Iklan Sosial
 
Rabu, 19 September 2018 | 10:35:26
Peristiwa

Selingkuh Berujung Kasus Foto Alat Vital Perangkat Desa di Jombang

Sebarkan:
Detik.com
Surabaya - Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang bernama Siswanto terjerat kasus foto alat vital yang tersebar di media sosial. Setelah ditelusuri, ternyata ini adalah buntut dari aksi pemerasan yang dialaminya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari Kapolsek Tembelang, AKP Ismono Hadi, korban diperas oleh wanita yang dikenalnya baru-baru ini.

Cerita berawal ketika korban menerima panggilan telepon dari seorang wanita pada tanggal 14 Agustus 2018 silam sekitar pukul 11.30 WIB.

"Setelah diangkat, telepon itu dari seorang perempuan mengaku dari Kecamatan Diwek (Jombang). Perempuan itu meminta nomor WhatsApp Siswanto," kata Ismono kepada detikcom, Selasa (18/9/2018).

Setelah bertukar nomor WhatsApp, keduanya terlibat dalam perbincangan mesra. Tak hanya itu, wanita yang belum diketahui identitas aslinya ini juga mengirimkan foto setengah telanjang kepada Siswanto.

Sebagai gantinya, pria yang sudah mempunyai istri dan anak itu diminta menujukkan alat kelaminnya. "Dia (Siswanto, red) menurutinya dengan membuka resletingnya. TKP di kantor Desa Kedungotok," ungkap Ismono.

Bahkan di hari yang sama, sekitar pukul 16.30 WIB, Siswanto bersedia melakukan onani sembari berkomunikasi dengan wanita tersebut lewat video call.

"Itu dilakukan dengan telanjang. TKP di kamar mandi rumahnya (Siswanto)," terangnya.

Korban mengaku bersedia menuruti permintaan wanita tersebut karena kondisi rumah tangganya yang mulai retak. Menurutnya, telepon itu menjadi awal niatnya menjalin perselingkuhan.

Tak disangka dan tanpa sepengetahuan Siswanto, video call tersebut direkam oleh lawan bicaranya. Gelagat buruk pun muncul dua hari kemudian ketika rekaman itu digunakan pelaku untuk memeras Siswanto. Pelaku mengancam akan menyebarkan video dan foto bugil Siswanto jika tak diberi uang.

Awalnya permintaan ini dituruti oleh Siswanto. Dimulai pada tanggal 16 Agustus 2018 silam, Siswanto mengaku sempat mentransfer uang sebesar Rp 300 ribu ke sebuah rekening bank atas nama Nurul Arifin.

"Permintaan uang serupa terus dilakukan oleh perempuan dimaksud, tapi sudah tidak dipenuhi oleh yang bersangkutan," ungkap Ismono.

Tiga hari kemudian atau pada tanggal 19 Agustus 2018, Ismono melanjutkan, wanita yang belum diketahui identitas aslinya itu kembali mengancam Siswanto. Kali ini pelaku meminta ditransfer uang Rp 10 juta.

Namun karena permintaan ini tak dipenuhi oleh Siswanto, pelaku mengunggah rekaman video dan foto alat vital perangkat Desa Kedungotok itu ke akun Facebook seseorang dengan nama Puput Putri pada tanggal 22 Agustus 2018 lalu.

"Foto dan video itu akhirnya beredar ke warga Kedungotok dan sekitarnya," terang Ismono.

Untuk sementara polisi masih melakukan penyelidikan intensif terkait persoalan ini. Ismono mengaku pihaknya belum berhasil mengidentifikasi pelaku pemerasan Siswanto. Sejauh ini fakta yang baru berhasil mereka ungkap adalah lokasi rekening yang digunakan pelaku untuk memeras Siswanto.

Sebelumnya disebutkan bahwa Siswanto dipaksa untuk mentransfer sejumlah uang ke sebuah rekening atas nama Nurul Arifin. Polisi akhirnya mengetahui bahwa rekening tersebut terdaftar di Bank BRI cabang Kabupaten Blitar.

"Kalau sesuai rekening pengiriman transfer, posisi bank BRI ada di Wilayah Kabupaten Blitar," ungkapnya.

Namun Ismono belum bisa memastikan apakah rekening bank tersebut milik pelaku atau bukan. Ia juga belum melakukan pemeriksaan terhadap nama Nurul Arifin tersebut.

