Iklan pelantikan 45 Anggota DPRD Rohul
 
Senin, 20 Mei 2019 | 08:43:52
Peristiwa

Alasan Polisi Banyuwangi Amankan 26 Orang Diduga Ikut Aksi 22 Mei

Sebarkan:
Detik.com
Polisi amankan penumpang bus
BANYUWANGI - Sebanyak 26 penumpang bus asal Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur diamankan Polres Banyuwangi. Mereka diamankan karena hendak berangkat ke Jakarta dengan tujuan yang tidak jelas.

Diduga, keberangkatan mereka akan mengikuti demo gerakan kedaulatan rakyat yang digelar di KPU, 22 Mei mendatang. Mereka diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait tujuan mereka datang ke Jakarta, Minggu (19/5/2019).

Saat diperiksa di atas bus, mereka mengaku sebagai anak buah kapal (ABK) yang akan berangkat ke Jakarta. Padahal kapal yang mereka awaki menurut mereka berada di Bali. Anehnya lagi tidak ada satupun dari mereka yang memiliki buku pelaut.

"Kita periksa bus dari Bali, penumpang menuju Jakarta. Setelah kita lakukan pemeriksaan, didapatkan penumpangnya ini tidak jelas tujuannya. Dalam artian ke Jakarta tapi beda-beda jadi saat ini kita bawa 26 penumpang ini ke Polres Banyuwangi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi kepada detikcom, Senin (20/5/2019).

Tidak hanya itu, jelas kapolres, mereka juga tidak tahu alamat tujuannya di Jakarta. Mereka mengaku hanya mengikuti perintah bosnya pergi ke Jakarta. Akomodasi mereka juga sudah ditanggung orang yang mengkoordinir.

"Kita pertegas tujuannya ke Jakarta untuk apa. Tadi kita tanya jawabannya tidak tahu dan berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Karena ini terorganisir ya, satu kelompok, ada yang mengorganisir untuk melakukan pemberangkatan ke Jakarta. Makanya untuk memperjelas tujuannya ke Jakarta untuk apa nanti kita lakukan pemeriksaan di kantor," ujarnya.

Saat ini, 26 orang yang mencurigakan ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Banyuwangi. Polisi juga mengamankan bis yang membawa mereka dari Denpasar Bali menuju Jakarta.

Polres Banyuwangi kembali menggelar sweeping masyarakat yang akan berangkat ke Jakarta, untuk menghadiri aksi gerakan kedaulatan bangsa tanggal 22 Mei mendatang. Hasilnya, 26 orang mencurigakan diamankan.

26 Orang yang berasal dari Sumba Barat, NTT ini diamankan di bus umum Lorena B 7116 PGA, jurusan Denpasar-Jakarta. Bus yang baru saja turun dari kapal ini langsung diperiksa petugas yang standby di pintu keluar pelabuhan ASDP Ketapang, Minggu (19/5/2019).

Aksi sweeping ini dilakukan sekitar pukul 22.00 Wib. Para petugas kepolisian dibantu TNI menghentikan kendaraan umum dan pribadi yang keluar dari Pelabuhan ASDP Ketapang. Aksi sweeping ini juga melibatkan anjing pelacak, untuk mengendus barang berbahaya yang dimungkinkan dibawa penumpang.

Sweeping ini dilakukan untuk mengantisipasi penyelundupan bahan peledak, senjata tajam dan miras tradisional sejenis arak. Aksi ini juga sebagai penghalau masyarakat yang akan mengikuti aksi bela kedaulatan yang bakal di gelar di depan KPU.



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 15 September 2019 | 21:50:27

Ini Tanggapan Ketua PKD Bengkalis Terkait Karlahut

Bengkalis - Ancaman kabut asap akibat peristiwa kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) mulai menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat se-Kabupaten Bengkalis. Dan jika berlarut-larut, tentunya sangatlah b
Minggu, 15 September 2019 | 18:10:11

Pasukan BKO Yunif 123/RW Perkuat Pemadaman di Wilayah Koramil 02/TP

TANAH PUTIH- Karhutla  belum juga padam, di wilayah Kecamatan Tanah Putih,  satgas karhutla  menambah pasukan BKO Yunif 123/RW perkuat dalam pemadaman di wilayah Koramil 02/Tanah Putih. Ahad &nbs
Minggu, 15 September 2019 | 17:58:46

Ketum PERTINA Provinsi Riau Dukung Pasla Maju Di Pilbub Kabupaten Bengkalis 2020

Pekanbaru - Meluasnya informasi bahwa Pasla dikabarkan maju pada Pilkada 2020 bukan hanya di ketahui masyarakat desa yang ada di Kabupaten Bengkalis, tapi hingga ke Provinsi Riau.Putra kelahiran Bengkalis terse
Minggu, 15 September 2019 | 17:09:04

Pemugaran Cagar Budaya Masih Terus Dilakukan Pihak Kontraktor

TANJUNGPINANG - Miris, akibat pemugaran tanpa didampingi tenaga ahli, salah satu cagar budaya di Tanjungpinang yakni Kelenteng Tien Hou Kong atau Vihara Bahtra Sasana yang berada di Jalan Merdeka kini kondisiny
 
Berita Lainnya
Jumat, 13 September 2019 | 17:32:41

Rumah Warga di Desa Bokor, Kepulauan Meranti Ludes Dilalap Sijago Merah

MERANTI - Rumah Arifin, warga Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti yang berada  dijalan Abdullah RT 05, RW 02 Dusun Kelapa, ludes dilalap sijago merah, Jumat (13 /9/2019). Dengan ke
 
