Rabu, 19 Juni 2019 | 16:31:59

Bakar Tongkang di Bagansiapiapi Tiang Layar Tahun Ini Jatuh Kelaut

Laporan: Jonathan Surbakti

Sebarkan:
(Foto: Jonathan Surbakti)
Acara Pembakaran Kapal Tongkang di saksikan ribuan warga, tiang layar tahun ini Jatuh kelaut
BAGANSIAPIAPI- Teriknya sengatan panas matahari serta banyaknya asap dari bakaran Hio (Dupa Sembahyang) tak menyurutkan niat ribuan masyarakat untuk menyaksikan tradisi budaya ritual bakar tongkang yang digelar, Rabu (19/6) di kota Bagansiapiapi. 
Tidak hanya puluhan ribu masyarakat Tionghoa yang dari lokal maupun luar Provinsi Riau, ribuan masyarakat lokal tumpah ruah sepanjang jalan untuk menyaksikan ritual tahunan yang sudah masuk kalender iven wisata nasional itu. 

Tak perduli meski mata berkaca-kaca akibat hio yang dibakar itu, pengunjung tetap semangat untuk melihat, mendekat, serta mengabadikan momen itu dengan smartphone yang mereka bawa agar bisa memamerkannya di media sosial kalau mereka sedang menyaksikan acara bakar tongkang. 
"Baru sekali ini ikut lihat bakar tongkang, soalnya penasaran sama suaranya," ujar Sumini, salah seorang warga dari Kecamatan Batu Hampar. 
Sebelum dibakar, terlebih dahulu warga tionghoa melakukan sembahyang didepan replika tongkang berkepala naga yang didiamkan didalam kelenteng tertua In Hok King yang berada ditengah kota Bagansiapiapi untuk menyembah dewa Kie Ong Ya.
Sekitar pukul 15:30 wib, Gubernur Riau Syamsuar dan Bupati Rokan Hilir Suyatno, Staf Ahli Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata RI Esthy Reko Astuti serta berbagi pejabat lain dan tokoh masyarakat hadir di kelenteng In Hok King untuk melepas kapal tongkang menuju tempat ritual pembakaran yang berada dijalan perniagaan. 
Kapal Tongkang saat dikeluarkan dari Klenteng In Hok King sebelum di lakukan prosesi pemabakaran (Foto:Jonathan Surbakti)

Replika kapal tongkang itu dibawa dengan cara di gotong sejauh dua kilo meter mulai jalan kelenteng menuju jalan perniagaan tempat ritual. Perjalanan tongkang diiringi tang ki atau loya dari seluruh perwakilan kelenteng yang ada di Bagansiapiapi. 
Perjalanan tongkang ditengah kota berjuluk seribu kubah itu tampak sedikit terhambat akibat banyaknya kabel listrik, kabel telepon, spanduk melintang serta ranting pohon hutan kota yang melintang diatas jalan. Namun hal itu masih bisa diatasi dengan galah bambu panjang untuk mendorong kabel keatas. 
Banyaknya ritual yang dilakukan dalam perjalanan, membuat tongkang itu butuh waktu satu jam untuk sampai ketujuannya. Apalagi banyak terdapat kelenteng menuju tempat terakhir nya itu harus disinggahi sejenak untuk melakukan ritual pemanggilan roh. 

