Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 19:39:10
Peristiwa

Kabel Listrik di Simpang Benar Bahayakan Keselamatan Warga

Laporan : Jonathan Surbakti

Sebarkan:
(Fhoto: Istimewa)
Kabel listrik yang membahayakan keselamatan warga karena berada di tanah Sabtu (11/1/2019)
SIMPANG BENAR-Keberadaan kabel listrik sebagai pengantar api milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ke rumah warga sebagai pengguna terlihat mengancam keselamatan jiwa seseorang . Hal ini terbukti sesuai fakta dilapangan yang terlihat saat ini disalah satu titik yang terpantau awak media diwilayah RT 01 RW 01 Kelurahan Cempedak Rahuk Kecamatan Tanah Putih Rokan Hilir Riau Sabtu (12/1/2019).

Salah seorang warga sekitar kawasan kabel yang terletak ditanah mohon agar namnaya tidak disebutkan mengharapkan agar pihak PLN diminta tanggapannya atas keberadaan kabel saat ini. Kami bukan tidak mau menaikkan kembali ketiang sementara, tetapi kami tak berani karena kabel tersebut mempunyai arus  tegangan tinggi sehingga dapat mengakibatkan resiko, apalagi secara tehknis kami tidak punya kemampuan, beberya. 
Akibat kabel rata ditanah jika hujan turun, warga tidak berani melintas di jalan in , khawatir akan  terkena arus listrik, dimana air juga bisa sebagai penghantar arus listrik bertegangan tinggi. Harapannya, "kami harap pihak PLN  memperhatikan kondisi ini, jangan  nanti sudah ada korban baru bertindak," katanya mempertanyakan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua RT 01 RW 01 Kelurahan Cempedak Rahuk Makmursyah kepada wartawan mengatakan,  Kami dari pihak warga sudah berulang kali menyampaikan hal kabel ini lewat biro instilatir PLN , untuk menyampaikan kepihak ranting Ujung Tanjung yang dilanjutkan ke pihak cabang Bagan Batu agar dipasang tiang listrik PLN yang berstandar sesuai ketentuan, namun sampai saat ini tidak juga kunjung terealisasi .

Dijelaskan Makmursyah, keberadaan Tiang Kabel listrik PLN saat ini cukup meresahkan warga sekitarnya , terlihat kabel sudah ditemukan kandas ketanah , hal ini cukup mengancam akan keselamatan jiwa seseorang terhadap ancaman arus api yang lintas di kabel tersebut.
Hal ini tidak bisa dibiarkan oleh pihak PLN selaku pemilik , pengamanan dan pengawasan nya. Jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan siapa yang bertanggung jawab. Kuat dugaan saya pihak PLN terindikasi lalai akan tanggung jawabnya.

Makmursyah menambahkan kiranya pihak Ranting PLN Ujung Tanjung segera melakukan survey lapangan dan berbuat niat baiknya memperhatikan kabel penghantar arus listrik ini , agar tidak mengancam keselamatan jiwa. Warga tak berani memperbaikinya takut akan keselamatan jiwa mereka," jelasnya.
Kepala Ranting Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ujung Tanjung Joni Efendi ketika dikonfirmasi wartawan melalui  Watshapp  Sabtu (12/01/2019) mengatakanterima kasih atas informasi yang disampaikan pihak media, pihaknya sudah melakukan pengusulan penambahan tiang, mohon kesabaran masyarakat dikarenakan semuanya butuh proses," Insya Allah tahun 2019 terealisasi soal tiang ini sudah kita usulkan, bukann cuma daerah simpang benar saja daerah lainnya seperti ujung Tanjung juga kami ajukan," jelasnya.

Lebih lanjut Joni Efendi menjelaskan bahwa pihaknya bukan tidak tanggapi, namun semua butuh proses , jelasnya. Semua daerah yang butuh tiang standar, yang saat ini tiang sementara sudah kita usulkan . Tentang kabel yang terjatuh ketanah Senin kami akan kelapangan untuk melakukan pengecekan " jawabnya singkat (jon) 

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 18 Juni 2019 | 12:13:47

Sambut HUT Bhayangkara ke 73, Polres Dumai Gelar Baksos

Dumai - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 73 yang jatuh pada 1 Juli 2019 nanti, Polres Dumai gelar bakti sosial berupa pengecekan kesehatan gratis dan pembagian sembako, pada Selasa (
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:43:11

Kapal Tenggelam di Sumenep, Polisi: 17 Penumpang Tewas dan 1 Hilang

SUMENEP - Sebanyak 15 dari 16 penumpang Kapal Motor Arim Jaya yang tenggelam di Perairan Sumenep, antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang telah ditemukan. Kini, tinggal 1 orang yang belum ditemuk
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:35:03

Yeni yang Tewas karena Banjir di Pekanbaru Masih Pengantin Baru

PEKANBARU - Tim Gabungan terdiri Basarnar, Polsek Tampan, Damkar dan warga Pekanbaru berhasil menemukan jenazah perempuan yang terseret arus di parit besar Pekanbaru. Belakangan diketahui, korba
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:16:00

Pakai Spanduk Berbahasa Inggris, Massa Aksi Kawal MK Tiba di Patung Kuda

JAKARTA - Massa mengatasnamakan Alumni Universitas Indonesia mulai berdatangan ke area dekat Mahkamah Konstitusi (MK), tepatnya di kawasan Patung Kuda. Massa datang untuk mengawal sidang perdana
 
