Iklan Sosial
 
Senin, 24 September 2018 | 15:51:29
Peristiwa

Pengepakan Garam di Balai Jaya Ini Diduga Ilegal

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi

Sebarkan:
ROKANHILIR - Meski menyerap tenaga lokal, pengepakan Garam di jalan Lintas Riau-Sumut Kepenghuluan Kencana Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir ini diduga ilegal. Pasalnya, kemasan ukuran 100 gram Cap Kuda itu tanpa label Dinas kesehatan (Dinkes) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sama sekali, ironisnya, garam itu sudah diedarkan secara luas.

Dari hasil penelusuran tim awak media ke lokasi gudang Pengepakan pada Sabtu (22/9/2018) kemarin, sekira pukul 15.00 wib, garam itu merupakan garam non Yodium yang berasal dari merk Bintang Madura dan garam yang diproduksi PT Budiono Madura Bangun Persada.

Garam yang dikemas ukuran 100 gram itu, dikerjakan oleh belasan wanita yang terdiri dari ibu-ibu warga sekitar. Anehnya, dalam label cap kuda itu, bertuliskan diproduksi oleh CV Anugerah Prima Perkasa yang beralamatkan di Bagan Batu - Rokan Hilir. Sejatinya, perusahaan itu diketahui hanya mengepak ulang ke ukuran yang kecil dan diberi yodium.

Salah satu pengurus gudang yang enggan menyebutkan namanya itu, ketika ditanya garam berasal dari mana, pria yang sudah berumur itu mengatakan bahwa garam itu berasal dari Madura, Jawa Timur. "Di sini hanya dikemasi ulang dan diberi yodium," ujarnya.

Ketika disinggung persoal izin dan di kemasan tanpa tertera Dinkes dan nomor registrasi BPOM, pria keturunan Tionghua itu berkilah bahwa untuk urusan izin sudah ada sama bosnya. "Sudah diurus bang, sama bos. Besoklah (Minggu, 23/9) toke saya datang ke sini, kalau saya ini hanya kerja dan dipercaya mengelola ini. Besok saya telpon orang abang kalau toke saya datang," ujarnya lagi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengusaha yang menurut sumber diketahui bernama Rikson, dan dihubungi melalui sambungan selulernya, belum dapat dihubungi karena nomornya saat ini tidak aktif.
Dikhawatirkan, garam kemasan itu sangat berbahaya bagi masyarakat. Pasalnya, dari informasi yang dihimpun dan saat di lokasi, tim media melihat ada pompa solo untuk menyiram cairan Yodium untuk garam yang awalnya tidak beryodium.

Parahnya lagi, tempat pengepakan tidak steril, selain tidak melalui proses penombangan, tempatnya juga terkesan kumuh, bahkan para pekerja bebas menggunakan alas kaki di tempat kerja, padahal garam itu juga ditumpuk di lantai begitu saja. (ded)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 10 Desember 2018 | 17:42:01

Syamsuar Sosialisasikan Program KUR Kepada Petani Sawit Kabupaten Siak

SIAK - Bupati Siak Syamsuar menyampaikan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian RI, menyediakan dana sebesar Rp 5 triliun dana tersebut diperuntukan peremajaan (replanting) kebun kelapa sawit masyarakat
Senin, 10 Desember 2018 | 17:00:11

Siasat Belanja saat Harbolnas, agar Tidak Jadi Korban Perang Harga Toko Online

SAH saja jika berbelanja online saat Harbolnas apalagi harganya terbilang 'gila' daripada saat hari biasa atau di supermarket. Terlepas dari itu, kalangan muda hingga dewasa kegirangan akibat promo
Senin, 10 Desember 2018 | 16:56:59

Beri Kesempatan Ketiga, ITB Buka Jalur Seleksi Mandiri 2019

Bandung - Institut Teknologi Bandung untuk pertama kalinya akan melaksanakan seleksi mandiri (SM) di tahun 2019. Kesempatan ketiga ini diberikan untuk lulusan SMA sederajat berprestasi yang tida
Senin, 10 Desember 2018 | 16:54:15

Hobi Pelihara Ikan Hias, Bisa Tingkatkan Energi Positif dalam Rumah

HOBI memelihara ikan adalah salah satu kesenangan pribadi yang sering diasosiasikan dengan pengeluaran besar. Selain harga ikan peliharaan yang bisa berjuta-juta, masih ada juga aspek pemeliharaan yang ruti
 
Berita Lainnya
Senin, 10 Desember 2018 | 16:40:16

Demo, Mahasiswa di Sukabumi Tuntut Transparansi Penanganan Korupsi

Sukabumi - Belasan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) dan Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (Himasi) melakukan aksi demonstrasi di Balai Kota Sukabumi, Polres Sukabumi Kota dan Kej
 
Senin, 10 Desember 2018 | 16:35:24

3 Korban Hilang Penembakan KKSB di Papua Ditemukan Selamat

Jakarta - Tim gabungan TNI-Polri yang menyisir Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, menemukan 3 korban selamat dari penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) pimpinan Egianus Kogoya. Namun ket
 
