Iklan Sosial
 
Jumat, 14 September 2018 | 22:26:29

Soal Pembayaran Kerjasama Publikasi, Dewan Deadline Diskominfops Inhil Hingga 24 September 2018

Laporan : Aditya Prahara

Sebarkan:
Aditya Prahara
Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang difasilitasi oleh Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat sore (14/09/19).
TEMBILAHAN - Permasalahan pembayaran kerjasama Publikasi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dengan Perusahaan Media berhujung pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang difasilitasi oleh Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat sore (14/09/19).

Pada kesempatan yang dilaksanakan di ruang Badan Anggaran (Banggar) kantor DPRD Inhil ini dihadiri oleh awak media mengatasnamakan Aliansi Wartawan Inhil, Dinas Kominfops, Badan Pengelola Keuangan Daerah, Inspektorat dan Bagian Hukum Setdakab Inhil.

Anggota Komisi I, Muammar saat memimpin RDP mengatakan rapat digelar berdasarkan surat Aliansi Wartawan yang masuk ke DPRD. "Jadi silahkan kepada teman-teman aliansi wartawan untuk menyampaikan apa yang jadi persoalan saat ini," katanya.

M Yusuf saat menjadi juru bicara Aliansi Wartawan mempertanyakan kinerja Diskominfops tentang pembayaran kerjasama yang tertunda.

"Dari bulan Januari hingga sekarang, advertorial kerjasama publikasi baru dibayarkan 3 bulan, bahkan ada perusahaan media yang tidak dibayarkan sama sekali. Sementara, dari informasi yang kami dapat uang kerjasama tersebut sudah diberikan oleh BPKAD kepada Kominfo sebesar 8 Miliar. Jadi kemana uang tersebut digunakan," kata Yusuf.

Untuk itu, Yusuf ingin Diskominfops transfaran penggunaan dana Rp 8 Miliar tersebut. "Kami ingin penjelasan saat ini. Kalau kami konfirmasi ke PPTK maupun Kabid Diskominfops penjelasannya selalu sedang diproses. Emangnya 8 bulan proses administrasi itu tak selesai, kerja apa Diskominfops," tambahnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Diskominfops Inhil, M Thaher menjelaskan bahwasanya pembayaran sudah dilaksanakan sebagian selama 3 bulan.

Thaher mengakui bahwa pihaknya sudah mendapat uang Rp 8 Miliar dari pihak BPKAD. Namun Thaher menyatakan pihaknya kewalahan mengatasi proses administrasi sehingga pembayaran tertunda hingga saat ini. 

Thaher tidak bisa memberikan waktu deadline kepastian pembayaran advertorial kerjasama publikasi. "Jadi kami minta waktu kepada teman-teman untuk menyelesaikan ini," katanya.

Setelah mendengarkan penjelasan semua pihak, Pimpinan RDP Muammmar memberikan waktu hingga 24 September kepada Diskominfops untuk menyelesaikan proses administrasi.

"Pada 24 September kami minta diserahkan data media-media mana yang belum cair untuk segera dibayarkan sebagaimana seharusnya," tegasnya. (adp)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 17 November 2018 | 10:15:07

Dikira Penyergapan teroris, Penangkapan 3 Pencuri di Sukoharjo Gegerkan Warga

SUKOHARJO - Warga Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo digegerkan dengan aksi penangkapan tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Jalan Proklamasi, Jumat (16/11). Di depan lokasi pertokoan tersebut,
Sabtu, 17 November 2018 | 10:10:29

Cara Mudah Berhenti Merokok sekaligus Hilangkan Jejak Racun di Dalam Tubuh

SECARA garis besar masyarakat Indonesia sendiri bisa dikatakan sudah menjadi perokok. Hal itu bisa dikategorikan dari jumlah perokok aktif yang kian menjamur. Bahkan di lingkunganmu pasti salah satunya pe
Sabtu, 17 November 2018 | 10:07:43

Pemuda Pengangguran di Samarinda Gasak 73 Tabung Gas Milik Tetangga

SAMARINDA - Fajrianur (23), pemuda pengangguran yang tinggal di Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, Kalimantan Timur, harus berurusan dengan Polisi lantaran mencuri 73 tabung gas elpiji 3 kg milik tetanggan
Sabtu, 17 November 2018 | 10:02:59

Kabel Telkom Seharga Rp 11 Juta Dijual Maling Cuma Rp 50.000

SAMARINDA - MRF (15), remaja yang tinggal di Jalan Jelawat, Samarinda, Kalimantan Timur, harus berurusan dengan polisi lantaran mencuri kabel Telkom. BUMN telekomunikasi itu melapor 440 meter kabelnya raib
 
Berita Lainnya
Sabtu, 17 November 2018 | 10:15:07

Dikira Penyergapan teroris, Penangkapan 3 Pencuri di Sukoharjo Gegerkan Warga

SUKOHARJO - Warga Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo digegerkan dengan aksi penangkapan tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Jalan Proklamasi, Jumat (16/11). Di depan lokasi pertokoan tersebut,
 
