Iklan Sosial
 
Jumat, 13 Juli 2018 | 10:31:36
Peristiwa

Percobaan Pemerkosaan Oleh Oknum Polisi Blitar yang Menggemparkan

Sebarkan:
Blitar - Sebuah kabar pilu datang dari Blitar. Seorang anak berusia 10 tahun menggagalkan upaya dugaan pemerkosaan yang terjadi pada sang ibu. Ironisnya, pelakunya adalah suami rekan bisnis sang ibu dan juga oknum kepolisian.

Peristiwa nahas ini terjadi pada hari Jumat (5/7/2018) silam, di sebuah ruko di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Ruko itu dihuni oleh seorang janda berinisial WN (38) dan kedua anaknya, FT (20) dan SL (10).

Seperti penuturan FT kepada detikcom, hari itu ibunya berada di toko sendirian. Sedangkan adiknya pergi mengaji.

"Jam 5 sore adik pulang ngaji, Pak ES sudah berada di rumah. Adik langsung menuju rumah bagian belakang. Lalu dia mendengar suara ibu berteriak-teriak," tutur FT ditemui di rumahnya, Kamis (12/7/2018).


Mendengar hal itu, sang adik langsung menuju sumber suara dan menemukan sang ibu dalam bahaya.

Menurut penuturan sang adik, ibunya berusaha melepaskan diri dari pelukan ES sembari berteriak-teriak.

Setelah berhasil lepas, sang adik mengajak ibunya bersembunyi di dalam kamar dan ES tertidur di kamar belakang. FT juga mengatakan saat dibangunkan, dari tubuh ES tercium bau alkohol dan sempat sulit diajak berkomunikasi.

Belakangan diketahui jika oknum polisi tersebut suami dari rekan bisnis korban dan keduanya sudah lama saling mengenal.

Bahkan menurut FT, ES sudah lama menaruh perhatian lebih kepada WN dan sering datang ke rumah dalam kurun dua tahun terakhir.

"Ibu saya orangnya pendiam, pemalu. Tapi mungkin karena risih dengan kelakuan Pak ES, ibu jadi cerita juga kalau Pak ES naksir. Cuma ibu gak pernah menanggapinya," tutur FT.

Kapolres Blitar awalnya menampik informasi yang sempat beredar di medsos ini. Namun akhirnya bersedia memberikan statemen terkait penanganan kasusnya.

"Tidak ada kejadian seperti yang beredar di medsos itu. Tapi tetap kami periksa yang bersangkutan. Kami dalami, kok sampai ada istilah percobaan pemerkosaan itu bagaimana," tukas Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridha dikonfirmasi.

Anisullah juga menampik jika anggotanya dalam kondisi mabuk saat berada di rumah WN.

"Korban kami tanya juga. Mungkin tidak senang dengan yang dilakukan pelaku. Tapi sorry lho ya, tidak bisa dibuktikan mabuk. Karena memang tidak mabuk," jawab Anissullah saat dikonfirmasi, Kamis (12/7/2018).

Ia juga meminta untuk tidak langsung mengambil kesimpulan sebab pelapornya bukanlah korban langsung, melainkan sang anak.

Anisullah juga menjelaskan kasus ini bermula dari status mantan suami WN di Facebook yang menulis tentang kekecewaannya terhadap polisi. Ia merasa laporan putri sulungnya, FT diabaikan atas kasus yang menimpa ibunya.

Namun, lanjut Anisullah, status tersebut sudah dihapus setelah ada pertemuan antara polisi dan pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.

Namun dalam kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan oknum tersebut sudah ditahan, meski tidak mengakui yang bersangkutan dalam keadaan mabuk.

"Itu tidak mabuk. Dia pernah berteman tetapi melakukan hal yang tidak pantas," tegasnya.

Barung pun memastikan yang bersangkutan telah ditahan oleh Provost Polres Blitar dan sedang menjalani pemeriksaan. "Bisa ditetapkan nanti hukuman disiplin," tambah Barung.

