Terverifikasi Dewan Pers
 
Selasa, 23 April 2019 | 16:56:02
Peristiwa

Bukan Mutilasi, Ini Fakta-Fakta Temuan Kerangka Manusia di Tangerang

Sebarkan:
Foto: Sandal Jepit Diduga Milik Korban (dok.istimewa)
TANGERANG - Polisi masih menyelidiki temuan kerangka manusia di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Korban diduga tewas sejak 1,5 bulan yang lalu.

"Pertama, tampak mata ditemukan bahwa jenazah tersebut sudah berbentuk tulang, daging yang ada pun sudah membusuk. Kami memperkirakan sudah 1 bulan, ternyata dokter forensik menyatakan sudah 1,5 bulan (sejak meninggal)," jelas Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho kepada wartawan di kantornya, Jalan Promoter, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (23/4/2019).

Belum diketahui identitas korban. Sebab tidak ada temuan barang bukti terkait identitas.

"Jadi sudah berbentuk kerangka, bahkan kepala yang terpisah dari badan rangkanya pun sudah berbentuk tengkorak. Dagingnya sudah tidak ada semua," imbuhnya.

Polisi juga belum bisa mengetahui penyebab kematian korban. Sementara dari hasil pemeriksaan forensik tidak ada tanda-tanda yang mengarah bahwa korban tewas dibunuh.

"Hasil pemeriksaan forensik tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Jika itu adalah terpisahnya organ dari badan karena paksaan atau karena bantuan alat atau yang sering kita sebut sebagai mutilasi, pasti akan ada bekasnya, pasti akan ada traumanya, pasti akan ada yang bisa dilihat dari proses pemeriksaan medis forensik," katanya.

"Ini tidak ada sama sekali tanda-tanda kekerasan, tidak ada," tegas Alex.

Polisi menduga korban adalah tunawisma. Hal ini berdasarkan temuan barang bukti yang ditemukan di dekat kerangka tersebut.

"Kemungkinan besar sih jenazah ini 'homeless', tidak punya rumah, gelandangan atau orang yang tunawisma atau kurang secara mental. Kenapa, sandal yang kami dapatkan adalah sandal hasil rakitan, jadi ditali, gitu kan, dirakit-rakit, kanan-kiri pun beda," jelasnya.

Pada saat olah tempat kejadian perkara (TKP), kerangka otak ditemukan berada 'di dalam ember bekas cat'. Polisi menduga, korban sebelum kejadian tidur di atas ember tersebut.

"Terkait pertanyaan mayat tersebut dalam ember, jangan kemudian menganggap ember itu penuh terus mayat masuk, nggak. Ember itu atasnya bolong bawahnya bolong, lalu badan ember itu terbelah, bisa dibuka dan posisi jenazah dimungkinkan sedang dalam keadaan tidur dan ember itu mungkin dijadikan alasnya," paparnya.

Alex juga menjawab soal temuan kerangka kepala dan badan yang terpisah. Dia menduga, terpisahnya kepala dan tulang tubuh lainnya karena proses alam.

"Terpisahnya organ tubuh itu, penilaian kami, mungkin karena proses alam karena waktu 1,5 bulan itu dan lokasi adalah lokasi yang jika hujan deras atau air sungai naik, maka lokasi tersebut akan menjadi meander atau genangan air," paparnya.

Kerangka tersebut ditemukan warga pada Minggu (21/4) sekitar pukul 21.00 WIB. Kerangka tersebut ditemukan warga yang hendak mencari kroto.



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 21 Juli 2019 | 16:50:10

Danramil 03/Tempuling Kerahkan Babinsa Untuk Antisipasi Karhutla

TEMPULING - Babinsa Koramil 03/Tempuling bersama Masyarakat dan MPA Patroli Karhutla. Memasuki musim kemarau, Kodim 0314/Inhil melalui Danramil 03/Tempuling, Kapten Arh Sugiyono mengerahkan seluruh Babinsanya u
Minggu, 21 Juli 2019 | 11:16:40

Pemuda Tiga Desa Tolak Permohonan Rekom Izin/LH PT. Hutahaean.

ROKAN HULU - Pemuda Tiga Desa di Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu yakni Desa Tingkok, Lubuk Soting dan Tambusai Timur, menyatakan sikap menolak permohonan rekomendasi Izin/ Lingkungan Hidup yang diajuka
Minggu, 21 Juli 2019 | 09:33:15

Hadir MPW Riau, Muscablub MPC PP Rohul Bung Reynaldi Terpilih Ketua Priode 2019-2023

ROKAN HULU - Musawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Majelis Pimpinan Cabang  (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Rokan Hulu Sabtu, (20/7/2019) terlaksana sukses.Meski terlaksana alot dan tidak dihadiri
Minggu, 21 Juli 2019 | 08:43:28

3 Tahun Kepemimpinan Apri-Dalmasri Jadi Evaluasi Kinerja ke Depan di Pemkab Bintan

Bintan - Sekertaris daerah (Sekda) Bintan, Adi Prihantara, memyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakan Refleksi tiga tahun kepemimpinan Apri Sujadi dan Dalmasri Syam untuk dijadikan evaluasi kinerja ke depannya
 
Berita Lainnya
Minggu, 21 Juli 2019 | 11:16:40

Pemuda Tiga Desa Tolak Permohonan Rekom Izin/LH PT. Hutahaean.

