Kamis, 11 Oktober 2018 | 15:36:45
Peristiwa

Penjelasan DLH Bandung soal Air Sumur Keluarkan Api

Sebarkan:
Detik.com
Para warga yang tinggal di dekat sumur waswas lantaran air sumur bisa terbakar.
Kabupaten Bandung - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mengecek air sumur yang menyala saat disulut menggunakan api. Sumur tersebut dipastikan tercemar cairan bahan bakar minyak (BBM) milik SPBU yang berdiri di dekat permukiman warga.

Sumur tercemar BBM ini berlokasi di Kampung Warung Awi, RT 02 RW 01, Desa/Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kepala Seksi Penegakan Hukum DLH Robby Dewantara mengatakan SPBU yang diduga mengalami kebocoran BBM itu ditutup sementara karena proses penyelidikan polisi.

"Air yang ada di sumur warga memang ada bahan bakarnya. Itu positif," kata Robby saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (11/10/2018).

Meski air sumur mengandung BBM, dia belum dapat memastikan jenisnya. "(Enggak tahu) minyak solar atau Pertalite, yang jelas ada bahan bakar disana. Kalau hasil verifikasi, kami membawa sampel ternyata terdapat minyak lemak yang tinggi," ujarnya.

Menurut Robby, tercatat ada enam sumur milik warga setempat yang tercemar BBM. Pihaknya sudah melaksanakan uji laboratorium.

Dalam pengecekan kandungan air sumur itu ada belasan parameter yang diuji. Kini tinggal satu parameter yang belum dicek.

"Uji lab membutuhkan waktu, ada satu parameter yang harus diuji di ITB. Karena mengenai minyak khusus," kata Robby.

Ia memastikan cairan BBM yang mencemari sumur tersebut diduga dari kebocoran tempat penyimpanan BBM milik SPBU di Jalan Raya Pangalengan. "Dari hasil pantauan memang ada di sana (SPBU). Minyak bahan bakar itu mudah menyala dan di daerah situ hanya ada satu SPBU," ucapnya.

Robby menjelaskan di wilayah tersebut tidak ada sumber minyak alam. Dugaan mengarah ke SPBU tersebut karena saat ditelusuri di lapangan air yang berada di atas atau depan SPBU bersih, sedangkan bagian bawah atau belakangnya kotor.

"Satu garis ke atas dari SPBU itu ada sumur warga tidak tercemar. Ini yang di bawah, jadi itu bukan dari alaminya tapi ada kebocoran," ucapnya.

Pihaknya mengimbau warga, untuk tidak menggunakan dulu sumber air di sumur tersebut, pasalnya berbahaya karena dapat mengeluarkan api saat disulut menggunakan korek api. "Warga tidak melakukan penggunaan air itu karena sangat berbahaya, terpapar api sedikit bisa menyala. Mohon tidak dipergunakan dahulu," tutur Robby.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:39:21

Marcus/Kevin Melangkah ke Perempatfinal Denmark Open 2018

ODENSE ? Hasil manis diraih pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, di babak 16 besar Denmark Open 2018 Super 750 yang digelar pada Kamis (18/10/2018) siang WIB. Me
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:36:17

Tempat Karaoke jadi Arena Judi Digerebek, 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Surabaya - Sebuah ruangan tempat karaoke di kawasan Surabaya barat digerebek polisi. Pasalnya, ruangan tersebut disalahgunakan sebagai ajang perjudian."Penggerebekan kami lakukan dinihari dan mengamankan
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:33:53

Tiba di Lombok, Jokowi Langsung Pimpin Rapat Rehabilitasi dan Rekonstruksi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengunjungi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Setibanya di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Kepala Negara langsung menggelar pertemuan de
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:29:20

Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian Keuangan menepis pose itu merupakan bagian dari
 
Berita Lainnya
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:26:45

4.579 Personel Akan Mengamankan Pertandingan AFC U-19 Indonesia vs Taiwan di SUGBK

JAKARTA - Sebanyak 4.579 personel gabungan akan mengamankan pertandingan AFC U-19 antara timnas Indonesia Vs Taiwan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). "Nanti malam di GBK, AFC U-19, antara keseb
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:50:10

Perampok Babak Belur Dihajar Warga, Mobil Pelaku Dibuang ke Parit

Batang - Aksi perampokan digagalkan warga di Batang, Jawa Tengah siang tadi. Dua orang perampok babak belur dihajar warga, mobil pelaku juga dibuang ke parit. Peristiwa ini berawal saat korban yang bernam
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:41:45