Seperti pada saat melewati kelenteng Kuan Tei Tua, juga dilakukan ritual oleh para loya sekaligus tongkang disambut dengan dentuman ribuan petasan yang membuat telinga anda tergiang jika berdiri setengah menit didepan kelenteng itu. 
Bukan hanya itu, disepanjang rute yang dilewati tongkang, warga tionghoa sekitar banyakminumal botol maupun kaleng gdari berbagai merk yang diberikan secara gratis kepada peserta bakar tongkang maupun wisatawan yang lewat. Hal ini mereka lakukan sama seperti tahun sebelumnya. 
Tongkang yang diarak arak pun sampai pukul 16:35 wib diaereal lokasi pembakaran. Tongkang langsung dinaikkan diatas tumpukan kertas sembahyang warna kuning (Kim Chua) untuk dibakar sebagai acara puncak untuk melihat arah jatuhnya dua tiang tongkang. 
Setelah api di sulutkan ke kertas, tidak menunggu waktu lama, replika tongkang dan kertas kim chua cepat hangus. Peserta yang hadir kembali mengucapkan doa doa dan melemparkan tiga batang hio merah mereka bawa. 
Kedua tiang tongkang pun jatuh kearah yang sama mengarah ke laut. Mereka akan mempercayai bahwa tahun ini rezekinya akan lebih banyak didapat dilaut. "Hwala, hwala, hwala, hwala," teriak peserta sahut sahutan ketika melihat tiang bendera tongkang jatuh. 
Melihat suksesnya acara itu, Bupati Rokan Hilir H Suyatno Amp,  mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Pariwisata yang diwakili Staf Ahli Bidang Multikultural Esthy Reko Astuty, yang kesekian kalinya datang ke Rokan Hilir mendorong acara iven bakar tongkang ini hingga menjadi iven wisata nasional. 

Diungkapkan Suyatno, untuk tahun 2019 ini jumlah wisatawan yang melihat bakar tongkang mencapai 76.000 orang. Hal ini terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Untuk itu dia sangat berharap kepada  Kementerian Pariwisata, Gubenur Riau dan Sugianto (Raja Baut), kedepannya bagaimana lebih ramai lagi. 

"Saya mendapakan informasi tahun ini jumlah pengunjung hampir 76.000, tahun depan kita minta 100.000 pengunjung. Soal jalan Ujung Tanjung dan Bagansiapiapi sekarang lagi dikerjakan, jadi tidak ada masalah soal jalan," sebut Suyatno. 
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal mengatakan ritual bakar tongkang adalah salah satu dari tiga wisata yang ada di Riau yang sudah masuk kalender wisata nasional. 

Oleh sebab itu, setelah iven ritual bakar tongkang ditetapkan sebagai iven wisata nasional oleh Kementerian Pariwisata RI, Fahmi menegaskan keberadaan bakar tongkang masyarakat tionghoa yang ada di Bagansiapiapi menjadi aset nasional yang patut dibanggakan sebagai lambang toleransi yang menyatukan NKRI dibumi lancang kuning. 

"Sebagai budaya yang turun temurun dari masyarakat tionghoa, ritual bakar tongkang yang sudah masuk kalender wisata nasional ini bukan hanya milik daerah. Tapi jadi milik nasional yang patut kita banggakan," sebutnya. 
Staf Ahli Bidang Multikultural Esthy Reko Astuty menambahkan, harus ada komitmen dari unsur-unsur terkait dalam menggelar acara event Bakar Tongkang dan konsisten dalam melaksanakan serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat serta didukung dengan kondisi lingkungan yang baik. 

"Kita juga berharap jumlah wisatawan semakin meningkat pada tahun-tahun yang akan datang, "pungkasnya

Sebelum dikeluarkan dari Klenteng In Hok King, kapal Tongkang dilakukan penghormatan (Foto:Jonathan Surbakti)

Melihat Peruntungan dari Arah Tumbangnya Tiang Layar
Upacara ritual bakar tongkang yang rutin dilakukan warga Tionghoa asal Bagansiapiapi ternyata tidak sekedar ritual keagamaan. Salah satu momen penting  dalam ritual yang paling ditunggu-tunggu warga Tionghoa di bgansiapiapi adalah melihat kearahmana tiang tongkang tersebut rubuh. 

