Iklan Sosial
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:22:51

Polres Inhil Segera Selidiki Kejanggalan Kematian Ayi Pemuda Parit 6 Teluk Pinang

Laporan : Aditya Prahara

Sebarkan:
Aditya Prahara
Wakapolres Inhil (Seragam) saat diwawancarai awak media dikantor Polsek Gas
GAS ? Wakapolres Inhil Kompol Afrizal Asri, S.IK langsung mendatangi Polsek Gaung Anak Serka (GAS) untuk menenangkan masyarakat yang telah berkumpul di depan Polsek GAS, Minggu (21/10/2018) petang.

Sebelumnya, sekira pukul 16.00 Wib masyarakat telah datang dan bertahan di depan Polsek GAS untuk meminta pihak kepolisian memperlihatkan hasil visum terhadap jenazah Erizun alias Al Gunggut, seorang warga Teluk Pinang yang ditemukan gantung diri di Kebun kelapa Jalan Merdeka, Lr. Bumi Ayu, Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan GAS, Inhil, Sabtu (20/10/2018) siang.

Wakapolres Inhil beserta jajaran pun langsung menggelar pertemuan bersama tokoh masyarakat, keluarga korban dan pihak terkait setempat.

Setelah pertemuan dan hasil visum diberikan kepada pihak keluarga, masyarakat pun membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 21.00 WIB.

Wakapolres Inhil, mengatakan, masyarakat dan keluarga menduga ada kekerasan yang dialami korban akibat perkelahian dengan anggota polsek GAS sebelum jenazah korban ditemukan meninggal dalam posisi tergantung di perkebunan kelapa.

"Warga dan keluarga ingin penjelasan tentang penyebab utama meninggalnya korban. Saya sudah lihat visum dokter, mengatakan ada luka korban. Tapi dari luka ini tidak bisa diketahui penyebabnya. Kalau mau lihat penyebab pastinya ya harus di otopsi lagi," ujar Wakapolres memberikan klarifikasi kepada awak media di ruangan Kapolsek GAS setelah menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat dan keluarga korban.

Wakapolres mengakui, sebelumnya korban memang sempat berurusan dengan anggota Polsek GAS setelah adanya laporan dari masyarakat perihal kekacauan yang dibuat oleh korban.

"Setelah dicek tidak ada perkelahian (korban dan polisi). Memang ada laporan dari masyarakat dia (korban) mabuk bikin ribut ngancam orang. Ada laporan dari masyarakat makanya kita turun mengamankan, Sampai anggota kita pun diancam," tutur Wakapolres.

Dengan banyaknya informasi yang beredar di lapangan terkait kematian korban, Wakapolres mengatakan, Polres Inhil akan melakukan penyelidikan terhadap informasi dari berbagai pihak, karena ada juga informasi dari masyarakat yang melihat korban menerima kekerasan dari pihak kepolisian.

"Ini yang akan kami selidiki, informasi dari masyarakat dan informasi dari anggota (Polsek GAS) itu. Nanti akan diselidiki reskrim dan intel. Untuk hasil visum, reskrim polres mendalami dari mana datangnya luka dan apa yang menyebabkannya," jelas Wakapolres.

Sementara itu, Paman korban, Ruslan membeberkan, berdasarkan hasil visum oleh dr. Yayan Julianto, terdapat luka di bagian kepala akibat kekerasan tumpul serta cairan darah keluar dari telinga dan mulut korban.

"Kita baru malam ini menerima hasil visumya. Seandainya kalau memang gantung diri, dia (dr. Yayan) tidak juga membenarkan," ujar Ruslan saat di jumpai awak media dirumah orangtua korban usai dari Polsek GAS, Minggu (21/10/2018) sekitar pukul 22.00 WIB.

Mewakili pihak keluarga, Ruslan telah menyerahkan sepenuhnya kasus kejanggalan kematian keponakannya tersebut kepada pihak kepolisian.