Empat Saksi Diperiksa Soal Kebakaran Ludeskan 52 Motor Pelajar SMKN 1

Surabaya - Polisi memeriksa 4 saksi dalam kebakaran yang menghanguskan 52 unit motor pelajar SMKN 1 Surabaya dan 1 unit mobil boks, di lahan parkir Hj Fatimah. Meski pemiliknya berhasil menyelamatkan diri
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:24:35

Hutan di Lereng Gunung Bentar Seluas 13 Hektar Terbakar

Probolinggo - Hutan di lereng perbukitan Gunung Bentar di Probolinggo, terbakar. Perbukitan di Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, di petak 22 C ini menghanguskan sekitar 13 hektar, Kamis (18/10/2018
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:59:29

Kota Dumai Riau Dilanda Banjir, 18 KK Mengungsi di Musala

Dumai - Curah hujan yang terus mengguyur membuat sejumlah kawasan di Kota Dumai, Riau mengalami banjir. Akibat banjir sejumlah rumah warga tergenang air dan sebagian terpaksa mengungsi."Banjir ini sudah
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:52:59

Lokalisasi di Riau Terbakar, Satu Orang Tewas

Pekanbaru - Dua unit rumah semipermanen di lokalisasi Tenayan Raya Pekanbaru terbakar. Satu orang pria yang belum diketahui identitasnya tewas terbakar."Seorang pengunjung yang belum diketahui identitasny
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:36:37

Hadiri Sidang Praperadilan, Sukmawati Ungkap Adanya Kejanggalan soal SP3 Habib Rizieq

BANDUNG - Sukmawati Soekarnoputri hadiri sidang praperadilan terkait dikeluarkannya Surat Penghentian Penyidikan (SP3), dalam kasus penistaan Pancasila dengan terlapor Habib Rizieq Shihab, di Pengadilan N
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:31:46

Truk Sampah DKI Dicegat di Bekasi, Kadishub Singgung Duit Kompensasi

Jakarta - Kadishub Kota Bekasi Yayan Yuliana menyebut sejumlah kewajiban Pemprov DKI terkait pengangkutan sampah yang tak dipenuhi. Tapi Yayan juga menyinggung duit kompensasi bau ke Bekasi."Ya kita buk
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:21:41

Malu dan Minder, Selvia akan Dibujuk Jalani Pemeriksaan Lanjutan

Lamongan - Usai menjalani pemeriksaan dari tim dokter Puskesmas Bluluk, Selvia Dwi Susanti (15), gadis ini rencananya akan mendapatkan penanganan khusus terkait kondisi mentalnya pascamengalami obes
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:09:47

Polisi Tepis Urusan Peluru Nyasar Janggal: Kami Kerja Profesional

Jakarta - Sejumlah pihak menilai janggal terkait insiden peluru nyasar ke gedung DPR. Polisi memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional."Kita melakukan Olah TKP secara profesional ya, dan k
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 12:15:32

Puluhan Motor Pelajar SMKN 1 Surabaya dan 1 Unit Mobil Ludes Terbakar

Surabaya - Puluhan sepeda motor milik pelajar SMKN 1 Surabaya dan satu mobil boks yang diparkir di lahan parkir Jalan Karangrejo Timur I, ludes terbakar.Kebakaran di lahan parkir milik Hj Fatimah itu terj
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 12:13:40

PSK dan Pelanggannya Kocar-Kacir saat Lokalisasi Terbakar, 1 Orang Tewas

PEKANBARU - Kebakaran melanda sebuah kafe remang- remang yang berada di Lokalisasi Maredan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau. Kebakaran ini membuat para Pekerja Seks Komersial (PSK) dan pria hidun
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:37:48

Cerita pelarian satu bulan di hutan usai membunuh mantan istri

SR alias JM selama berhari-hari menyusuri hutan di kawasan Singkawang, Kalimantan Barat. Dia terpaksa lari dari kejaran polisi usai menikam mantan istrinya, Sery Juniarsih yang tinggal di Jalan Rawasari
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 10:42:52

Kesal dipaksa tenggak miras, 2 pemuda menenggelamkan 2 kawan di Sungai Cimanuk

Polisi membongkar kasus pembunuhan terhadap dua pemuda di Sungai Cimanuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dua tersangka ditangkap terkait kasus ini. "Berkaitan dengan kasus menghilangkan jiwa atau pembunuh
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 19:23:36

Sebelum Wafat, Sodikin Doakan Prabowo Jadi Presiden

BENGKALIS -Organisasi Pemuda Pancasila Kabupaten Bengkalis kehilangan sosok seorang Sodikin, personel Komandan Inti (KOTI). Pria yang juga berkecimpung di dunia kewartawanan ini menghembuskan nafas, Selasa
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top