Sabtu, 17 November 2018 | 10:07:43

Pemuda Pengangguran di Samarinda Gasak 73 Tabung Gas Milik Tetangga

SAMARINDA - Fajrianur (23), pemuda pengangguran yang tinggal di Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, Kalimantan Timur, harus berurusan dengan Polisi lantaran mencuri 73 tabung gas elpiji 3 kg milik tetanggan
 
Sabtu, 17 November 2018 | 08:46:15

Warga Temukan Bayi tak Bernyawa dalam Tas di SPBU Meranti Minas

SIAK - Nofril Yatmi (22), warga Jalan Sukun RT 02 RW 03 Kelurahan Rantau Bertuah Kecamatan Minas Kabupaten Siak, tak sengaja menemukan mayat bayi laki-laki di dalam sebuah tas di SPBU Meranti Minas, Kamis
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:55:52

Ditembak Polisi Agar Ngaku Jadi Pembunuh, Sarif Divonis Bebas

Jakarta - Mahkamah Agung (MA) membebaskan Sarif karena tidak terlibat pembunuhan. Kaki Sarif dilindas mobil dan ditembak agar mau mengaku sebagai pembunuh Mumuh (65). Kasus bermula saat Mumuh di
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:24:16

Sekda Ditahan, Begini Reaksi Pegawai Pemkab Tasikmalaya

Tasikmalaya - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir ditahan Polda Jabar atas dugaan korupsi dana hibah. Mendapat informasi pimpinannya ditangkap, pegawai di lingkungan Pemk
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:13:09

Awal Operasi Cabut Pentil, Tiga Mobil di Jalan Riau Jadi Sasaran

Bandung - Sebanyak tiga mobil terkena sanksi Operasi Cabut Pentil (OCP) pertama kali. Ketiga mobil tersebut parkir di bawah rambu larangan parkir di Jalan LL RE Martadinata (Riau), Kota Bandung.
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:43:01

ATM BRI di Pangkalpinang Dibobol Pencuri

Pangkalpinang - Sebuah ATM BRI di Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Pulau Bangka, dibobol pencuri. Pelaku pembobolan ATM terbilang profesional dan direncanakan. "Dari hasil olah TKP, pelaku s
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:39:39

Viral, Penampakan Enam Buaya di Bengawan Solo

Bojonegoro - Sebuah kabar beredar tentang penampakan buaya di Bengawan Solo viral di media sosial. Bahkan kabar tersebut menyebutkan tidak hanya ada satu ekor yang terlihat, tetapi enam ekor.Menanggapi ha
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:33:40

Bakamla Tangkap 2 Kapal Vietnam Berbendera Malaysia di Natuna

Jakarta - Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menangkap dua kapal Vietnam berbendera Malaysia. Dua kapal tersebut diduga menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia."Kapal patroli Bakamla
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:26:29

Viral Video Banser Latihan Intelijen, Begini Penjelasan Ansor

Jakarta - Video anggota Banser yang tengah berbaris dan bersiap mengikuti pelatihan intelijen dasar beredar di media sosial. Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyatakan kegiatan terseb
 
Jumat, 16 November 2018 | 13:29:08

Asyik Mandi di Air Banjir, Bocah di Bonai Darussalam Tewas Diterkam Buaya

ROKANHULU - Rahmad Andika Saputra, bocah berusia 7 tahun tewas diterkam buaya saat sedang mandi di depan rumahnya yang sedang dilanda banjir di Dusun I Harapan, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, K
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:50:59

Beruang Madu Terjerat Perangkap Babi di Riau

Bengkalis - Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) terjerat di perangkap babi di Desa Batang Duku Kabupaten Bengkalis, Riau. Beruang terperangkap dalam jeratan yang sengaja dipasang warga di lokasi."Be
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:40:07

Belum Bisa Dievakuasi, Harimau Terjebak di Kolong Ruko Diberi Ayam

Indragiri Hilir - Sudah dua hari harimau Sumatera terjebak di kolong ruko di Pasar Pulau Burung, Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Harimau diberi makan daging ayam."Harimau tersebut belum bisa kita e
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:25:15

Mandi di Lokasi Banjir, Bocah 7 Tahun Tewas Diterkam Buaya

RokanHulu - Rahmad (7) warga Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau tewas diterkam buaya. Korban hanya mandi di depan teras rumahnya yang lagi banjir."Korban a
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:00:12

Tersangka Pembunuh Keluarga di Bekasi Dendam karena Sering Dimarahi

JAKARTA - Haris Simamora (HS) jadi tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Haris tega membunuh karena dendam kerap dimarahi oleh korban, Daperum Nainggolan. "Motifnya sering dimarahi," ucap Kabid Huma
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top