"Setelah mendapatkan hasil visum itu, Wakapolres meminta kita bersabar dan mempercayai pihak polisi untuk menyelidiki kasus ini," imbuhnya.

Menurut Roslan, korban yang sehari - hari bekerja sebagai buruh serabutan ini, memang memiliki kebiasaan mabuk - mabukan, namun korban diketahui tidak pernah memiliki masalah berat yang menyebabkan korban nekat mengakhiri hidupnya.

"Kalau dalam keadaan normal, korban anak baik dan mau bekerja apa saja. Orangnya hari - hari bekawan baik, cuma datang kalau mabuk sama kawan lupa," ucapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya berdasarkan rilis terkait kematian korban yang diterima Tribuntembilahan.com dari Humas Polres Inhil, Minggu (21/10/2018) sekitar pukul 12.38 WIB, telah tercantum hasil pemeriksaan dari dr. Yayan Yulianto yang menyatakan di mayat korban tersebut tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.

Hasil visum yang tercantum di rilis kematian korban tersebut bertolak belakang dengan hasil visum resmi yang dikeluarkan oleh dr. Yayan Yulianto, hal ini tentu saja memunculkan spekulasi terkait penyebab sebenarnya kematian korban. (adp)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 19 Januari 2019 | 21:30:36

Ini dia Nama Wartawan Rohil Yang Sudah Ikuti UKW

UJUNGTANJUNG- Ketua PWI Rohil, Nopri Sandi, meminta seluruh anggota kompak menjalankan roda organisasi secara bersama-sama sesuai dengab PDRT PWI. Bahkan Sandi juga mengajak semua anggota PWI untuk ikut Uji Kom
Sabtu, 19 Januari 2019 | 20:44:11

PWI Rohil Bangkit, Noprio Sandi Gelar Rapat Besar Ini dia Hasilnya

UJUNGTANJUNG-Perasatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir secara bersam-sama bangkit membesarkan nama organisasi,karena selama ini diketaui  masih belum maksimal melakukan terobosan. Untuk
Sabtu, 19 Januari 2019 | 19:02:14

Jumat Barokah Kapolres Rohul Sambangi Warga Kaum Duafa

ROKAN HULU - Kepala Polisi Resor Rokan Hulu (Kapolres-Rohul), Daerah Riau AKBP Muhamad Hasyim Risahondua SIK, M.Si didampingi jajarannya gelar giat jumat barokah,Polisi peduli bersama Kaum Duafa dan Fakir Miski
Sabtu, 19 Januari 2019 | 16:59:18

Hasil NBA: Cousins Akhirnya Debut, Warriors Kalahkan Clippers

LOS ANGELES - DeMarcus Cousins comeback setelah lama absen karena cedera dan melakoni debutnya di Golden State Warriors saat mengalahkan Los Angeles Clippers 112-94.Pada gim NBA 2018/2019 yang dihelat di Stap
 
Berita Lainnya
Sabtu, 19 Januari 2019 | 14:02:26

Bayi Ditemukan Tewas Tak Wajar di Tangerang, Sekujur Tubuh Penuh Luka

TANGERANG - Kwina Lasita Ramadhani, bayi 1,5 tahun ditemukan tewas dengan kondisi tak wajar. Lokasi penemuan di Kampung Gebang, RT 04/RW 03, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Sabtu
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:58:53

Seorang Karyawati di Gunungkidul Ditemukan Meninggal di Kamar Mes

GUNUNGKIDUL - Seorang karyawati di Gunungkidul, Tan Lan Hwa Angela (53) ditemukan meninggal di dalam mes yang ditempatinya. Diduga Angela meninggal karena penyakit.Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (KSPK
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:54:55

Detik-detik 4 Warga Probolinggo Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Hujan

PROBOLINGGO - Empat warga Jalan Kalijaga, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo tewas diduga akibat serangan listrik saat hujan lebat, Jumat (18/1) malam. Begini kronologinya.Diungkapkan Sumit, s
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:36:52

