Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 20 April 2019 | 13:46:58
Peristiwa

Absen Mengaji, 9 Santriwati Tasikmalaya Dipukul Hingga 57 Kali

Sebarkan:
Detik.com
TASIKMALAYA - Sembilan orang santriwati di Tasikmalaya, Jawa Barat, dianiaya oknum guru mengaji sekaligus keamanan salah satu pondok pesantren (ponpes) tempat mereka belajar. Diduga pemicu penganiayaan adalah korban absen saat mengaji.

Dari sembilan orang, empat santriwati didampingi orang tuanya kemudian melaporkan kejadian itu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Tasikmalaya pada Sabtu (20/4/2019) siang.

"Iya, ada empat orang tua santriwati dari Cianjur, Karawang dan Tasikmalaya datang ke kantor kami untuk melaporkan kejadian yang menimpa anaknya. Keempat korban diduga dianiaya guru ngaji sekaligus pengaman ponpes di Tasikmalaya," ujar Ketua KPAID Tasikmalaya Ato Rinanto.

Para korban, kata Ato, mengaku diancam dan dipukuli menggunakan kayu hingga puluhan kali. Korban akan menerima tiga kali pukulan di betis dan paha setiap tidak masuk mengaji. Korban adalah santriwati setingkat SMA yang kini duduk dibangku kelas 3.

"Gara-garanya absen mengaji. Satu kali (tidak masuk), dipukul 3 kali. Bahkan ada yang dipukul sampai 57 kali karena abses 19 kali," katanya.

Akibatnya korban mengalami lebam di bagian yang dipukul. Bahkan keempatnya sampai tidak bisa jalan selama empat hari karena mengalami pecah pembuluh darah.

Salah satu korban mengaku absen mengaji karena kelelahan usai mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah umum. "Saya enggak ngaji karena kecapean ujian sama giat ekstrakurikuler," ujar korban berinisial Ku ini.

Sementara orang tua salah satu korban, Imas Sudiawati, baru mengetahui anaknya menjadi korban penganiayaan setelah bertemu usai Pemilu 2019. Saat itu anaknya pulang ke rumah dan mengeluh sakit.

"Awalnya anak saya pulang nangis saja. Anak saya jalannya kayak entog (bebek). Astagfirullah, saya sakit hati karena akan saya bukannya dididik malah disiksa," ujarnya.

Kasus ini sendiri saat ini masih didalami oleh KPAID Tasikmalaya. Sehingga KPAID belum bisa mengambil tindakan lebih lanjut sebelum mendalami laporan tersebut.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 21 Juli 2019 | 16:50:10

Danramil 03/Tempuling Kerahkan Babinsa Untuk Antisipasi Karhutla

TEMPULING - Babinsa Koramil 03/Tempuling bersama Masyarakat dan MPA Patroli Karhutla. Memasuki musim kemarau, Kodim 0314/Inhil melalui Danramil 03/Tempuling, Kapten Arh Sugiyono mengerahkan seluruh Babinsanya u
Minggu, 21 Juli 2019 | 11:16:40

Pemuda Tiga Desa Tolak Permohonan Rekom Izin/LH PT. Hutahaean.

ROKAN HULU - Pemuda Tiga Desa di Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu yakni Desa Tingkok, Lubuk Soting dan Tambusai Timur, menyatakan sikap menolak permohonan rekomendasi Izin/ Lingkungan Hidup yang diajuka
Minggu, 21 Juli 2019 | 09:33:15

Hadir MPW Riau, Muscablub MPC PP Rohul Bung Reynaldi Terpilih Ketua Priode 2019-2023

ROKAN HULU - Musawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Majelis Pimpinan Cabang  (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Rokan Hulu Sabtu, (20/7/2019) terlaksana sukses.Meski terlaksana alot dan tidak dihadiri
Minggu, 21 Juli 2019 | 08:43:28

3 Tahun Kepemimpinan Apri-Dalmasri Jadi Evaluasi Kinerja ke Depan di Pemkab Bintan

Bintan - Sekertaris daerah (Sekda) Bintan, Adi Prihantara, memyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakan Refleksi tiga tahun kepemimpinan Apri Sujadi dan Dalmasri Syam untuk dijadikan evaluasi kinerja ke depannya
 
Berita Lainnya
Minggu, 21 Juli 2019 | 11:16:40

Pemuda Tiga Desa Tolak Permohonan Rekom Izin/LH PT. Hutahaean.