Terlepas dari siapa yang benar, insiden ini telah mengakibatkan anak bungsu korban mengalami trauma. Seperti diberitakan sebelumnya, ia mendapatkan kekerasan fisik oleh pelaku ketika mencoba menggagalkan upaya dugaan pemerkosaan yang terjadi pada sang ibu.

"Tahu adik menangis dan menjerit, pelaku melepas ibu. Lalu mengejar adik dan digujer (dipegang erat). Adik berontak sampai celananya sobek," tutur sang kakak, FN.

Sejak kejadian itu, adiknya sering menangis keras dan ia lebih banyak mengurung diri di kamar. Bahkan ia langsung menangis histeris jika melihat anggota polisi yang membawa senjata.

"Pas ada polisi datang ke rumah lagi besoknya, adik langsung nangis keras, histeris seperti trauma gitu. Apalagi kalau lihat polisinya bawa pistol," bebernya.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 21 September 2018 | 11:47:24

Tindakan Keras Pemerintah China, Gereja Independen Terbesar Ditutup

PENUTUPAN salah satu gereja independen terbesar di Beijing baru-baru ini dan tindakan keras terhadap jemaat di tempat lain di China, adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk menempatkan agama di baw
Jumat, 21 September 2018 | 11:46:12

KPK Intip Rekening Setya Novanto: Isinya Rp 900 Juta

Jakarta - KPK sudah mengecek isi rekening koruptor e-KTP Setya Novanto. Pengecekan dilakukan dalam rangka pembayaran uang pengganti."Tapi belum dipindahbukukan, baru pengecekan awal," ujar Kabiro Humas KPK Fe
Jumat, 21 September 2018 | 11:43:30

Tabung Gas Meledak di Tanjung Priok, 2 Orang Terluka

Jakarta - Regulator tabung gas 3 kg bocor mengakibatkan terjadinya ledakan di salah satu rumah di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Peristiwa itu mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar."Iya, ada korban
Jumat, 21 September 2018 | 11:36:59

Berusaha kabur, 1 dari 2 perampok toko emas di Palembang ditembak

PALEMBANG - Tim Tekab Polresta Palembang menangkap satu dari dua perampok toko emas beberapa pekan lalu. Lantaran berusaha kabur, pelaku bernama Usman (40) ditembak polisi di kaki kanannya. Penangkapan b
 
Berita Lainnya
Jumat, 21 September 2018 | 11:43:30

Tabung Gas Meledak di Tanjung Priok, 2 Orang Terluka

Jakarta - Regulator tabung gas 3 kg bocor mengakibatkan terjadinya ledakan di salah satu rumah di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Peristiwa itu mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar."Iya, ada korban
 
Jumat, 21 September 2018 | 11:36:59

Berusaha kabur, 1 dari 2 perampok toko emas di Palembang ditembak

PALEMBANG - Tim Tekab Polresta Palembang menangkap satu dari dua perampok toko emas beberapa pekan lalu. Lantaran berusaha kabur, pelaku bernama Usman (40) ditembak polisi di kaki kanannya. Penangkapan b
 
Jumat, 21 September 2018 | 10:45:17

Pergoki maling, WNA asal Jerman jadi korban perkosaan

DEPOK - Rumah warga negara asing (WNA) di Depok disantroni maling. Rumah yang berada di kawasan Cimanggis itu diketahui milik WNA asal Jerman. Maling menyatroni rumah itu pada Selasa (18/9) dini hari sekita
 
Jumat, 21 September 2018 | 10:42:21

Dua Tahun Kencani Janda Cantik, Kuli Angkut Nyaru Intel Dibekuk

Pasuruan - Dengan keahlian berakting dan berpenampilan layaknya anggota intelijen polisi, Slamet Suwarno (27), warga Dusun Krajan, Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan berhasil memikat seo
 
Jumat, 21 September 2018 | 10:28:33

Pura-pura meninggal, siswi SMK di Klaten selamat usai dibegal teman naik gunung

KLATEN - Lusiana Intan Wijayaningsih (17) remaja asal Desa Duwet, Kecamatan Ngawen, Klaten, Jawa Tengah, nyaris tewas setelah dirampok dan dianiaya oleh Bagas Aulid Saputra (22) warga Dukuh Rekuning, Desa B
 