Ada suatu kepercayaan di kalangan orang-orang keterunan  Tionghoa Bagansiapiapi, arah jatuhnya  tiang layar  tongkang-tongkang kearah  laut, maka rezeki tahun ini  kelak ada disebelah laut. Yang berarti usaha dibidang  perikanan  atau kelautan  akan maju. 
Sebaliknya jika tiang tongkang-tongkang itu jatuh kedarat, berarti dunia pedagangan  umum lebih baik ditekuni pada tahun ini. Arah jatuhnya tiang layar tongkang-tongkang  yang dibakar nantinya  akan menentukan inventasi  bidang usaha  yang akan mereka  tanamkan  kelak akan menjadi sumber keuntungan  bagi mereka kelak. 
Oleh Karena itu rata-rata suku Tionghoa Bagansiapiapi, dimanapun mereka berada, memerlukan pulang kampung  untuk menyaksikan  upacara tersebut, karena ingin melihat  arah tumbang kapal tongkang yang dibakar tiap tahunnya.(jon)


 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 24 Juli 2019 | 08:50:26

Gunakan 10 Bus dan Tempuh Waktu 8 Jam, JCH Bengkalis Bertolak ke Mekkah

BENGKALIS - Setelah selama 9 hari berada di Kota Madinah atau setelah merampungkan mengerjakan arba'in (shalat wajib lima waktu berjamaah sebanyak 40 waktu), Selasa pagi waktu Arab Saudi, 23 Juli 201
Selasa, 23 Juli 2019 | 21:11:58

DKP Siak Gandeng TP PKK Siak Gelar Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu

SIAK - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Siak bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Siak menggelar Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu di Taman Tengku Maharatu Siak Sri Indrapura, Selasa pagi (23/7/19), yan
Selasa, 23 Juli 2019 | 13:20:03

Nama Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda RHJ Rohul Lulus Administrasi

ROKAN HULU  Berjumlah 3 orang Calon Direktur Utama (Dirut) dan 6 orang Calon Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Rokan Hulu Jaya (PD RHJ) Kabupaten Rokan Hulu tahun 2019 dinyatakan Lulus Seleksi Administras
Selasa, 23 Juli 2019 | 11:51:26

Hari Anak Nasional, Menteri Yohana Minta Peran Ortu Lebih Ditingkatkan

MAKASSAR - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) berlangsung meriah di Lapangan Karebosi, Makassar. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise berpesan kepada anak anak agar lebih b
 
Berita Lainnya
Rabu, 24 Juli 2019 | 08:50:26

Gunakan 10 Bus dan Tempuh Waktu 8 Jam, JCH Bengkalis Bertolak ke Mekkah

BENGKALIS - Setelah selama 9 hari berada di Kota Madinah atau setelah merampungkan mengerjakan arba'in (shalat wajib lima waktu berjamaah sebanyak 40 waktu), Selasa pagi waktu Arab Saudi, 23 Juli 201
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 21:11:58

DKP Siak Gandeng TP PKK Siak Gelar Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu

SIAK - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Siak bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Siak menggelar Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu di Taman Tengku Maharatu Siak Sri Indrapura, Selasa pagi (23/7/19), yan
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 13:20:03

Nama Calon Dirut dan Dewan Pengawas Perusda RHJ Rohul Lulus Administrasi

ROKAN HULU  Berjumlah 3 orang Calon Direktur Utama (Dirut) dan 6 orang Calon Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Rokan Hulu Jaya (PD RHJ) Kabupaten Rokan Hulu tahun 2019 dinyatakan Lulus Seleksi Administras
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 11:51:26

Hari Anak Nasional, Menteri Yohana Minta Peran Ortu Lebih Ditingkatkan

MAKASSAR - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) berlangsung meriah di Lapangan Karebosi, Makassar. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise berpesan kepada anak anak agar lebih b
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 10:13:24

Hadir MPW Riau, Muscablub MPC PP Rohul Bung Reynaldi Terpilih Ketua Priode 2019-2023

ROKAN HULU - Musawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Majelis Pimpinan Cabang  (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Rokan Hulu Sabtu, (20/7/2019) terlaksana sukses.Meski musyawarah terlaksana alot dan tida
 
