Iklan Sosial
 
Senin, 12 Februari 2018 | 08:53:03
Peristiwa

Sopir Bus Maut Tanjakan Emen Sempat Keluhkan Soal Rem

Sebarkan:
Tangerang - Kecelakaan maut di tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat menewaskan 27 orang dan puluhan lainnya luka-luka. 26 Korban tewas di antaranya merupakan warga Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan yang tergabung dalam rombongan Koperasi Permata Ciputat.

Berdasarkan hasil olah TKP di tanjakan Emen, bus bernomor polisi F 7959 AA yang ditumpangi rombongan tersebut mengalami rem blong.

"Dari hasil keterangan sang sopir juga memang ada kendala remnya. Blong. Kita juga memastikan awal kejadian sampai pascamobil terbalik," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Prahoro Tri Wahyono, Jakarta, Minggu (11/2/2018).

Polisi telah menggali keterangan secara intensif terhadap sopir bus bernama Amirudin. Dia mengaku sudah menyampaikan ke pihak manajemen Perusahaan Otobus (PO) terkait kendala rem bus tersebut.

"Sopir sudah menyampaikan pada saat di Lembang dan mau turun bahwa ada masalah di Bus-nya," kata dia.

Sang sopir sempat berhenti di sebuah rumah makan untuk mengecek kendaraan. Namun mekanik perusahaan hanya menyarankan agar sang sopir mengakali kendala pada bus itu. Kecelakaan di tanjakan Emen pun tak terhindarkan.

"Sopir sudah menyampaikan minta ganti mobil karena merasa sudah ada masalah di rem bus tersebut. Tapi tak direspons oleh manajemen. Terus mekaniknya menyampaikan itu bisa diakali. Ternyata ada kebocoran di selangnya," terangnya.

Berdasarkan keterangan itu, polisi dalam waktu dekat akan memanggil pihak manajemen PO tersebut untuk dimintai keterangan. Polisi enggan berspekulasi terkait keterlibatan pihak manajemen. Yang pasti, Amirudin telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan ini.

"Nanti kami periksa semuanya siapa saja kemungkinan jadi tersangka. Sopir sudah dimintai keterangan dan statusnya tersangka. Kita mendalami lagi semua pihak termasuk manajemen dan pihak lainnya yang terlibat," kata Prahoro.

Selama perjalanan dari Ciputat menuju Lembang, Bandung, Jawa Barat, tidak ada keluhan terkait kondisi bus. Baru saat hendak menuju ke kawasan Ciater, Subang, Jawa Barat, ada yang berbeda dari kondisi bus.

"Tidak masalah pas berangkat. Masalahnya ada di Lembang mau balik. Kondisinya dari titik keberangkatan ke lokasi kejadian itu turunan sepanjang dua kilometer," terang dia.

(liputan6.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47:25

Bangga, 3 Pulau Indonesia Jadi Pulau Terbaik di Dunia

BELUM lama ini, Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional. Kali ini, penghargaan diberikan langsung oleh salah satu situs travel kenamaan dunia, Travel and Leisure. Dalam situsnya, travelandle
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:44:46

Menguap Ternyata Bisa Bantu Mendinginkan Otak Lho Ladies

JAKARTA - Menguap dianggap sebagai tanda seseorang yang sedang mengantuk. Padahal menguap ini bisa jadi tanda hal lain lho. Menguap ternyata karena otak sedang mengalami suhu yang sangat tinggi dan butuh
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:35:07

Mematikan Alarm dan Kembali Tidur Membuat Tubuh Lemas

ALARM banyak diandalkan orang untuk membuatnya bangun di pagi hari. Namun terkadang suara alarm yang berisik membuat orang tergoda untuk mematikannya dan kembali melanjutkan tidur. Tombol snooze yang dig
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:28:42

Tari Rejang Sandat Ratu Segara Buka Acara Tanah Lot Art Festival 2018

TARIAN Kolosal Rejang Sandat Ratu Segara akan menjadi pembuka acara Tanah Lot Art & Food Festival 2018 di DTW Tanah Lot, Sabtu (18/8/2018). Ini akan menjadi daya tarik tersendiri. Pasalnya, tarian ini mel
 
Berita Lainnya
Kamis, 16 Agustus 2018 | 23:37:42

Petani Sesalkan Pengelolaan Program Peremajaan Sawit Rakyat Jokowi di Rohil

ROKANHILIR-Sebagian petani sawit di Kepenghuluan Pelita Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir menyesalkan sistem pengelolaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau Replanting di Kepenghuluan Pelita
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:43:43

