Terverifikasi Dewan Pers
 
Jumat, 21 September 2018 | 11:36:59
Peristiwa

Berusaha kabur, 1 dari 2 perampok toko emas di Palembang ditembak

Sebarkan:
Merdeka.com
perampok toko emas di Palembang ditembak.
PALEMBANG - Tim Tekab Polresta Palembang menangkap satu dari dua perampok toko emas beberapa pekan lalu. Lantaran berusaha kabur, pelaku bernama Usman (40) ditembak polisi di kaki kanannya.

Penangkapan berawal dari penyelidikan mendalam dan pelaku diketahui berada di rumahnya di Jalan Panca Usaha, Lorong Palopa, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Kamis (20/9).

Kepada petugas, tersangka Usman membantah terlibat dalam aksi itu. Dia berdalih hanya bertemu dengan pelaku utama berinisial MB (buron) dan memintanya menyeberang ke Dermaga 7 Ulu Palembang menggunakan perahu ketek.

"Sumpah pak, saya tidak merampok. Kebetulan dia mengajak saya menyeberang saja," ungkap tersangka Usman di Mapolresta Palembang, Kamis (20/9).

Tersangka sempat heran melihat tangan MB yang terluka. Namun MB memintanya agar tidak mempersoalkannya karena menyebut habis berkelahi.

"Katanya berkelahi saja, saya tidak banyak tanya lagi," ujarnya.

Sesampainya di dermaga, kata dia, MB mengajaknya ke kawasan 12 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, menggunakan becak motor. Lalu, tersangka diberi MB gelang emas dan memintanya jangan cerita kepada siapapun.

"Saya tidak tahu kalau dia (MB) habis merampok, makanya saya berani saja menggadaikan emas itu, duitnya buat keluarga," kata buruh kuli itu.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, dugaan sementara tersangka Usman turut terlibat yang berperan mengawasi situasi. Pihaknya masih memburu pelaku utama yang sudah diketahui identitasnya.

"Kami minta menyerahkan diri, kalau tidak akan kita tindak tegas," pungkasnya.

Diketahui, perampokan itu terjadi di toko emas milik Djulijono (70) di Jalan Sayangan, Kelurahan 17 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Minggu (9/9). Pelaku seorang diri memecahkan kaca etalase menggunakan linggis dan mengambil 40 gram perhiasan emas.

Anak korban yang mengetahui dirampok, langsung melempar pelaku dengan kursi dari belakang etalase. Pelaku yang kabur sempat dikejar korban dan warga. Namun, pelaku berhasil melarikan diri dengan menumpangi ketek di Sungai Musi.


(merdeka.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:22:50

Sambil Menangis, Ratna Sarumpaet Baca Pleidoi

JAKARTA - Ratna Sarumpaet membacakan pleidoi sambil menangis saat menanggapi tuntutan jaksa penuntut umum dalam kasus hoax penganiayaan. Ratna menyinggung kasusnya dipolitisasi."Sulit dipungki
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:16:40

Tim Jokowi: Maruf Amin Bukan Karyawan BUMN, Tak Wajib Mundur

JAKARTA - Tim hukum Jokowi menegaskan cawapres Ma'ruf Amin tidak berstatus sebagai karyawan/pejabat BUMN. Posisi Ma'ruf Amin adalah Dewan Pengawas Syariah."Yang mana jelas bukan karyawan karena
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:14:31

Tim Jokowi: Maruf Amin Bukan Karyawan BUMN, Tak Wajib Mundur

JAKARTA - Tim hukum Jokowi menegaskan cawapres Ma'ruf Amin tidak berstatus sebagai karyawan/pejabat BUMN. Posisi Ma'ruf Amin adalah Dewan Pengawas Syariah."Yang mana jelas bukan karyawan karena
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:08:14

Tokoh Lintas Agama di Lamongan Kembali Serukan Tolak Kerusuhan

LAMONGAN - Tokoh lintas agama di Lamongan menolak segala bentuk kerusuhan dalam bentuk apapun. Aksi menolak kerusuhan ini diwujudkan dengan menggelar doa bersama di Gedung Sasana Krida Jagrakars
 
Berita Lainnya
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:43:11

Kapal Tenggelam di Sumenep, Polisi: 17 Penumpang Tewas dan 1 Hilang

SUMENEP - Sebanyak 15 dari 16 penumpang Kapal Motor Arim Jaya yang tenggelam di Perairan Sumenep, antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang telah ditemukan. Kini, tinggal 1 orang yang belum ditemuk
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:35:03

Yeni yang Tewas karena Banjir di Pekanbaru Masih Pengantin Baru

PEKANBARU - Tim Gabungan terdiri Basarnar, Polsek Tampan, Damkar dan warga Pekanbaru berhasil menemukan jenazah perempuan yang terseret arus di parit besar Pekanbaru. Belakangan diketahui, korba
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:16:00

