Terverifikasi Dewan Pers
 
Senin, 25 Maret 2019 | 11:31:26
Peristiwa

Tak Kuat Lawan penyakit, Perjuangan Perempuan Berbobot 200 Kg Berakhir

Sebarkan:
Detik.com
Wanita berbobot 200 Kg akhirnya meninggal dunia
SURABAYA - Perjuangan Nurhidayati Khusnul berakhir sudah. Wanita obesitas berbobot 200 kg asal Lamongan itu tidak kuasa melawan komplikasi yang menyerang tubuhnya.

Selasa (19/3), Nurhidayati Khusnul dilarikan ke RSUD dr Soegiri, Lamongan. Warga Desa Kebalandono, Kecamatan Babat dibawa ke rumah sakit setelah mengalami gangguan pernapasan selama 3 hari.

"Dibawa ke rumah sakit karena sakit gangguan pernapasan. Sudah sejak kecil mengalami kegemukan, dari usia 14 tahun," kata sang bibi, Martiah saat mengantar keponakannya ke RSUD dr Soegiri beberapa waktu lalu.

Martiah menambahkan, berat badan Nurhidayati diperkirakan hampir 200 kg. Wanita berusia 31 tahun itu kemudian dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) di RSUD dr Soegiri. Kabid Pelayanan RSUD dr Soegiri Lamongan dr Maya Hangraningrum menyatakan ibu satu anak itu terdeteksi obesitas.

"Pasien memang obesitas. Tapi tidak ada tanda-tanda diabetes, tekanan darah pasien juga masih normal," kata Maya kepada detikcom.

Maya melanjutkan, Nurhidayati sempat menjalani perawatan di ruang IGD selama beberapa jam. Namun kini warga Desa Kebalandono, Kecamatan Babat kini sudah dipindah dan dirawat intensif.

"Ibu Nurhidayati saat ini menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD dr Soegiri," imbuh Maya.

Selain sesak nafas, ibu satu anak tersebut juga mengalami luka di beberapa titik punggung. Diduga luka itu muncul lantaran si pasien tidak menggerakkan tubuhnya.

Nurhidayati pernah mengalami pembengkakan kaki sebelum sesak napas dan obesitas. Seperti yang disampaikan sang suami, Maskur (40). Ibu satu anak itu mengalami pembengkakan kaki pada 6 bulan lalu.

"Itu pun sakit di kakinya dirasakan hanya satu minggu. Istri saya pun kembali beraktivitas. Saat dirasakan sakit, kakinya ternyata bengkak. Itu dirasakan 6 bulan lalu. Saat itu hanya disuntik terus sembuh," kata Maskur (40) kepada detikcom saat menunggu istrinya di ruang ICU RSUD dr Soegiri Lamongan, Kamis (21/3).

Dinas Kesehatan Lamongan membentuk tim untuk memantau perkembangan Nurhidayati. Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Taufik Hidayat mengatakan tim tersebut memantau komposisi gizi untuk pasien.

"Dinkes membentuk tim sekembalinya dari rumah sakit, khususnya gizi, asupan kalorinya, serta komposisinya akan kami pantau," kata Taufik kepada wartawan di kantornya.

Namun Minggu (24/3), Nurhidayati menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD dr Soegiri. Kabid Pelayanan RSUD dr Soegiri Lamongan, dr Maya Hangraningrum membenarkan informasi tentang meninggalnya Nurhidayati Khusnul ini.

"Ya mas, keadaan atau kondisi pasien semakin turun sekitar jam 14.00 WIB dan meninggal dunia pada pukul 15.00 WIB," kata Maya saat dihubungi detikcom.

Maya mengatakan kondisi pasien obesitas drop sejak Minggu siang dan sebenarnya pasien sudah dibantu alat pernafasan sejak Kamis lalu. Kondisi pasien, kata Maya semakin menurun dan ditambah komplikasi penyakit yang diderita oleh pasien.

"Selain sesak nafas, pasien juga mengidap sepsis. Komplikasi berbahaya akibat infeksi," jelasnya.

Komplikasi infeksi tersebut, menurut Maya, menimbulkan tekanan darah turun drastis serta kerusakan pada banyak organ. "Tidak ada penyakit baru, tapi komplikasi dan infeksi sebelum-sebelumnya sudah parah," pungkasnya.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 18 Juni 2019 | 13:49:15

Menkum HAM: Setya Novanto Dipindahkan ke Gunung Sindur Agar Tobat

JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly mengungkapkan alasannya memindahkan Setya Novanto ke Rutan Gunung Sindur. Pemindahan, kata Yasonna, dilakukan agar koruptor kasus e-KTP itu
Selasa, 18 Juni 2019 | 13:46:24

Menkum HAM: Setya Novanto Dipindahkan ke Gunung Sindur Agar Tobat

JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly mengungkapkan alasannya memindahkan Setya Novanto ke Rutan Gunung Sindur. Pemindahan, kata Yasonna, dilakukan agar koruptor kasus e-KTP itu
Selasa, 18 Juni 2019 | 13:39:11

KPU Minta MK Tolak Link Berita, BPN: Itu Pintu Fakta dan Data

JAKARTA - KPU meminta majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak link berita yang dirujuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi tak sepakat."Link ber
Selasa, 18 Juni 2019 | 13:34:59

Disebut BW Overconfidence Saat Jawab Gugatan, KPU: Biar MK yang Nilai

JAKARTA - Tim hukum Prabowo-Sandiaga Uno mengatakan KPU overconfidence dalam menjawab gugatan Pilpres Pemilu 2019. KPU menyebut tidak ada overconfidence dan menyerahkan hasil keputusan pada Mahk
 
