Iklan pelantikan 45 Anggota DPRD Rohul
 
Senin, 20 Mei 2019 | 14:17:49
Peristiwa

Gagal Berhubungan Intim jadi Alasan Sugeng Bunuh dan Mutilasi Korban

Sebarkan:
Detik.com
Sugeng Santoso diborgol berbaju tahanan
MALANG - Sugeng Santoso (49) terbukti membunuh wanita yang jasadnya termutilasi di Pasar, Kota Malang. Aksi sadis itu dilakukan, karena Sugeng kecewa tidak bisa berhubungan intim.

Sugeng kecewa bukan karena ditolak. Tetapi karena kondisi alat kelamin korban.

"Pelaku kecewa ketika hasrat seksualnya tak bisa tersalurkan. Karena alat kelamin korban mengeluarkan cairan bercampur darah. Dari situlah pelaku kecewa dan akhirnya membunuh korban," terang Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri kepada wartawan di Mapolres Jalan Jaksa Agung Suprapto, Senin (20/5/2019).

Menurut Asfuri, keinginan Sugeng untuk berhubungan badan sudah ada sejak awal bertemu korban di kawasan Jalan Martadinata, Kota Malang, Selasa (7/5/2019).

Dari awal pertemuan itu, lanjut Asfuri, korban meminta uang kepada Sugeng. Karena tak memiliki uang, Sugeng memberikan makanan kepada korban. Selesai itu, Sugeng bermesraan dengan pelaku dengan memegang masing-masing alat kelamin.

Karena saat itu mereka masih berada di area terbuka, Sugeng kemudian mengajak korban ke lokasi kejadian untuk meneruskan hasratnya. Di lokasi, ternyata Sugeng yang ingin berhubungan intim tak bisa menuntaskan hasratnya karena ketidakmampuannya. Sugeng pun melampiaskannya dengan menggunakan tangan.

"Karena berada di area terbuka, pelaku kemudian mengajak korban ke lokasi kejadian, tempat pelaku selama ini tinggal. Di sana, pelaku kembali memasukkan tangannya ke alat vital korban sampai bagian pergelangan tangan. Hal itu membuat korban kesakitan dan pingsan," ujar Asfuri.

Perbuatan Sugeng membuat alat kelamin korban mengalami pendarahan. Sugeng lalu menyumpal alat kelamin korban dengan lakban, Sugeng juga menyumpal dubur korban dengan kain.

Saat pingsan, Sugeng mentato kedua telapak kaki korban menggunakan jarum sol sepatu.

"Setelah itu pelaku pergi dan kembali pada pukul 01.30 WIB. Saat itu kondisi korban masih pingsan. Pelaku akhirnya menggorok leher korban, sebelum kemudian memutilasinya," beber Asfuri.

Sugeng sudah ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan dan mutilasi. Polisi menjerat pria tanpa tempat tinggal tidak tetap ini dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun kurungan penjara.

Sampai kini identitas korban masih menjadi teka-teki. Polisi sudah menyebar sketsa wajah yang diyakini memiliki kemiripan dengan korban.



Sumber: detik.com

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 21 September 2019 | 22:24:08

MTQ ke 49, Ini Himbauan Bupati Yopi untuk Masyarakat Inhu yang Diperantauan

INHU - Persiapan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 49 tahun 2019 tingkat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dilokasi di objek wisata Danau raja Rengat, ditunjau langsung oleh Bupati Inhu H Yopi Arian
Sabtu, 21 September 2019 | 21:23:11

Diskominfo Inhu Dirikan Stand Media Center di MTQ ke-49, ini Harapan Kabid LKI

INHU - Persiapan Stand Media Center Diskominfo sudah bisa di guanakan dalam Rangka Musabaqah tilawatil Quran (MTQ) ke-49 tingkat Kabupaten akan dimulai secara serentak Minggu (22/09/2019) persiapan demi pe
Sabtu, 21 September 2019 | 18:45:47

Terpilih Jadi Anggota DPRD Rohul, Sik Fikal Lumban Gaol Gelar Syukuran

ROKAN HULU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Rokan Hulu beberapa waktu lalu, Politisi dari PDIP Sik Fikal Lumban Gaol menggelar syukuran, Sabtu (21/9) di rumahnya di Mahato Kecamatan Tambusa
Sabtu, 21 September 2019 | 18:40:16

PUK SP3 Batang Kumu Sebut Pilih Kasih, Ini Kata Manager PT. KPN

ROKAN HULU - Pengurus Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Pertanian Perkebunan (SP3) Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Riau minta manajemen Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Kencan
 
Berita Lainnya
Sabtu, 21 September 2019 | 22:24:08

MTQ ke 49, Ini Himbauan Bupati Yopi untuk Masyarakat Inhu yang Diperantauan

INHU - Persiapan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 49 tahun 2019 tingkat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dilokasi di objek wisata Danau raja Rengat, ditunjau langsung oleh Bupati Inhu H Yopi Arian
 
Sabtu, 21 September 2019 | 21:23:11

Diskominfo Inhu Dirikan Stand Media Center di MTQ ke-49, ini Harapan Kabid LKI

INHU - Persiapan Stand Media Center Diskominfo sudah bisa di guanakan dalam Rangka Musabaqah tilawatil Quran (MTQ) ke-49 tingkat Kabupaten akan dimulai secara serentak Minggu (22/09/2019) persiapan demi pe
 
