Iklan Sosial
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 14:16:23
Peristiwa

Alquran Mini Mirip Gantungan Kunci Beredar di Blitar

Sebarkan:
Detik.com
Alquran mini
Blitar - Di Blitar beredar Alquran mini mirip gantungan kunci. Alquran berukuran 3x4 cm itu di ujungnya terkait tali tembaga dan sebuah lingkaran. Dari bentuknya yang kecil ditambah hiasan yang mempercantik penampilannya, Alquran ini memang mirip asesoris gantungan kunci.

Meski mini, Alquran ini bisa dibuka dan tertulis ayat-ayat Alquran juga di dalamnya dengan tulisan yang super kecil. Perlu sebuah kaca pembesar untuk membacanya.

Alquran mini ini dijual dengan harga sangat murah. Yang dilengkapi kotak seharga Rp 5.000. Sedangkan yang tanpa kota hanya seharga Rp 4.000. Alquran mini ini laris dibeli pelajar sebuah Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang lokasinya berdekatan dengan toko sang penjual. Lokasi toko di wilayah Desa Bakung Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Blitar, menerima laporan peredaran Alquran mini ini dari Kepala Sekolah Mts itu.

"Kami tahunya ya dari kepala sekolah Mts itu. Melihat muridnya banyak yang beli, bapak kepala sekolah ini menelusuri dari mana mereka membelinya. Ternyata, memang toko buku di sebelah sekolah itu yang jualan," kata Humas MUI Kabupaten Blitar Jamil Mashudi kepaa detikcom, Jumat (19/10/2018).

Menurut Jamil, kepsek MTs melaporkan ke MUI dilandasi khawatir akan terjadi penyalahgunaan kitab suci umat Islam tersebut. Karena bentuknya memang mirip asesoris gantungan kunci.

"Begitu dapat laporan, saya sendiri langsung ke toko buku. Saya dapat keterangan, kalau pemilik toko mendapat Alquran mini itu dari agen asesoris di Surabaya," jelasnya.

Kepada pemilik toko, Jamil mengaku langsung memberi pengarahan. Terkait bagaimana seharusnya memperlakukan kitab suci itu, walaupun berbentuk mini.

"Alhamdulillah, dari segi penempatan masih menghormati karena itu memang hanya toko buku. Namun saya juga meminta pemilik toko, lebih memperhatikan lokasi penyimpanannya," imbuhnya.

Jamil juga mengaku, langsung mengumpulkan semua siswa di Mts itu. Dan memberi pengarahan, bagaimana memperlakukan Alquran mini itu dengan baik.

"Jadi saya sampaikan ke murid-murid yang beli. Bulatan di gantungan itu bukan untuk dicantolkan di kunci, tas atau benda lainnya. Bulatan itu, tujuannya untuk dimasukkan ke jemari kita biar tidak terjatuh saat kita memegang Quran yang sangat kecil itu," pungkasnya.

Jamil berharap, murid-murid yang menbeli tidak sampai memperlakukan kitab suci itu dengan tidak benar. Lalu timbul dugaan melecehkan ajaran agama.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 14 November 2018 | 20:29:24

Curi Pakaian di Toko, Dua Warga Sumut Ini Ditangkap Polisi di Rohul

ROKANHULU - Diduga melakukan Pencurian Pakaian di Toko Bandung Fasion Pasirpengaraian Desa Babussalam Kecamatan Rambah, Jumat (26/10/2018) sekira pukul 15.13 wib belum lama ini, satu laki-laki bersama teman wan
Rabu, 14 November 2018 | 20:21:29

Lagi, Satpol PP Rohul Amankan 1.000 Botol Bir

ROKANHULU - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), jelang akhir tahun 2018 ini, gencar melakukan Operasi Penertiban minuman bir Alcohol di 16 Kecamatan. Operasi penertiba
Rabu, 14 November 2018 | 19:45:36

Akiong Jadi Tersangka, Kalna : Kita Percayakan Kepada Penyidik

ROKANHILIR-Pasca ditetapkannya Gustalim alias Akiong sebagai tersangka atas kasus Penipuan dan Pemerasan terhadap 12 pengusaha Dok Kapal di Bagan Siapiapi, Kalna Surya Siregar SH selaku tim Kuasa Hukum para pen
Rabu, 14 November 2018 | 19:30:02

Orang Tua Jandriko Aldo Terharu, Biaya Anaknya Ditanggung BPJS Ketenagakerjaan

ROKANHULU - Badan Penyelenggara Jaminan Soaial (BPJS) Ketenagakerjaan lagi membuktikan programnya dalam jaminan kecelakaan kerja bagi siapapun yang sudah menjadi peserta, sesuai yang sudah diamanahkan undang-un
 
Berita Lainnya
Rabu, 14 November 2018 | 20:21:29

Lagi, Satpol PP Rohul Amankan 1.000 Botol Bir

ROKANHULU - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), jelang akhir tahun 2018 ini, gencar melakukan Operasi Penertiban minuman bir Alcohol di 16 Kecamatan. Operasi penertiba
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:52:52