"Belum berani menentukan (Nurul Arifin pelakunya, red). Untuk ke arah itu perlu pendalaman, gelar perkara dari alat bukti yang didapat dari perkembangan hasil lidik," terangnya.

Kasus ini terbongkar ketika warga Desa Kedungotok mengetahui tentang adanya foto tak senonoh ini kemudian menggelar aksi protes ke kantor desa setempat, Senin (17/9). Aksi ini dilakukan untuk mendesak Siswanto mundur dari jabatannya.

Namun terkait hal itu, Kepala Desa Kedungotok, Karsaji sebelumnya mengaku masih menunggu petunjuk dari Inspektorat Kabupaten Jombang. Padahal setelah dikroscek, Inspektorat memastikan kewenangan untuk mengangkat dan mencopot perangkat desa sepenuhnya berada di tangan Kades.

Dengan begitu, Kades tak perlu meminta petunjuk hukum dari Inspektorat untuk mencopot anak buahnya yang bermasalah.
Ditambahkan Nyoman, kewenangan Inspektorat hanya sebatas pembinaan dan pengawasan.

"Itu kan perangkat desa, kewenangan pemberhentian dan pengangkatan mereka penuh di Kepala Desa," kata Inspektur Inspektorat Kabupaten Jombang, I Nyoman Suwardana.

Camat Tembelang juga disebut Nyoman belum berkoordinasi dengan pihaknya. "Saya belum ketemu (Camat Tembelang), beliau juga belum menghubungi. Kebetulan saya kemarin rapat dengan Bappeda sampai jam 5 sore," tandasnya.

Nyoman juga berharap Camat Tembelang segera menyurati Bupati Jombang terkait persoalan ini. Pihaknya mengaku juga akan mempelajari kasus ini.

"Nanti saya akan hubungi camat saja supaya camat membuat surat ke Bupati, tembusannya ke kami, sehingga nanti kami yang akan bergerak," tuturnya.

Lantas mengapa Kades tidak segera ambil tindakan?


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:42:35

Banda Aceh: Kota Paling Berintegritas, Nomor 2 Paling Tidak Toleran

Aceh - Tidak berselang lama, Kota Banda Aceh mendapat dua anugerah sekaligus. Pertama, kota paling berintegritas, sedangkan lainnya kota nomor 2 paling tidak toleran di Indonesia.Gelar pertama
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:39:05

SAR Terus Cari WN China yang Hilang Saat Snorkeling di Gili Air

Mataram - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram masih melakukan upaya pencarian turis asal China, Zhang Qiujue (26). Warga Shanghai itu hilang di perairan laut Gili Air, Kabupaten Lombok U
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:32:17

Ditangkap Usai Aksi 812, Najib Didakwa Besok Bersama Eks Bos 1MDB

Kuala Lumpur - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak akan kembali didakwa pada Rabu (12/12) besok, atas dugaan mengubah dan memodifikasi laporan audit akhir 1Malaysia Development Berhad (
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:29:48

Bukalapak Targetkan Transaksi Rp1,6 Triliun di Harbolnas

JAKARTA - Meriahkan hari belanja online nasional (Harbolnas) di akhir tahun ini, Bukalapak yang selalu berpatisipasi selalu menghadirkan banyak promo yang cukup menarik bagi masyarakat. Dimana perusahaan
 
Berita Lainnya
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:39:05

SAR Terus Cari WN China yang Hilang Saat Snorkeling di Gili Air

Mataram - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram masih melakukan upaya pencarian turis asal China, Zhang Qiujue (26). Warga Shanghai itu hilang di perairan laut Gili Air, Kabupaten Lombok U
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:11:12

Viral Ojol-Opang Berkelahi di Manggarai Diduga karena Pembagian Area

Jakarta - Seorang pengemudi ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) terlibat perkelahian di depan Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Perkelahian itu terekam dalam sebuah video yang jad
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 10:51:44

Berkah Rantai Motor Putus, Pelaku Begal Payudara di Situbondo Terciduk

Situbondo - Usianya masih muda, tetapi kelakuannya sudah bikin geleng-geleng kepala. AR (15) nekat menjadi pelaku begal payudara di Jalan Raya Pantura Situbondo. Bahkan kabarnya aksi itu sudah dilakukan A
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 10:44:49

