Iklan Sosial
 
Senin, 10 September 2018 | 20:17:50

Tak Mau Berhenti, Sat Polair Polres Rohil Tembak Kapal Pencuri Kerang, 1 Tewas

Laporan : Anggi Sinaga

Sebarkan:
Istimewa
Pelaku yang tertembak dan barang bukti kerang hasil curian.

ROKANHILIR-Tak mengindahkan tembakan peringatan yang diberikan tim Sat Polair Polres Rohil, akhirnya kapal yang diduga telah mencuri Kerang di perairan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir dihujani peluru oleh petugas, alhasil, satu Anak Buah Kapal (ABK) tewas.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH yang dikonfirmasi spiritriau.com Senin 10/9 malam menyebutkan bahwa selian menewaskan 1 orang ABK, dua ABK lainnya juga saat ini dalam kondisi kritis akibat terkena tembakan petugas.

Dijelaskan Kapolres, penembakan terhadap Kapal yang diketahui milik Omsi, pengusaha dari Tanjung Balai Asahan Sumut ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

Diuraikannya, kejadian itu bermula pada Ahad 9/9 sekira pukul 22.40 Wib, Personil Satpolair sedang melakukan Patroli laut di sepanjang perairan Panipahan dan Kubu.

Saat itu, tim mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya kapal nelayan dari Sumatra Utara sebanyak 7 (tujuh) kapal yang diduga mencuri hasil laut berupa Kerang di wilayah Perairan Kabupaten Rokan Hilir.

Mendapat informasi itu personil Satpolair melakukan pengejaran terhadap kapal para pelaku. Dikarenakan kapal Satpolair tidak memungkinkan untuk melakukan pengejaran, personil satpolair berusaha meminjam kapal masyarakat yang lebih besar untuk melakukan pengejaran.

Setelah sampai di perairan sekitar Pulau Halang, Personil Satpolair melakukan penghadangan terhadap kapal dan melakukan tembakan peringatan ke atas, namun tidak di hiraukan oleh para pelaku, bahkan  kapal para pelaku berupaya menabrak kapal personil satpolair.

Melihat kondisi yang dapat membahayakan,  akhirnya dilakukan tindakan tegas dengan menembak ke arah kapal para pelaku.

Dari tindakan tembakan itu akhirnya mengenai badan kapal dan mengenai 3 orang pelaku. Satu orang diduga pelaku dinyatakan meninggal dunia karena luka tembak mengenai  dada dan 2 orang lainnya memgalami luka tembak di kepala dan pinggul.

"Dan pelaku yang tertembak saat ini berada di puskesmas Paniahan," ungkap Sigit.

Ditambahkannya, setalah dilakukan pemeriksaan kepada para pelaku, diketahui pelaku ini berjumlah 11 orang, dan yang meninggal bernama Manggor dengan luka tembak di bagian dada.

Lalu, Agus saat ini sedang kritis karena luka tembak di bagian kepala sebelah kanan. Sementara Iwan mengalami luka tembak di bagian pinggul sebelah kanan.

Dan para ABK yang lainnya adalah, Sumiran (41), Izil (34), Nuryadin (23),  Zulkifli (24), Hery, Herman (25),  Karlan dan Safarydin (45).

"Saat ini barang bukti kerang sebanyak 50 karung serta kapal dan para pelaku telah diamankan ke Satpolair Polres Rohil di Bagan Siapiapi guna proses penyidakan lebih lanjut," ungkapnya.

"Saat ini, Kapolsek dan Kanit Provost Polsek Panipahan telah membawa pelaku yang meninggal dunia dan yang terluka ke rumah duka di Sumatra Utara," jelas Sigit. (asg)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 17 November 2018 | 09:42:09

Konsumsi Omega 3 Bisa Cegah Kelahiran Prematur

KELAHIRAN prematur bisa menjadi ancaman bagi keselamatan ibu dan janin. Namun apakah kelahiran prematur bisa dicegah? Ketika seorang ibu asal Adelaide, Jo Slade, melahirkan putranya yang bernama Ari, ia ta
Sabtu, 17 November 2018 | 09:34:37

Tips Menggoreng Terong Agar Tidak Terlalu Lembek

JAKARTA Terong bisa diolah jadi aneka hidangan lezat. Salah satunya adalah membuat terong goreng yang kemudian bisa dinikmati dengan sambal. Cuma kadang masalahnya terong jadi terlalu lembek bila digoreng
Sabtu, 17 November 2018 | 09:30:01

Agar Lebih Optimal, Ini Aturan Gunakan Pelembap Wajah Saat Cuaca Panas

JAKARTA Teriknya matahari membuat tubuh lebih mudah berkeringat. Tidak hanya itu, kita yang memiliki tipe kulit berminyak, pasti situasi ini pun akan cukup menganggu. Wajah akan terlihat mengilap, bukan kar
Sabtu, 17 November 2018 | 09:26:48

Bukan Hanya Gula, Melakukan Waxing Bisa dengan Odol

JAKARTA Memiliki bulu yang lumayan tebal di bagian tubuh, khususnya tangan, kaki dan ketiak biasanya membuat banyak orang merasa tidak percaya diri, apalagi bagi perempuan. Untuk menghilangkan bulu tersebut
 