Sabtu, 21 September 2019 | 18:45:47

Terpilih Jadi Anggota DPRD Rohul, Sik Fikal Lumban Gaol Gelar Syukuran

ROKAN HULU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Rokan Hulu beberapa waktu lalu, Politisi dari PDIP Sik Fikal Lumban Gaol menggelar syukuran, Sabtu (21/9) di rumahnya di Mahato Kecamatan Tambusa
 
Sabtu, 21 September 2019 | 18:40:16

PUK SP3 Batang Kumu Sebut Pilih Kasih, Ini Kata Manager PT. KPN

ROKAN HULU - Pengurus Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Pertanian Perkebunan (SP3) Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Riau minta manajemen Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Kencan
 
Sabtu, 21 September 2019 | 16:56:06

Bayi yang Dilahirkan Wanita Tewas di Indekos Pancoran Juga Meninggal

Jakarta - Seorang wanita berinisial AF (24) ditemukan tewas membusuk di kamar indekos di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Korban diduga tewas saat sedang melahirkan bayinya.Korban pertama kali ditemukan
 
Sabtu, 21 September 2019 | 16:36:47

MPV Tabrak Tebing di Trenggalek, 1 Orang Tewas dan 2 Luka Berat

Trenggalek - Sebuah MPV mengalami kecelakaan akibat rem blong di jalur ekstrem Kampak-Munjungan Trenggalek. Kecelakaan mengakibatkan seorang penumpang tewas dan dua lainnya luka berat.Kapolsek Ka
 
Sabtu, 21 September 2019 | 16:30:10

Pegawai Lapas Toli-Toli Gunakan Sabu Milik Narapidana

Toli-Toli - Polisi melakukan penggrebekan pesta narkoba yang melibatkan pegawai Lembaga Pemasyarakatan (LP) IIB Toli-Toli bersama kurir narkoba di BTN Vila Mas, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten
 
Sabtu, 21 September 2019 | 16:12:33

Apes, Pengedar Belasan Ribu Pil Koplo Ini Terjaring Razia Lalu Lintas

Tulungagung - Polisi Tulungagung mengamankan seorang pemuda yang membawa 13.000 pil koplo jenis dobel L. Ia terjaring razia lalu lintas di perbatasan Tulungagung-Trenggalek.Kasat Lantas Polres Tu
 
Sabtu, 21 September 2019 | 15:28:41

Truk Muat Kecap di Madiun Terguling Karena Ada Masalah pada Setir

Madiun - Kecelakaan tunggal terjadi di jalur arteri Madiun-Surabaya. Sebuah truk boks Hino bermuatan kecap terguling dan sempat menyebabkan kemacetan."Hanya kecelakaan tunggal, sebuah truk bermua
 
Sabtu, 21 September 2019 | 15:04:34

Tujuh Tahanan Polres Semarang Kabur

Semarang - Sebanyak 7 tahanan di Mapolres Semarang, Kabupaten Semarang kabur dari sel mereka. Polisi kini berupaya mengejar dan meminta mereka segera menyerahkan diri.Peristiwa itu terjadi hari Jumat (20/9
 
Sabtu, 21 September 2019 | 13:16:43

Lomba Memancing HUT Karawang Makan Korban, Peserta Tenggelam di Tarum Barat

Jaki (17) warga Wanajaya Rt 29/06, Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang, tenggelam terbawa arus sungai Tarum Barat yang deras, saat menonton lomba memancing dalam rangka Hari Jadi Karawang ke-386
 
Sabtu, 21 September 2019 | 12:55:42

Warga Gunungkidul Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar

Gunungkidul - Seorang warga di Desa Hargosari Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul, Tuminem (65), ditemukan tewas gantung diri di atas tempat tidurnya. Motif perbuatan nekat tersebut diduga karena d
 
Sabtu, 21 September 2019 | 12:49:23

Kronologi Perempuan Beli Nasi Padang Lauk Usus Berisi Kotoran Sapi

Jakarta - Kusuma Wardani tak bisa menutup kekecewaanya. Keinginannya untuk makan nasi padang dengan lauk usus, justru berujung kekesalan.Lewat akun Facebook pribadinya, perempuan ini menceritakan
 
Sabtu, 21 September 2019 | 11:20:19

Cerita Nenek Yusnita Selamatkan Cucu dari Kebakaran Hebat di Jatinegara

Jakarta - Yusnita (62), korban kebakaran di Jatinegara, Jakarta Pusat masih teringat momen saat api menghanguskan kawasan rumahnya. Saat berupaya lolos dari kepungan api, dia juga menggendong cucunya
 
Sabtu, 21 September 2019 | 11:11:03

Pinjam Uang Tetangga, 2 Janda di Sidoarjo Terancam Kehilangan Rumah

Sidoarjo - Dua janda di Sidoarjo terancam kehilangan tempat tinggal. Mereka terlilit utang dan merasa menjadi korban penggelapan surat rumah.Dua janda itu yakni Nafiah (62) dan Sulastri (54). Mer
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Pelantikan DPRD
 
Top