ROKAN HULU - Pemuda Tiga Desa di Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu yakni Desa Tingkok, Lubuk Soting dan Tambusai Timur, menyatakan sikap menolak permohonan rekomendasi Izin/ Lingkungan Hidup yang diajuka
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:16:43

Terkait Aksi Damai Pemuda Tiga Desa Depan Kantor Bupati Rohul, Ini Kata Owner PT.Hutahaean

ROKAN HULU - Owner PT.Hutahaean mengaku tak mengetahui adanya masyarakat demo ke Kantor Bupati Rokan Hulu, Riau, terkait persoalan lahan di Perkebunan Kelapa sawit PT.Hutahaean yang berada di Kecamatan Tambusai
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:02:44

Truk Muat Tiang Listrik Putuskan Jembatan Kayu di Banggai Sulteng

BANGGAI - Jembatan terbuat dari kayu di jalan lintas penghubung antara Kabupaten Tojo Unauna dan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) putus. Jembatan kayu tersebut putus setelah truk bermuatan tia
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 13:47:02

Lagi, Siswa SMA Taruna Meninggal Diduga Akibat Kekerasan saat MOS

PALEMBANG - Kasus perpeloncoan yang mengakibatkan siswa di SMA Taruna Indonesia Palembang terus diselidiki oleh pihak kepolisian resort kota Palembang. Belum usai kasus tersebut, kini ada lagi siswa di SM
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 13:37:25

Ditolak Berhubungan Seks, Oknum Polisi Aniaya Pelayan Kafe

MAKASSAR - Seorang perempuan berinisial IN (23) diduga kuat telah dianiaya oleh oknum polisi inisial WA. Korban berprofesi sebagai pelayan kafe di Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, Sulawe
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:41:18

Kecelakaan di Cipali, 4 Penumpang Minibus Tewas Terbakar Dalam Mobil

MAJALENGKA - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) tepatnya di KM 154+800, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Total lima orang tewas akibat kecelakaan tersebut.Kapolres
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:16:32

Soal Pria Ditangkap Bareng Nunung dan Suami, Polisi: Dia Pengedar Sabu

JAKARTA - Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran, beserta satu pria bernama Hadi Moheriyanto alias Hery alias Tabu ditangkap terkait sabu. Polisi menyebut He
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:40:40

Terungkap! Penculikan Mahasiswi di Makassar Ternyata Rekayasa

MAKASSAR - Kasus penculikan terhadap seorang mahasiswi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terungkap. Kasus penculikan ini diduga rekayasa korban yang meminta uang tebusan Rp 25 juta ke orang tuan
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:20:45

Minibus Terguling di Jalur Wisata Kawah Ijen, Beberapa WNA Luka

BANYUWANGI - Sebuah Isuzu Elf terguling di sebuah turunan jalur Wisata Kawah Ijen. Kecelakaan tunggal itu diduga terjadi karena pengemudi tidak menguasai medan.Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:54:56

Lima Pelajar SMK di Blitar Diamankan Sedang Mesum di Kos Drive Thru

BLITAR - Lima pelajar SMK di Blitar digerebek warga dan polisi saat mesum di kos drive thru. Dari hasil olah kejadian, lokasi drive thru itu ternyata sudah beroperasi selama satu tahun.Kos drive thru meru
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:52:24

Bos Media Tersangka Dugaan Korupsi Kejari Dirawat di RSUD Trenggalek

TRENGGALEK - Salah satu bos media di Surabaya berinisial T, yang menjadi tersangka dugaan korupsi penyertaan modal percetakan PT Bangkit Grafika Sejahtera (BGS) Trenggalek, kini menjalani perawa
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:48:08

Ibu yang Hajar Anak hingga Tewas di Boyolali Terancam 15 Tahun Bui

BOYOLALI - Ibu yang menganiaya anak kandungnya hingga tewas di Boyolali, Siti Wakidah alias Ida (30) dijerat dengan pasal berlapis. Ida terancam hukuman 15 tahun penjara atas perbuatannya. Atas
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 13:44:46

Polisi Telusuri Aliran Dana Pungli di BPKD Pematangsiantar

MEDAN - Polda Sumut masih terus melakukan pengembangan dugaan kasus pungli atau pemotongan 15% insentif petugas pemungut pajak Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar. Pengem
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 11:53:24

Bejat! Pria di Purworejo Ini Tega Cabuli Anak Tirinya yang Masih SD

Purworejo - Seorang pria di Purworejo, Jawa Tengah tega mencabuli anak tirinya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Tersangka mengaku nekat melakukan tindakan bejatnya lantaran tak kua
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 09:59:52

Ban Meletus Saat Ditambal, Seorang Pekerja Tewas Tertancap Besi di Kepala

SITUBONDO - Kecelakaan kerja terjadi di bengkel tambal ban Situbondo. Seorang pekerja tambal ban terkapar, setelah besi penyungkit ban terlempar dan menancap di dekat telinga kanan hingga tembus
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top