Tidak Terima Pemberitaan Di Salah Satu Media, Kamarudin Pilih Jalur Hukum

SIAK- Terkait salah satu Media di Riau yang diduga memberitakan hoax tentang Penghulu Kampung Sabak Permai, yang bermain anggaran. Tampaknya akan berbuntut panjang. Pasalnya,  Kamarudin Penghulu Sabak Perm
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 16:22:02

KPK Periksa Plt Gubernur Aceh Terkait Suap Dana Otsus

Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, kembali akan diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh. Pemeriksaan
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 16:19:39

KMP Bandeng Tenggelam di Halmahera, 46 dari 51 Penumpang Selamat

Jakarta - Kapal Motor Penumpang (KMP) Bandeng milik PT Angkutan Sungai, Danau dan Perairan (ASDP) tenggelam di Perairan Loloda Halmahera Utara. Total 46 penumpang berhasil diselamatkan, 5 orang lain hilang."T
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 16:08:16

Respons Persis soal Evie Effendi Sebut Muhammad Sesat

Bandung - Pengurus Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) ikut berpendapat terkait kasus ceramah ustaz Evie Effendi yang menyebut nabi Muhammad 'sesat'. Meski menilai ucapan Evie keliru, Persis ber
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 15:30:52

Tak Hanya Infrastruktur, Tifatul PKS Minta Jokowi Juga Perhatikan Emak-Emak

Jakarta - Anggota Majelis Syuro Partai keadlian Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring mengkritik pidato Presiden Joko Widodo atau Jokowi soal infrastruktur. Menurut dia, pembangunan dilakukan Jokowi patut memperha
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:31:12

Cerita Polisi Hutan Blora yang Dikeroyok dan Mobilnya Dibakar

Blora - Selain mobil patroli milik Polisi Hutan (polhut) di Blora dibakar oleh sekelompok orang tidak dikenal. Para petugas polhut juga mengalami kekerasan. mereka dikeroyok sehingga ada 4 orang yang terl
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:06:43

Mengaku Komandan PETA Supriyadi yang Hilang, Yono Pamerkan Bukti

Jember -Waris Yono alias Suyono, mengaku sebagai Komandan PETA Blitar, Supriyadi. Sejumlah benda simbol perjuangan pun ditunjukkan oleh pendiri padepokan Songgo Wijoyo, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan,
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:21:32

Lukai ayah karena tak dibelikan sepeda motor, pemuda ini masuk bui

MEDAN -Kedurhakaan ND (28) langsung diganjar dengan hukuman di dunia. Dia ditangkap karena melukai ayahnya yang tidak membelikannya sepeda motor. "Tersangka ND kita tangkap di warung kopi di Desa Namo Rube
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 18:56:11

Padamkan Karhutla di Pematang Sikek, Iptu Boy : Saat ini Tinggal Asap

ROKANHILIR-Seluas kurang lebih 3 Hektar Semak belukar dan lahan Gambut terbakar di wilayah Dusun Hidayah, Kepenghuluan Pematang Sikek, Kecamatan Rimba Melintang. Hingga Rabu 15/8 petang, api berhasil dipadamkan
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:33:39

Bambu di Bundaran HI, Anies: Instalasi Murah Dipasang di Tanah Termahal

Jakarta - Di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) terus dipercantik untuk menyambut Asian Games 2018. Kali ini, Pemprov DKI menempatkan instalasi bambu, sebuah karya seni karya Joko Avianto. "Bulan Oktober 20
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:54:39

Minyak Tanah Juga Tumpah di Pantai Ambon, Warga Bawa Jeriken

Jakarta - Pipa milik PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Wayame yang bocor kini mulai mencemari pesisir pantai Ambon. Warga pun berbondong-bondong berebutan minyak tanah di tepi Pantai Wayame."beta (saya) i
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:47:53

Cuaca Semakin Ekstrim, Kapolsek Batu Hampar : Jangan Bakar Lahan, Kasian Anak Cucu Kita

ROKANHILIR-Akhir-akhir ini, cuaca di wilayah Kabupaten Rokan Hilir cukup ekstrim, keadaan ini diduga dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab untuk membakar lahan.Kondisi saat ini sejumlah titik api telah
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:33:20

Karyawan perusahaan dan warga Rokan Hulu bentrok karena sengketa lahan, 1 tewas

ROKANHULU - Bentrokan berdarah terjadi antara warga Rokan Hulu dengan karyawan PT Mazuma Agro Indonesia (MAI) gara-gara sengketa lahan. Peristiwa yang terjadi Selasa (14/8) sore kemarin mengakibatkan satu o
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:03:58

Ditinggal Jokowi, Bibit Sawit Program PSR di Rohil Mengering

ROKANHILIR- Pada peresmian Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dihadiri langsung  Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 9 Mei lalu di Paket C, Kepenghuluan Pelita, Kecamatan Bagan Sinembah, K
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top