Pakai Spanduk Berbahasa Inggris, Massa Aksi Kawal MK Tiba di Patung Kuda

JAKARTA - Massa mengatasnamakan Alumni Universitas Indonesia mulai berdatangan ke area dekat Mahkamah Konstitusi (MK), tepatnya di kawasan Patung Kuda. Massa datang untuk mengawal sidang perdana
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 09:45:08

Jelang Sidang di MK, Kawat Berduri Dipasang di Jalan Medan Merdeka Barat

JAKARTA - Kawat berduri dan pembatas jalan dipasang di Jalan Medan Merdeka Barat menjelang sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi. Kawat berduri dan pembatas jalan itu dipasang melintang sampai menutup
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 08:58:26

13 dari 16 Penumpang Kapal Motor yang Tenggelam di Sumenep Ditemukan Tewas

SUMENEP - Sebanyak 13 dari 16 penumpang kapal motor yang tenggelam di perairan antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang, Sumenep, Madura telah ditemukan. Mereka semua ditemukan dalam kondisi tak b
 
Senin, 17 Juni 2019 | 15:20:22

Rok Batik Ditemukan Dekat Potongan Kaki Manusia di Tol Kertosono-Nganjuk

JOMBANG - Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan potongan kaki manusia di Tol Kertosono-Nganjuk. Hasilnya, petugas menemukan sehelai rok panjang motif batik tidak jauh dari potongan kaki tersebut.Po
 
Senin, 17 Juni 2019 | 14:08:59

Viral Pria 41 Tahun Nikahi Gadis SMP 13 Tahun, Ini Pandangan Muhammadiyah

JAKARTA - Pernikahan di Sidrap, Sulawesi Selatan, antara Rustam Ashary (41) dan seorang gadis kelas 1 SMP Sri Wahyuni (13) viral di media sosial. Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengatakan, pernikahan te
 
Senin, 17 Juni 2019 | 13:46:00

Driver Ojol Jambret HP Bocah di Cengkareng, Istri Diperiksa Polisi

JAKARTA - Polisi masih mengetahui identitas driver ojek online yang menjambret ponsel milik seorang bocah di Cengkareng, Jakarta Barat. Istri pelaku telah dimintai keterangan oleh polisi terkait
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:20:46

Mayat Pria Diduga Gantung Diri di Cilandak Ditemukan Membusuk

JAKARTA - Seorang pria bernama Ali Akbar Apriandi (37) ditemukan tewas gantung diri di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk."Korban diduga telah menin
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:16:31

Ansor Ngaku Serang Sopir Bus karena Dengar Percakapan Hendak Dibunuh

JAKARTA - Ansor (29), pria yang menyerang sopir bus Safari hingga menyebabkan kecelakaan maut 12 orang tewas, mengakui perbuatannya. Dia mengaku menyerang sopir lantaran mendengar percakapan telepon antar
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:14:02

Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung Putus Total, 2 Truk Terjebak

PALEMBANG - Jalan lintas timur Sumatera perbatasan Ogan Komering Ilir-Lampung putus total. Jalan lintas putus akibat jembatan penghubung di pebatasan ambrol saat truk tengah melintas."Jalan lintas timur S
 
Senin, 17 Juni 2019 | 10:57:15

Penyerang Sopir Bus Tewaskan 12 Orang di Tol Cipali Seorang Sekuriti

CIREBON - Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengungkapkan kecelakaan beruntun di Tol Cipali yang menewaskan 12 orang dipicu penyerangan sopir bus Safari Darma Raya. Pelakunya seorang pria yang beker
 
Senin, 17 Juni 2019 | 10:47:56

Kecelakaan Maut di Cipali, Polisi: Dipicu Penumpang Serang Sopir

JAKARTA - Polisi mengungkap dugaan penyebab kecelakaan maut di Tol Cipali pagi ini. Ada seorang penumpang yang tiba-tiba menyerang sopir."Ada seorang saksi, ini penting sekali saksinya. Saksi ini mengatakan
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:24:42

Komplotan Pencuri Motor Bersenpi Ditangkap, 1 Pelaku Tewas Ditembak

JAKARTA - Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap satu kelompok pencurian kendaraan bermotor dengan senjata api. Satu pelaku tewas ditembak karena melawan dan dua pelaku lainnya buron."Setelah
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:16:26

Mobil Perampok yang Gasak 6 Kg Emas di Tangerang Dilempari Batu

TANGERANG - Aksi perampokan bersenjata api di toko emas di Jalan Raya Serang, Balaraja, Kabupaten Tangerang, menghebohkan warga sekitar. Warga sempat melempari mobil para pelaku seketika saat me
 
 
 
Terpopuler

1

12 Jun 2019 12:41 | 1150 views
Peristiwa

Angin Puting Beliung Porakporanda Rumah Warga Di Gasib, Siak

2

15 Jun 2019 09:06 | 201 views
Peristiwa

Ngeri Prada Deri Mutilasi Cuma karena Minta Dinikahi

 
 
 
 
Top