Berita Lainnya
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:43:11

Kapal Tenggelam di Sumenep, Polisi: 17 Penumpang Tewas dan 1 Hilang

SUMENEP - Sebanyak 15 dari 16 penumpang Kapal Motor Arim Jaya yang tenggelam di Perairan Sumenep, antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang telah ditemukan. Kini, tinggal 1 orang yang belum ditemuk
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:35:03

Yeni yang Tewas karena Banjir di Pekanbaru Masih Pengantin Baru

PEKANBARU - Tim Gabungan terdiri Basarnar, Polsek Tampan, Damkar dan warga Pekanbaru berhasil menemukan jenazah perempuan yang terseret arus di parit besar Pekanbaru. Belakangan diketahui, korba
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:16:00

Pakai Spanduk Berbahasa Inggris, Massa Aksi Kawal MK Tiba di Patung Kuda

JAKARTA - Massa mengatasnamakan Alumni Universitas Indonesia mulai berdatangan ke area dekat Mahkamah Konstitusi (MK), tepatnya di kawasan Patung Kuda. Massa datang untuk mengawal sidang perdana
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 09:45:08

Jelang Sidang di MK, Kawat Berduri Dipasang di Jalan Medan Merdeka Barat

JAKARTA - Kawat berduri dan pembatas jalan dipasang di Jalan Medan Merdeka Barat menjelang sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi. Kawat berduri dan pembatas jalan itu dipasang melintang sampai menutup
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 08:58:26

13 dari 16 Penumpang Kapal Motor yang Tenggelam di Sumenep Ditemukan Tewas

SUMENEP - Sebanyak 13 dari 16 penumpang kapal motor yang tenggelam di perairan antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang, Sumenep, Madura telah ditemukan. Mereka semua ditemukan dalam kondisi tak b
 
Senin, 17 Juni 2019 | 15:20:22

Rok Batik Ditemukan Dekat Potongan Kaki Manusia di Tol Kertosono-Nganjuk

JOMBANG - Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan potongan kaki manusia di Tol Kertosono-Nganjuk. Hasilnya, petugas menemukan sehelai rok panjang motif batik tidak jauh dari potongan kaki tersebut.Po
 
Senin, 17 Juni 2019 | 14:08:59

Viral Pria 41 Tahun Nikahi Gadis SMP 13 Tahun, Ini Pandangan Muhammadiyah

JAKARTA - Pernikahan di Sidrap, Sulawesi Selatan, antara Rustam Ashary (41) dan seorang gadis kelas 1 SMP Sri Wahyuni (13) viral di media sosial. Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengatakan, pernikahan te
 
Senin, 17 Juni 2019 | 13:46:00

Driver Ojol Jambret HP Bocah di Cengkareng, Istri Diperiksa Polisi

JAKARTA - Polisi masih mengetahui identitas driver ojek online yang menjambret ponsel milik seorang bocah di Cengkareng, Jakarta Barat. Istri pelaku telah dimintai keterangan oleh polisi terkait
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:20:46

Mayat Pria Diduga Gantung Diri di Cilandak Ditemukan Membusuk

JAKARTA - Seorang pria bernama Ali Akbar Apriandi (37) ditemukan tewas gantung diri di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk."Korban diduga telah menin
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:16:31

Ansor Ngaku Serang Sopir Bus karena Dengar Percakapan Hendak Dibunuh

JAKARTA - Ansor (29), pria yang menyerang sopir bus Safari hingga menyebabkan kecelakaan maut 12 orang tewas, mengakui perbuatannya. Dia mengaku menyerang sopir lantaran mendengar percakapan telepon antar
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:14:02

Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung Putus Total, 2 Truk Terjebak

PALEMBANG - Jalan lintas timur Sumatera perbatasan Ogan Komering Ilir-Lampung putus total. Jalan lintas putus akibat jembatan penghubung di pebatasan ambrol saat truk tengah melintas."Jalan lintas timur S
 
Senin, 17 Juni 2019 | 10:57:15

Penyerang Sopir Bus Tewaskan 12 Orang di Tol Cipali Seorang Sekuriti

CIREBON - Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengungkapkan kecelakaan beruntun di Tol Cipali yang menewaskan 12 orang dipicu penyerangan sopir bus Safari Darma Raya. Pelakunya seorang pria yang beker
 
Senin, 17 Juni 2019 | 10:47:56

Kecelakaan Maut di Cipali, Polisi: Dipicu Penumpang Serang Sopir

JAKARTA - Polisi mengungkap dugaan penyebab kecelakaan maut di Tol Cipali pagi ini. Ada seorang penumpang yang tiba-tiba menyerang sopir."Ada seorang saksi, ini penting sekali saksinya. Saksi ini mengatakan
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:24:42

Komplotan Pencuri Motor Bersenpi Ditangkap, 1 Pelaku Tewas Ditembak

JAKARTA - Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap satu kelompok pencurian kendaraan bermotor dengan senjata api. Satu pelaku tewas ditembak karena melawan dan dua pelaku lainnya buron."Setelah
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:16:26

Mobil Perampok yang Gasak 6 Kg Emas di Tangerang Dilempari Batu

TANGERANG - Aksi perampokan bersenjata api di toko emas di Jalan Raya Serang, Balaraja, Kabupaten Tangerang, menghebohkan warga sekitar. Warga sempat melempari mobil para pelaku seketika saat me
 
 
 
Terpopuler

1

12 Jun 2019 12:41 | 1150 views
Peristiwa

Angin Puting Beliung Porakporanda Rumah Warga Di Gasib, Siak

2

15 Jun 2019 09:06 | 201 views
Peristiwa

Ngeri Prada Deri Mutilasi Cuma karena Minta Dinikahi

 
 
 
 
Top