Jumat, 21 September 2018 | 10:12:29

Ini Alasan Pelaku Habisi Mahfud, Pelajar yang Tewas di Pasuruan

Pasuruan - Polisi menangkap pelaku pembunuhan Mahfud Budi Setiawan (17), pelajar SMKN 1 Grati Kabupaten Pasuruan. Pelaku adalah Dimas Gilang Aditya (21), tetangga korban sendiri di Desa Kelampok, Kecamata
 
Jumat, 21 September 2018 | 09:46:55

Dua Perangkat Kampung Kuala Gasib Ini Kutuk Pelaku Pencabut Papan Ucapan Selamat Jalan Di KM 41

SIAK - Papan plang ucapan selamat jalan anda meninggalkan wilayah Kampung  Adat Kuala Gasib yang terbuat dari besi yang dipasang diperbatasan antara Kampung Adat Kuala Gasib dengan Kampung Pangkalan
 
Kamis, 20 September 2018 | 16:36:51

Pemkot Perbaiki JPO Karatan di Pekanbaru yang Telan Korban Jiwa

Pekanbaru - Jembatan Penyebaran Orang (JPO) di Pekanbaru kondisinya Karatan dan rusak sudah menelan korban jiwa. Pihak Pemkot Pekanbaru mengklaim tengah ada perbaikan saat ini."Soal JPO itu kita s
 
Kamis, 20 September 2018 | 15:56:53

Di Bawah Ancaman Pisau, Anak Ini Diperkosa Bapaknya Selama Setahun

Blitar - Bejat, itu kata yang tepat bagi lelaki di Blitar ini. Di bawah ancaman sebilah pisau, dengan tega lelaki ini memperkosa anak semata wayangnya. Bahkan pelaku mengancam akan membunuh korban menggun
 
Kamis, 20 September 2018 | 15:16:04

Hamil 8 Bulan, Ibu Ini Curi Motor hingga Tabung Gas

Semarang -Seorang ibu yang sedang mengandung 8 bulan di Kota Semarang dibekuk polisi. Ibu bernama Wida Ayu (29) itu mencuri mulai dari helm sampai motor.Kapolsek Genuk, Kompol Zaenul Arifin mengatakan set
 
Kamis, 20 September 2018 | 14:38:47

Sopir kehilangan kendali, bus Transjakarta terguling

JAKARTA - Sebuah bus Transjakarta terbalik di depan Kantor Pajak Jakarta Selatan, Jalan TB Simatupang, Kamis (20/9). Bus jurusan Blok M - Manggarai terguling sekitar pukul 13.15 WIB. Penumpang menduga sopi
 
Kamis, 20 September 2018 | 14:32:30

Rumah Dilalap Api, Pasutri Manula di Banyuwangi Ini Terbakar

Banyuwangi - Sungguh malang nasib pasangan kakek nenek di Banyuwangi ini. Rumah kontrakannya yang berada di Pasar Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi terbakar. Akibat kebakaran tersebut, Abdillah (70)
 
Kamis, 20 September 2018 | 14:08:52

Kebakaran di Kateman, 3 Unit Rumah Jadi Abu

KATEMAN - Musibah kebakaran kembali terhadap di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), kali ini tepatnya menimpa rumah warga yang berada di Jalan Kesehatan, Gang Satria I, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman
 
Kamis, 20 September 2018 | 11:50:19

Tak Sesuai IMB, Lantai 4 Rumah Mewah di Jelambar Dirobohkan

Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menertibkan pembangunan rumah yang menyalahi izin mendirikan bangunan (IMB) di Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Rumah yang seharusnya 3 lant
 
Kamis, 20 September 2018 | 11:46:54

Puluhan orang terpaksa mengungsi pascakebakaran landa hunian di Samarinda

SAMARINDA - Puluhan warga yang tinggal di Jalan Sutera Kembang, RT 10, Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, kehilangan tempat tinggal, pascakebakaran yang terjadi Rabu (19/9) malam. Tidak ada ko
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top