Senin, 10 Desember 2018 | 16:17:00

Napi Rutan Cipinang Kabur Dibantu Pacarnya yang Jadi Pegawai TU

Jakarta - Narapidana narkoba, Muhammad Said, melarikan diri dari Rutan Kelas I Cipinang. Jakarta Timur. Said kabur dibantu oleh pacarnya, Yuanita, yang bertugas sebagai pegawai TU di rutan terse
 
Senin, 10 Desember 2018 | 15:46:02

Awas! Produk Kosmetik Ternama Banyak Dipalsukan di Makassar

Makassar - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar menyita berbagai merek kosmetik ilegal yang beredar di pasaran. Beberapa kosmetik milik merek ternama pun ikut disita karena ternyata palsu."Ada
 
Senin, 10 Desember 2018 | 15:36:27

Suporter PSM Dibacok saat Arak-arakan di Jalan Raya

Jakarta - Seorang suporter PSM Makassar Muhammad Akbar Fadillah (16), dibacok oleh dua orang pemotor. Korban dibacok saat sedang melakukan arak-arakan motor usai menonton laga PSM Makassar melawan PSMS
 
Senin, 10 Desember 2018 | 15:26:06

Caleg Partai Berkarya Digerebek di Kamar Bersama WIL di Sleman

Sleman - Seorang caleg dari Partai Berkarya, inisial RH (43), digerebek saat berduaan bersama perempuan bukan istrinya berinisial KDA (43), di sebuah kamar kos di wilayah Condongcatur, Kecamatan
 
Senin, 10 Desember 2018 | 15:03:29

BNN Musnahkan 229 Kg Ganja dan 48 Kg Sabu

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 48,9 kg, pil ekstasi sebanyak 33.218 butir dan ganja sebanyak 229,7 kg. Kegiatan ini merupakan pemu
 
Senin, 10 Desember 2018 | 14:55:36

Penyekap Wanita Cantik asal Bandung di Apartemen Mewah Resmi Tersangka

MAKASSAR - Polisi resmi menetapkan penyekap wanita asal Bandung di sebuah apartemen mewah beberapa waktu lalu sebagai tersangka. Pelaku berinisial AA (38) itu menyandang status tersangka usai diperiksa in
 
Senin, 10 Desember 2018 | 14:38:18

Seorang Ayah di Tapanuli Tega Bacok Putri Tirinya hingga Kritis

TAPSEL - Martua SRG (35) diciduk polisi di Desa Lobu Layan Sigordang, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Ia berurusan dengan polisi lantaran terbukti menganiaya
 
Senin, 10 Desember 2018 | 14:33:41

Truk Tabrak Sejumlah Kendaraan di Bumiayu Brebes, 3 Orang Tewas

Brebes - Kecelakaan maut terjadi di Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah. Sebuah truk tronton menabrak sejumlah kendaraan bermotor lainnya. 3 orang meninggal seketika akibat kejadian itu.Kecelakaan ini
 
Senin, 10 Desember 2018 | 14:27:49

Kuansing Riau Banjir, Buaya Masuk ke Permukiman

PEKANBARU - Seekor buaya masuk ke permukiman Desa Talontam, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau saat banjir melanda kawasan tersebut. Warga bersama polisi akhirnya berhasil menang
 
Senin, 10 Desember 2018 | 10:49:31

1 Napi yang Kabur dari LP Banda Aceh Ditembak

Jakarta - Seorang napi Lapas Banda Aceh yang kabur usai membobol penjara ditembak polisi karena melarikan diri saat ditangkap. Napi Kurniawan (38) yang dilumpuhkan kakinya akhirnya berakhir di
 
Sabtu, 8 Desember 2018 | 16:47:15

Jenazah Emanuel Korban KKB Disambut Isak Tangis di Kupang

Kupang - Jenazah Emanuel Beli Bano Naektias, korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua, tiba di Lanud El Tari Kupang.Jenazah pahlawan pembangunan Trans Papua itu
 
Sabtu, 8 Desember 2018 | 16:29:19

Polri Tindak Tegas 2 Polisi Pembawa 130 Kg Ganja di Mobil Patroli

Jakarta - Polres Aceh Tenggara menangkap 2 polisi berpangkat brigadir saat membawa 130 kilogram ganja. Polri mengatakan 2 anggota itu juga akan disidang etik. "Sudah diproses oleh Polres baik pida
 
Sabtu, 8 Desember 2018 | 16:08:05

Kapolres Rohul dan Jajarannya Ikut Cari Bocah yang Hanyut di Sungai Batang Lubuh

ROKANHULU -  Kepala Polisi Resor Rokan Hulu, (Kapolres-Rohul) Daerah Riau, AKBP. Muhamad Hasyim Risahondua SIK, M.Si turun serta menyisir Sungai Batang Lubuh wilayah Desa Babussalam dan Kelurahan Pas
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top