Berita Lainnya
Sabtu, 17 November 2018 | 08:46:15

Warga Temukan Bayi tak Bernyawa dalam Tas di SPBU Meranti Minas

SIAK - Nofril Yatmi (22), warga Jalan Sukun RT 02 RW 03 Kelurahan Rantau Bertuah Kecamatan Minas Kabupaten Siak, tak sengaja menemukan mayat bayi laki-laki di dalam sebuah tas di SPBU Meranti Minas, Kamis
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:55:52

Ditembak Polisi Agar Ngaku Jadi Pembunuh, Sarif Divonis Bebas

Jakarta - Mahkamah Agung (MA) membebaskan Sarif karena tidak terlibat pembunuhan. Kaki Sarif dilindas mobil dan ditembak agar mau mengaku sebagai pembunuh Mumuh (65). Kasus bermula saat Mumuh di
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:24:16

Sekda Ditahan, Begini Reaksi Pegawai Pemkab Tasikmalaya

Tasikmalaya - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir ditahan Polda Jabar atas dugaan korupsi dana hibah. Mendapat informasi pimpinannya ditangkap, pegawai di lingkungan Pemk
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:13:09

Awal Operasi Cabut Pentil, Tiga Mobil di Jalan Riau Jadi Sasaran

Bandung - Sebanyak tiga mobil terkena sanksi Operasi Cabut Pentil (OCP) pertama kali. Ketiga mobil tersebut parkir di bawah rambu larangan parkir di Jalan LL RE Martadinata (Riau), Kota Bandung.
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:43:01

ATM BRI di Pangkalpinang Dibobol Pencuri

Pangkalpinang - Sebuah ATM BRI di Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Pulau Bangka, dibobol pencuri. Pelaku pembobolan ATM terbilang profesional dan direncanakan. "Dari hasil olah TKP, pelaku s
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:39:39

Viral, Penampakan Enam Buaya di Bengawan Solo

Bojonegoro - Sebuah kabar beredar tentang penampakan buaya di Bengawan Solo viral di media sosial. Bahkan kabar tersebut menyebutkan tidak hanya ada satu ekor yang terlihat, tetapi enam ekor.Menanggapi ha
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:33:40

Bakamla Tangkap 2 Kapal Vietnam Berbendera Malaysia di Natuna

Jakarta - Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menangkap dua kapal Vietnam berbendera Malaysia. Dua kapal tersebut diduga menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia."Kapal patroli Bakamla
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:26:29

Viral Video Banser Latihan Intelijen, Begini Penjelasan Ansor

Jakarta - Video anggota Banser yang tengah berbaris dan bersiap mengikuti pelatihan intelijen dasar beredar di media sosial. Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyatakan kegiatan terseb
 
Jumat, 16 November 2018 | 13:29:08

Asyik Mandi di Air Banjir, Bocah di Bonai Darussalam Tewas Diterkam Buaya

ROKANHULU - Rahmad Andika Saputra, bocah berusia 7 tahun tewas diterkam buaya saat sedang mandi di depan rumahnya yang sedang dilanda banjir di Dusun I Harapan, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, K
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:50:59

Beruang Madu Terjerat Perangkap Babi di Riau

Bengkalis - Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) terjerat di perangkap babi di Desa Batang Duku Kabupaten Bengkalis, Riau. Beruang terperangkap dalam jeratan yang sengaja dipasang warga di lokasi."Be
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:40:07

Belum Bisa Dievakuasi, Harimau Terjebak di Kolong Ruko Diberi Ayam

Indragiri Hilir - Sudah dua hari harimau Sumatera terjebak di kolong ruko di Pasar Pulau Burung, Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Harimau diberi makan daging ayam."Harimau tersebut belum bisa kita e
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:25:15

Mandi di Lokasi Banjir, Bocah 7 Tahun Tewas Diterkam Buaya

RokanHulu - Rahmad (7) warga Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau tewas diterkam buaya. Korban hanya mandi di depan teras rumahnya yang lagi banjir."Korban a
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:00:12

Tersangka Pembunuh Keluarga di Bekasi Dendam karena Sering Dimarahi

JAKARTA - Haris Simamora (HS) jadi tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Haris tega membunuh karena dendam kerap dimarahi oleh korban, Daperum Nainggolan. "Motifnya sering dimarahi," ucap Kabid Huma
 
Kamis, 15 November 2018 | 21:10:36

Kisah Nenek Tua di Inhil yang Lebih Memilih Berjualan Jagung Manis Daripada Meminta-Minta

TEMBILAHAN - Demi melanjutkan hidup perempuan tua itu berjalan setapak demi setapak menjajakan jagung manis yang ia buat agar habis terjual.Nenek bernama Asni ini tak pernah mengenal waktu saat menjajakan jagun
 
Kamis, 15 November 2018 | 21:02:43

Agen Simbolon : Setetes Keringat Buruh itu Berharga

MANDAU - "Setetes air keringat yang mengucur dari setiap inci tubuh seorang buruh, akan saya pastikan sangat berarti dan sangat berharga. Berarti dan berharga, sesuai dengan ketentuan hukum dan aturan perundang
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top