Harimau Liar Terjebak di Ruko Pasar di Riau Jadi Tontonan Warga

PEKANBARU - Seekor harimau liar main-main ke Ruko di pasar Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau. Hal ini jarang ditemui."Dengan terjebak harimau di lorong ruko yang sem
 
Rabu, 14 November 2018 | 11:21:03

Pasangan Mesum-Waria Kena Razia Penyakit Masyarakat di Makassar

Makassar - Tim gabungan Dinas Sosial, polisi dan Satpol PP Makassar merazia penyakit masyarakat di sejumlah wisma. Hasilnya, petugas mengamankan pasangan mesum, wanita tuna susila, waria hingga
 
Rabu, 14 November 2018 | 11:08:03

Pagar Tembok SD di Pekanbaru Roboh, 2 Orang Tewas

Pekanbaru - Pagar tembok SD Negeri 141 Jl Tengku Bey, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru roboh tadi pagi. Dua orang tewas tertimpa tembok beton tersebut."Tembok itu roboh sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu a
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:57:36

Lereng Perbukitan Retak Ancam Pemukiman Warga Trenggalek

Trenggalek - Tingginya intensitas curah hujan di Trenggalek mengakibatkan lereng perbukitan di Desa Karangsoko, retak dan rawan longsor. Kondisi ini mengancam sejumlah pemukiman yang ada di bawa
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:53:20

Tim SAR Masih Cari Wanita Pengendara Motor Hanyut di Pangandaran

Tasikmalaya - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian Reni Hermawati (22) warga Pangandaran diduga hanyut arus air saat menerobos banjir, Selasa (13/11/2018). Sebanyak 50 orang dari Tagana, B
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:39:14

Cemburu Berujung Suami Habisi Istri di Sidoarjo

Sidoarjo - Seorang istri dibunuh suaminya di kamar kos Desa Kedungturi, Taman, Sidoarjo. Sugiyono tega membunuh istrinya, Junisa (31). Pria 47 tahun itu membunuh dengan cara memukulnya menggunak
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:27:05

Geger Pembunuhan Sadis Sekeluarga: dari Pulomas hingga Bekasi

Jakarta - Kasus pembunuhan sekeluarga kembali terjadi, kali ini di Bekasi. Kasus serupa sebelumnya pernah terjadi di Pulomas dan Makassar.Yang terkini, peristiwa pembantaian sekeluarga terjadi di
 
Selasa, 13 November 2018 | 16:51:09

Truk Pengungsi di Sulbar Terjun ke Jurang, 4 Orang Tewas

Mamasa - Mobil truk bak terbuka yang ditumpangi pengungsi Gempa Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) terjun ke jurang. Akibatnya, 4 orang tewas.Awalnya mereka meninggalkan posko induk pengungsi di Ke
 
Selasa, 13 November 2018 | 16:37:16

Rumah Terendam Banjir, Jenazah Warga Baleendah Diangkut Pakai Rakit

BANDUNG - Jenazah seorang warga di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diangkut menggunakan rakit karena banjir melanda rumahnya. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, jenazah tersebut b
 
Selasa, 13 November 2018 | 15:56:08

Bu Nuril Dihukum Penjara, Suami: Istri Saya Korban Pelecehan

Mataram - Suami Baiq Nuril, Isnaini, hanya bisa pasrah, istrinya dipenjara Mahkamah Agung (MA) karena merekam percakapan mesum kepala sekolah. Namun Isnaini heran, istrinya yang jadi korban pelecehan ma
 
Selasa, 13 November 2018 | 15:47:12

Ironis, Pupuk Diduga Cemari Sumur Warga Belum Dikaji ke Air Tanah

Mojokerto - Meski banyak digunakan ke lahan tebu, pupuk cair jenis Pupuk Hayati Enero (PHE) ternyata belum dikaji dampaknya terhadap air tanah. Produsen pupuk ini, PT Enero mengaku baru kali ini
 
Selasa, 13 November 2018 | 14:42:53

Kerap Cekcok, Motif Suami Bunuh Istri di Sidoarjo Diduga Cemburu

Sidoarjo - Sugiyono (47) dengan tega telah membunuh istrinya sendiri, Junisa (31), di kos yang mereka tempati di Desa Kedungturi, Taman, Sidoarjo. Pembunuhan itu diduga berlatarbelakang cemburu."Dugaannya
 
Selasa, 13 November 2018 | 14:27:37

Diduga Hina Polisi di Facebook, Karyawan Hotel Ditangkap

DENPASAR ? Tim Unit IV Satreskrim Polresta Denpasar menangkap karyawan hotel berinisial NS (22), Senin (12/11/2018). NS asal Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditangkap terkait tindak pidana Undang
 
Selasa, 13 November 2018 | 14:11:16

Viral Video Bocah SD Lompat dari Lantai 3 Sekolahnya di Sleman

Sleman - Seorang bocah SD dengan memakai seragam sekolah warna merah putih nekat melompat dari lantai 3 sebuah bangunan di Sleman. Video peristiwa tersebut tersebar di sejumlah whatsapp grup.Dar
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top