Berita Lainnya
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:43:11

Kapal Tenggelam di Sumenep, Polisi: 17 Penumpang Tewas dan 1 Hilang

SUMENEP - Sebanyak 15 dari 16 penumpang Kapal Motor Arim Jaya yang tenggelam di Perairan Sumenep, antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang telah ditemukan. Kini, tinggal 1 orang yang belum ditemuk
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:35:03

Yeni yang Tewas karena Banjir di Pekanbaru Masih Pengantin Baru

PEKANBARU - Tim Gabungan terdiri Basarnar, Polsek Tampan, Damkar dan warga Pekanbaru berhasil menemukan jenazah perempuan yang terseret arus di parit besar Pekanbaru. Belakangan diketahui, korba
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:16:00

Pakai Spanduk Berbahasa Inggris, Massa Aksi Kawal MK Tiba di Patung Kuda

JAKARTA - Massa mengatasnamakan Alumni Universitas Indonesia mulai berdatangan ke area dekat Mahkamah Konstitusi (MK), tepatnya di kawasan Patung Kuda. Massa datang untuk mengawal sidang perdana
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 09:45:08

Jelang Sidang di MK, Kawat Berduri Dipasang di Jalan Medan Merdeka Barat

JAKARTA - Kawat berduri dan pembatas jalan dipasang di Jalan Medan Merdeka Barat menjelang sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi. Kawat berduri dan pembatas jalan itu dipasang melintang sampai menutup
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 08:58:26

13 dari 16 Penumpang Kapal Motor yang Tenggelam di Sumenep Ditemukan Tewas

SUMENEP - Sebanyak 13 dari 16 penumpang kapal motor yang tenggelam di perairan antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang, Sumenep, Madura telah ditemukan. Mereka semua ditemukan dalam kondisi tak b
 
Senin, 17 Juni 2019 | 15:20:22

Rok Batik Ditemukan Dekat Potongan Kaki Manusia di Tol Kertosono-Nganjuk

JOMBANG - Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan potongan kaki manusia di Tol Kertosono-Nganjuk. Hasilnya, petugas menemukan sehelai rok panjang motif batik tidak jauh dari potongan kaki tersebut.Po
 
Senin, 17 Juni 2019 | 14:08:59

Viral Pria 41 Tahun Nikahi Gadis SMP 13 Tahun, Ini Pandangan Muhammadiyah

JAKARTA - Pernikahan di Sidrap, Sulawesi Selatan, antara Rustam Ashary (41) dan seorang gadis kelas 1 SMP Sri Wahyuni (13) viral di media sosial. Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengatakan, pernikahan te
 
Senin, 17 Juni 2019 | 13:46:00

Driver Ojol Jambret HP Bocah di Cengkareng, Istri Diperiksa Polisi

JAKARTA - Polisi masih mengetahui identitas driver ojek online yang menjambret ponsel milik seorang bocah di Cengkareng, Jakarta Barat. Istri pelaku telah dimintai keterangan oleh polisi terkait
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:20:46

Mayat Pria Diduga Gantung Diri di Cilandak Ditemukan Membusuk

JAKARTA - Seorang pria bernama Ali Akbar Apriandi (37) ditemukan tewas gantung diri di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk."Korban diduga telah menin
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:16:31

Ansor Ngaku Serang Sopir Bus karena Dengar Percakapan Hendak Dibunuh

JAKARTA - Ansor (29), pria yang menyerang sopir bus Safari hingga menyebabkan kecelakaan maut 12 orang tewas, mengakui perbuatannya. Dia mengaku menyerang sopir lantaran mendengar percakapan telepon antar
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:14:02

Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung Putus Total, 2 Truk Terjebak

PALEMBANG - Jalan lintas timur Sumatera perbatasan Ogan Komering Ilir-Lampung putus total. Jalan lintas putus akibat jembatan penghubung di pebatasan ambrol saat truk tengah melintas."Jalan lintas timur S
 
Senin, 17 Juni 2019 | 10:57:15

Penyerang Sopir Bus Tewaskan 12 Orang di Tol Cipali Seorang Sekuriti

CIREBON - Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengungkapkan kecelakaan beruntun di Tol Cipali yang menewaskan 12 orang dipicu penyerangan sopir bus Safari Darma Raya. Pelakunya seorang pria yang beker
 
Senin, 17 Juni 2019 | 10:47:56

Kecelakaan Maut di Cipali, Polisi: Dipicu Penumpang Serang Sopir

JAKARTA - Polisi mengungkap dugaan penyebab kecelakaan maut di Tol Cipali pagi ini. Ada seorang penumpang yang tiba-tiba menyerang sopir."Ada seorang saksi, ini penting sekali saksinya. Saksi ini mengatakan
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:24:42

Komplotan Pencuri Motor Bersenpi Ditangkap, 1 Pelaku Tewas Ditembak

JAKARTA - Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap satu kelompok pencurian kendaraan bermotor dengan senjata api. Satu pelaku tewas ditembak karena melawan dan dua pelaku lainnya buron."Setelah
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:16:26

Mobil Perampok yang Gasak 6 Kg Emas di Tangerang Dilempari Batu

TANGERANG - Aksi perampokan bersenjata api di toko emas di Jalan Raya Serang, Balaraja, Kabupaten Tangerang, menghebohkan warga sekitar. Warga sempat melempari mobil para pelaku seketika saat me
 
 
 
Terpopuler

1

12 Jun 2019 12:41 | 1150 views
Peristiwa

Angin Puting Beliung Porakporanda Rumah Warga Di Gasib, Siak

2

15 Jun 2019 09:06 | 201 views
Peristiwa

Ngeri Prada Deri Mutilasi Cuma karena Minta Dinikahi

 
 
 
 
Top