Jumat, 13 September 2019 | 17:01:17

Kasihan, Kaki Warga Pasuruan Ini Membusuk karena Tak Mampu Berobat

Pasuruan - Hansi Saputra (31), warga Kabupaten Pasuruan harus menanggung derita. Karena tak mampu berobat, luka kaki warga Dusun Selohan RT 02/RW 08 Desa Capang Kecamatan Purwodadi, ini dibiarkan hingga me
 
Jumat, 13 September 2019 | 16:41:00

Melihat Sisa-sisa Amukan Anak Artis Elvy Sukaesih di Warung Rokok

Jakarta - Haedar, anak artis Elvy Sukaesih mengamuk di sebuah warung di Jatinegara, Jakarta Timur. Haedar mengamuk lantaran tidak diberi mengutang rokok oleh pemilik warung, Junaedi.Junaedi mengatakan, per
 
Jumat, 13 September 2019 | 15:51:24

Jarak Pandang di Pekanbaru Terbatas, Polisi Imbau Nyalakan Lampu Kendaraan

Jarak pandang udara Kota Pekanbaru semakin terbatas. Hingga Jumat (13/9) siang ini, hanya 300 meter. Ini akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah di Riau. Polisi mengimbau agar p
 
Jumat, 13 September 2019 | 15:38:19

Rencana Nikah Sepasang Anak Usia 15 Tahun di NTB Kandas di Palu Hakim

Pengadilan Agama (PA) Selong, Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak memberikan izin (dispensasi) nikah kepada sepasang siswa SMP yang ingin menikah. Orang tua mereka berharap anaknya bisa menikah dengan alasan kedua
 
Jumat, 13 September 2019 | 15:14:31

Lima Penambang Emas Ilegal Dibekuk Polisi di Nagan Raya

Lima orang terduga penambang emas ilegal di permukiman Pulo Raga, Gampong Panton Bayam, Beutong, Nagan Raya dibekuk polisi. Mereka ditangkap saat sedang bekerja menambang emas pada malam hari, Ra
 
Jumat, 13 September 2019 | 14:52:30

Dua Pelaku Pembobol ATM Pakai Mata Pancing Dibekuk

Ponorogo - Dua pembobol ATM berhasil diamankan Satreskrim Polres Ponorogo. Pelaku adalah Muhammad Ridwan (33) asal Purworejo dan Junjung Supriadi (37) asal Madiun.Keduanya membobol ATM yang berlokasi di Ja
 
Jumat, 13 September 2019 | 13:53:48

Polisi Temukan Masuknya Aliran Dana Besar ke Rekening Veronica Koman

Surabaya - Polisi telah menemukan tambahan data dari enam rekening milik tersangka provokasi di Asrama Mahasiswa Papua (AMP), Veronica Koman. Sebelumnya, polisi juga telah mendalami dua rekening
 
Jumat, 13 September 2019 | 13:13:13

Heboh Siswa di Sulsel Main Game di Kelas Berujung Kejang-kejang, Ini Faktanya

Luwu Timur - Video yang menampilkan siswa SMA di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, sedang bermain game lalu kejang-kejang menjadi perbincangan. Kepala SMA tersebut angkat bicara.Kepala sekolah SMA di
 
Jumat, 13 September 2019 | 12:50:39

Masih di RS, Kelvin Pembunuh Pupung-Dana Belum Diperiksa Polisi

Jakarta - Tersangka Giovanni Kelvin masih dirawat di rumah sakit akibat luka bakar yang dialaminya saat membakar jenazah Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M Adi Pradana atau Dana (23). Kelvi
 
Jumat, 13 September 2019 | 12:37:02

Polisi Lacak Bahan Oplosan Miras yang Renggut Nyawa 5 Orang di Solo

Solo - Polisi mengungkap kasus kematian lima orang warga akibat minuman keras (miras) oplosan. Miras tersebut dioplos dari beberapa bahan, mulai dari alkohol hingga bahan jamu."Ada alkohol 96 persen, air m
 
Jumat, 13 September 2019 | 12:09:01

Sejumlah Fakta Dua Orang Tewas dan Ratusan Warga Keracunan di Sukabumi

Sukabumi - Dua orang tewas dan ratusan lainnya keracunan usai santap makanan tahlil di Sukabumi, Jawa Barat. Hingga Kamis (12/9/2019) malam tadi tercatat sebanyak 168 orang masih menjalani penanganan medis
 
Jumat, 13 September 2019 | 11:52:05

Nikah Siri Tanpa Izin, Anggota DPRD Malang Dianggap Langgar UU Perkawinan

Malang - Skandal asmara KR (52) dengan SW (42), hingga dinikahi siri dan memunculkan polemik foto bugil cukup mengejutkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kebenaran akan informasi itu, tengah diselidiki oleh Ti
 
Jumat, 13 September 2019 | 11:36:05

Ngamuk di Jatinegara, Anak Elvy Sukaesih Diduga Gangguan Jiwa

Jakarta - Haedar, anak ratu dangdut Elvy Sukaesih sempat diamankan karena mengamuk di Jatinegara, Jakarta Timur. Haedar dibawa ke rumah sakit karena diduga mengalami gangguan jiwa."Saat anggota Jatanras ke
 
Jumat, 13 September 2019 | 11:04:06

Dalam 13 Hari, Malang Diguncang 27 Kali Gempa

 Stasiun Geofisika Malang mencatat 27 gempa tektonik sejak 1 September 2019. Puluhan gempa tersebut menggoyang Kabupaten Malang dengan magnitudo 2,4 sampai 4,8."Catatan kami ada 27 kali gempa yan
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Pelantikan DPRD
 
Top