Diguyur Hujan Lebat, Pekanbaru Dikepung Banjir

Pekanbaru - Hujan deras sekitar dua jam mengguyur kota Pekanbaru. Imbasnya sejumlah wilayah kini terkepung banjir.Hujan deras ini mengguyur Pekanbaru, Selasa (11/12/2018) sekitar pukul 03.00 WIB hingga puku
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 10:38:03

Ratusan Personel Gabungan Cari Bocah Terseret Air Sungai di Malang

Malang - Upaya pencarian terhadap Dimas Oky Syahputra (11), bocah yang diduga terseret arus saat berenang di Sungai Amprong, Kota Malang, dilanjutkan.Tim pencarian gabungan dari Basarnas, BPBD,
 
Senin, 10 Desember 2018 | 16:40:16

Demo, Mahasiswa di Sukabumi Tuntut Transparansi Penanganan Korupsi

Sukabumi - Belasan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) dan Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (Himasi) melakukan aksi demonstrasi di Balai Kota Sukabumi, Polres Sukabumi Kota dan Kej
 
Senin, 10 Desember 2018 | 16:35:24

3 Korban Hilang Penembakan KKSB di Papua Ditemukan Selamat

Jakarta - Tim gabungan TNI-Polri yang menyisir Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, menemukan 3 korban selamat dari penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) pimpinan Egianus Kogoya. Namun ket
 
Senin, 10 Desember 2018 | 16:17:00

Napi Rutan Cipinang Kabur Dibantu Pacarnya yang Jadi Pegawai TU

Jakarta - Narapidana narkoba, Muhammad Said, melarikan diri dari Rutan Kelas I Cipinang. Jakarta Timur. Said kabur dibantu oleh pacarnya, Yuanita, yang bertugas sebagai pegawai TU di rutan terse
 
Senin, 10 Desember 2018 | 15:46:02

Awas! Produk Kosmetik Ternama Banyak Dipalsukan di Makassar

Makassar - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Makassar menyita berbagai merek kosmetik ilegal yang beredar di pasaran. Beberapa kosmetik milik merek ternama pun ikut disita karena ternyata palsu."Ada
 
Senin, 10 Desember 2018 | 15:36:27

Suporter PSM Dibacok saat Arak-arakan di Jalan Raya

Jakarta - Seorang suporter PSM Makassar Muhammad Akbar Fadillah (16), dibacok oleh dua orang pemotor. Korban dibacok saat sedang melakukan arak-arakan motor usai menonton laga PSM Makassar melawan PSMS
 
Senin, 10 Desember 2018 | 15:26:06

Caleg Partai Berkarya Digerebek di Kamar Bersama WIL di Sleman

Sleman - Seorang caleg dari Partai Berkarya, inisial RH (43), digerebek saat berduaan bersama perempuan bukan istrinya berinisial KDA (43), di sebuah kamar kos di wilayah Condongcatur, Kecamatan
 
Senin, 10 Desember 2018 | 15:03:29

BNN Musnahkan 229 Kg Ganja dan 48 Kg Sabu

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 48,9 kg, pil ekstasi sebanyak 33.218 butir dan ganja sebanyak 229,7 kg. Kegiatan ini merupakan pemu
 
Senin, 10 Desember 2018 | 14:55:36

Penyekap Wanita Cantik asal Bandung di Apartemen Mewah Resmi Tersangka

MAKASSAR - Polisi resmi menetapkan penyekap wanita asal Bandung di sebuah apartemen mewah beberapa waktu lalu sebagai tersangka. Pelaku berinisial AA (38) itu menyandang status tersangka usai diperiksa in
 
Senin, 10 Desember 2018 | 14:38:18

Seorang Ayah di Tapanuli Tega Bacok Putri Tirinya hingga Kritis

TAPSEL - Martua SRG (35) diciduk polisi di Desa Lobu Layan Sigordang, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Ia berurusan dengan polisi lantaran terbukti menganiaya
 
Senin, 10 Desember 2018 | 14:33:41

Truk Tabrak Sejumlah Kendaraan di Bumiayu Brebes, 3 Orang Tewas

Brebes - Kecelakaan maut terjadi di Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah. Sebuah truk tronton menabrak sejumlah kendaraan bermotor lainnya. 3 orang meninggal seketika akibat kejadian itu.Kecelakaan ini
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top