Polisi Tangkap Penyebar Hoax Ijazah Jokowi Palsu

JAKARTA - Polisi menangkap seorang pria bernama Umar Kholid Harahap (28) yang diduga menyebarkan berita bohong (hoax) ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) palsu. Umar ditangkap dini hari tadi, tepatnya pu
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:40:32

4 Warga Probolinggo Tewas Diduga Tersengat Lsitrik Saat Hujan

PROBOLINGGO - Empat warga Jalan Kalijaga, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo tewas setelah tersengat aliran listrik. Korban tersengat listrik saat berada di dalam masing-masing
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:36:45

Banjir Bandang Terjang Sebuah Desa di Mojokerto

MOJOKARTO - Banjir bandang menerjang Dusun Watusari, Desa Wotanmas Jedong, Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Material lumpur bercampur batu dan pepohonan memutus jalan desa dan merusak empat rumah. Se
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:32:59

Ganggu Istri Orang, Pemuda Mualaf Tewas Ditusuk dengan Linggis

SAROLANGUN - Seorang pemuda mualaf, Elia Putra, tewas dibunuh di Desa Siliwangi, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Jambi, karena dituduh mengganggu istri orang bernama Lis. Pelaku ditusuk dengan li
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:22:52

Diduga Frustasi, Ismai Gantung Diri di Ruang Penyimpanan Keranda Mayat

MALANG - Tubuh Ismai (55) ditemukan tergantung di ruang penyimpanan keranda jenazah yang terletak di belakang sebuah musala. Seorang warga yang kebetulan melintas, mendapati jenazahnya tergantung dengan s
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 15:40:44

Selamatkan Cucu dari Pemerkosaan, Nenek Tewas Dibunuh

TAPANULI UTARA - Dermina boru Simanjuntak (75) alias Oppu Sudiono, penduduk Desa Sigotom Julu, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, tewas dibunuh pelaku diduga akan me
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:44:22

Pelaku Penusukan Istri di Magetan Ditangkap Setelah Kabur ke Hutan

MAGETAN - Pelaku penusukan seorang isteri hingga tewas di Magetan ditangkap. Pelaku yang tak lain suaminya, Lanjar (35) tidak melakukan perlawanan saat ditangkap. Polisi masih memeriksa suami Id
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:39:36

Tewas Tergiling Mesin, Jasad Sariman Kondisinya Tak Berbentuk

BEKASI - Sariman (35) tewas tergiling mesin saat bekerja di tempat pengolahan limbah plastik di Bantargebang, Kota Bekasi. Jasad Sarnami ditemukan dalam kondisi hancur dan tidak berbentuk."Jadi
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:29:21

Satu Muncikari Penting Diciduk, Jaringan Prostitusi Artis Bakal Terkuak?

SURABAYA - Pascapenetapan artis Vanessa Angel sebagai tersangka kasus penyebaran konten asusila, satu-persatu oknum yang diduga kuat terlibat dalam jaringan prostitusi online diproses oleh kepolisian.Salah satu
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:07:21

Seorang Pria Tewas Tergilas Mesin Giling Limbah Plastik di Bekasi

BEKASI - Sariman (35) tewas mengenaskan di tempat kerjanya di tempat pengolahan limbah plastik di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Sariman tewas setelah tubuhnya masuk ke dalam mesin gilinga
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 16:11:53

Kalah Judi, Kades Ini Dikabarkan Gadaikan Mobil Operasional Desa

SIDOARJO - Kades Jatikalang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, dikabarkan nekat menggadaikan mobil operasional desa. Pemicunya gara-gara kalah judi. Kini pihak kecamatan memerintahkan perangkat desa
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 15:50:40

Kecanduan Main Game Online, Pelajar Jambret HP Ibu-ibu

PEKANBARU - Dua orang remaja ditangkap setelah menjambret handphone milik seorang ibu. Mereka kerap beraksi untuk mendapatkan uang demi main game online di warnet."Dua pelaku ini, tercatat sebel
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top