 
Kamis, 20 Juni 2019 | 09:37:37

Kecelakaan Touring Harley di Afrika, Putra Ketua MA Meninggal di Usia 41 Tahun

JAKARTA - Keluarga besar Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali berduka. Putra pertama Hatta Ali, M Irfan meninggal dunia saat touring Harley-Davidson di Namibia, Afrika."Putra pertama HM Hatta Ali
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 15:09:32

Viral Foto Pria Pamer Tembak Burung Rangkong, KLHK: Kami Akan Tindak Tegas

JAKARTA - Foto seorang pria yang menembak mati burung rangkong viral di media sosial (medsos). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan akan menindak tegas karena burung rangkong terma
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 13:33:35

Kivlan Zen Merasa Difitnah soal Pembunuhan Tokoh, Polri Tegaskan Profesional

JAKARTA - Mayjen (Purn) Kivlan Zen merasa difitnah setelah dikonfrontasi bersama Habil Marati terkait kasus perencanaan pembunuhan empat pejabat nasional. Polri menegaskan profesional dalam me
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 11:50:22

Pengakuan Bocah Nonton Pasutri Hubungan Seks: Saya Bayar Rp 1.000

TASIKMALAYA - Seorang bocah lelaki penonton pasangan suami istri (pasutri) pamer hubungan seks di Tasikmalaya buka suara soal kejadian tak lazim yang menggegerkan tersebut. Bocah berusia 10 tahu
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 11:21:43

Ayah, Ibu dan Anak Tewas Terlindas Kontainer di Ciamis

CIAMIS - Nahas menimpa tiga orang satu keluarga asal Majalengka. Mereka tewas mengenaskan setelah sepeda motor yang dikendarainya tersenggol lalu terjatuh dan tergilas kontainer di Simpang tiga
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 11:09:09

Saksi Prabowo Sebut DPT Invalid: Udung dari Pangalengan yang Tak di Dunia Nyata

JAKARTA - Saksi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Agus Maksum, mencontohkan temuan daftar pemilih tetap (DPT) invalid. Agus menyebut nama Udung dari Pangalengan, Bandung, Jawa Barat. Agus dalam sidang menyeb
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 10:54:57

Heboh! Bocah Tasikmalaya Tonton Live Show Pasutri Hubungan Seks

TASIKMALAYA - Entah apa yang ada dipikiran pasutri E (25) dan L (24). Mereka sengaja mempertontonkan adegan seks suami-istri di depan sejumlah bocah lelaki di Tasikmalaya. Peristiwa bejat itu di
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 10:27:27

Pemancing Trenggalek Hilang di Perairan Laut Selatan

TRENGGALEK - Seorang pemancing dilaporkan hilang di tebing Pantai Blado Trenggalek. Tim SAR gabungan diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian. Koordinator Pos Basarnas Tren
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 10:19:07

Gelapkan dan Gadaikan Mobil Rental, Wanita di Sulsel Ditangkap

MAKASSAR - Ika Tria Syahar (22) warga Kabupaten Gowa dibekuk polisi setelah terlibat penipuan dan pengelapan mobil rental. Pelaku mengelapkan mobil yang disewa selama seminggu. "Tim khusus Polda
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 09:24:40

Bocah yang Hilang Terseret Ombak di Ancol Ditemukan Tewas

JAKARTA - Abdul (14) bocah yang hilang terseret ombak di Laut Ancol akhirnya ditemukan. Ia ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia."Korban Abdul diketemukan dalam keadaan meninggal dunia di pemecah om
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 09:07:19

Dua Penumpang Kapal Tenggelam di Sumenep Ditemukan, Total 19 Tewas

SUMENEP - Dua korban tenggelamnya kapal motor Arim Jaya lainnya ditemukan tewas pagi ini. Sehingga total korban meninggal yang sudah ditemukan menjadi 19 jiwa. Jumlah penumpang kapal yang dinakhod
 
 
 
Terpopuler

1

19 Jun 2019 00:10 | 1534 views
Nusantara

Babinsa di Inhil Ajak Warga Jaga Semangat Gotong Royong

4

15 Jun 2019 09:06 | 204 views
Peristiwa

Ngeri Prada Deri Mutilasi Cuma karena Minta Dinikahi

 
 
 
 
Top