ROKAN HULU - Pemuda Tiga Desa di Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu yakni Desa Tingkok, Lubuk Soting dan Tambusai Timur, menyatakan sikap menolak permohonan rekomendasi Izin/ Lingkungan Hidup yang diajuka
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:16:43

Terkait Aksi Damai Pemuda Tiga Desa Depan Kantor Bupati Rohul, Ini Kata Owner PT.Hutahaean

ROKAN HULU - Owner PT.Hutahaean mengaku tak mengetahui adanya masyarakat demo ke Kantor Bupati Rokan Hulu, Riau, terkait persoalan lahan di Perkebunan Kelapa sawit PT.Hutahaean yang berada di Kecamatan Tambusai
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:02:44

Truk Muat Tiang Listrik Putuskan Jembatan Kayu di Banggai Sulteng

BANGGAI - Jembatan terbuat dari kayu di jalan lintas penghubung antara Kabupaten Tojo Unauna dan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) putus. Jembatan kayu tersebut putus setelah truk bermuatan tia
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 13:47:02

Lagi, Siswa SMA Taruna Meninggal Diduga Akibat Kekerasan saat MOS

PALEMBANG - Kasus perpeloncoan yang mengakibatkan siswa di SMA Taruna Indonesia Palembang terus diselidiki oleh pihak kepolisian resort kota Palembang. Belum usai kasus tersebut, kini ada lagi siswa di SM
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 13:37:25

Ditolak Berhubungan Seks, Oknum Polisi Aniaya Pelayan Kafe

MAKASSAR - Seorang perempuan berinisial IN (23) diduga kuat telah dianiaya oleh oknum polisi inisial WA. Korban berprofesi sebagai pelayan kafe di Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, Sulawe
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:41:18

Kecelakaan di Cipali, 4 Penumpang Minibus Tewas Terbakar Dalam Mobil

MAJALENGKA - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) tepatnya di KM 154+800, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Total lima orang tewas akibat kecelakaan tersebut.Kapolres
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:16:32

Soal Pria Ditangkap Bareng Nunung dan Suami, Polisi: Dia Pengedar Sabu

JAKARTA - Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran, beserta satu pria bernama Hadi Moheriyanto alias Hery alias Tabu ditangkap terkait sabu. Polisi menyebut He
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:40:40

Terungkap! Penculikan Mahasiswi di Makassar Ternyata Rekayasa

MAKASSAR - Kasus penculikan terhadap seorang mahasiswi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terungkap. Kasus penculikan ini diduga rekayasa korban yang meminta uang tebusan Rp 25 juta ke orang tuan
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:20:45

Minibus Terguling di Jalur Wisata Kawah Ijen, Beberapa WNA Luka

BANYUWANGI - Sebuah Isuzu Elf terguling di sebuah turunan jalur Wisata Kawah Ijen. Kecelakaan tunggal itu diduga terjadi karena pengemudi tidak menguasai medan.Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:54:56

Lima Pelajar SMK di Blitar Diamankan Sedang Mesum di Kos Drive Thru

BLITAR - Lima pelajar SMK di Blitar digerebek warga dan polisi saat mesum di kos drive thru. Dari hasil olah kejadian, lokasi drive thru itu ternyata sudah beroperasi selama satu tahun.Kos drive thru meru
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:52:24

Bos Media Tersangka Dugaan Korupsi Kejari Dirawat di RSUD Trenggalek

TRENGGALEK - Salah satu bos media di Surabaya berinisial T, yang menjadi tersangka dugaan korupsi penyertaan modal percetakan PT Bangkit Grafika Sejahtera (BGS) Trenggalek, kini menjalani perawa
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:48:08

Ibu yang Hajar Anak hingga Tewas di Boyolali Terancam 15 Tahun Bui

BOYOLALI - Ibu yang menganiaya anak kandungnya hingga tewas di Boyolali, Siti Wakidah alias Ida (30) dijerat dengan pasal berlapis. Ida terancam hukuman 15 tahun penjara atas perbuatannya. Atas
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 13:44:46

Polisi Telusuri Aliran Dana Pungli di BPKD Pematangsiantar

MEDAN - Polda Sumut masih terus melakukan pengembangan dugaan kasus pungli atau pemotongan 15% insentif petugas pemungut pajak Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar. Pengem
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 11:53:24

Bejat! Pria di Purworejo Ini Tega Cabuli Anak Tirinya yang Masih SD

Purworejo - Seorang pria di Purworejo, Jawa Tengah tega mencabuli anak tirinya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Tersangka mengaku nekat melakukan tindakan bejatnya lantaran tak kua
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 09:59:52

Ban Meletus Saat Ditambal, Seorang Pekerja Tewas Tertancap Besi di Kepala

SITUBONDO - Kecelakaan kerja terjadi di bengkel tambal ban Situbondo. Seorang pekerja tambal ban terkapar, setelah besi penyungkit ban terlempar dan menancap di dekat telinga kanan hingga tembus
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top