Senin, 22 Juli 2019 | 19:36:48

H. Alfedri Lantik 7 Pj Penghulu didua Kecamatan di Kab. Siak

SIAK - Bupati Siak Alfedri melantik 7 Pejabat (Pj) Penghulu Kampung di dua Kecamatan, yaitu kecamatan Kerinci Kanan dan Lubuk dalam. Pelantikan dilakukan di aula Kantor Camat Kerinci Kanan, Senin Siang (22/7/19
 
Senin, 22 Juli 2019 | 19:34:00

Lepas JCH Siak Menuju Embarkasi Haji Antara, Alfedri Doakan Semoga Menjadi Haji Mabrur

SIAK - Bupati Siak Alfedri melepas Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Siak, yang diberangkatkan menuju Embarkasi Haji Antara di Pekanbaru dari halaman Asrama Haji Kabupaten Siak, Senin pagi (22/7/19).Sebanyak 213
 
Senin, 22 Juli 2019 | 19:20:10

Raih Akreditasi Paripurna, Bupati Alfedri Minta RSUD Tengku Rafian Tingkatkan Kualitas Pelayanan

SIAK - Pasca diraihnya sertifikat akreditasi paripurna bintang lima, RSUD Tengku Rafian Siak saat ini dalam hal sertifikasi telah dinyatakan setara dengan sejumlah rumah sakit ternama lainnya di Indonesia seper
 
Senin, 22 Juli 2019 | 14:32:48

MTQ ke XIX Tingkat Kab. Siak, Kecamatan Kotogasib Berhasil Raih 5 Besar

SIAK - Qori dan Qoriah kecamatan Kotogasib berhasil meraih 5 besar di Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke XIX tahun 2019 tingkat kabupaten Siak yang digelar di Kecamatan Sai Apit . Keberasilan kenaikan
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:08:19

Luar Biasa! Driver Ojol Ini Beri Tuna Wisma Jaket Agar Tak Telanjang

JAKARTA - Video seorang driver ojek online (ojol) memberikan jaket ke seorang tuna wisma yang telanjang di pinggir jalan viral. Video tersebut ramai dibagikan di media sosial.Dalam video berdura
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:51:49

Sedekah Jumat Polsek Simpang Kanan, Sumiyem Dapat Sembako

ROKANHILIR - Bhakti Sosial rutin dalam bentuk Sedekah Jumat terus dilakukan oleh Jajaran Polsek Simpang Kanan. Kali ini, Jumat 19/7, Sumiyem (65) warga Dusun Intiraya RT/RW 04/05 Kepenghuluan Bagan Nibung Kecam
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 16:35:55

Meriahkan Hari Bhakti Adhyaksa ke 59, Kejaksaan Negeri Bengkalis Gelar Festival Layang Tradisional

BENGKALIS Dalam rangka memperingati hari Bhakti Adhyaksa ke- 59 tahun 2019, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bengkalis akan menggelar Festival layang Tradisional (Wau) pada, Minggu (21/7) di lapangan Pasir An
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 10:16:51

Koramil 05/Sail Menyerahkan Kursi Roda Kepada Penyandang Tuna Daksa

PEKANBARU-  Koramil 05/Sail Kodim 0301/Pekanbaru memberikan bantuan kursi roda kepada penyandang tuna daksa. Kegiatan ini dilaksanakan di Jalan Segar, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya. Jum'a
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 16:29:09

Menengok Wawan Game, Penderita Gangguan Jiwa Akibat Kecanduan Game

BEKASI - Seorang pria dengan gangguan jiwa, Iwan Setiawan alias Wawan menjadi viral di media sosial. Pria berusia 32 tahun itu disebut-sebut mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan game.detikco
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 14:11:34

Babinsa Koramil 02 /Tanah Putih Bantu Warga Panen Cabai

TANAH PUTIH- Babinsa Koramil 02/Tanah Putih Praka PA Simanjuntak sangat antusias melaksanakan pendampingan pertanian membantu panen cabai bersama warga binaan yang berada di Desa Labuhan Papan, Kecamatan Tanah
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top